Branding

Lupakan apa yang dibutuhkan pelanggan Anda, brand adalah hal yang mereka inginkan

Menjadi sebuah brand adalah hal yang membedakan Anda dengan kompetitor Anda dan ini dapat membuat hubungan yang kuat dengan pelanggan Anda.

Ada perbedaan yang besar antara meningkatkan upaya marketing Anda dan mengubah diri Anda menjadi sebuah brand. Jika Anda ingin menjadi sebuah brand (yang seharusnya menjadi tujuan akhir Anda), Anda harus mengerti perbedaan antara apa yang dibutuhkan pelanggan Anda dan apa yang mereka inginkan.

Kebutuhan

Pelanggan Anda membutuhkan sesuatu dari bisnis Anda. Sebuah kebutuhan dipenuhi berdasarkan manfaat fungsional. Sebuah fakta atau atribut rasional mengenai perusahaan Anda. Secara umum, kebanyakan kompetitor Anda menyediakan manfaat fungsional yang sama dan secara umum dapat memenuhi kebutuhan pelanggan Anda. Jika mereka tidak bisa, mereka tidak akan berbisnis. Memenuhi kebutuhan tidak membedakan satu bisnis dengan bisnis yang lainnya.

Baca juga:  5 Cara untuk membangun brand Anda dalam waktu singkat

Keinginan

Untuk dapat sukses dalam bisnis, pelanggan Anda harus berpindah dari sebuah kebutuhan akan produk atau jasa Anda, menjadi keinginan untuk mendapatkan (produk atau jasa Anda). Meskipun mereka membutuhkan manfaat fungsional yang Anda tawarkan, namun sangat penting juga bagi brand Anda untuk membuat mereka memilih produk atau jasa Anda dibandingkan dengan yang lainnya. “Keinginan” lah yang membedakan bisnis Anda dengan yang lainnya, dan mengubah Anda menjadi sebuah brand.

“Keinginan” adalah sebuah emosi, dan hal tersebut merepresentasikan ikatan hubungan antara bisnis dengan brand Anda. Ketika Anda mencapai level emosional dengan pelanggan Anda, itu artinya Anda telah menjadi brand dalam pikiran mereka. Anda telah menciptakan hubungan emosional yang lahir dari fitur fungsional dan hal tersebut membangun kesetiaan. “Keinginan” lah yang mengubah Anda dari produk yang biasa – biasa saja menjadi brand yang diinginkan.

Baca juga:  3 Cara murah untuk membangun konten website Anda

Biarkan saya mengilustrasikannya untuk Anda. Anda membutuhkan baju untuk dipakai sehari – hari, kita semua tentu membutuhkannya untuk membuat tubuh kita hangat dan layak dipakai untuk kerja. Hal ini merupakan manfaat fungsional yang dapat Anda miliki dari hampir setiap perusahaan baju.

Tetapi, katakan Anda secara personal memilih sebuah brand baju yang menargetkan pasarnya kepada pelanggan muda yang lebih stylist. Mungkin gaya dari baju tersebut, atau merchandise dari toko tersebut, atau website mereka yang menarik perhatian Anda dan membuat Anda mengunjunginya. Kenyataannya, semua hal tersebut dilakukan untuk membangun sebuah hubungan emosional, sehingga Anda menginginkannya.

Baca juga:  5 aturan branding yang menarik

Hubungan emosional yang paling membuat Anda menginginkan baju tersebut, karena mungkin baju itu membantu Anda untuk merasa lebih muda, stylish, dan lebih cocok secara individual. Anda menginginkan hal itu karena brand itulah yang membuat Anda merasakan hal seperti itu. Pilihan emosional ini di dasari oleh manfaat emosional yang diberikan oleh sebuah brand kepada Anda, secara personal.

Menemukan “keinginan” tersebut merupakan kunci untuk membangun hubungan emosional yang lebih kuat dengan pelanggan Anda. Dan manfaat emosional inilah yang harusnya menjadi dasar dari seluruh rencana marketing Anda ke depan.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *