Karir

Persiapan walk in interview

Walk in interview adalah tahap yang menarik dan kritis dari proses perekrutan. Bertemu langsung dengan pewawancara bisa jadi mengintimidasi, tetapi ini juga merupakan kesempatan bagus bagi Anda untuk membuat kesan yang bertahan lama. Sebelum Anda dapat melakukan walk in interview, Anda perlu meluangkan waktu untuk beberapa persiapan penting. Pada artikel ini, kita akan melihat apa yang dapat Anda harapkan dalam walk in interview, langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk mempersiapkan dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menindaklanjuti walk in interview dengan sukses.

Apa yang diharapkan dalam walk in interview?

Setelah Anda melamar pekerjaan dan mengirimkan resume Anda, calon pemberi kerja biasanya akan meminta panggilan telepon pendahuluan atau wawancara telepon. Jika percakapan berhasil, manajer perekrutan akan menyampaikan undangan agar Anda bertemu dan berpartisipasi dalam walk in interview.

Walk in interview sering terjadi di tempat bisnis perusahaan, tetapi wawancara dapat dilakukan di berbagai lokasi, termasuk restoran, ruang konferensi hotel, atau bandara. Walk in interview biasanya dilakukan oleh manajer perekrutan, manajer personalia atau anggota staf sumber daya manusia. Walk in interview sering kali merupakan kesempatan pertama yang Anda miliki untuk bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan, jadi sangat penting untuk membuat kesan yang tak terlupakan. Pewawancara kemungkinan akan berbicara dengan Anda secara pribadi, tetapi Anda mungkin juga akan diperkenalkan dengan anggota tim lain selama rapat.

Walk in interview biasanya terdiri dari serangkaian pertanyaan wawancara, yang dapat bersifat umum atau teknis. Apakah wawancara formal atau kasual akan bervariasi tergantung pada pewawancara dan pengaturannya. Sebagian besar manajer perekrutan menggunakan walk in interview sebagai kesempatan untuk mengenal kandidat secara pribadi melalui percakapan. Menurut penelitian, mampu berkomunikasi dengan percaya diri adalah hal nomor satu yang dicari pewawancara dalam diri seorang kandidat. Bagi sebagian besar pencari kerja, kunci untuk menjalani walk in interview dengan percaya diri adalah persiapan.

Bagaimana mempersiapkan walk in interview

Mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan terlebih dahulu akan membantu Anda merasa tenang dan percaya diri pada hari wawancara Anda. Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan untuk diambil untuk mempersiapkan walk in interview:

  • Baca deskripsi pekerjaan
  • Lakukan beberapa penelitian
  • Pelajari pertanyaan wawancara umum
  • Siapkan pertanyaan Anda sendiri
  • Buat rencana untuk datang lebih awal
  • Tidurlah yang nyenyak
  • Berpakaian secara profesional
  • Kemasi sekantong bahan wawancara
  • Tetap tenang dan tetap positif

Baca deskripsi pekerjaan

Langkah pertama untuk mempersiapkan walk in interview Anda adalah membaca deskripsi pekerjaan dengan cermat. Perhatikan daftar persyaratan dan keterampilan yang diinginkan dan putuskan bagaimana Anda dapat memasukkannya ke dalam jawaban wawancara Anda. Hafalkan beberapa kata kunci yang diulang sehingga Anda dapat menggunakannya saat menjelaskan tingkat pengalaman atau keahlian Anda. Semakin banyak Anda tahu tentang apa yang dicari perusahaan, semakin mudah untuk menampilkan diri Anda sebagai kandidat yang menarik.

Baca juga:  Apa yang ingin kandidat ketahui tentang perusahaan Anda

Lakukan riset

Lakukan pencarian internet tentang calon majikan Anda dan kunjungi situs web mereka untuk mencari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan tersebut. Tempat menarik meliputi:

  • CEO dan tim manajemen
  • Pendirian dan sejarah
  • Pernyataan misi atau nilai
  • Produk atau layanan yang disediakannya
  • Target demografis
  • Pesaing utama

Jika memungkinkan, cari tahu persis siapa yang akan mewawancarai Anda dan baca bio mereka di situs web atau media sosial. Anda tidak ingin berlebihan melakukan penelitian, tetapi mengetahui jabatan pewawancara atau riwayat pekerjaan dapat membantu Anda menemukan kesamaan.

Pelajari pertanyaan wawancara umum

Mempelajari kemungkinan pertanyaan wawancara terlebih dahulu adalah salah satu cara terbaik untuk menjadi orang yang diwawancarai dengan percaya diri. Pencarian di internet dapat memberikan daftar pertanyaan wawancara yang sering diajukan, lengkap dengan contoh jawaban yang baik. Jika Anda dapat mempersiapkan jawaban Anda sendiri untuk pertanyaan paling umum sebelumnya, Anda akan dapat menjawab pewawancara dengan cepat dan cakap. Pewawancara biasanya terkesan oleh calon karyawan yang meluangkan waktu untuk memikirkan jawaban mereka sebelumnya.

Siapkan pertanyaan Anda sendiri

Selain memutuskan bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan pewawancara, Anda juga perlu merencanakan untuk mengajukan beberapa pertanyaan Anda sendiri. Anda mungkin dapat dengan sopan memasukkan beberapa pertanyaan selama wawancara, terutama jika wawancaranya lebih santai daripada formal. Namun, pewawancara kemungkinan besar akan menunggu sampai akhir wawancara untuk menanyakan apakah Anda memiliki pertanyaan. Ini adalah kesempatan sempurna untuk menunjukkan bahwa Anda tertarik pada posisi tersebut dan berkomitmen untuk mengejar pekerjaan itu.

Ini adalah saat yang tepat untuk mengajukan pertanyaan yang akan membantu Anda memahami pekerjaan atau perusahaan dengan lebih baik. Anda harus menahan diri untuk tidak menyebutkan gaji atau tunjangan kecuali pewawancara mengangkatnya, tetapi topik terkait pekerjaan lainnya terbuka untuk didiskusikan. Beberapa pertanyaan yang direkomendasikan adalah:

  • Seperti apa suasana kerja di kantor?
  • Seperti apa hari-hari biasa bagi seseorang dalam posisi ini?
  • Berapa lama Anda bekerja di perusahaan? Apa bagian favorit Anda tentang bekerja di sini?
  • Peluang kemajuan apa yang ada untuk seseorang dalam peran ini?
Baca juga:  Definisi pengangguran

Buatlah rencana untuk datang lebih awal

Pada hari-hari menjelang wawancara Anda, penting untuk menyusun rencana transportasi. Pastikan Anda memiliki akses ke kendaraan fungsional dan mencari petunjuk arah ke tempat pertemuan. Tergantung pada situasinya, Anda mungkin perlu menangani bus, taksi, atau pesawat terbang, jadi sediakan banyak waktu untuk penundaan. Bahkan sesuatu yang umum, seperti lalu lintas yang tidak terduga di jalan bebas hambatan, dapat menyebabkan Anda terlambat, jadi perencanaan sebelumnya sangat penting. Anda dapat menggunakan GPS atau aplikasi seluler untuk mengetahui berapa lama perjalanan dan memantau kondisi lalu lintas.

Anda akan ingin tiba setidaknya lima belas hingga dua puluh menit sebelum wawancara Anda dijadwalkan untuk dimulai. Waktu ekstra akan memungkinkan Anda untuk menemukan jalan ke kantor yang tepat, check in dengan keamanan, menggunakan kamar kecil untuk menyegarkan diri dan mengumpulkan pikiran Anda. Anda dapat menggunakan waktu singkat Anda di ruang tunggu untuk meninjau jawaban wawancara dan poin pembicaraan Anda, yang akan membantu menenangkan saraf Anda sebelum wawancara dimulai.

Tidurlah yang nyenyak

Pada malam sebelum hari wawancara, usahakan untuk tidur lebih awal dan tidur nyenyak. Tidur nyenyak akan membantu Anda tetap fokus, berenergi, dan terlibat selama wawancara.

Jika memungkinkan, cobalah untuk membatasi komitmen Anda pada malam sebelum wawancara. Anda mungkin ingin mengatakan “tidak” pada minuman, makan malam, atau aktivitas lain yang dapat menghambat kinerja Anda keesokan harinya. Alih-alih, cobalah bangun lebih awal untuk memberi diri Anda waktu untuk bangun sepenuhnya sebelum wawancara.

Berpakaian secara profesional

Salah satu nasihat paling terkenal tentang walk in interview adalah berpakaian. Ini berarti mengenakan pakaian yang membuat Anda terlihat profesional, cakap, dan dewasa. Biasanya, Anda akan ingin mengenakan pakaian yang sesuai dengan kategori bisnis kasual, kecuali jika diinstruksikan sebaliknya. Pastikan pakaian Anda bersih, bebas kerutan, dan relatif konservatif. Penampilan Anda akan menyampaikan pesan tentang sikap Anda kepada pewawancara, jadi penting untuk merencanakan pakaian Anda dengan matang.

Bawa dokumen untuk wawancara

Buatlah daftar pendek barang-barang penting yang mungkin Anda perlukan selama wawancara. Anda harus membawa salinan resume Anda dan formulir ID. Anda mungkin juga ingin membawa buku catatan, pena atau pensil, kartu nama perusahaan sebelumnya, contoh pekerjaan Anda, daftar referensi atau dokumen lain yang relevan. Anda mungkin juga menginginkan botol air, mint (bukan permen karet) atau apa pun yang dapat membuat Anda merasa lebih nyaman selama wawancara.

Baca juga:  Tugas CTO (Chief Technology Officer)

Tetap tenang dan tetap positif

Kecemasan sebelum wawancara dapat menjadi tantangan bahkan bagi para profesional yang paling berpengalaman sekalipun. Sebelum wawancara Anda, tenangkan diri Anda dengan mendengarkan musik, berbicara dengan teman atau melakukan aktivitas lain yang membuat Anda merasa damai dan tenang.

Ekspresi wajah dan sikap Anda juga dapat memengaruhi cara pewawancara melihat Anda selama rapat, jadi tersenyum dan menunjukkan bahwa Anda mendengarkan akan sangat membantu.

Ingatlah bahwa pewawancara mungkin ingin Anda sukses, jadi yang harus Anda lakukan hanyalah menampilkan diri Anda sebagai karyawan potensial yang berharga. Jika Anda memenuhi kualifikasi, memiliki keahlian yang sesuai, dan dapat mengomunikasikan fakta tersebut dengan percaya diri, Anda memiliki banyak alasan untuk menjalani wawancara dengan pandangan optimis.

Setelah wawancara

Mempersiapkan wawancara Anda terlebih dahulu sangat penting untuk kesuksesan Anda sebagai kandidat, tetapi Anda juga perlu memikirkan apa yang harus dilakukan setelah Anda pergi. Berikut adalah beberapa tips pasca wawancara:

Kirim ucapan terima kasih

Setelah wawancara, segera kirim email ke pewawancara mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatiannya. Pastikan untuk menyebutkan betapa bersyukurnya Anda atas kesempatan itu dan tegaskan kembali betapa bersemangatnya Anda bekerja untuk perusahaan. Anda mungkin juga menawarkan untuk memberikan informasi tambahan yang mungkin dibutuhkan tim perekrutan untuk menyelesaikan proses mereka.

Inti dari email terima kasih adalah untuk menunjukkan profesionalisme Anda kepada pewawancara dan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan itu. Setelah mengirim email, Anda juga dapat memilih untuk mengirim catatan tulisan tangan kedua ke kantor pewawancara, meskipun itu tidak sepenuhnya diperlukan.

Follow up

Saat Anda meninggalkan wawancara, tanyakan kepada pewawancara tentang tahap selanjutnya dari proses perekrutan. Cari tahu kapan Anda dapat mengharapkan mereka untuk kembali kepada Anda, apa langkah selanjutnya dan jika mereka membutuhkan sesuatu yang lebih jauh dari Anda untuk sementara. Jika mereka memberi Anda tanggal yang tepat, tunggu sampai tanggal itu berlalu sebelum mengirim email tindak lanjut kepada pewawancara atau menelepon mereka. Jika mereka tidak memberikan tenggat waktu yang tepat, tunggu tiga hingga lima hari sebelum menghubungi kantor. Pada saat itu, pewawancara harus dapat memberi Anda informasi terbaru tentang proses perekrutan atau memberi tahu Anda bahwa mereka sedang mengejar kandidat lain.

Related Articles