<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>sukses &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/sukses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:42:48 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>sukses &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Jangan biarkan ego Anda menahan kesuksesan Anda</title><link>/inspirasi/jangan-biarkan-ego-anda-menahan-kesuksesan-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 15 Oct 2020 01:42:12 +0000</pubDate><category><![CDATA[Inspirasi]]></category><category><![CDATA[ego]]></category><category><![CDATA[inspirasi]]></category><category><![CDATA[kesuksesan]]></category><category><![CDATA[penghalang kesuksesan]]></category><category><![CDATA[sukses]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1754</guid><description><![CDATA[Apa yang terjadi ketika pemilik bisnis dibutakan oleh kesuksesan mereka di masa lalu dan tidak bisa melihat ego mereka? Mereka akan dikalahkan oleh seorang ahli strategi yang akan membawa mereka ke tingkat berikutnya dan meninggalkan Anda ditempat Anda berada saat ini. Pemilik bisnis yang buruk, merasionalisasi kesuksesan masa lalu sebagai pembenaran atas kepuasan mereka saat &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang terjadi ketika pemilik bisnis dibutakan oleh kesuksesan mereka di masa lalu dan tidak bisa melihat ego mereka? Mereka akan dikalahkan oleh seorang ahli strategi yang akan membawa mereka ke tingkat berikutnya dan meninggalkan Anda ditempat Anda berada saat ini.</p><p>Pemilik bisnis yang buruk, merasionalisasi kesuksesan masa lalu sebagai pembenaran atas kepuasan mereka saat ini. Sayangnya, perencanaan yang kurang proaktif seringkali menghantui merekakembali. Kepuasan diri ini akan berjalan melalui psikologi pemilik bisnis tersebut, dan mempengaruhi setiap keputusan yang mereka buat. Pemilik bisnis yang sukses tidak pernah beristirahat atas kemenangan mereka. Tetapi, mereka justru malah memperhatikan setiap kompetitor, mengejar inovasi dan mencari bantuan ketika mereka membutuhkannya.</p><p>Branding yang buruk dan desain logo yang tidak bagus merupakan salah satu contoh masalah yang akan mempengaruhi bisnis. Banyak sekali bisnis kecil yang masih meremehkan efek branding yang mereka lakukan pada bisnis mereka.</p><p>Pada beberapa kasus, pemilik bisnis ini seringkali menghindari atau takut akan perubahan. Mereka berpikir: untuk apa saya memperbaiki sesuatu yang tidak rusak? Mereka khawatir bahwa dengan menemukan kembali identitas brand mereka dapat membuat pelanggan bingung dan menimbulkan efek negatif pada bisnis mereka. Mereka ragu untuk mengadopsi teknologi baru karena mereka tidak memahaminya atau tidak mengetahuinya. Mereka menghabiskan banyak uang untuk memasang iklan di Yellow Pages karena mereka berpikir bahwa “hal ini pernah berhasil dahulu”. Hasilnya, mereka lebih memilih berada pada status quo daripada mencoba ide yang ditawarkan dari seorang profesional berpengalaman dan seorang mentor bisnis.</p><p>Terkadang, pemilik bisnis yang buruk ini bersikap defensif. Mereka tidak mau mereview kembali umpan balik dari pelanggan dan nasihat dari karyawan mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat, mereka sangat mudah tersinggung dan tetap bertahan dengan pendirian mereka dan melakukan cara yang mereka anggap benar tanpa mempedulikan nasihat orang lain. Sebaliknya, pemilik bisnis yang sukses sangat menghargai umpan balik negatif dan memanfaatkan hal tersebut sebagai salah satu hal yang harus diperbaiki di masa yang akan datang.</p><p>Mendapatkan nasihat dari seorang profesional yang berada diluar dari keahlian Anda bukanlah sebuah tanda kelemahan, melainkan kekuatan. Karena menjalankan sebuah bisnis kecil, seringkalimemaksa seorang pemilik bisnis untuk berperan dalam banyak hal, dan bagaimana mungkin seseorang dapat menjadi seorang ahli untuk segala hal tersebut? Sayang sekali, ego dari pemilik bisnis yang buruk membuat mereka tidak dapat memahami hal tersebut.</p><p>Membuat bisnis Anda maju bukanlah dengan mengelilingi diri Anda dengan tim yang mengatakan apa yang ingin Anda dengar dan memanjakan ego Anda. Bagi pemilik bisnis yang buruk, kebenaran terasa sangat menyakitkan untuk diakui. Sangat mudah bagi mereka untuk mengabaikannya atau menghindarinya. David Ogilvy pernah mengatakan, &#8220;Rekrutlah orang yang lebih pandai dari Anda, kemudian biarkan mereka mengerjakannya.&#8221; Saya dapat memastikan kepada Anda bahwa konsultankami dapat bekerja dengan kemampuan terbaik mereka ketika bekerja bersama dengan klien yang cukup mempercayai kami untuk melakukan pekerjaan kami.</p><p>Jangan dibutakan oleh kesuksesan Anda sendiri atau ego Anda. Jangan takut untuk meminta nasihat dari para ahli, dan lihatlah bisnis Anda akan berkembang dengan jauh lebih baik daripada yang pernah Anda bayangkan. Atau pilih status quo dan lihat para pemilik bisnis sukses, mengelilingi diri mereka dengan tim yang luar biasa dan lambat laun mereka akan mengambil pasar Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Ingin sukses? Berhentilah bermalas-malasan</title><link>/inspirasi/ingin-sukses-berhentilah-bermalas-malasan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 30 Jun 2020 01:38:19 +0000</pubDate><category><![CDATA[Inspirasi]]></category><category><![CDATA[berhenti bermalas-malasan]]></category><category><![CDATA[ingin sukses jangan malas]]></category><category><![CDATA[inspirasi]]></category><category><![CDATA[jangan malas]]></category><category><![CDATA[jangan malas jika ingin sukses]]></category><category><![CDATA[sukses]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1677</guid><description><![CDATA[Memang sangat menarik untuk mengetahui berapa banyak waktu yang dihabiskan oleh setiap orang untuk membaca dan menulis tentang kebiasaan orang yang benar-benar sukses, saya menemukan satu hal yang membedakan mereka dengan yang lainnya dan hal ini saya ungkapkan dalam satu kalimat: Mereka bukan pemalas. Dan kenyataan yang menyedihkannya, ada seekor gajah besar di ruangan, tetapi &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Memang sangat menarik untuk mengetahui berapa banyak waktu yang dihabiskan oleh setiap orang untuk membaca dan menulis tentang kebiasaan orang yang benar-benar sukses, saya menemukan satu hal yang membedakan mereka dengan yang lainnya dan hal ini saya ungkapkan dalam satu kalimat: Mereka bukan pemalas.</p><p>Dan kenyataan yang menyedihkannya, ada seekor gajah besar di ruangan, tetapi tidak ada seorang pun yang ingin melihatnya, ini artinya bahwa sebagian besar dari Anda tidak akan pernah sampai di sana karena Anda menghabiskan terlalu banyak waktu Anda untuk bermalas-malasan.</p><p>Saya tahu Anda tidak ingin mendengarnya, tetapi jika saya tidak memberitahukannya kepada Anda, siapa yang akan melakukannya? Mari kita lihat faktanya, oke?</p><p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Elon_Musk" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Elon Musk</a> menjalankan dua perusahaan, Tesla dan SpaceX. Itu adalah dua pekerjaan fulltime. Pria itu hampir tidak punya waktu untuk tidur. Saya dengar dia rata-rata tidur hanya enam jam sehari.</p><p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Jobs" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Steve Jobs</a> juga mengelola dua perusahaan, setidaknya untuk sementara waktu. Sudah cukup banyak dokumentasi yang menulis bahwa, selain keluarganya, karyanya adalah passionnya yang terbesar dan dia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan hal tersebut.</p><p>Bill Gates, Oprah Winfrey, Tim Cook, pendiri Starbucks Howard Schultz, CEO Yahoo Marissa Mayer &#8211; mereka hanyalah segelintir pengusaha dan eksekutif yang terkenal sebagai pecandu kerja. Sebenarnya, setiap orang sukses yang pernah saya kenal &#8211; dan saya sudah tahu banyak &#8211; harus bekerja dengan sangat sulit untuk sampai ke sana.</p><p>Saya mungkin tidak terkenal, tapi bagi mereka yang mengenal saya, saya merupakan seorang workaholic. Saya mencintai pekerjaan saya dan saya senang bekerja. Saat ini saya rutin membuat tulisan pada blog saya di kerjayuk.com, sambil menyelesaikan pekerjaan dari klien, sekaligus proyek pribadi saya sendiri. Saya memang tidak bisa mempertahankannya secara konstan terus menerus, tetapi saya harus melakukannya untuk meraih impian saya: Meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia.</p><p>Sekarang mari kita bicara tentang Anda. Jika Anda menghitung semua waktu yang Anda habiskan untuk membaca buku, blog, dan artikel, menonton video, podcast, webinar, dan seminar, dan posting, tweeting, bertukar pesan, dan saling terhubung, berapa jam sehari rata-rata menurut Anda?</p><p>Ini bukan pertanyaan retorika. Saya benar-benar ingin Anda meluangkan waktu sejenak, memikirkannya dan menghitungnya. Kurasa rata-rata akan menghabiskan waktu berjam-jam. Bukan menit, jam. Itu merupakan waktu yang Anda habiskan setiap harinya. Dan itu bisa membuat perbedaan antara sukses dan gagal.</p><p>Hal yang lucu adalah, banyak mereka yang mengatakan bahwa yang mereka lakukan secara online adalah belajar menjadi lebih efektif dan produktif.</p><p>Jika saya menyia-nyiakan semua waktu untuk hal yang tidak akan saya capai dalam karir saya, saya tidak akan pernah berhasil seperti ini, dan hidup saya tidak akan begitu memuaskan. Dan saya yakin hal yang sama berlaku bagi setiap eksekutif dan pengusaha yang berprestasi tinggi.</p><p>Alasannya sederhana saja. Jika Anda ingin melakukan pekerjaan hebat dan memiliki kehidupan yang hebat, kedua tujuan tersebut akan menghabiskan lebih banyak waktu Anda. Semua orang berbicara tentang sukses dan bahagia belakangan ini. Nah, itulah hasil dari kerja keras dan menjalani kehidupan yang hebat. Mereka tidak datang dari kemudahan.</p><p>Tentu kita semua butuh hobi. Kita semua butuh istirahat. Kita semua harus bersenang-senang. Dan jangan salah sangka, saya merupakan pembaca setia sepanjang hidup saya &#8211; bukan buku bisnis atau buku pengembangan diri. Saya kebanyakan membaca biografi, novel, dan komik. Saya juga bermain game, minum anggur / bir, menonton film, dan hangout bersama teman. Itulah waktu istirahat saya.</p><p>Masalahnya, sebagian besar waktu yang Anda habiskan online tidak benar-benar untuk istirahat. Itu tidak membuat Anda rileks. Ini tidak sehat. Jika ada sesuatu yang membuat Anda pusing atau stres dan cemas. Ini berarti gangguan, kepuasan sesaat dan alasan untuk tidak bekerja. Dan Anda tahu saya menyebutnya apa? Bermalas-malasan.</p><p>Ini bukanlah rocket science, teman-teman, hanya sebuah sebab dan akibat yang sederhana. Butuh banyak waktu dan kerja keras dalam jangka panjang untuk sukses. Memang begitu. Jika Anda ingin sukses, Anda harus berhenti bermalas-malasan. Sesederhana itu.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>