BrandingTips Karir

Mengapa Anda harus memiliki portfolio profesional

Beberapa tahun yang lalu, hanya artis dan profesional kreatif yang memiliki portfolio. Saat ini, setiap profesional harus memilikinya karena portfolio ini akan memberikan banyak manfaat.

Bagi mereka yang tidak berada pada bidang seni, tidak perlu menampilkan gambar – gambar yang menarik mengenai pekerjaan yang mereka lakukan pada portfolio tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan bukti yang kuat bahwa Anda memang ahli pada bidang yang Anda kerjakan dan banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menunjukkan hal tersebut. Mulai dari menampilkan deskripsi proyek yang Anda kerjakan dan menunjukkan contoh hasil kerja Anda hingga menampilkan surat referensi dan review pelanggan. Sebuah portfolio dapat menampilkan dokumen mengenai apa yang sudah Anda kerjakan secara profesional dengan berbagai cara yang sesuai dengan gaya Anda.

Mengapa

Berpikirlah seperti ini: Sebagai seorang yang profesional (apapun bidang Anda), Anda sendiri merupakan sebuah bisnis. Ketika sebuah perusahaan ingin mempekerjakan Anda, mereka “membeli” layanan bisnis Anda. Anda dapat berpikir bahwa profesional portfolio Anda sebagai brosur marketing untuk jasa yang Anda jual. Dengan menunjukkan skill, kemampuan, dan pencapaian Anda, Anda akan membantu pelanggan Anda (pemberi kerja) dan prospek (calon pelanggan Anda dimasa yang akan datang) mengerti apa layanan yang Anda sediakan dan mengapa hal itu menjadi spesial dan pantas dihargai.

Baca juga:  Mengapa Anda bekerja begitu keras?

Sebuah portfolio profesional dapat membantu dalam segala keadaan dimana Anda ingin membuat kesan yang kuat, memberikan bukti mengenai nilai Anda, dan membedakan Anda dari kopetitor Anda. Berikut ini beberapa contoh lainnya:

Interview kerja

Entah apakah Anda seorang penulis atau seorang konsultan, bawa portfolio Anda ke interview kerja dan tunjukkan item – item yang ada di dalam sana selagi mendiskusikan pengalaman kerja Anda. Mengatakan “Saya merencanakan sebuah acara penggalangan dana dari awal hingga akhir” merupakan satu hal, sedangkan menunjukkan undangan acara, program, budget, dan panduan untuk relawan yang sudah Anda buat merupakan sesuatu yang berbeda.

Selain berfungsi sebagai pengingat untuk hal – hal besar yang telah Anda lakukan di dalam karir Anda, memiliki portfolio juga memberikan kontribusi terhadap image profesional Anda. Anda akan terlihat siap dan terorganisir, dan penginterview Anda akan melihat bahwa Anda sangat bangga dengan pekerjaan Anda dan melakukannya dengan serius.

Review kinerja

Review kinerja Anda adalah waktu dimana Anda ingin menghitung kembali apa saja yang sudah Anda kerjakan. Dengan memiliki portfolio Anda dapat menyebutkan objektif Anda dan bukti yang dapat di verifikasi. Bukan hanya opini semata, bahwa Anda telah melakukan pekerjaan yang hebat, Anda memiliki laporan laba/rugi dan email klien yang akan membuktikannya.

Baca juga:  Cara untuk menjawab pertanyaan “Apakah Anda bersedia untuk direlokasi (pindah tugas)?” saat interview

Sebagai bonus tambahan, reviewer Anda akan senang melihat Anda dapat melakukan semua hal tersebut sendirian dan Anda sudah melakukan persiapan untuk diskusi tersebut. Anda juga dapat menarik perhatian reviewer untuk pencapaian yang mungkin sedang dicari.

Negosiasi gaji dan promosi

Untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan dalam negosiasi gaji, Anda membutuhkan sebuah leverage (pendongkrak). Orang yang sedang melakukan negosiasi dengan Anda akan melakukan kalkulasi secara mental yang memperhitungkan hal – hal berikut: Apakah Anda layak mendapatkannya? Apakah permintaan Anda masuk akal dengan nilai Anda saat ini atau yang akan datang? Sebuah portfolio yang penuh dengan hasil kerja Anda dan daftar pencapaian Anda akan memberikan sebuah leverage untuk membantu Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan, entah apakah itu negosiasi gaji awal atau kenaikan dari gaji Anda saat ini.

Demikian juga dengan permintaan promosi, portfolio akan menjadi bahan pendukung mengenai apa yang sudah capai. Pemberi kerja ingin tahu apakah Anda mampu untuk bekerja dalam posisi baru dan layak untuk diberikan tanggung jawab yang lebih tinggi. Dan sebuah portfolio yang menampilkan semua pencapaian Anda selama bertahun – tahun akan memberikan bukti mengenai kinerja Anda di masa lalu (yang tentunya akan menjadi prediksi terbaik kinerja Anda di masa yang akan datang) dan potensi kontribusi apa yang dapat Anda berikan dalam peran baru Anda.

Baca juga:  Cara menjual diri Anda secara efektif saat interview

Apa saja yang harus ditampilkan

Item yang dapat Anda tampilkan dalam portfolio Anda dapat bervariasi sesuai dengan pengalaman, profesi, dan industri bidang Anda. Namun, ada beberapa hal yang wajib Anda cantumkan seperti:

  • Resume atau biografi profesional Anda
  • Surat Rekomendasi
  • Feedback, surat, atau email dari klien
  • Penghargaan dan pengakuan
  • Daftar kursus atau seminar yang pernah Anda lakukan
  • Contoh hasil kerja
  • Deskripsi proyek yang pernah dikerjakan
  • Daftar kunci pencapaian

Kumpulkan semua item yang menurut Anda cukup penting. Anda dapat mencetak atau menampilkannya secara online, apa pun metode yang Anda pilih, saya yakin bahwa itu merupakan investasi yang berarti untuk Anda.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *