Karir

5 Kelebihan dan kekurangan menjadi seorang pilot

Banyak orang ingin menjadi seorang pilot karena kisah-kisah inspiratif yang mereka dengar tentang pekerjaan ini, serta bagaimana film dan acara TV menggambarkan profesi ini sebagai pekerjaan yang terhormat dan menguntungkan. Meskipun beberapa hal ini memiliki kebenaran, tidak semua orang menyadari seluruh lingkup menjadi seorang penerbang.

Meskipun pandangan yang idealistik ini menampilkan gambaran menarik tentang pilot, banyak yang tidak menyadari waktu dan usaha yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penerbang. Calon pilot harus menjalani pelatihan penerbangan dan lulus beberapa ujian hanya untuk mendapatkan lisensinya. Setelah mendapatkan sayap mereka, mereka harus patuh pada standar ketat dan jadwal yang diikuti oleh maskapai mereka.

Jika Anda sedang mempertimbangkan karir sebagai pilot, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang datang dengan profesi ini. Dengan cara ini, Anda dapat lebih siap untuk tanggung jawab dan membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam perjalanan Anda menjadi seorang pilot. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang pekerjaan ini.

Pro: Anda bisa berkeliling dunia

Salah satu keuntungan menjadi pilot adalah kesempatan untuk bepergian ke berbagai tempat di seluruh dunia. Meskipun wajar bepergian dari bandara ke bandara untuk bekerja, ada saat-saat ketika pilot dapat tinggal di sebuah kota atau negara baru selama beberapa hari. Ini memberi mereka waktu untuk menjelajahi tujuan mereka dan meresapi budaya setempat.

Bahkan saat bepergian untuk bersenang-senang, para pilot mendapatkan beberapa keuntungan menarik. Sebagian besar waktu, pilot untuk maskapai penerbangan komersial bisa mendapatkan tarif diskon atau bahkan bepergian gratis. Manfaat ini juga berlaku untuk keluarga mereka, baik pilot tersebut masih aktif bertugas atau sudah pensiun.

Pro: Jam kerja yang fleksibel

Bagi kebanyakan orang, melapor bekerja berarti harus tiba di kantor pada pukul sembilan pagi dan pulang pada pukul lima sore. Selain dari shift delapan jam yang biasa, mereka harus menanggung kemacetan harian dan duduk di meja kantor yang sama setiap hari. Jika Anda melakukan ini dari Senin hingga Jumat sepanjang tahun, rasanya bisa sangat monoton.

Baca juga:  Cara memilih pakaian untuk interview kerja

Para pilot, di sisi lain, memiliki jadwal yang lebih fleksibel dengan rute penerbangan yang berbeda dan jam kerja yang beragam. Mereka bisa mulai bekerja pada waktu yang berbeda dalam sehari—arti lainnya, kapan saja mulai dari tengah hari atau bahkan pada malam hari. Jadwal yang beragam ini sering sesuai dengan wilayah atau daerah yang harus mereka kunjungi. Selain dari jadwal kerja pilot, hari libur mereka pun sering berubah-ubah. Tergantung pada senioritas dan jadwal penerbangan mereka, para pilot bisa menikmati minimal 12 hari libur setiap bulannya. Ini memberi mereka banyak waktu untuk istirahat dan memulihkan diri sebelum penerbangan selanjutnya.

Pro: Bisa menjadi karier yang menguntungkan

Manfaat menarik lainnya menjadi pilot adalah kompensasi yang diterima. Tergantung pada maskapai yang mereka kerjakan dan peringkatnya, Seorang First Class Officer dapat menghasilkan minimal PHP 175.000 sedangkan Senior Captain bisa mendapatkan setidaknya PHP 350.000.

Selain itu, pilot mendapatkan insentif tambahan seperti biaya transportasi dan tempat tinggal. Mereka juga menerima tunjangan untuk pakaian, makanan, dan penginapan saat bepergian. Selama masa kerja mereka, pilot juga menikmati manfaat asuransi kesehatan dan jiwa. Setelah pensiun, mereka juga mendapatkan rencana pensiun yang murah hati atas tahun-tahun pelayanan mereka.

Kontra: Investasi awal yang mahal

Salah satu kerugian yang harus dihadapi oleh sebagian besar pilot adalah biaya investasi yang mahal untuk mengejar profesi ini. Calon pilot perlu menutupi semua biaya pelatihan termasuk instruksi darat dan penerbangan. Mereka juga perlu membayar buku, ujian medis, lisensi, dan biaya sewa pesawat, di antara biaya lainnya. Jika Anda tinggal di area lain yang jauh dari sekolah penerbangan, Anda juga perlu memikirkan penginapan Anda.

Meskipun pelatihan untuk menjadi pilot membutuhkan investasi tertentu, biaya tersebut dapat disebar dalam beberapa tahun saat siswa bekerja untuk mendapatkan lisensi pilot mereka. Ini berarti Anda tidak perlu membayar seluruh jumlah dalam satu pembayaran tunggal. Selain itu, beberapa sekolah menawarkan bantuan keuangan, bermitra dengan institusi keuangan yang memiliki program pinjaman mahasiswa, dan menyediakan pelatihan penerbangan paruh waktu. Pilihan terakhir ini ideal bagi orang-orang yang ingin bekerja sambil mendapatkan lisensi pilot mereka.

Baca juga:  7 Konsep dasar akuntansi untuk meningkatkan keterampilan keuangan Anda

Kontra: Bisa menimbulkan stres

Meskipun terbang pesawat adalah pengalaman yang menarik, itu juga bisa menjadi pengalaman yang menimbulkan stres. Setiap kali pilot maskapai pergi bekerja, mereka tahu bahwa mereka bertanggung jawab atas nyawa awak dan penumpang mereka. Untungnya, setiap pilot telah menjalani pelatihan ketat untuk bisa terbang dengan aman menggunakan jenis pesawat tertentu seperti Airbus, Boeing, dan ATR. Selain itu, seorang pilot yang baik selalu terus memperbarui diri dengan instrumen dan teknologi pesawat terbaru.

Banyak orang bercita-cita menjadi pilot karena melihatnya sebagai karier yang menguntungkan dan memuaskan. Namun, yang mungkin tidak mereka sadari adalah bahwa, seperti pekerjaan lainnya, menjadi pilot juga memiliki sisi negatif. Jika Anda sedang mempertimbangkan mengejar profesi ini, pastikan untuk melakukan penelitian agar Anda dapat memahami seluruh lingkup tanggung jawab Anda setelah menjadi pilot. Dengan cara ini, Anda dapat lebih baik menilai apakah menjadi seorang penerbang adalah pilihan terbaik untuk Anda.

Related Articles

Back to top button