<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>tips membangun branding &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/tips-membangun-branding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:03:30 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>tips membangun branding &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>3 Langkah untuk membangun strategi brand yang unggul</title><link>/branding/3-langkah-untuk-membangun-strategi-brand-yang-unggul/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 02 Jun 2021 06:00:59 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara membangun brand yang baik]]></category><category><![CDATA[cara membangun branding]]></category><category><![CDATA[strategi branding]]></category><category><![CDATA[strategi untuk membangun brand]]></category><category><![CDATA[tips membangun brand yang baik]]></category><category><![CDATA[tips membangun branding]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3314</guid><description><![CDATA[Sebagai pelengkap dalam strategi Anda yang lain, saya menyarankan bahwa setiap rencana bisnis yang Anda buat harus memasukkan strategi branding. Ini merupakan rencana tertulis tentang bagaimana Anda akan mengaplikasikan strategi brand Anda ke perusahaan dalam beberapa waktu ke depan. Sebuah strategi branding yang baik memiliki setidaknya satu atau dua elemen penting dalam produk atau jasa, &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai pelengkap dalam strategi Anda yang lain, saya menyarankan bahwa setiap rencana bisnis yang Anda buat harus memasukkan strategi branding. Ini merupakan rencana tertulis tentang bagaimana Anda akan mengaplikasikan strategi brand Anda ke perusahaan dalam beberapa waktu ke depan.</p><p>Sebuah strategi branding yang baik memiliki setidaknya satu atau dua elemen penting dalam produk atau jasa, mendesktipsikan tujuan perusahaan yang ingin Anda raih dan mendefinisikan target pelanggan Anda. Hasilnya adalah berupa cetak biru tentang apa yang menjadi hal terpenting bagi perusahaan Anda dan pelanggan Anda.</p><p>Jangan khawatir: menciptakan sebuah strategi brand tidaklah menakutkan atau serumit yang Anda pikirkan. Berikut ini cara untuk melakukannya:</p><h3>Langkah 1: Buat diri Anda berbeda</h3><p>Mengapa orang harus membeli dari Anda, bukan dari bisnis yang sama yang ada di kota Anda? Coba pikirkan tentang kualitas produk atau layanan Anda yang tidak berwujud (intangible), gunakan kata sifat dari &#8220;ramah&#8221; hingga &#8220;cepat&#8221; dalam setiap tindakan yang Anda lakukan. Sasaran Anda adalah memiliki posisi di benak pelanggan sehingga mereka bisa melihat bahwa Anda berbeda dari kompetitor.</p><p>“Brand yang kuat akan memiliki kata-kata — seperti Volvo [owns] safety,” kata Laura Ries, konsultan pemasaran yang berbasis di Atlanta dan co-author dari buku The 22 Immutable Laws of Branding: How to Build a Product or Service into a World-Class Brand. Kata apa yang menjadi tagline perusahaan Anda? Sebagai contoh, salon rambut baru mungkin akan berfokus pada kata sifat &#8220;nyaman&#8221; dan tetap buka di malam hari untuk pelanggan yang bekerja lembur — sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh salon lokal lain. Bagaimana Anda dapat terlihat berbeda dari pesaing? Jawabannya adalah aset berharga yang menjadi dasar brand Anda.</p><h3>Langkah 2: Kenali target pelanggan Anda</h3><p>Setelah Anda menentukan produk atau layanan Anda, pikirkan tentang target pelanggan Anda. Anda mungkin sudah mengumpulkan informasi demografis tentang pasar yang Anda ingin masuki, tetapi pikirkan tentang pelanggan sebenarnya yang akan mengunjungi Anda. Siapa orang ini, dan apa satu hal yang pada akhirnya dia inginkan dari produk atau layanan Anda? Bagaimanapun, pelanggan membelinya karena suatu alasan. Apa yang diinginkan pelanggan dari Anda?</p><h3>Langkah 3: Bangun personalitas</h3><p>Bagaimana Anda akan menunjukkan kepada pelanggan tentang apa yang Anda lakukan dan siapa Anda setiap harinya? Banyak perusahaan kecil menulis pernyataan misi yang mengatakan perusahaan kami akan &#8220;menghargai&#8221; pelanggan dan berusaha untuk memberikan &#8220;layanan pelanggan yang sangat baik.&#8221; Sayangnya, kata-kata ini semuanya hanya omong kosong, dan tidak ada tindakan. Cobalah untuk menggali lebih dalam dan pikirkan tentang bagaimana Anda dapat memenuhi janji brand Anda dan memberikan value serta layanan kepada orang yang Anda layani. Jika Anda menjanjikan layanan cepat, misalnya, apa artinya &#8220;cepat&#8221; di dalam perusahaan Anda? Dan bagaimana Anda memastikan layanan tetap cepat? Sepanjang proses yang Anda lakukan dalam membangun brand, Anda harus meletakkan fondasi dasar strategi perekrutan Anda dan bagaimana karyawan di masa depan diharapkan berinteraksi dengan pelanggan. Anda juga membuat kerangka untuk strategi periklanan dan pemasaran Anda.</p><h3>Pengulangan</h3><p>Banyak perusahaan besar dan kecil tersandung ketika harus memasukkan karyawan ke dalam strategi branding mereka. Tetapi bagi pelanggan yang melakukan pembelian, karyawan Anda adalah perusahaan. Karyawan Anda dapat meningkatkan atau menghancurkan brand Anda, jadi jangan pernah melupakan mereka. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan:</p><p>Rekrut berdasarkan strategi brand. Komunikasikan brand Anda melalui karyawan, dimulai dari merekrut karyawan yang tepat. Lihat kembali strategi brand Anda untuk membantu Anda kembali ke jalur yang tepat. Jika fokus Anda adalah pada layanan pelanggan, maka karyawan harus ramah, sopan, dan termotivasi, bukan? Berikan salinan strategi brand Anda kepada karyawan baru, dan bicarakan dengan mereka secara berkala.</p><p>Tentukan ekspektasi. Bagaimana Anda mengharapkan karyawan memperlakukan pelanggan? Pastikan mereka memahami apa yang dibutuhkan. Berikan penghargaan kepada karyawan yang melakukan pekerjaan luar biasa atau melampaui tugas mereka.</p><p>Berkomunikasi, lalu berkomunikasi lagi. Menjaga karyawan tetap berada di jalur yang tepat membutuhkan komunikasi berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan rapat, poster, pelatihan, dll. Jangan pernah berasumsi bahwa karyawan dapat membaca pikiran Anda.</p><p>Strategi branding Anda tidak perlu lebih dari satu halaman. Bahkan bisa sesingkat satu paragraf. Itu semua tergantung pada produk atau layanan Anda dan industri Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>10 Cara untuk mendapatkan kepercayaan secara online</title><link>/branding/10-cara-untuk-mendapatkan-kepercayaan-secara-online/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 14 Dec 2020 17:39:52 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara branding]]></category><category><![CDATA[cara membangun branding]]></category><category><![CDATA[cara membangun branding di online]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan kepercayaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips membangun branding]]></category><category><![CDATA[tips membangun branding di online]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan kepercayaan pelanggan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2071</guid><description><![CDATA[Kepercayaan merupakan hal yang paling sulit untuk didapatkan dan sangat mudah sekali untuk dihancurkan. Ketika Anda pertama kali mulai membangun brand Anda, mendapatkan kepercayaan dari prospek klien baru Anda dan menjaga kepercayaan klien Anda saat ini dapat menjadi hidup atau matinya bisnis Anda. Ketika Anda menambahkan dimensi baru untuk mendapatkan kepercayaan secara online dengan seseorang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Kepercayaan merupakan hal yang paling sulit untuk didapatkan dan sangat mudah sekali untuk dihancurkan. Ketika Anda pertama kali mulai membangun brand Anda, mendapatkan kepercayaan dari prospek klien baru Anda dan menjaga kepercayaan klien Anda saat ini dapat menjadi hidup atau matinya bisnis Anda.</p><p>Ketika Anda menambahkan dimensi baru untuk mendapatkan kepercayaan secara online dengan seseorang yang bahkan belum pernah Anda temui, tentu akan menjadi hal yang jauh lebih sulit. Jadi bagaimana cara terbaik agar Anda dapat membangun kepercayaan? Anda mungkin berpikir bahwa yang terpenting adalah memiliki integritas, namun ada hal lain yang lebih penting dalam membangun kepercayaan, selain kejujuran. Kenyataannya, kejujuran merupakan hal yang diharapkan oleh klien Anda secara implisit, jadi untuk membangun kepercayaan Anda harus membangun fondasinya terlebih dahulu.</p><p>Berikut ini merupakan 10 cara untuk mendapatkan kepercayaan secara online:</p><h3>Transparan</h3><p>Tidak ada hal yang lebih menyebalkan ketika Anda menyukai sebuah produk, kemudian Anda mengikuti proses untuk checkout, namun pada bagian akhir Anda dikenakan biaya tambahan untuk mendapatkan produk tersebut atau Anda “dipaksa” untuk menjadi member atau berlangganan atau hal-hal lain yang tidak transparan.</p><p>Terus teranglah terhadap klien potensial Anda mengenai apa yang Anda lakukan, apa yang Anda tawarkan, bagaimana cara kerjanya, dan seperti apa prosedurnya ketika Anda ingin membatalkan transaksi atau retur. Semua informasi ini harus dapat dengan mudah untuk ditemukan dan jangan pernah membuat klien pertama Anda terkejut dengan hal-hal yang negatif untuk mereka. Semua kejutan tersebut akan menghancurkan kredibilitas Anda.</p><h3>Atasi masalah dengan cepat</h3><p>Jika ada seorang klien yang mengalami masalah dengan produk atau layanan Anda, bantu mereka memperbaiki hal tersebut dengan cepat, jangan menunda-nunda. Anda tidak perlu menjadi sebuah bisnis yang sempurna agar sukses, namun Anda harus jujur dan responsif.</p><p>Memesan atau membeli produk atau jasa secara online dapat menjadi sebuah pengalaman yang menyeramkan bagi orang yang pertama kali melakukannya. Jika seseorang membeli sesuatu dari Anda dan kemudian mengalami masalah, tetapi mereka tidak dapat mencari cara untuk menghubungi Anda atau mendapatkan respon, maka Anda akan menghancurkan kepercayaan mereka.</p><p>Baru-baru ini saya membaca berita mengenai sebuah startup yang menawarkan produk untuk mentracking social mention dan membagikannya kepada Anda. Saya tidak akan menyebutkan namanya, tetapi saya benar-benar sangat tertarik tentang hal tersebut. Saya langsung membuka situs website perusahaan tersebut dan saya merasa kesulitan untuk menemukan kontak informasi. Kemudian saya melihat paket harga yang mereka tawarkan, dan mencoba untuk menjawab pertanyaan dalam diri saya sendiri, hingga sebuah chat box muncul dan menawarkan bantuan kepada saya. Luar biasa! Saya langsung mengirimkan pertanyaan saya dan menunggu. Terus menunggu.</p><p>Setelah kurang lebih 10 menit, saya meninggalkan website tersebut. Saya tidak mendapatkan respon pada fitur chat yang mereka berikan. Kemudian saya coba untuk follow up melalui twitter dan form contact us dan setelah empat hari saya menyerah. Setelah enam hari saya mendapatkan respon dari perusahaan tersebut, namun sayang sekali kepercayaan saya sudah lama hilang.</p><h3>Melalui video</h3><p>Salah satu cara untuk memberikan pelanggan Anda alasan untuk mempercayai Anda dan mengenal Anda tanpa harus berada di depan mereka adalah dengan sebuah rekaman video. Daripada hanya membuat video perkenalan saja, akan lebih baik jika Anda membuat video untuk menjawab pertanyaan yang umum ditanyakan atau berbagi informasi mengenai keahlian Anda yang mungkin berguna bagi pengunjung situs Anda. Hal ini akan memberikan Anda kesempatan untuk menunjukkan pengetahuan Anda dan karakter pribadi Anda, sekaligus memberikan kesempatan kepada pengunjung situs Anda untuk “bertemu” dengan Anda.</p><h3>Mengadakan webinar atau teleconference</h3><p>Ini merupakan solusi yang jah lebih baik lagi untuk membangun kepercayaan dibandingkan dengan video statis. Dengan mengadakan webinar setiap bulan secara gratis yang dikemas dengan konten yang menarik, Anda akan dapat berbicara dengan pengunjung Anda selagi membagikan topik yang ingin Anda sampaikan. Jangan khawatir mengenai biayanya. Situs webinar seperti JoinMe gratis dan teleconference seperti FreeConferenceCall.com menawarkan sebuah layanan teleconference dalam jumlah kecil secara gratis.</p><h3>Personalisasi email</h3><p>Sebuah email yang dipersonalisasi merupakan sebuah cara untuk menjaga hubungan Anda dengan klien Anda saat ini dan klien berpotensial Anda. Dengan menawarkan layanan seperti webinar gratis, Anda akan dapat mengakses daftar email peserta yang hadir. Jangan menggunakan email mereka untuk spam, tetapi jika Anda benar-benar ingin membagikan informasi atau panduan kepada mereka, maka hal tersebut dapat menjadi sebuah kesempatan yang sangat bagus untuk membangun kepercayaan mereka berdasarkan sebuah nilai.</p><p>Sekali lagi, berhati-hatilah dalam menggunakan email mereka, namun Anda dapat memanfaatkan email tersebut untuk membangun hubungan dengan klien.</p><h3>Menambahkan testimonial</h3><p>Orang-orang ingin tahu tentang orang lain yang sudah pernah bekerja sama dengan Anda. Tentu saja, setiap orang tahu bahwa Anda tidak mungkin memasang review-review yang buruk pada website Anda sendiri, tetapi jika Anda memang sudah dikenal atau dihormati oleh orang-orang yang berada dalam komunitas Anda atau industri Anda, maka hal tersebut dapat menambahkan kredibilitas untuk diri Anda dan bisnis Anda.</p><h3>Tampilkan penghargaan atau pencapaian</h3><p>Manfaatkan setiap penghargaan atau pencapaian yang sudah Anda raih untuk meningkatkan kepercayaan. Apakah Anda merupakan anggota dari komunitas lokal? Apakah Anda berada dalam organisasi profesional? Apakah bisnis Anda membutuhkan atau merekomendasikan Anda? Semua hal tersebut dapat membantu Anda untuk meyakinkan klien potensial agar mereka percaya kepada Anda.</p><h3>Sediakan studi kasus</h3><p>Jangan hanya bergantung pada testimonial, untuk sebuah kampanye yang sukses Anda harus dapat menciptakan pengalaman Anda dengan klien di masa lalu dan mengubah pengalaman tersebut menjadi studi kasus. Jika Anda dapat menampilkan satu saja contoh kasus yang luar biasa pada website Anda, Anda akan mendapatkan klien berpotensial melalui proses yang sudah pernah Anda lalui ketika Anda membantu mereka untuk meraih kesuksesan. Hal tersebut merupakan sebuah pendekatan bisnis yang sangat baik dan Anda dapat menunjukkan seperti apa bekerja sama dengan Anda, solusi inovatif apa yang dapat Anda berikan kepada mereka, dan yang paling penting adalah Anda dapat memberikan gambaran penuh tentang diri Anda atau bisnis Anda kepada pengunjung website.</p><h3>Mendapatkan rating</h3><p>Sistem rating akan membantu Anda untuk menciptakan kredibilitas yang akan membuktikan bahwa Anda sudah diukur dan di test dengan standar yang tinggi. Cobalah untuk mendaftarkan bisnis Anda pada sebuah website rating sistem seperti Yelp. Dengan mengikuti berbagai group rating yang relevan dengan industri yang Anda geluti akan membantu Anda untuk meningkatkan kepercayaan terhadap organisasi Anda.</p><h3>Dipublikasikan</h3><p>Banyak yang mengatakan bahwa Anda tidak boleh percaya begitu saja pada apa yang Anda baca (dalam bentuk print), namun kenyataannya adalah banyak orang yang percaya dengan apa yang mereka baca pada koran atau majalah. Jika Anda diliput oleh media, bukan berarti Anda harus membicarakan tentang diri Anda. Anda dapat membicarakan sebuah topik yang menarik atau cerita yang dapat memberikan sebuah nilai yang sangat besar bagi audiens Anda dan bisnis Anda.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>