<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>membuat rencana bisnis &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/membuat-rencana-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:51:12 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>membuat rencana bisnis &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Mulai dengan rencana bisnis yang sederhana dan kembangkan sesuai dengan yang dibutuhkan</title><link>/bisnis/mulai-dengan-rencana-bisnis-yang-sederhana-dan-kembangkan-sesuai-dengan-yang-dibutuhkan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 25 May 2021 02:00:03 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mengembangkan bisnis]]></category><category><![CDATA[membuat rencana bisnis]]></category><category><![CDATA[membuat rencana bisnis sederhana]]></category><category><![CDATA[mengembangkan bisnis]]></category><category><![CDATA[rencana bisnis]]></category><category><![CDATA[rencana bisnis sederhana]]></category><category><![CDATA[tips mengembangkan bisnis]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3188</guid><description><![CDATA[Apa arti kata “rencana bisnis” menurut Anda? Apakah Anda membutuhkannya atau menginginkannya? Terlalu banyak orang-orang, termasuk beberapa ahli yang seharusnya tahu lebih baik, bahwa memikirkan rencana bisnis merupakan hal yang dilakukan beberapa tahun yang lalu: Dokumen formal yang panjang seperti itu sangat sulit untuk disiapkan dan sangat mudah untuk dilupakan. Jangan terjatuh pada perangkap tersebut. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apa arti kata “rencana bisnis” menurut Anda? Apakah Anda membutuhkannya atau menginginkannya?</p><p>Terlalu banyak orang-orang, termasuk beberapa ahli yang seharusnya tahu lebih baik, bahwa memikirkan rencana bisnis merupakan hal yang dilakukan beberapa tahun yang lalu: Dokumen formal yang panjang seperti itu sangat sulit untuk disiapkan dan sangat mudah untuk dilupakan. Jangan terjatuh pada perangkap tersebut. Bisnis Anda membutuhkan rencana. Begini cara untuk membuatnya:</p><h3>Pertama-tama kembangkan sebuah rencana yang sederhana</h3><p>Mulai dengan rencana bisnis yang sederhana. Hal ini jauh lebih mudah untuk digunakan dibandingkan dengan rencana bisnis formal yang kebanyakan dipikirkan oleh orang-orang. Saya mendefiniskan sederhana karena rencana bisnis ini hanya untuk dilihat oleh orang tertentu saja. Hal ini meliputi empat bagian penting: rangkuman dari keseluruhan strategi Anda, sebuah daftar taktik untuk mengeksekusi strategi, seperti menentukan harga, rencana marketing, memilih channel penjualan dan tanggal launching produk. Lengkap dengan data asumsi, tugas, dan milestones dan perkiraan pendapatan dan pengeluaran.</p><p>Menuliskan taktik dan rencana strategi penting akan memberikan Anda sesuatu yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis ketika Anda berada di luar jalur yang semestinya. Daftar milestones dan tugas akan membantu Anda mentracking perkembangan dan progress dalam meraih tujuan Anda. Dan angka dasar bisnis akan memandu Anda dalam mengatur keuangan.</p><p>Sebuah rencana sederhana ini harusnya tidak akan pernah selesai dan dilupakan. Sebaliknya, review terus secara rutin, pantau hasilnya, dan revisi terus sesuai dengan kebutuhan. Buat rencana ini selalu up-to-date. Bandingkan hasil aktual perusahaan terhadap rencana yang sudah Anda buat akan membantu Anda menggambarkan bagaimana cara Anda agar tetap berada pada jalur yang tepat atau mengubah jalur.</p><h3>Tambahkan ke dalam rencana sesuai dengan yang dibutuhkan</h3><p>Suatu saat ketika perkembangan bisnis membutuhkan Anda untuk meraih orang-orang yang berada diluar perusahaan, Anda dapat menambahkan material. Memiliki rencana sederhana yang up-to-date berarti Anda sudah memiliki dokumen inti.</p><p>Anda mungkin perlu menambahkan hal detail mengenai tim manajemen, sejarah perusahaan, dan fitur produk. Anda tidak membutuhkan rencana ini untuk digunakan secara internal, tetapi orang-orang di luar sana membutuhkan penjelasan dan informasi yang lebih detail.</p><p>Investor akan membutuhkan analisis pasar untuk mendukung proyeksi pertumbuhan. Jadi dengan memasukkan hal spesifik mengenai apa yang dibutuhkan pasar dan segmentasi, analisis kompetitif dan daya tarik awal perusahaan. Mereka juga ingin mengetahui lebih banyak tentang latar belakang dan pengalaman member startupyang berada dalam manajemen.</p><p>Perbankan ingin melihat informasi standar fiskal yang merujuk pada riwayat kredit dan resiko, Hal ini berarti laporan keuangan perusahaan dan laporan keuangan personal dari entrepreneur. Untuk aplikasi permohonan pinjaman, mereka biasanya melihat rasio bisnis tertentu yang akan mengukur resiko, seperti rasio debt-to-equity, rasio saat ini, rasio singkat, dan raasio inventory-turnover.</p><p>Investor, perbankan, analis dan bisnis profesional lainnya memiliki standar masing-masing, definisi dan ekspektasi. Proyeksi pendapatan dan pengeluaran sudah cukup ketika menciptakan rencana bisnis sederhana, namun untuk rencana formal, Anda harus menunjukkan tiga proyeksi keuangan yang penting. Untuk keuntungan dan kerugian, neraca, dan aliran kas.</p><p>Orang-orang di luar itu juga membutuhkan rangkuman. Sebuah rencana formal dengan rangkuman eksekutif membahas titik kunci hanya dalam beberapa halaman saja. Rangkuman formal tersebut dapat Anda kirimkan melalui email sebagai bentuk kenyamanan bagi orang-orang yang sudah membaca tujuan bisnis Anda. Buat informasi yang mereka inginkan dapat dengan mudah ditemukan. Jangan terlalu berlebihan dan langsung tulis inti sarinya saja.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Buat rencana, tapi ingat bahwa sukses datang pada orang yang mengeksekusinya</title><link>/bisnis/buat-rencana-tapi-ingat-bahwa-sukses-datang-pada-orang-yang-mengeksekusinya/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 05 May 2021 01:00:49 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[kesuksesan datang pada orang yang mengeksekusi rencana]]></category><category><![CDATA[membuat rencana bisnis]]></category><category><![CDATA[mengeksekusi rencana]]></category><category><![CDATA[mengeksekusi rencana bisnis]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3101</guid><description><![CDATA[Apakah membuat rencana sangat penting? Ya. Dan tidak. Ya, karena apapun yang Anda lakukan Anda harus memiliki rencana. Terutama jika Anda menjalankan sebuah bisnis. Anda tidak dapat berinvestasi atau terjun pada sebuah proyek tanpa alasan. Anda harus memiliki sebuah tujuan jangka panjang dalam pikiran Anda dan sebuah rencana untuk mencapai semua hal tersebut. Pebisnis yang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah membuat rencana sangat penting? Ya. Dan tidak.</p><p>Ya, karena apapun yang Anda lakukan Anda harus memiliki rencana. Terutama jika Anda menjalankan sebuah bisnis. Anda tidak dapat berinvestasi atau terjun pada sebuah proyek tanpa alasan. Anda harus memiliki sebuah tujuan jangka panjang dalam pikiran Anda dan sebuah rencana untuk mencapai semua hal tersebut. Pebisnis yang cerdas selalu memiliki rencana. Mereka benci dengan kejutan. Mereka ingin memastikan bahwa mereka telah memikirkan segala macam opsi yang tersedia. Namun rencana hanya dapat mengantar Anda sampai disini saja. Pada satu titik, Anda harus mengeksekusinya dan mengambil resiko.</p><p>Sebagai contoh, Greg Koch, co-founder dan CEO dari Stone Brewing Company. Koch dan partnernya memulai perusahaan sejak tahun 1996 dan kini telah berkembang hingga memiliki 900 karyawan. Mereka tentu telah mendapatkan keuntungan dari gelombang popularitas mikro brewing dari negara-negara di sekitar mereka, sesuatu yang tidak pernah direncanakan oleh siapa pun sebelumnya. Beberapa tahun yang lalu, Koch memutuskan untuk melakukan ekspansi ke Eropa dan menjadi salah satu yang pertama, jika tidak menjadi yang pertama, maka American micro breweries akan melakukannya. Jadi dia membuat sebuah rencana.</p><p>Koch merekrut seorang pengembang bisnis dimana pekerjaan utamanya adalah untuk mencari tempat yang tepat bagi perusahaan untuk memulai bisnisnya di Eropa. Selama lebih dari empat tahun mereka mengunjungi tempat-tempat tersebut bersama, lebih dari 130 situs di sembilan negara. Dalam proses tersebut mereka meminta bantuan perusahaan dan konsultan lokal, bertemu dengan pemerintah daerah, makan makanan asing, menonton acara TV yang buruk dan duduk selama ratusan jam di pesawat.</p><p>Akhirnya, perusahaan memutuskan untuk membuka usaha di sebuah tempat yang mereka anggap sempurna: Sebuah bangunan sejarah di tengah Berlin, Jerman. Koch tidak dapat berbicara bahasa Jerman. Dia hanya pernah mengunjunginya beberapa kali saja. Tetapi pekerjaan harus terus berjalan. Orang-orang sudah di rekrut. Jutaan dollar sudah dihabiskan. Sebuah fasilitas, kombinasi antara brewery dan restoran, diharapkan dapat beroperasional pada akhir tahun 2015.</p><p>Ini merupakan langkah yang besar bagi sebuah perusahaan. Dan sebuah investasi seperti itu tentu saja membutuhkan banyak rencana, bukan? Tentu saja. Tetapi hal sebenarnya yang memicu keputusan tersebut, tidak lebih dari sebuah perkiraan.</p><p>“Analisis dapat menjadi hal yang luar biasa,” kata Koch. “Namun pada akhirnya Anda tetap harus bertindak sesuai dengan insting Anda.”</p><p>Dia telah menjalankan mikro brewery selama hampir dua dekade, tetapi dia mengklaim bahwa dia bukanlah seorang ahli dalam industri beer.</p><p>“Mempelajari pasar merupakan hal yang menghabiskan banyak waktu,” kata dia. “Grup fokus dan survei dan opini publik mungkin sudah cukup untuk beberapa orang, namun tidak untuk bisnisnya.”</p><p>Tidak ada data yang dapat menunjang kesuksesan Koch di Jerman. Namun dia tetap percaya dan mengambil resiko tersebut. Dia bergantung pada instingnya. Dia mau mengambil resiko. Dan inilah yang dilakukan oleh seorang entrepreneur, mereka merencanakan dan mereka mengeksekusinya.</p><p>Koch tahu bahwa dia mungkin saja salah. Dia telah membuat banyak kesalahan di masa lalu. Tapi untungnya, tidak terlalu besar. Dia mengambil resiko besar di Berlin, namun bukan berarti dia melakukannya tanpa perhitungan sama sekali. Tidak akan ada seorang pengusaha cerdas yang akan melakukan hal tersebut.</p><p>“Perencanaan merupakan hal yang sangat penting,” katanya. “Tetapi pada akhirnya, kegigihan, kemauan, kecerdasan dan sedikit keberuntungan yang akan membuat perbedaan.”</p><p>Dia benar. Perencanaan merupakan hal yang penting. Tetapi beberapa pemilik bisnis sepertinya tidak pernah bisa lepas dari tahap perencanaan. Mereka menganalisa. Mereka melakukan riset. Mereka melakukan perhitungan. Mereka mencoba untuk mempertimbangkan dari berbagai sudut mengenai potensi masalah yang mungkin terjadi. Dan, pada kebanyakan kasus, hal ini menjadi tidak produktif.</p><p>Orang-orang yangmengembangkan bisnis mereka, selalu mengambil resiko setiap saat. Mereka berpikir, mereka mendapatkan data sebisa mereka, mereka menganalisa, dan pada akhirnya mereka mengeksekusinya. Dan mereka tahu apa yang mereka lakukan tanpa harus memiliki semua informasi yang dibutuhkan. Tapi tidak masalah. Pada akhirnya semua bergantung pada insting. Perasaan. Pertaruhan. Dan tidak ada satu pun perencanaan yang dapat melakukan hal tersebut.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>