Cara menjawab pertanyaan interview: “Bagaimana rencana Anda untuk mencapai tujuan karir Anda?”

Apakah Anda sedang mencari posisi entry-level atau wawancara untuk peran senior, pertanyaan tentang mencapai tujuan karier Anda pasti akan muncul. Pewawancara ingin memahami ambisi Anda, visi masa depan, dan bagaimana tujuan Anda dapat sejalan dengan perusahaan yang Anda lamar.
Salah satu pertanyaan paling umum terkait topik ini adalah, “Bagaimana Anda berencana untuk mencapai tujuan karier Anda?” Artikel ini akan membahas apa yang sebenarnya ingin diketahui oleh pewawancara, memberikan tips terbaik untuk menjawabnya, dan menyajikan contoh-contoh jawaban yang relevan.
Apa yang Ingin Diketahui Pewawancara?
Ketika pewawancara menanyakan rencana karier Anda, mereka ingin:
- Memahami ambisi Anda. Mereka ingin tahu apakah Anda memiliki tujuan karier yang jelas dan realistis.
- Menilai kesesuaian Anda dengan perusahaan. Apakah tujuan Anda selaras dengan jalur karier di perusahaan tersebut? Atau, apakah ambisi Anda menunjukkan bahwa Anda mungkin hanya bekerja sementara sebelum pindah ke perusahaan lain?
- Menggali kemampuan berpikir jangka panjang. Seberapa baik Anda merencanakan masa depan Anda, dan apakah Anda memiliki langkah-langkah konkret untuk mencapainya?
Dengan mengetahui motivasi dan ambisi Anda, pewawancara dapat menentukan apakah Anda adalah kandidat yang cocok untuk perusahaan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Cara Menjawab Pertanyaan “Bagaimana Rencana Anda untuk Mencapai Tujuan Karier Anda?”
Untuk menjawab pertanyaan ini, penting untuk:
- Sebutkan tujuan karier Anda. Pastikan tujuan Anda jelas dan realistis. Hindari jawaban yang terlalu umum seperti, “Saya ingin sukses.”
- Hubungkan tujuan Anda dengan perusahaan. Tunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset tentang perusahaan dan menjelaskan bagaimana posisi ini sesuai dengan jalur karier Anda.
- Gunakan pendekatan STAR. STAR adalah akronim untuk:
- S: Situasi
- T: Tugas
- A: Aksi
- R: Hasil
Dengan teknik ini, Anda dapat menyusun jawaban yang terstruktur dan relevan.
Contoh Pendekatan STAR:
- Situasi: “Saat bekerja sebagai analis junior di perusahaan keuangan, saya diberi tugas untuk meningkatkan akurasi laporan keuangan.”
- Tugas: “Saya bertanggung jawab untuk merevisi sistem pelaporan yang sudah ada dan mengidentifikasi area yang dapat dioptimalkan.”
- Aksi: “Saya membuat alat pelaporan otomatis menggunakan Excel dengan integrasi VBA untuk mengurangi kesalahan manual. Selain itu, saya mengadakan pelatihan untuk tim mengenai penggunaan alat tersebut.”
- Hasil: “Efisiensi pelaporan meningkat sebesar 30%, dan tingkat akurasi data mencapai 98%, yang diakui oleh manajemen sebagai peningkatan signifikan.”
Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Anda telah mengambil langkah konkret untuk mencapai tujuan dan memberikan dampak positif.
- Jelaskan langkah-langkah konkret. Rincikan apa yang telah Anda lakukan dan apa yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda.
Contoh Jawaban Terbaik
Berikut adalah beberapa contoh jawaban yang dapat Anda sesuaikan dengan situasi Anda:
Contoh Jawaban #1
“Saya berencana untuk memperoleh keterampilan tambahan dengan mengambil kelas terkait dan melanjutkan keterlibatan saya dengan berbagai asosiasi profesional. Saya perhatikan bahwa perusahaan Anda menyediakan pelatihan internal untuk karyawan, dan saya pasti akan tertarik untuk mengambil kelas yang relevan.”
Mengapa Ini Berhasil: Jawaban ini memberikan langkah-langkah spesifik yang akan diambil oleh kandidat dan menunjukkan bahwa mereka tertarik pada fasilitas yang ditawarkan perusahaan.
Contoh Jawaban #2
“Saya akan melanjutkan pengembangan profesional saya dengan berpartisipasi dalam konferensi, menghadiri seminar, dan melanjutkan pendidikan saya. Saya percaya bahwa dengan terus belajar, saya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perusahaan.”
Mengapa Ini Berhasil: Jawaban ini menunjukkan keinginan kandidat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi kepada perusahaan.
Contoh Jawaban #3
“Selama lima tahun ke depan, saya ingin mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pasar saham dan membangun daftar klien. Dalam dekade berikutnya, saya ingin memulai perusahaan investasi saya sendiri. Namun, pertama-tama saya ingin mendapatkan pengalaman sebagai manajer akun di perusahaan besar seperti milik Anda.”
Mengapa Ini Berhasil: Kandidat menunjukkan ambisi besar tetapi tetap menunjukkan keinginan untuk memperoleh pengalaman yang relevan terlebih dahulu.
Contoh Jawaban #4
“Saya memiliki rencana untuk mendapatkan sertifikasi saya dalam dua tahun ke depan. Saya telah menyelesaikan ujian pertama dan akan menjadwalkan ujian kedua dalam enam bulan. Sertifikasi saya yang telah selesai akan menempatkan saya pada jalur menuju tujuan yang lebih besar untuk menjadi analis investasi senior.”
Mengapa Ini Berhasil: Kandidat memberikan rencana konkret dengan langkah-langkah yang jelas untuk mencapai tujuannya.
Contoh Jawaban #5
“Setelah lulus di 15% teratas kelas saya, magang musim panas saya di bidang pemasaran memberi saya pengalaman yang solid untuk mencari posisi penuh waktu pertama saya. Saya berharap dapat bekerja sebagai asisten pemasaran untuk mengembangkan keterampilan saya di industri ini dan maju secara internal dari peran saya selama beberapa tahun ke depan.”
Mengapa Ini Berhasil: Kandidat menunjukkan rencana yang sedang berjalan dan menekankan keinginan untuk berkembang di dalam perusahaan.
Tips Memberikan Tanggapan Terbaik
- Komunikasikan Jalan Anda dengan Jelas. Jelaskan pencapaian Anda hingga saat ini dan langkah-langkah yang Anda rencanakan di masa depan.
Contoh:
“Selama dua tahun terakhir, saya telah bekerja sebagai analis data di sebuah startup teknologi, di mana saya membantu meningkatkan efisiensi operasional hingga 20%. Untuk langkah berikutnya, saya sedang mempersiapkan sertifikasi lanjutan dalam analitik data untuk mengasah keterampilan saya lebih jauh dan mengejar peran di tingkat manajerial.” - Hubungkan Tujuan Anda dengan Pekerjaan yang Dilamar. Tunjukkan bagaimana peran ini sesuai dengan rencana karier Anda.
Contoh:
“Sebagai lulusan teknik industri, saya tertarik pada peran ini karena memberikan kesempatan untuk mengelola proyek-proyek berskala besar. Saya melihat bahwa perusahaan Anda sangat fokus pada inovasi manufaktur, yang sejalan dengan minat dan tujuan saya untuk menjadi manajer operasional yang handal.” - Gunakan Angka dan Data. Jika memungkinkan, tambahkan angka untuk menunjukkan hasil yang telah Anda capai sebelumnya.
Contoh:
“Selama magang saya di bidang pemasaran, saya berhasil meningkatkan engagement media sosial perusahaan hingga 35% dalam tiga bulan melalui strategi konten yang saya buat. Saya percaya pengalaman ini dapat mendukung kontribusi saya di posisi ini.” - Soroti Keterampilan Anda. Jelaskan bagaimana keterampilan Anda akan membantu Anda mencapai tujuan Anda.
Contoh:
“Sebagai seseorang yang memiliki keterampilan kepemimpinan dan analisis yang kuat, saya pernah memimpin tim kecil yang terdiri dari lima orang untuk menyelesaikan proyek desain perangkat lunak. Proyek tersebut selesai dua minggu lebih cepat dari jadwal, dan ini memberi saya kepercayaan diri untuk menangani tantangan yang lebih besar di masa depan.” - Berlatih Sebelum Wawancara. Latih jawaban Anda untuk terdengar alami tetapi tetap terstruktur.
Contoh:
“Sebelum wawancara ini, saya telah melatih jawaban saya dengan mentor profesional, yang membantu saya memastikan bahwa tanggapan saya terdengar alami tetapi tetap fokus pada poin-poin penting yang ingin saya sampaikan.”
Apa yang Tidak Boleh Dikatakan
- Jangan Fokus pada Keuangan. Hindari menjadikan gaji sebagai pusat dari jawaban Anda.
Contoh Jawaban yang Salah:
“Tujuan utama saya adalah mendapatkan gaji yang lebih besar dan bonus tahunan yang kompetitif.”
Mengapa Salah: Ini membuat Anda terlihat terlalu materialistis dan kurang peduli terhadap perkembangan karier. - Jangan Fokus pada Jabatan. Hindari menyebutkan jabatan tertentu yang Anda inginkan di masa depan.
Contoh Jawaban yang Salah:
“Saya ingin menjadi manajer dalam satu tahun.”
Mengapa Salah: Jawaban ini terlalu terfokus pada jabatan tanpa menunjukkan minat pada peran atau tanggung jawab yang relevan. - Hindari Ketidakjelasan. Pastikan jawaban Anda konkret dan terarah.
Contoh Jawaban yang Salah:
“Saya ingin mencapai sesuatu yang besar di masa depan.”
Mengapa Salah: Jawaban ini terlalu umum dan tidak menunjukkan langkah konkret yang direncanakan. - Jangan Menyebutkan Tujuan yang Tidak Relevan. Hindari membahas tujuan yang tidak dapat dicapai di perusahaan.
Contoh Jawaban yang Salah:
“Saya ingin menjadi chef profesional.” (Saat melamar pekerjaan di bidang IT)
Mengapa Salah: Jawaban ini tidak relevan dengan pekerjaan yang sedang dilamar, sehingga membuat Anda tampak kurang fokus.
Kesimpulan
Menjawab pertanyaan tentang bagaimana Anda berencana untuk mencapai tujuan karier Anda adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa Anda adalah pemikir strategis yang berorientasi pada tujuan. Dengan menjelaskan langkah-langkah konkret yang Anda ambil, menghubungkan tujuan Anda dengan perusahaan, dan menunjukkan antusiasme terhadap pengembangan profesional, Anda dapat memberikan kesan yang positif kepada pewawancara.
Latih jawaban Anda, tetap jujur, dan tunjukkan ambisi yang realistis. Dengan pendekatan ini, Anda tidak hanya akan menjawab pertanyaan dengan baik, tetapi juga meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.