3 Kesalahan besar dalam penjualan yang harus Anda hindari

By -

Kegigihan Anda berasal dari omelan atasan

Cara memperbaikinya: Akhiri setiap pembicaraan dengan pertanyaan yang dapat berlanjut ke pembicaraan seterusnya, seperti “Kapan waktu yang baik untuk menghubungi Anda?” atau “Apa cara terbaik agar Anda dapat berbicara mengani X?” Buat jadwal untuk melakukan hal tersebut setidaknya lebih dari 5 kali selama satu bulan dan jika dalam waktu satu bulan tidak ada yang tertarik, coba diamkan selama tiga hingga enam bulan sebelum Anda mencobanya kembali.

Baca juga:  Cara menciptakan penjualan pertama ecommerce Anda

Anda tidak menangkap momennya

Apakah pelanggan Anda seperti tertarik? Jika iya, lakukan penawaran dengan lebih agresif. “Entrepreneur seringkali menunggu terlalu lama untuk melakukan pendekatan,” kata Hoffman. “Berikan perhatian penuh ketika menawarkan produk, sebab Anda harus menangkap momen atau waktu yang tepat untuk menutup penjualan. Kita semua terlalu sibuk untuk melakukan hal yang membuat kita tidak nyaman. Namun, jika Anda percaya pada produk atau layanan yang Anda tawarkan berguna bagi orang lain, maka Anda memiliki tanggung jawab untuk menyampaikannya kepada pelanggan.”

Baca juga:  5 Cara meningkatkan penjualan toko online via BBM

Anda terlalu percaya diri

Apakah Anda merupakan tenaga penjual yang buruk? Jika iya, hadapi dan akuilah. Pelanggan akan lebih suka untuk melakukan deal dengan seseorang yang memiliki memilik banyak ide daripada tenaga penjual yang terlalu agresif. “Itulah kenyataan yang sebenarnya,” kata Hoffman. “Anda perlu terlihat sedikit vulnerable dan percaya diri disaat yang bersamaan karena kepercayaan diri Anda merupakan hal yang menginspirasi Anda untuk memulai bisnis.”

Baca juga:  5 Alasan mengapa prospek tidak membeli dari Anda
Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *