Memulai Bisnis

8 Alasan memulai usaha

Ada banyak alasan bagus untuk menjadi seorang pengusaha. Anda bisa menjadi atasan untuk diri Anda sendiri, melakukan hal yang Anda sukai, mengatur jam kerja Anda sendiri, mendapatkan keuntungan, mewujudkan kepuasan pribadi, bahagia, dan lain sebagainya.

Masalahnya adalah tidak ada satu pun alasan di atas yang bisa Anda jadikan sebagai alasan untuk memulai usaha karena semua itu tidak logis. Semua dogma populer itu tidak lain hanyalah omong kosong belaka yang dibuat oleh para blogger atau pembuat konten untuk mendapatkan klik.

Alasan memulai usaha yang benar selalu merujuk pada nilai pelanggan (customer value). Berikut ini merupakan 8 alasan untuk memulai usaha yang merujuk pada nilai pelanggan:

Anda telah menemukan solusi yang lebih baik untuk masalah besar

Ini adalah merupakan alasan memulai usaha yang paling umum bagi startup di Silicon Valley, dan ini merupakan persyaratan utama untuk mendapatkan pendanaan bisnis. Jika Anda ingin agar VC (Venture Capital) tertarik, Anda harus memiliki pernyataan masalah yang solid dan solusi yang jauh lebih baik daripada yang ada di luar sana.

Baca juga:  Apa perbedaan purchase order dan invoice?

Memiliki tim impian (dream team)

Steve Jobs dan Steve Wozniak. Bill Gates dan Paul Allen. Paul McCartney dan John Lennon. Ketika orang-orang berbakat dengan minat yang sama saling melengkapi keahlian masing-masing, maka muncul sebuah percikan – percikan ide yang kemudian melahirkan sebuah bisnis.

Anda terobsesi

Obsesi merupakan hal dasar bagi banyak pengusaha sukses. Jika Anda sangat menyukai sesuatu dan hanya hal itulah yang Anda pikirkan setiap harinya dan Anda tidak percaya bahwa ada orang lain yang tahu bagaimana melakukan hal tersebut dengan benar, maka bisa jadi ini merupakan jalan yang tepat  untuk Anda. Inilah yang terjadi pada pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk.

Kesempatan mengetuk

Ketika bintang – bintang selaras, rasanya Anda seperti dicium oleh malaikat, atau sebuah kesempatan emas kebetulan jatuh ke pangkuan Anda, maka Anda berhutang pada diri sendiri untuk meraihnya atau Anda akan menghabiskan sisa hidup Anda untuk bertanya-tanya apa yang mungkin terjadi jika Anda melakukannya. Jika alam semesta mencoba memberi tahu Anda sesuatu, sebaiknya Anda dengarkan, terutama jika Anda memiliki dana untuk membiayainya.

Baca juga:  4 Hal yang harus dipertimbangkan ketika pertama kali merekrut

Anda putus asa

Ada alasan yang bagus mengapa orang yang tumbuh dengan keberanian untuk gagal seperti pendiri SoftBank Masayoshi Son atau CEO FUBU Daymond John menjadi pengusaha hebat. Mereka sangat termotivasi untuk mengambil risiko. Selain itu, jika tidak ada yang mau mempekerjakan Anda, lalu apa ruginya untuk Anda? Jika kebutuhan adalah ibu dari sebuah penemuan maka keputusasaan adalah bapak dari motivasi.

Ada dalam DNA Anda

Ini mungkin terdengar seperti tipuan tapi sebenarnya tidak. Jika intuisi Anda mengatakan bahwa itu yang harus Anda lakukan, maka itu adalah takdir Anda, dan Anda harus mempertimbangkannya. Beberapa orang, Donald Trump, misalnya benar – benar tumbuh dengan itu sehingga toleransi risiko mereka tinggi.

Anda memiliki banyak pengalaman

Ketika Anda sudah memiliki banyak pengalaman dan merasakan beberapa kemenangan dan kekalahan dalam hidup Anda, maka ini artinya Anda sudah siap untuk membangun bisnis Anda sendiri, dan ini merupakan alasan yang cukup bagus untuk memulai usaha. Dengan catatan: semakin dekat dengan keahlian fungsional Anda, semakin baik bagi Anda untuk memulai usaha dibidang tersebut.

Baca juga:  7 Resiko yang harus diambil setiap pengusaha

Anda membuat sesuatu yang diminati

Keahlian adalah alasan yang bagus untuk memulai sebuah perusahaan, tentunya jika Anda memang menguasai bidang industri Anda atau memiliki nilai proposisi yang benar-benar berbeda (contohnya, John Mackey Whole Foods atau Michael Dell). Keahlian yang saya maksud bisa apa saja, mulai dari koding atau desain produk hingga memasak atau membuat kue, tapi jika bidang yang ingin Anda masuki sudah terlalu penuh dengan kompetisi maka berhati – hatilah. Anda membutuhkan strategi jitu untuk memenangkan kompetisi tersebut.

Pasar merupakan zona kompetitif dan pelanggan tidak peduli dengan motif Anda ketika Anda menjalankan sebuah bisnis. Agar perusahaan Anda sukses dalam jangka panjang, pelanggan harus melihat nilai proposisi yang kuat dan produk atau layanan Anda harus memiliki diferensiasi, sebab pasar penuh dengan alternatif dan pelanggan bisa membeli dari siapa saja.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *