Bisnis

Apa itu economic moat?

Economic moat adalah keuntungan yang dimiliki oleh satu perusahaan atas perusahaan lainnya, seringkali dalam bisnis yang sama. Keuntungan ini biasanya cukup besar untuk membantu memastikan bahwa perusahaan mempertahankan keuntungan dan pangsa pasar yang besar dibandingkan pesaingnya. Economic moat biasanya adalah bagian unik dari sebuah perusahaan yang mungkin sulit bagi orang lain untuk meniru, seperti pengenalan merek, teknologi atau proses paten, dan loyalitas pelanggan. Economic moat dapat dianggap sebagai aset tak berwujud — Anda tidak selalu dapat melihatnya, tetapi mereka dapat memainkan peran besar dalam kemampuan perusahaan untuk berhasil.

Contoh

Salah satu contoh economic moat adalah infrastruktur pengiriman dan pengiriman Amazon. Perusahaan ini memiliki lebih dari 250.000 orang yang bekerja di 175 pusat pemenuhan di seluruh dunia. Perusahaan ini juga memiliki ribuan loker yang dapat digunakan untuk pengiriman dan armada kendaraan yang mengirimkan produk. Infrastruktur luas ini memungkinkan Amazon untuk menjual dan mengirimkan barang ke hampir di mana saja dengan biaya rendah. Bisnis yang ingin bersaing dengan Amazon kemungkinan harus berinvestasi sejumlah modal yang signifikan dalam sistem logistik untuk dapat bersaing.

Apa itu economic moat?

Economic moat adalah jenis keuntungan yang dimiliki oleh suatu perusahaan atas pesaingnya. Economic moat sering kali merupakan keuntungan jangka panjang yang mungkin sulit ditiru atau dilawan oleh perusahaan lain. Investor Warren Buffet sering dikreditkan atas istilah ini, yang menyamakan keuntungan besar suatu perusahaan dengan moat yang dibangun di sekitar kota abad pertengahan, untuk membela diri dari serangan.

Perusahaan dengan economic moat memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan atau pangsa pasar yang jauh lebih besar daripada pesaing mereka. Keuntungan tersebut dapat berbentuk berbeda — Pikirkan tentang perangkat lunak propietary perusahaan, merek dengan pelanggan setia, atau resep rahasia. Economic moat juga memberikan perusahaan lebih banyak waktu untuk merespons tantangan dari pesaing, karena pesaing memerlukan waktu untuk menemukan cara untuk mengatasi moat. Investor peduli tentang economic moat karena bisnis yang memiliki keuntungan jangka panjang dapat sulit ditaklukkan — Dan mungkin menawarkan pengembalian atau stabilitas yang lebih baik.

Apa contoh economic moat?

Aset tak berwujud, seperti branding, loyalitas pelanggan, dan paten, semuanya dapat dianggap sebagai economic moat. Pikirkan tentang merek yang sangat dikenal seperti Coca-Cola, misalnya. Jika perusahaan pesaing ingin memasarkan minuman ringan serupa, Coca-Cola akan memiliki keuntungan besar karena keakraban pelanggan dengan mereknya. Paten memberikan perusahaan hak eksklusif atas proses atau formula untuk membuat produk. Sebuah perusahaan farmasi mungkin menggunakan paten untuk menciptakan moat — Dengan cara ini, pesaing harus membayar untuk hak memproduksi obat yang sama, atau berinvestasi waktu dan uang untuk penelitian dan pengujian obat baru.

Baca juga:  Cara membangun eCommerce

Jika ada biaya pergantian yang tinggi (biaya mengganti dari satu pemasok ke pemasok lain) dalam suatu industri, itu dapat memberi perusahaan yang sudah mapan economic moat yang kuat. Ambil contoh perangkat lunak desain populer seperti Adobe Photoshop, misalnya. Perusahaan yang ingin beralih dari Photoshop ke program lain mungkin harus melatih stafnya tentang perangkat lunak baru tersebut atau mengurangi calon potensial yang familiar dengan program baru tersebut. Hal ini mungkin memberikan keuntungan bagi Adobe dalam menetapkan harga atau melindungi pangsa pasarnya.

Ekonomi skala (di mana biaya per unit turun seiring dengan peningkatan unit yang diproduksi) dapat menghasilkan economic moat untuk bisnis besar dan mapan. Pikirkan tentang perusahaan utilitas. Membangun grid listrik atau infrastruktur internet baru bisa mahal untuk sebuah kota, tetapi perusahaan yang sudah mapan dan memiliki infrastruktur mungkin hanya perlu membayar untuk pemeliharaan. Untuk bersaing, perusahaan utilitas baru harus berinvestasi jumlah uang yang signifikan untuk menyediakan layanan serupa.

Perusahaan dengan keuntungan biaya (kemampuan untuk menetapkan harga dengan pemasoknya) juga memiliki economic moat. Bisnis besar memiliki lebih banyak kekuatan untuk bernegosiasi dengan pemasok mereka dan dapat membayar harga yang lebih rendah untuk barang yang sama yang juga dibutuhkan pesaing yang lebih kecil. Ini memungkinkan perusahaan dengan keuntungan biaya untuk menetapkan harga yang lebih rendah daripada pesaing, sambil tetap menghasilkan keuntungan.

Apa yang dimaksud dengan peringkat moat?

Peringkat moat adalah analisis tentang economic moat suatu perusahaan — seberapa efektif moat tersebut pada suatu saat, dan berapa lama moat tersebut akan tetap efektif. Moat bisa “lebar,” yang berarti diharapkan bertahan setidaknya dua puluh tahun ke depan, atau “sempit,” yang berarti bisa bertahan sekitar satu dekade. Setiap orang atau perusahaan investasi yang menganalisis moat suatu perusahaan menetapkan batas-batasnya sendiri untuk memberikan peringkat. Efektivitas dan daya tahan moat dapat berubah seiring waktu. Peringkat moat dapat mempertimbangkan apakah moat tersebut semakin efektif atau kehilangan efektivitas dan daya tahan. Peringkat moat sering mencakup pandangan positif, negatif, atau netral untuk menggambarkan perubahan masa depan yang diharapkan terhadap moat tersebut.

Apa arti moat narrow vs. wide?

Lebarnya economic moat adalah cara untuk menggambarkan efektivitas dan harapan daya tahan moat tersebut. Sama seperti sulitnya menyeberangi moat yang lebar untuk memasuki sebuah kota, sulit bagi bisnis untuk menyeberangi moat yang lebar dan mengatasi keuntungan kompetitif perusahaan lain. Perusahaan yang memiliki economic moat sempit biasanya berarti bahwa perusahaan memiliki beberapa keunggulan kompetitif atas perusahaan lain, tetapi keunggulan tersebut bisa diatasi atau tidak diharapkan bertahan dalam waktu yang sangat lama. Perusahaan dengan economic moat lebar memiliki keuntungan besar atas bisnis lain dalam industri mereka. Secara umum, perusahaan dengan economic moat lebar berarti bahwa analis memperkirakan perusahaan lain dalam industri mungkin akan sangat kesulitan untuk masuk atau bersaing di pasar, dan moat tersebut bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Baca juga:  Apa itu kontraktor independen?

Apa sumber dari economic moat?

Ada beberapa sumber economic moat. Berikut beberapa contohnya:

  • Efek jaringan: Ini menggambarkan perusahaan di mana nilai produk atau layanannya meningkat seiring dengan semakin banyak orang yang mengadopsi produk tersebut. Contoh utama dari ini adalah situs web media sosial yang mengandalkan jumlah pengguna yang besar, atau situs web yang memfasilitasi penjualan barang antar orang.
  • Aset tak berwujud: Aset tak berwujud seperti loyalitas merek atau paten, dapat menghasilkan economic moat. Perusahaan pesaing mungkin harus menginvestasikan uang atau waktu yang signifikan untuk melisensikan paten atau membuat paten baru mereka sendiri. Mereka juga mungkin harus menghabiskan sumber daya untuk menciptakan merek dan pemasaran mereka sendiri, untuk mencoba mengatasi perusahaan mapan.
  • Keuntungan biaya: Di mana perusahaan yang sudah mapan memiliki kekuatan negosiasi yang lebih besar dan meminta harga yang lebih rendah dari pemasok juga membantu perusahaan membangun moat. Ini memungkinkan perusahaan mengenakan biaya yang lebih rendah untuk barang yang sama sambil tetap mendapatkan keuntungan.
  • Biaya pergantian: Sebuah bisnis mungkin memiliki keuntungan jika pesaingnya memiliki biaya sunk cost yang besar dan perlu mengeluarkan sejumlah besar uang untuk mengubah pemasok.
  • Skala yang efisien: Jika satu atau beberapa perusahaan melayani pasar dengan efektif, memuaskan semua pelanggan, bisa sulit atau mahal bagi perusahaan baru untuk masuk ke pasar. Bahkan jika mereka melakukannya, potensi keuntungan mungkin tidak membenarkan biaya tersebut.

Bagaimana economic moat dihitung?

Tidak ada rumus matematika untuk menghitung economic moat suatu perusahaan. Sebagai gantinya, analis saham perlu melihat laporan keuangan perusahaan dan mempertimbangkan informasi relevan lainnya tentang perusahaan dan pesaingnya untuk menentukan ukuran dan efektivitas moatnya. Salah satu faktor contoh adalah kinerja keuangan masa lalu perusahaan. Bisnis yang berperforma baik dan memberikan pengembalian investasi yang baik dapat menjadi kandidat yang baik untuk memiliki economic moat.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah kekuatan kinerja saat ini perusahaan. Apakah perusahaan memanfaatkan sesuatu yang menciptakan moat, seperti layanan yang semakin berguna seiring dengan semakin banyak orang yang menggunakannya (disebut efek jaringan), atau merek populer (disebut aset tak berwujud)? Ataukah perusahaan hanya berhasil dalam jangka pendek karena manajemen yang baik atau alasan lain?

Baca juga:  Apa itu biaya variabel? (Dengan contohnya)

Seorang analis juga mungkin mempertimbangkan berapa lama moat tersebut akan tetap efektif. Seringkali, moat yang didasarkan pada teknologi baru mungkin tidak bertahan lama, karena teknologi selalu berkembang. Sebagai perbandingan, moat yang diciptakan oleh efek jaringan atau skala yang efisien (beroperasi di pasar di mana hanya beberapa perusahaan yang memenuhi permintaan) mungkin bertahan lebih lama.

Apa keuntungan dari economic moat?

Memiliki economic moat memberi perusahaan keuntungan yang signifikan atas pesaingnya. Menurut definisinya, moat membuat sulit bagi perusahaan untuk memasuki pasar dan bersaing dengan bisnis yang sudah mapan. Tergantung pada sumber moat tersebut, perusahaan yang sudah mapan mungkin bergantung pada keuntungan seperti kemampuan untuk membayar biaya yang lebih rendah daripada pesaing, mengenakan harga yang lebih tinggi, atau mempertahankan pelanggan setia yang enggan beralih ke produk lain.

Bagaimana cara mengidentifikasi perusahaan dengan moat lebar?

Tidak ada cara tunggal untuk mengidentifikasi bisnis dengan moat lebar, tetapi ada beberapa indikator. Misalnya, apakah perusahaan adalah bisnis yang sudah mapan dengan nama yang dikenal luas? Perusahaan besar dan bertahan lama mungkin memiliki bentuk keuntungan yang telah membantu mereka bertahan begitu lama. Pikirkan tentang perusahaan seperti Coca-Cola, yang sudah ada sejak tahun 1886 dan telah menjadi salah satu perusahaan minuman terbesar dan paling dikenal di dunia. Brandingnya mungkin telah menghasilkan economic moat yang membuat sulit bagi pesaing untuk bersaing. Perusahaan ini juga memiliki sejumlah merek lain, seperti Fanta dan Sprite, yang memperluas daya tariknya kepada berbagai selera konsumen.

Di luar pengenalan merek, laporan keuangan juga dapat memberikan petunjuk. Perusahaan yang memiliki pengembalian yang stabil atau meningkat kemungkinan memiliki economic moat. Mungkin juga membantu untuk mempertimbangkan faktor yang memberikan bisnis moatnya. Hal-hal seperti branding, efek jaringan, dan biaya pergantian cenderung menghasilkan moat yang lebih tahan lama daripada sesuatu seperti teknologi canggih atau paten yang akan segera berakhir.

Related Articles

Back to top button