<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>tips agar email pemasaran anda dibuka &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/tips-agar-email-pemasaran-anda-dibuka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:01:03 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>tips agar email pemasaran anda dibuka &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Cara membedakan diri Anda dari kompetisi</title><link>/bisnis/cara-membedakan-diri-anda-dari-kompetisi/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 24 Mar 2021 03:00:40 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara agar menonjol dalam berbisnis]]></category><category><![CDATA[cara membedakan diri dari kompetitor]]></category><category><![CDATA[cara membedakan diri dengan pesaing bisnis]]></category><category><![CDATA[tips agar email pemasaran anda dibuka]]></category><category><![CDATA[tips untuk menonjol dalam bisnis]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2516</guid><description><![CDATA[Banyak pengusaha yang merasa terhalang dengan sebuah pertanyaan: Bagaimana cara membedakan diri saya dengan kompetisi? Kita tahu bahwa sangat penting untuk mengidentifikasi sebuah “proposisi penjualan unik,” tetapi dalam pasar kompetitif dimana semua hal terlihat seperti sudah dilakukan, terkadang menjadi sulit bagi kita untuk menentukan sebuah nilai unik yang spesifik. Dalam buku yang berjudul Stand Out &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Banyak pengusaha yang merasa terhalang dengan sebuah pertanyaan: Bagaimana cara membedakan diri saya dengan kompetisi? Kita tahu bahwa sangat penting untuk mengidentifikasi sebuah “proposisi penjualan unik,” tetapi dalam pasar kompetitif dimana semua hal terlihat seperti sudah dilakukan, terkadang menjadi sulit bagi kita untuk menentukan sebuah nilai unik yang spesifik.</p><p>Dalam buku yang berjudul Stand Out yang ditulis oleh Dorie Clark, membahas seorang chef bernama Rachael Ray, karena pada permukaannya, dia sama sekali tidak menonjol. Namun, ada satu strategi penting yang dapat ditiru oleh setiap pengusaha yaitu mengubah keahlian Anda, sehingga sesuatu yang terlihat dangkal menjadi hal yang luar biasa.</p><p>Dalam dunia-nya, dunia memasak, sangat terlihat dengan jelas apa arti sebuah kata “ahli”: Anda menjalankan sebuah restoran berkelas atas, atau Anda berlatih di sebuah sekolah masak elit. Namun Rachael Ray tidak melakukan kedua hal tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Boris Groysberg dan Kerry Herman dalam sebuah studi kasus bisnis di Harvard, dia memulainya sebagai seorang pembeli makanan dalam sebuah pasar gourmet di Albany, New York. Dan kemudian mulai melakukan demonstrasi memasak“30 menit makanan” di sebuah toko. Toko tersebut tidak memilih dia karena dia adalah seorang yang berbakat, namun karena tidak ada satu orang pun chef di area tersebut yang mau menerimanya karena honornya yang terlalu rendah.</p><p>Akhirnya dia mendapatkan sebuah kesempatan besar ketika seseorang memberikan buku memasaknya pada seorang produser acara Today Show. Ketika badai salju membatalkan sejumlah tamu, produser tersebut memanggil Ray yang kemudian mengemudi selama 9 jam dalam badai salju, dan membuat penampilan pertamanya dan acara tersebut mendadak menjadi tenar, yang kemudian membawanya pada sebuah kontrak dengan Food Network.</p><p>Ray sering cemooh karena dia tidak memiliki kepercayaan dari rekan-rekan terkenalnya seperti Emeril Lagasse atau Mario Batali. Dia mau menerima kritik dan bahkan memperingatkan Food Network bahwa “Saya bukan seorang chef, Anda telah ditipu.” Tetapi justru karena itulah mengapa mereka menginginkan Ray.</p><p>Food Network sudah penuh dengan chef elit yang dapat membuat makanan dengan cantik tetapi masalahnya adalah profesionalisme dan perfeksionis mereka membuat mereka tidak terlihat relevan dengan orang-orang pada umumnya. Sedangkan para penonton merasa bahwa jika Rachael Ray seorang wanita yang tidak memiliki kesan formal dapat membuat makanan dengan cantik, maka mereka merasa bahwa mereka juga mampu untuk membuatnya.</p><p>Saat ini, Ray telah membantun kerajaan bisnisnya, mulai dari acara tv, promosi diskon, dan promosi produk. Dan hal ini memberikan pelajaran bagi setiap pengusaha. Terlalu sering, kita membandingkan diri kita sebagai orang yang paling hebat dalam bidang kita dan khawatir jika tidak memiliki ijasah yang bagus atau pendidikan formal. Tetapi dengan melihat Ray sebagai contoh, hal tersebut menjadi terlihat tidak penting. Jika Anda dapat menawarkan sesuatu yang berbeda dalam konteks tertentu, Anda dapat menjadi sukses.</p><p>Coba pikirkan siapa orang yang kira-kira membutuhkan keahlian Anda tetapi tidak memiliki akses untuk hal tersebut. Ada sekitar 400 juta orang yang dapat berbicara bahasa spanyol, namun mungkin hanya sedikit yang memenuhi kualifikasi untuk bekerja dalam industri atau komunitas Anda dan hal tersebut dapat menjadi keuntungan kompetitif bagi Anda. Dan ada begitu banyak orang yang memiliki kemampuan komunikasi dengan baik, namun mungkin hanya beberapa orang yang dapat memahami engineer dan teknologi. Seseorang yang terlihat dangkal (tidak memiliki keahlian) pada satu konteks dapat menciptakan terobosan dibidang yang lain.</p><p>Tanyakan diri Anda apa saja kelemahan yang justru dapat menjadi kekuatan Anda, dan apakah ada area dimana Anda tidak memiliki pengetahuan atau keahlian yang justru dapat menjadi selling point. Anda mungkin berpikir bahwa Anda tidak memiliki sebuah nilai unik yang dapat ditawarkan, namun jika kita mengambil contoh kasus pada Rachael Ray, maka dapat disimpulkan bahwa jika Anda mampu mengubah sebuah konteks, maka hal tersebut akan mengubah segalanya.</p>]]></content:encoded></item><item><title>13 Cara agar email Anda dibuka pelanggan</title><link>/pemasaran/13-cara-agar-email-anda-dibuka-pelanggan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 10 Mar 2021 03:52:56 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[cara agar email anda dibuka]]></category><category><![CDATA[cara agar email pemasaran anda dibuka]]></category><category><![CDATA[email marketing]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><category><![CDATA[tips agar email anda dibuka]]></category><category><![CDATA[tips agar email pemasaran anda dibuka]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2324</guid><description><![CDATA[Mari kita langsung ke pokok pembicaraan: Siapakah yang masih menerima email sedikit saat ini? Saya yakin jawabannya tidak ada. Jadi triknya adalah bagaimana email yang Anda kirim sebagai pemasar dibuka dan tidak masuk ke spam atau tempat sampah. Berikut ini merupakan hal yang diinginkan orang-orang dalam inbox email mereka: Tepat waktu Hadiah atau manfaat dari &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Mari kita langsung ke pokok pembicaraan: Siapakah yang masih menerima email sedikit saat ini? Saya yakin jawabannya tidak ada. Jadi triknya adalah bagaimana email yang Anda kirim sebagai pemasar dibuka dan tidak masuk ke spam atau tempat sampah.</p><p>Berikut ini merupakan hal yang diinginkan orang-orang dalam inbox email mereka:</p><ul><li>Tepat waktu</li><li>Hadiah atau manfaat dari sebuah tindakan</li><li>Informasi yang berguna</li><li>Undangan secara pribadi</li><li>Informasi yang diperlukan</li><li>Berita baru yang relevan</li></ul><p>Orang-orang juga langsung mengetahui jika email tersebut merupakan pitching karena mengandung kata-kata berikut:</p><ul><li>Kata-kata gratis</li><li>Potongan diskon</li><li>Subjek email yang terlalu panjang</li><li>Meminta bantuan</li><li>Meminta donasi</li></ul><p>Email subjek dibutuhkan untuk menarik perhatian, sama seperti headline pada berita atau artikel. Subjek email yang terbaik adalah pendek, langsung ke pokok pembicaraan, dan menyediakan cukup informasi untuk membawa pembaca mengeksplorasi lebih lanjut pesan yang Anda kirimkan.</p><p>Cobalah gunakan cara berikut ini agar email Anda memiliki kesempatan yang tinggi untuk dibuka.</p><h3>Rencanakan pengiriman email secara berkala, tetapi pastikan Anda konsisten, mengenai apa yang Anda kirimkan dan bagaimana Anda mengirimkannya</h3><p>Jika pelanggan Anda ingin mendengar kabar dari Anda setiap bulannya, kirimkan email setiap bulan. Jika mereka mengharapkan berita atau penawaran spesial, kirimkan mereka berita dan penawaran spesial. Tujuannya adalah membuat audiens Anda terlibat dan mengkondisikan mereka untuk membuka email Anda ketika mereka menerimanya.</p><h3>Tawarkan konten yang menarik, baru, dan relevan</h3><p>Hal ini mungkin terdengar sudah umum, tetapi untuk semua pesan pemasaran Anda, ini merupakan formula terbaik untuk melibatkan target pasar Anda.</p><h3>Hindari subjek spam</h3><p>Seperti yang sudah saya beritahukan di atas, menggunakan kata “Gratis” atau “Diskon x persen,” akan membuat pelanggan Anda menandai email Anda sebagai spam.</p><h3>Kirimkan email atas nama Anda</h3><p>Mengirimkan email melalui alamat no-reply tidak akan dapat membangun hubungan Anda dengan target audiens Anda.</p><h3>Menjaga agar subjek email Anda tetap pendek</h3><p>Jangan membuat subjek email Anda sebagai pesan untuk menyampaikan semua kegiatan pemasaran Anda. Orang-orang yang sering membaca email akan dapat menyadarinya dengan cepat, hanya dengan melihat tiga hingga lima kalimat pertama, terutama jika mereka menggunakan smart phone atau tablet untuk mengecek email. Ini artinya letakkan bagian yang paling penting dari subjek Anda di awal email.</p><h3>Semakin Anda dapat mengkomunikasikan cerita Anda dengan baik dalam beberapa kata, semakin besar kemungkinan email Anda akan dibuka</h3><p>Pikirkan tentang apa yang membuat Anda membuka email. Demikian juga sebaliknya, apa yang membuat Anda menghapus email? Dengan memahami kedua hal ini, maka Anda akan membuat subjek email yang baik.</p><h3>Berikan pertanyaan singkat, ciptakan sense of urgency, dan buat orang-orang penasaran</h3><p>Orang-orang menyukai rahasia dan informasi eksklusif. Komunikasikan karakteristik email yang Anda buat, sehingga orang-orang membuka email Anda.</p><h3>Menulis secara personal</h3><p>Tulis sebuah email seperti ketika Anda berbicara kepada seorang teman. Buat pesan Anda seperti sebuah pembicaraan, seperti ketika Anda berbicara dengan penerima email itu sendiri. Orang yang menerima email tersebut akan merasa seperti ketika Anda berbicara langsung kepada mereka, bukan kepada orang banyak. Mereka ingin merasakan seolah-olah hanya mereka yang menerima email yang Anda kirimkan. Apapun yang Anda lakukan hindarilah hal-hal yang dapat menimbulkan kesan bahwa Anda membaca email yang dikirimkan oleh telemarketing.</p><h3>Kirimkan email ketika Anda berpikir bahwa penerima email akan membukanya dan melihat email Anda</h3><p>Hal ini memang sulit untuk diprediksi, jadi Anda mungkin harus mengecek analitik email Anda atau melakukan test untuk melihat apakah timing Anda mempengaruhi persentasi dibukanya email atau tidak.</p><h3>Jangan menulis berlebihan mengenai perusahaan Anda atau istilah-istilah teknologi</h3><p>Pembicaraan dengan teman tidak akan mengandung hal tersebut, jadi jangan penuhi email Anda dengan pembicaraan yang membosankan atau membingungkan audiens Anda.</p><h3>Buat pesan email positif</h3><p>Informasi yang berguna, menarik, baru, dan relevan akan menciptakan subjek email yang menarik dan hal ini tentu akan menimbulkan rasa penasaran untuk mengeksplorasi email Anda lebih lanjut.</p><h3>Jangan berlebihan dalam komunikasi</h3><p>Kirimkan email ketika Anda memiliki sebuah informasi berharga atau informasi yang dapat membantu audiens Anda. Penerima email Anda mencari informasi yang akan membuat mereka menambah pengetahuan, merasa lebih baik dan menghemat waktu dan uang mereka.</p><h3>Gunakan kata-kata yang dapat menimbulkan emosional</h3><p>Hal ini akan menarik perhatian dan membantu subjek Anda menjadi lebih menonjol dibandingkan email-email lain yang diterima oleh audiens Anda.</p><p>Bangun hubungan dengan audiens Anda. Konsistensi dan relevansi akan membuat audiens Anda mengharapkan email Anda. Teknik yang sudah disebutkan ini akan meningkatkan persentasi dibukanya email yang Anda kirimkan.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>