<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>semangat kerja &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/semangat-kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:13:00 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>semangat kerja &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>7 Cara untuk meningkatkan semangat karyawan</title><link>/kepemimpinan/7-cara-untuk-meningkatkan-semangat-karyawan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 09 Nov 2020 15:21:54 +0000</pubDate><category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[semangat kerja]]></category><category><![CDATA[semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1846</guid><description><![CDATA[Apakah karyawan Anda merasa terpaksa saat bekerja? Apakah Anda tidak mendengar lagi canda tawa karyawan Anda? Jika ya, ini artinya karyawan Anda membutuhkan motivasi. Karena semangat kerja yang rendah dapat menimbulkan kinerja kerja yang buruk, kerja sama yang buruk, produktivitas yang rendah, dan mengurangi omset Anda dan yang paling parah lagi adalah dapat menghambat pencapaian &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah karyawan Anda merasa terpaksa saat bekerja? Apakah Anda tidak mendengar lagi canda tawa karyawan Anda? Jika ya, ini artinya karyawan Anda membutuhkan motivasi. Karena semangat kerja yang rendah dapat menimbulkan kinerja kerja yang buruk, kerja sama yang buruk, produktivitas yang rendah, dan mengurangi omset Anda dan yang paling parah lagi adalah dapat menghambat pencapaian tujuan perusahaan.</p><p>Karena semangat kerja karyawan dapat dibangun atau menghambat tujuan perusahaan, maka seorang pemimpin yang baik harus terus memperhatikan dan melakukan hal sederhana atau hal yang kreatif untuk terus memperkuat semangat mereka. Berikut ini beberapa taktik yang dapat Anda implementasikan untuk bisnis Anda:</p><h3>Buat agar karyawan merasa hal yang mereka lakukan lebih dari sebuah pekerjaan</h3><p>Setiap orang menginginkan hal yang mereka lakukan memiliki tujuan yang lebih besar. Terkadang tujuan tersebut bias menghilang dalam rutinitas kerja sehingga mereka tidak lagi merasakan tujuan tersebut. Salah satu kunci yang dilakukan Snagajob.com (sebuah situs lowongan kerja yang berbasis di Glen Allen, Virginia) untuk menjaga hal tersebut adalah dengan berbagi cerita “Saya mendapatkan pekerjaan!” yang akan menunjukkan nilai dari pekerjaan mereka.</p><h3>Ambil waktu untuk merayakan keberhasilan secara kreatif</h3><p>Sudah hal yang biasa jika Anda focus pada apa yang akan Anda capai dibandingkan dengan melihat kembali apa yang sudah dicapai. Ambil waktu untuk merenungkan apa yang sudah Anda capai dan apresiasikan kepada karyawan Anda sebagai penghargaan atas apa yang sudah mereka lakukan dalam mencapai tujuan perusahaan Anda.</p><p>Setiap departemen di Acuity, sebuah perusahaan financial yang berbasis di Sheboygan, Wisconsin diminta untuk membuat list setiap tahun mengenai apa yang sudah mereka capai dan list tersebut akan direview oleh sebuah tim di Acuity untuk dipilih sebagai 100 pencapaian yang luar biasa. List tersebut akan di desain menjadi sebuah buku dan dibagikan kepada setiap karyawan mereka.</p><h3>Berikan waktu luang untuk karyawan agar mereka bias mengerjakan proyek yang mereka sukai</h3><p>Proyek pribadi dapat memberikan energy tambahan dan hal ini juga bias menjadi sumber inovasi untuk perusahaan. Atlassian sebuah perusahaan pengembangan software yang berbasis di Sydney mendorong kreativitas pada saat “FedEx Day”. Selama event ini, semua karyawan mereka diberikan kesempatan untuk mengerjakan apapun yang mereka anggap menyenangkan selama hal tersebut masih berhubungan dengan proses atau produk Atlassian dan dapat diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Karyawan memiliki waktu dari jam 2 siang pada hari kamis hingga jam 4 sore pada hari jumat, untuk menyelesaikan proyek yang mereka kerjakan. Kemudian mereka dapat mempresentasikan hasil kerja mereka. Dari kegiatan ini Atlassian mengadopsi lebih dari puluhan proyek, mulai dari peningkatan produk hingga peningkatan proses.</p><h3>Adakan acara rutin internal</h3><p>Di luar dari kegiatan rutin dengan klien dan kehidupan di dalam bilik kecil kantor, Anda juga bias membangun semangat kerja karyawan Anda di kantor. Contohnya perusahaan akunting Ehrhardt Keefe Steiner &amp; Hottman yang berbasis di Denver menggunakan konsep lingkungan tetangga untuk melakukan hal tersebut. Semua karyawan yang berjumlah 387 membentuk sebuah lingkungan tempat tinggal berdasarkan lantai atau divisi yang ada di kantor. Group ini kemudian menghabiskan waktu bersama untuk meeting membicarakan acara yang diadakan oleh kantor. Contohnya, jika perusahaan mengadakan turnamen basket, maka setiap group harus membentuk sebuah tim basket (berikut nama timnya), membuat jersey, mascot, dan cheerleader.</p><h3>Jangan lupa untuk bersenang-senang</h3><p>FatWallet perusahaan diskon online yang berbasis di Rockton, menjadikan kesenangan bagian dari jadwal rutinitas. 55 karyawan mereka diundang untuk bermain dalam acara “Monthly Game Day”, sebuah kegiatan kompetisi internal mulai dari bermain board game Trivial Pursuit hingga pertandingan bowling menggunakan wii. Perusahaan juga memberikan hadiah yang menyenangkan ketika karyawan mereka mencapai target tertentu seperti menonton permainan hockey, bermain di taman ria, dll.</p><h3>Latih karyawan untuk mengembangkan sikap yang positif</h3><p>Pada saat resesi di tahun 2009, semangat karyawan menjadi pokok permasalahan yang besar bagi 4Imprint, sebuah perusahaan yang membuat produk promosi. Divisi training pada perusahaan tersebut memutuskan untuk meningkatkan semangat kerja karyawan dengan cara menyiapkan kelas bagi 419 karyawan untuk menonton dan mendiskusikan video dengan tema yang menginspirasi seperti kembalinya Lance Amstrong’s dari sakit kanker dan budaya ramah pada Southwest Airlines.</p><h3>Berikan waktu keluar untuk melakukan sesuatu yang baik</h3><p>Cara lain untuk membangun semangat karyawan adalah melalui kegiatan pelayanan untuk komunitas. Studer Group perusahaan konsultan manajemen memberikan 4 jam waktu untuk 114 karyawan dalam sebulan untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal yang mereka pilih.</p>]]></content:encoded></item><item><title>10 Tips untuk meningkatkan semangat kerja karyawan</title><link>/kepemimpinan/10-tips-untuk-meningkatkan-semangat-kerja-karyawan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 11 Jun 2020 08:44:52 +0000</pubDate><category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[semangat kerja]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1488</guid><description><![CDATA[Apakah karyawan Anda terlihat memaksakan diri untuk bekerja? Ketika Anda meminta mereka untuk tetap berada pada meeting atau menyelesaikan tugas tambahan, apakah mereka langsung mengambil tindakan atau malah tidak setuju. Ketika karyawan merasa tidak diapresiasi, mereka tidak akan mau untuk bekerja lebih. Yang ada dipikiran mereka hanya menunggu jam pulang saja. Gunakan 10 tips ini &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah karyawan Anda terlihat memaksakan diri untuk bekerja? Ketika Anda meminta mereka untuk tetap berada pada meeting atau menyelesaikan tugas tambahan, apakah mereka langsung mengambil tindakan atau malah tidak setuju. Ketika karyawan merasa tidak diapresiasi, mereka tidak akan mau untuk bekerja lebih. Yang ada dipikiran mereka hanya menunggu jam pulang saja.</p><p>Gunakan 10 tips ini untuk membantu meningkatkan semangat kerja karyawan dan mendorong produktifitas:</p><h3>Terhubung dengan staff</h3><p>Sebagai pemimpin Anda harus dilihat. Buat kehadiran Anda dirasakan. Jangan hanya mengunci diri Anda diruangan kantor sepanjang hari dan berkomunikasi dengan staff ketika Anda menginginkan suatu hal diselesaikan. Akan lebih baik jika Anda berjalan–jalan di pagi hari untuk menyapa staff. Kirimkan kutipan motivasi, wawasan positif, dan lain–lain. Kenali karyawan Anda. Cari tahu apa yang mereka sukai. Ketika Anda bertemu dengan mereka, ingat apa yang Anda diskusikan, mereka akan mengapresiasi perhatian Anda.</p><h3>Tunjukkan bahwa Anda peduli tentang kesejahteraan mereka</h3><p>Saya tidak dapat memberikan cukup penekanan pada hal ini. Jika Anggota tim Anda memperpanjang cuti sakit atau kehilangan anggota keluarga. Angkat telepon dan telepon mereka. Tunjukkan rasa simpatik Anda. Kirimkan kartu ucapan atau bunga. Jika salah satu karyawan Anda ada yang meninggal, cobalah untuk menghadiri acara pemakaman mereka, jangan hanya fokus untuk mencari pengganti saja. Karyawan tidak akan melupakan hal ini. Saya pernah memiliki supervisor yang memiliki kemampuan sosial yang buruk, hal yang dia pikirkan hanyalah hasil, kemudian ketika dia pensiun, tidak ada satu orang staff yang ingin berbicara kepadanya. Ini merupakan program pensiun yang singkat.</p><h3>Adil dan netral</h3><p>Kita tahu benar tentang politik kantor dan anak emas. Sangat menyedihkan ketika seorang karyawan dapat mengatakan siapa yang akan mendapatkan promosi berikutnya karena hubungan yang dekat dengan manajer. Selain itu, jangan menyimpan dendam pribadi, jangan mengirim email kemarahan, atau mengabaikan karyawan Anda, terutama di depan karyawan lainnya. Berikan feedback yang positif daripada kritik. Perlakukan setiap orang dengan hormat.</p><h3>Berikan dukungan kepada staff Anda</h3><p>Tunjukkan loyalitas Anda kepada karyawan. Dalam beberapa kasus, jika ada keluhan yang datang kepada karyawan Anda, Anda sebagai manajer harus turun tangan dan mengatakan untuk jangan melupakan hal positif yang pernah dilakukan karyawan tersebut untuk perusahaan. Jangan menjadi hakim, juri, dan algojo. Ketika karyawan Anda menghadapi kesulitan dan mengalami penurunan semangat, jadilah pemimpin yang baik dan tameng untuk melindungi karyawan Anda.</p><h3>Pemberdayaan karyawan</h3><p>Micro managing dapat membuat seorang karyawan menjadi tidak nyaman. Terkadang Anda harus tahu kapan saatnya untuk mundur dan membiarkan karyawan Anda melakukan pekerjaan mereka, karena itu yang mereka butuhkan. Dorong karyawan Anda untuk mengutarakan ide–ide baru. Berikan mereka tanggung jawab. Biarkan mereka memimpin proyek. Distribusikan pekerjaan dan tugas. Kenali berbagai tipe karyawan, beberapa mungkin dapat efektif jika Anda menggunakan cara tersebut, namun sebagian besar membencinya.</p><h3>Terbuka dan jujur dalam melakukan komunikasi dua arah</h3><p>Berikan informasi yang up-to-date kepada karyawanAnda, jangan biarkan mereka mendapatkan informasi – informasi dari segelintir orang yang belum tentu jelas kebenarannya. Pastikan bahwa top manajemen selalu ada dan melibatkan mereka. Buat kebijakan mengenai “pintu terbuka” sehingga karyawan Anda dapat melihat Anda sebagai sosok yang mudah untuk didekati.</p><p>“Dengarkan” karyawan Anda dan bangun atmosfer kerja dimana ide dan saran dari karyawan dihargai. Jangan mengadakan survei atau kotak saran, karena saya yakin ketika ada feedbak, Anda pasti akan mengabaikannya.</p><h3>Bangun aktifitas tim pemenang</h3><p>Bangun suasana kekeluargaan di tempat kerja. Ketahui hari ulang tahun anggota tim Anda. Lakukan meeting secara rutin dan kegiatan kantor seperti acara pencarian bakat, buat ruang makan agar anggota tim Anda dapat saling bersosialisasi, dan adakan berbagai kegiatan yang dapat menimbulkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki.</p><h3>Pengakuan dan penghargaan</h3><p>Selalu berikan penghargaan bagi karyawan yang bekerja dengan baik dan bukan hanya kepada karyawan yang memiliki kinerja tinggi, tetapi juga kepada karyawan yang memiliki peningkatan kinerja atau yang berusaha untuk melakukan yang terbaik. Selain itu, jangan menunggu kesempatan ini, Anda selalu dapat memberikan pengakuan kepada mereka mengenai pekerjaan yang sudah mereka kerjakan. Berikan ucapan “Terima kasih” secara spesifik. Tunjukkan hasil dari kerja keras mereka. Buat seolah–olah mereka merupakan bagian penting dari bisnis Anda. Berikan informasi terbaru kepada mereka mengenai kinerja perusahaan, sehingga akan memotivasi mereka untuk lebih produktif.</p><h3>Training</h3><p>Salah satu alasan karyawan meninggalkan perusahaan adalah kurangnya peluang untuk berkembang. Karyawan Anda dapat mengintepretasikan bahwa pemberi kerja tidak mau berinvestasi dalam pelatihan untuk mengabaikan pengembangan profesional mereka. Berikan pengakuan dan dorong kelebihan mereka, sadari perbedaan skill yang mereka miliki dan rekomendasikan mereka untuk melakukan training. Kemudian, jika ada anggota tim yang menginformasikan kepada Anda bahwa mereka ingin pindah ke departemen lain, dukung keinginan mereka dan jangan menghalanginya.</p><h3>Pengembangan karyawan</h3><p>Berikan cuti kepada karyawan untuk mengejar proyek, memiliki waktu bersama keluarga, program pengembangan pendidikan atau program pengembangan personal. Coba lihat pantau perkembangan mereka. Jika memungkinkan, jangan mempersulit mereka ketika mereka ingin mengambil waktu untuk istirahat, karena jika tidak mereka akan menggunakan alasan sakit.</p><p>Ambil tindakan saat ini juga jika Anda memahami dengan jelas sumber permasalahan tersebut. Coba lakukan perubahan, mungkin memang ada sistem yang tidak dapat diubah, namun Anda bisa mencoba mencari cara lain untuk mengubah keadaan saat ini menjadi lebih baik. Biarkan pegawai Anda melihat bahwa Anda benar–benar ingin meningkatkan suasana lingkungan kerja mereka. Anda mungkin tidak dapat memuaskan setiap orang, namun Anda akan mendapatkan penghormatan dari mereka.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>