<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>phk aps adalah &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/phk-aps-adalah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Sun, 15 Jan 2023 04:24:28 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>phk aps adalah &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Apa itu PHK?</title><link>/karir/apa-itu-phk/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sun, 15 Jan 2023 04:24:28 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[apa artinya di phk]]></category><category><![CDATA[apa artinya phk]]></category><category><![CDATA[apa definisi phk]]></category><category><![CDATA[apa itu bantuan phk]]></category><category><![CDATA[apa itu di phk]]></category><category><![CDATA[apa itu phk]]></category><category><![CDATA[apa itu phk buruh]]></category><category><![CDATA[apa itu phk dan jenisnya]]></category><category><![CDATA[apa itu phk individu]]></category><category><![CDATA[apa itu phk karyawan]]></category><category><![CDATA[apa itu phk kerja]]></category><category><![CDATA[apa itu phk massal]]></category><category><![CDATA[apa itu phk sepihak]]></category><category><![CDATA[apa pengertian phk]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan phk dalam kewirausahaan]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan phk sebutkan jenis2nya]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan phk sepihak]]></category><category><![CDATA[arti phk dalam pekerjaan]]></category><category><![CDATA[arti phk kerja]]></category><category><![CDATA[arti phk yaitu]]></category><category><![CDATA[bantuan phk adalah]]></category><category><![CDATA[contoh alasan phk]]></category><category><![CDATA[contoh angket pkh]]></category><category><![CDATA[contoh bukti phk]]></category><category><![CDATA[contoh form phk]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk ke phi]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk sepihak]]></category><category><![CDATA[contoh kasus phk dan penyelesaiannya]]></category><category><![CDATA[contoh laporan phk ke disnaker]]></category><category><![CDATA[contoh permohonan phk]]></category><category><![CDATA[contoh phk demi hukum]]></category><category><![CDATA[contoh phk karyawan]]></category><category><![CDATA[contoh phk oleh pengadilan]]></category><category><![CDATA[contoh phk perusahaan]]></category><category><![CDATA[contoh surat phk karena kinerja]]></category><category><![CDATA[contoh surat phk karyawan karena covid]]></category><category><![CDATA[contoh surat phk word]]></category><category><![CDATA[contoh wawancara phk]]></category><category><![CDATA[definisi phk]]></category><category><![CDATA[definisi phk massal]]></category><category><![CDATA[definisi phk menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[definisi phk menurut undang undang]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[pengertian istilah pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja phk]]></category><category><![CDATA[pengertian phk]]></category><category><![CDATA[pengertian phk adalah]]></category><category><![CDATA[pengertian phk beserta contohnya]]></category><category><![CDATA[pengertian phk dan jenis jenisnya]]></category><category><![CDATA[pengertian phk dan jenisnya]]></category><category><![CDATA[pengertian phk jurnal]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut hasibuan]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut manullang]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut undang undang]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut uu]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut uu cipta kerja]]></category><category><![CDATA[pengertian phk oleh pengadilan]]></category><category><![CDATA[pengertian phk oleh pengusaha]]></category><category><![CDATA[pengertian phk pdf]]></category><category><![CDATA[pengertian phk secara umum]]></category><category><![CDATA[pengertian phk sepihak]]></category><category><![CDATA[phk adalah]]></category><category><![CDATA[phk adalah brainly]]></category><category><![CDATA[phk adalah jenis pengangguran]]></category><category><![CDATA[phk adalah jurnal]]></category><category><![CDATA[phk adalah pdf]]></category><category><![CDATA[phk aps adalah]]></category><category><![CDATA[phk bahasa inggris]]></category><category><![CDATA[phk bicycles]]></category><category><![CDATA[phk cef]]></category><category><![CDATA[phk construction]]></category><category><![CDATA[phk covid]]></category><category><![CDATA[phk development]]></category><category><![CDATA[phk fund]]></category><category><![CDATA[phk garuda]]></category><category><![CDATA[phk gojek]]></category><category><![CDATA[phk goto]]></category><category><![CDATA[phk handmade]]></category><category><![CDATA[phk holdings]]></category><category><![CDATA[phk hukumonline]]></category><category><![CDATA[phk indonesia adalah]]></category><category><![CDATA[phk itu apa ya]]></category><category><![CDATA[phk jkr]]></category><category><![CDATA[phk karena pandemi]]></category><category><![CDATA[phk karyawan]]></category><category><![CDATA[phk karyawan pkwt]]></category><category><![CDATA[phk law]]></category><category><![CDATA[phk linkaja]]></category><category><![CDATA[phk logo]]></category><category><![CDATA[phk massal adalah]]></category><category><![CDATA[phk massal shopee]]></category><category><![CDATA[phk massal startup]]></category><category><![CDATA[phk meaning]]></category><category><![CDATA[phk nav]]></category><category><![CDATA[phk news]]></category><category><![CDATA[phk o]]></category><category><![CDATA[phk official]]></category><category><![CDATA[phk oil and gas]]></category><category><![CDATA[phk penpals]]></category><category><![CDATA[phk pkwt]]></category><category><![CDATA[phk quote]]></category><category><![CDATA[phk sepihak adalah]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=10084</guid><description><![CDATA[PHK adalah sesuatu yang mungkin terjadi pada Anda selama karier Anda. Meskipun diberhentikan bisa menjadi pengalaman yang menantang, Anda dapat mengatasinya dan melanjutkan jalur karier yang sukses. Mempelajari cara menangani situasi ini dapat membantu Anda mengembangkan rencana yang menguntungkan Anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa artinya diberhentikan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>PHK adalah sesuatu yang mungkin terjadi pada Anda selama karier Anda. Meskipun diberhentikan bisa menjadi pengalaman yang menantang, Anda dapat mengatasinya dan melanjutkan jalur karier yang sukses. Mempelajari cara menangani situasi ini dapat membantu Anda mengembangkan rencana yang menguntungkan Anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa artinya diberhentikan dan memberikan 11 tips tentang cara terbaik untuk mengelola situasi ini.</p><h3>Apa itu PHK?</h3><p>Seseorang dianggap diberhentikan ketika mereka kehilangan pekerjaan bukan karena kesalahan mereka sendiri. Hal ini dapat terjadi dalam beberapa skenario, seperti perusahaan ditutup, perusahaan pindah atau posisi dihilangkan. Seseorang juga dapat diberhentikan jika tidak ada cukup pekerjaan yang harus mereka selesaikan. Alasan pemutusan hubungan kerja penting bagi karyawan karena dapat berdampak pada prospek pekerjaan di masa depan bersama dengan tunjangan pengangguran.</p><h3>Bagaimana PHK berbeda dengan dipecat</h3><p>Dipecat adalah ketika seseorang kehilangan pekerjaan karena kesalahannya sendiri, yang berbeda dengan di PHK. Misalnya, kinerja yang buruk dapat menyebabkan majikan memberhentikan seorang karyawan. Sementara kedua istilah tersebut mengacu pada hilangnya suatu posisi, yang mana yang berlaku tergantung pada apakah karyawan tersebut diberhentikan karena suatu alasan atau karena sesuatu yang tidak dapat mereka kendalikan.</p><h3>11 Tips untuk menangani PHK</h3><p>Jika Anda diberhentikan, coba gunakan beberapa tips ini untuk membantu melanjutkan jalur karier Anda:</p><h4>Kelola emosi</h4><p>Wajar jika Anda merasa takut, cemas, frustrasi, atau kecewa ketika Anda kehilangan pekerjaan, tetapi penting untuk mengelola emosi Anda dan menjaga pola pikir positif. Tetap positif dapat membantu Anda pulih dan bergerak maju lebih cepat. Agar lebih positif, pikirkan tentang PHK sebagai kemunduran sementara, dan ingatlah bahwa Anda memiliki kualifikasi dan pengalaman yang dicari oleh pemberi kerja lain.</p><h4>Kumpulkan informasi yang diperlukan</h4><p>Setelah di PHK, penting untuk mengumpulkan beberapa informasi yang diperlukan dari mantan majikan Anda. Hal pertama yang harus didapatkan adalah &#8220;surat pemutusan hubungan kerja&#8221; resmi dari majikan. Dokumen ini harus dengan jelas menyatakan bahwa Anda diberhentikan bukan karena kesalahan Anda sendiri.</p><p>Selanjutnya, pelajari tentang dampaknya pada paket manfaat apa pun. Pelajari tentang pilihan Anda untuk asuransi kesehatan, dan lihat apakah Anda perlu memindahkan tabungan pensiun Anda ke rekening baru. Jika Anda belum tahu, tanyakan kapan Anda dapat mengharapkan gaji terakhir Anda, dan perbarui alamat Anda jika majikan Anda berencana untuk mengirimkan cek.</p><h4>Nilai situasi keuangan Anda</h4><p>PHK dapat berdampak signifikan pada situasi keuangan Anda. Sebelum membuat keputusan lain, penting untuk menentukan seberapa nyaman Anda dengan keuangan Anda saat ini. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika menilai situasi keuangan Anda meliputi:</p><ul><li>Sumber pendapatan potensial lainnya</li><li>Jumlah tabungan yang tersedia</li><li>Berapa lama penghematan akan bertahan?</li><li>Penghematan biaya yang terkait dengan tidak lagi dipekerjakan</li><li>Cara lain untuk memotong biaya sementara</li><li>Tagihan dan pengeluaran penting</li></ul><p>Menentukan faktor-faktor ini dapat membantu Anda memutuskan berapa lama saat ini Anda harus mencari pekerjaan lain dan jika Anda dapat mengurangi pengeluaran yang tidak perlu sampai Anda menemukan posisi baru.</p><h4>Merumuskan rencana</h4><p>Untuk mengatasi PHK, akan sangat membantu untuk mengembangkan rencana yang mencakup tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Gunakan waktu ini untuk memikirkan tujuan karir beserta langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya. Tuliskan daftar langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti yang dapat mengarah pada mendapatkan pekerjaan baru. Merumuskan rencana akan membantu menambah kejelasan dan arah pada proses pencarian kerja.</p><p>Misalnya, jika Anda menginginkan pekerjaan yang memerlukan sertifikasi tertentu, Anda dapat menggunakan sebagian waktu istirahat Anda untuk mendapatkan kredensial ini. Rencana tindakan Anda kemudian dapat terdiri dari langkah-langkah seperti mencari situs pekerjaan setiap hari dan bekerja menuju sertifikasi.</p><h4>Perbarui resume Anda</h4><p>Gunakan waktu ini untuk pembaruan resume, termasuk informasi dari perusahaan terbaru. Sertakan tanggung jawab, proyek yang Anda kerjakan, pencapaian khusus, dan keterampilan yang Anda gunakan selama di sana. Dalam ringkasan atau tujuan Anda, jelaskan PHK Anda untuk menunjukkan kepada atasan mengapa Anda mencari pekerjaan. Ini membantu manajer perekrutan memahami kesenjangan pekerjaan.</p><h4>Lamar pekerjaan yang tepat</h4><p>Mungkin tergoda untuk melamar pekerjaan sebanyak mungkin untuk mendapatkan posisi baru dengan cepat, tetapi biasanya akan membantu jika Anda memilih pekerjaan yang paling sesuai dengan minat dan kualifikasi Anda. Mencari pekerjaan tertentu dan menyesuaikan resume Anda untuk setiap aplikasi dapat membantu Anda menonjol dari kandidat lain dan meningkatkan kemungkinan Anda akan mendapatkan peran yang Anda nikmati dalam jangka panjang. Cari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, pendidikan, dan pengalaman Anda, lalu buat surat lamaran yang tulus yang menjelaskan pemberhentian Anda, bersama dengan resume yang sesuai dengan pekerjaan itu.</p><h4>Meminta bantuan</h4><p>Mendapatkan pekerjaan baru mungkin memerlukan bantuan dari orang lain. Setelah diberhentikan, Anda dapat menjangkau orang-orang di sekitar Anda, seperti teman, anggota keluarga, dan kontak profesional. Beberapa bantuan yang dapat diberikan jaringan Anda meliputi:</p><ul><li>Lanjutkan ulasan</li><li>Pemberitahuan pembukaan pekerjaan</li><li>Pengantar untuk mempekerjakan manajer</li><li>Dukungan moral</li><li>Asisten Keuangan</li><li>Saran karir</li></ul><h4>Dapatkan bantuan keuangan</h4><p>PHK berarti Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Ini berbeda dengan jika seseorang mengundurkan diri, karena tunjangan pengangguran biasanya tidak tersedia bagi mereka yang secara sukarela meninggalkan posisinya. Mendapatkan bantuan keuangan dapat memberi Anda lebih banyak waktu untuk menemukan pekerjaan yang tepat tanpa harus mengkhawatirkan kebutuhan dasar. Tanyakan kepada departemen tenaga kerja negara bagian Anda untuk melihat jenis tunjangan apa yang tersedia untuk Anda.</p><h4>Pelajari keterampilan baru</h4><p>Cara yang berguna untuk menghabiskan waktu setelah diberhentikan adalah dengan mempelajari keterampilan baru. Gunakan waktu untuk mempelajari hal-hal baru atau mengembangkan keterampilan yang dapat Anda tambahkan ke resume Anda. Selain meningkatkan resume Anda, mengembangkan keterampilan baru dapat membantu Anda memperluas peluang karier dan menjelajahi jalur baru. Misalnya, setelah mempelajari cara membuat kode situs web desain grafis, Anda mungkin merasa bahwa menjadi pengembang menarik minat Anda.</p><h4>Siapkan cerita</h4><p>Setelah wawancara kerja dimulai untuk posisi baru, penting untuk menjelaskan PHK Anda. Majikan sering kali ingin tahu tentang keadaan di sekitar pemecatan, jadi sebaiknya siapkan penjelasan singkat yang sesuai dengan pertanyaan. Misalnya, Anda dapat mengatakan &#8220;Karena resesi ekonomi baru-baru ini, majikan saya sebelumnya harus mengurangi staf, dan sayangnya saya adalah salah satu karyawan baru, jadi saya diberhentikan.&#8221; Anda biasanya hanya membutuhkan satu atau dua kalimat untuk menjelaskan PHK.</p><h4>Pertahankan momentumnya</h4><p>Jika waktu menganggur berlangsung terlalu lama, Anda mungkin kehilangan momentum saat mencari pekerjaan. Temukan cara untuk tetap termotivasi dan menjaga momentum. Misalnya, istirahatlah dari melamar pekerjaan selama satu atau dua hari dan alih-alih fokus pada outlet kreatif. Coba pertimbangkan jalur karier yang sama sekali berbeda untuk melihat apakah ada posisi yang memiliki keterampilan atau pendidikan yang sama dengan Anda. Bahkan jika Anda tidak mengikuti jalan ini, masih ada baiknya untuk mempertimbangkan opsi lain dan berhenti melamar pekerjaan di bidang Anda saat ini.</p>]]></content:encoded></item><item><title>PHK adalah: Pengertian dan apa yang harus dilakukan</title><link>/karir/phk-adalah-pengertian-dan-apa-yang-harus-dilakukan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 05 Oct 2022 08:52:57 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[apa artinya phk]]></category><category><![CDATA[apa dampak dari pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[apa itu bantuan phk]]></category><category><![CDATA[apa itu di phk]]></category><category><![CDATA[apa itu kena phk]]></category><category><![CDATA[apa itu pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[apa itu phk]]></category><category><![CDATA[apa itu phk buruh]]></category><category><![CDATA[apa itu phk dan jenisnya]]></category><category><![CDATA[apa itu phk massal]]></category><category><![CDATA[apa itu phk oleh hakim]]></category><category><![CDATA[apa itu phk sepihak]]></category><category><![CDATA[apa itu surat phk]]></category><category><![CDATA[apa pengertian phk]]></category><category><![CDATA[apa singkatan pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan pemberhentian pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan pemutusan hubungan kerja phk]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan phk dalam kewirausahaan]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud dengan phk sebutkan jenis2nya]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[apa yang dimaksud phk]]></category><category><![CDATA[arti phk kerja]]></category><category><![CDATA[arti phk yaitu]]></category><category><![CDATA[bahasa inggris phk adalah]]></category><category><![CDATA[contoh alasan phk]]></category><category><![CDATA[contoh berita phk]]></category><category><![CDATA[contoh bukti phk]]></category><category><![CDATA[contoh form phk]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk ke phi]]></category><category><![CDATA[contoh gugatan phk sepihak]]></category><category><![CDATA[contoh kasus phk dan penyelesaiannya]]></category><category><![CDATA[contoh laporan phk ke disnaker]]></category><category><![CDATA[contoh pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[contoh phk karyawan]]></category><category><![CDATA[contoh phk oleh pengadilan]]></category><category><![CDATA[contoh phk perusahaan]]></category><category><![CDATA[contoh replik phk]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja dalam bahasa inggris]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja dalam masa percobaan]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja doc]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja guru]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja in english]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja instansi pemerintah]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja karena covid]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja karena kesalahan karyawan]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja pdf]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja untuk karyawan masa percobaan]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan hubungan kerja word]]></category><category><![CDATA[contoh surat pemutusan kontrak kerja honorer]]></category><category><![CDATA[contoh surat phk word]]></category><category><![CDATA[contoh wawancara phk]]></category><category><![CDATA[dampak langsung pemutusan hubungan kerja terhadap masyarakat adalah]]></category><category><![CDATA[dampak pemutusan hubungan kerja phk adalah]]></category><category><![CDATA[jelaskan pengertian pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[jelaskan pengertian pemutusan hubungan kerja alasan dan hak hak karyawan]]></category><category><![CDATA[jenis jenis pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[jenis pemutusan hubungan kerja adalah]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[makalah pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[makalah pemutusan hubungan kerja hukum ketenagakerjaan]]></category><category><![CDATA[makalah pemutusan hubungan kerja msdm]]></category><category><![CDATA[makalah pemutusan hubungan kerja pdf]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja adalah]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja adalah kewenangan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja akibat covid]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja bahasa inggris]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja baik sementara ataupun selamanya disebut]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja besaran]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja dalam masa percobaan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja demi hukum adalah]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja di tengah masa pandemi covid 19]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja hak]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja hukumonline]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja in english]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja jurnal]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena akuisisi]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena alasan efisiensi]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena alasan mendesak]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena covid]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena efisiensi]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena force majeure]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karena usia pensiun]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja karyawan pkwt]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja masa percobaan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja menurut omnibus law]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja menurut undang undang]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja menurut uu ketenagakerjaan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja oleh pengadilan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja oleh pengadilan perdata atas permintaan yang bersangkutan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja omnibus law]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja phk adalah]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja pkwtt]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja secara sepihak oleh perusahaan dapat digugat melalui]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja sepihak]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja sepihak adalah]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja tanpa pesangon]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja tanpa surat peringatan]]></category><category><![CDATA[pemutusan hubungan kerja yang dilakukan perusahaan dapat menimbulkan tindakan kriminalitas]]></category><category><![CDATA[pemutusan kontrak kerja sebelum waktunya]]></category><category><![CDATA[pengertian istilah pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja menurut ahli]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja menurut uu no 13 tahun 2003]]></category><category><![CDATA[pengertian pemutusan hubungan kerja phk]]></category><category><![CDATA[pengertian phk]]></category><category><![CDATA[pengertian phk adalah]]></category><category><![CDATA[pengertian phk dan bentuk bentuk phk]]></category><category><![CDATA[pengertian phk dan jenis jenisnya]]></category><category><![CDATA[pengertian phk dan jenisnya]]></category><category><![CDATA[pengertian phk jurnal]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut manullang]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut undang undang]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut uu]]></category><category><![CDATA[pengertian phk menurut uu cipta kerja]]></category><category><![CDATA[pengertian phk oleh pengadilan]]></category><category><![CDATA[pengertian phk oleh pengusaha]]></category><category><![CDATA[pengertian phk pdf]]></category><category><![CDATA[pengertian phk secara umum]]></category><category><![CDATA[pengertian phk sepihak]]></category><category><![CDATA[penyebab pemutusan hubungan kerja adalah]]></category><category><![CDATA[penyebab phk adalah]]></category><category><![CDATA[perselisihan pemutusan hubungan kerja adalah]]></category><category><![CDATA[perselisihan pemutusan hubungan kerja adalah kewenangan dari]]></category><category><![CDATA[phk adalah]]></category><category><![CDATA[phk adalah brainly]]></category><category><![CDATA[phk adalah jenis pengangguran]]></category><category><![CDATA[phk adalah pdf]]></category><category><![CDATA[phk aps adalah]]></category><category><![CDATA[phk bahasa inggris]]></category><category><![CDATA[phk bicycles]]></category><category><![CDATA[phk cef]]></category><category><![CDATA[phk construction]]></category><category><![CDATA[phk covid]]></category><category><![CDATA[phk development]]></category><category><![CDATA[phk dividend]]></category><category><![CDATA[phk dividend history]]></category><category><![CDATA[phk etf]]></category><category><![CDATA[phk ex dividend date]]></category><category><![CDATA[phk flooring]]></category><category><![CDATA[phk full form in whatsapp]]></category><category><![CDATA[phk garuda]]></category><category><![CDATA[phk gojek]]></category><category><![CDATA[phk gym]]></category><category><![CDATA[phk handmade]]></category><category><![CDATA[phk holdings]]></category><category><![CDATA[phk hukumonline]]></category><category><![CDATA[phk indonesia adalah]]></category><category><![CDATA[phk itu apa ya]]></category><category><![CDATA[phk jd id]]></category><category><![CDATA[phk jkr]]></category><category><![CDATA[phk karena pandemi]]></category><category><![CDATA[phk karena sakit terus menerus]]></category><category><![CDATA[phk karyawan karena kesalahan berat]]></category><category><![CDATA[phk law]]></category><category><![CDATA[phk linkaja]]></category><category><![CDATA[phk logo]]></category><category><![CDATA[phk massal adalah]]></category><category><![CDATA[phk massal shopee]]></category><category><![CDATA[phk massal startup]]></category><category><![CDATA[phk meaning]]></category><category><![CDATA[phk nav]]></category><category><![CDATA[phk nike]]></category><category><![CDATA[phk o]]></category><category><![CDATA[phk oil and gas]]></category><category><![CDATA[phk omnibus]]></category><category><![CDATA[phk penpals]]></category><category><![CDATA[phk pkwt]]></category><category><![CDATA[phk sementara adalah]]></category><category><![CDATA[phk sepihak adalah]]></category><category><![CDATA[phs full form]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja dinas]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja guru]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja in english]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja masa percobaan]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja resmi]]></category><category><![CDATA[surat pemutusan hubungan kerja word]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=9100</guid><description><![CDATA[Apakah Anda dipecat atau diberhentikan, diberhentikan dari pekerjaan Anda dapat menciptakan perasaan penolakan. Meskipun baik untuk menghabiskan waktu memproses emosi Anda, penting untuk mengambil langkah yang tepat untuk memajukan karir Anda meskipun kemunduran kecil ini. Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa artinya diberhentikan, membedakan diberhentikan versus dipecat dan daftar apa yang harus dilakukan jika terjadi &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda dipecat atau diberhentikan, diberhentikan dari pekerjaan Anda dapat menciptakan perasaan penolakan. Meskipun baik untuk menghabiskan waktu memproses emosi Anda, penting untuk mengambil langkah yang tepat untuk memajukan karir Anda meskipun kemunduran kecil ini. Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa artinya diberhentikan, membedakan diberhentikan versus dipecat dan daftar apa yang harus dilakukan jika terjadi PHK.</p><h3>Apa artinya diberhentikan?</h3><p>Diberhentikan berarti Anda kehilangan pekerjaan, biasanya bukan karena kesalahan Anda sendiri. Ini sering berarti tidak ada lagi kebutuhan untuk posisi Anda saat ini. Perusahaan biasanya memberhentikan karyawan ketika mereka ingin berhemat atau merestrukturisasi organisasi mereka. Mereka juga dapat memberhentikan karyawan selama merger atau akuisisi.</p><h3>Diberhentikan vs dipecat</h3><p>Sementara diberhentikan biasanya bukan karena kesalahan Anda sendiri, pemecatan sering kali berkaitan dengan Anda dan kinerja khusus Anda di tempat kerja. Oleh karena itu, meskipun perusahaan Anda mungkin masih membutuhkan posisi Anda, Anda mungkin memiliki kinerja buruk yang tidak memenuhi standar atau kebutuhan mereka. Terlepas dari kinerja yang buruk, Anda juga dapat dipecat karena melanggar kebijakan perusahaan, untuk alasan apa pun jika Anda adalah karyawan tanpa alasan atau tanpa alasan sama sekali. Meskipun Anda dapat menemukan pekerjaan lagi di masa depan, umumnya lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan jika Anda diberhentikan daripada jika Anda dipecat.</p><h3>Apa yang harus dilakukan setelah diberhentikan?</h3><p>Setelah Anda diberhentikan, penting untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu Anda dalam kehidupan pribadi Anda dan dalam pencarian Anda untuk pekerjaan baru. Meskipun mungkin perlu beberapa waktu bagi Anda untuk pulih dari aspek emosional karena diberhentikan, mengambil langkah-langkah yang tepat dapat membantu Anda merasa lebih siap untuk masa depan Anda. Berikut adalah hal-hal utama yang harus dilakukan setelah diberhentikan:</p><h4>Berdamai dengan emosi Anda</h4><p>Luangkan waktu untuk bersantai, merencanakan ke depan, dan berdamai dengan emosi Anda. Meskipun diberhentikan bisa terasa seperti kehilangan dan penolakan yang mengerikan dari atasan Anda, bersantai memungkinkan Anda untuk memproses apa yang terjadi dan membantu Anda mempersiapkan mental untuk langkah selanjutnya dalam karier Anda. Penting juga untuk dipahami bahwa PHK Anda mungkin disebabkan oleh alasan di luar kendali Anda—terutama jika perusahaan Anda melakukan PHK massal.</p><h4>Tanyakan tentang cakupan asuransi kesehatan Anda</h4><p>Ketika Anda diberhentikan, Anda mungkin masih memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat asuransi kesehatan untuk jangka waktu tertentu. Majikan Anda akan sering memberi tahu Anda tentang status dan opsi asuransi kesehatan Anda, tetapi Anda juga dapat menanyakannya sendiri atau meminta klarifikasi jika diperlukan.</p><h4>Berkas untuk pengangguran</h4><p>Jika Anda diberhentikan dan memenuhi berbagai persyaratan pengangguran, Anda mungkin memenuhi syarat untuk tunjangan pengangguran. Daftar sesegera mungkin untuk menerima pembayaran yang dapat membantu Anda membayar tagihan dan kewajiban keuangan lainnya. Ingatlah bahwa bersama dengan kelayakan Anda, jumlah uang dan lamanya Anda akan menerima pengangguran bervariasi tergantung di mana Anda tinggal. Untuk menentukan apa yang memenuhi syarat, tanyakan kepada kantor pengangguran setempat.</p><h4>Tentukan apakah Anda mendapatkan pesangon</h4><p>Beberapa karyawan menerima pesangon setelah diberhentikan. Pesangon mengacu pada gaji dan tunjangan yang mungkin Anda terima ketika Anda meninggalkan perusahaan dengan enggan. Meskipun majikan tidak diharuskan untuk menawarkan Anda paket pesangon, ini dapat membantu Anda membayar tagihan dan hutang lainnya saat Anda mencari pekerjaan di tempat lain. Jika mantan majikan Anda menawarkan paket pesangon, pertimbangkan detailnya dan konsultasikan dengan pengacara hukum perburuhan jika menurut Anda paket tersebut tidak sesuai dengan standar industri.</p><h4>Ketahui kapan Anda mendapatkan gaji terakhir Anda</h4><p>Sebelum Anda meninggalkan pekerjaan Anda, pastikan Anda tahu kapan Anda mendapatkan gaji terakhir Anda. Penting juga untuk mengetahui apakah Anda dapat mengharapkan cek kertas atau apakah Anda akan menerimanya melalui setoran langsung. Sementara beberapa majikan mungkin segera memberi Anda gaji terakhir Anda, yang lain mungkin menunda pengirimannya. Terlepas dari gaji rutin Anda, Anda mungkin juga menerima pembayaran untuk liburan yang masih harus dibayar, cuti sakit atau lembur. Bicaralah dengan departemen sumber daya manusia Anda untuk memverifikasi tanggal gaji terakhir Anda dan untuk mengetahui jumlah yang menjadi hak Anda. Anda juga dapat memverifikasi alamat Anda, apakah Anda dibayar dengan cek yang dikirim melalui pos atau melalui setoran langsung.</p><h4>Cari tahu apa yang terjadi pada 401(k) Anda</h4><p>Saat Anda diberhentikan, pastikan Anda tahu apa yang akan terjadi pada rencana 401(k) Anda. Apa yang terjadi biasanya tergantung pada rencana spesifik Anda. Anda biasanya dapat meninggalkannya dalam rencana mantan majikan Anda, membuka rekening pensiun individu rollover (IRA) dan membuka 401 (k) Anda di sana atau menguangkan 401 (k) Anda. Jika Anda sudah memiliki pekerjaan baru, Anda dapat mengetahui apakah Anda memiliki opsi untuk menggabungkan paket 401(k) lama Anda dengan yang baru.</p><p>Apa yang Anda lakukan dengan 401(k) Anda sering kali bergantung pada usia Anda dan berapa lama Anda bekerja di perusahaan tersebut. Misalnya, jika Anda tidak cukup lama berada di perusahaan untuk menerima manfaat pensiun penuh, Anda mungkin memiliki opsi untuk mengambil pembayaran dan menginvestasikannya dalam rollover IRA. Jika Anda hampir pensiun, Anda mungkin ingin menunggu anuitas Anda.</p><h4>Dapatkan file penting dari komputer Anda</h4><p>Jika Anda belum terkunci dari komputer Anda, luangkan waktu untuk mengumpulkan file pribadi dan informasi kontak Anda. Anda dapat menggunakan ini untuk membantu pencarian pekerjaan Anda di masa depan.</p><h4>Dapatkan referensi</h4><p>Jika Anda diberhentikan bukan karena kesalahan Anda sendiri, pertimbangkan untuk meminta referensi atau surat rekomendasi dari manajer Anda. Anda dapat menggunakan referensi ini untuk membantu Anda mendapatkan peluang kerja di masa depan. Ini juga menunjukkan kepada calon majikan Anda bahwa Anda meninggalkan hubungan baik dengan mantan manajer atau majikan Anda.</p><h4>Mulai pencarian pekerjaan Anda</h4><p>Setelah Anda diberhentikan dan mengetahui tanggal kerja terakhir Anda, mulailah mencari pekerjaan untuk posisi baru. Alih-alih mengirimkan beberapa lamaran pekerjaan secara acak, rencanakan langkah Anda selanjutnya secara strategis dan cari tidak hanya peluang yang paling berharga, tetapi juga peluang yang memenuhi syarat untuk Anda. Pertimbangkan pekerjaan yang benar-benar Anda inginkan berdasarkan pekerjaan terakhir Anda. Misalnya, meskipun Anda dapat tetap berada di industri yang sama, Anda juga memiliki peluang untuk mengubah industri secara bersamaan.</p><h4>Jangkau jaringan Anda</h4><p>Setelah Anda memproses emosi Anda, jangkau koneksi jaringan Anda dan beri tahu mereka bahwa Anda sedang mencari peluang kerja baru. Ketika mereka tahu Anda sedang mencari pekerjaan, mereka lebih cenderung menghubungi Anda ketika mereka mendengar posisi terbuka yang mungkin Anda minati.</p><h4>Perbarui resume Anda</h4><p>Apakah Anda sedang mencari peluang serupa atau sesuatu yang sama sekali berbeda, perbarui resume Anda untuk setiap pekerjaan yang Anda lamar. Pastikan resume Anda mencerminkan keterampilan dan pengalaman Anda yang relevan. Ini juga membantu menggunakan data dan angka untuk menunjukkan kontribusi Anda sebagai karyawan. Ini menunjukkan kepada pemberi kerja masa depan nilai Anda sebagai karyawan.</p><h4>Perbarui surat lamaran Anda</h4><p>Saat Anda memperbarui resume Anda, tinjau materi aplikasi Anda yang lain seperti surat lamaran dan portofolio Anda. Ketika datang ke surat lamaran Anda, hindari mengulangi seluruh resume Anda. Sebagai gantinya, perluas dan gunakan untuk menyorot detail yang Anda sebutkan di resume Anda. Anda juga dapat menggunakan surat lamaran Anda sebagai kesempatan untuk menjelaskan mengapa Anda diberhentikan.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>