<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>kesalahan saat wawancara kerja &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/kesalahan-saat-wawancara-kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 13:27:43 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>kesalahan saat wawancara kerja &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>5 Kesalahan interview yang harus dihindari</title><link>/karir/5-kesalahan-interview-yang-harus-dihindari/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 10 Mar 2021 00:00:08 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[kesalahan interview]]></category><category><![CDATA[kesalahan saat wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[kesalahan wawancara kerja yang harus dihindari]]></category><category><![CDATA[tips interview]]></category><category><![CDATA[tips interview kerja]]></category><category><![CDATA[tips wawancara kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2310</guid><description><![CDATA[Ketika seorang pencari kerja mengirimkan puluhan surat lamaran kerja kepada perusahaan dan mendapatkan sebuah panggilan interview tentu terasa seperti ketika memenangkan undian. Banyak yang mengirimkan undian, tetapi hanya sedikit yang berhasil terpilih. Ketika Anda diundang untuk interview tatap muka dengan sebuah perusahaan, tentunya Anda tidak boleh melakukan kesalahan yang dapat mengacaukan interview Anda. Berikut ini &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Ketika seorang pencari kerja mengirimkan puluhan surat lamaran kerja kepada perusahaan dan mendapatkan sebuah panggilan interview tentu terasa seperti ketika memenangkan undian. Banyak yang mengirimkan undian, tetapi hanya sedikit yang berhasil terpilih. Ketika Anda diundang untuk interview tatap muka dengan sebuah perusahaan, tentunya Anda tidak boleh melakukan kesalahan yang dapat mengacaukan interview Anda. Berikut ini merupakan lima kesalahan interview yang harus dihindari ketika interview kerja.</p><h3>Melupakan nama pewawancara</h3><p>Ketika Anda pergi untuk interview kerja, pewawancara sudah memiliki data yang lengkap tentang Anda, sementara Anda tidak mengetahui apapun tentang pewawancara. Untuk mempersiapkan diri, tanyalah siapa nama orang yang akan mewawancara Anda ketika menentukan jadwal interview. Ulangi nama tersebut agar Anda mengingatnya, dan ketika Anda pergi interview dan bertemu dengan bagian resepsionis, cobalah untuk menyebut namanya kembali supaya Anda tidak lupa nama pewawancara Anda.</p><h3>Tersesat dan datang terlambat</h3><p>Tidak ada alasan untuk yang satu ini, terkecuali perusahaan tersebut pindah kantornya dalam semalam. Lihatlah peta jalan menuju ke tempat interview sebelumnya. Jika perlu, pergilah ke lokasi tersebut sehari sebelum interview untuk memastikan lokasinya dan mengukur waktu yang diperlukan untuk tiba di lokasi tersebut.</p><p>Sediakan waktu 2 jam lebih awal dari estimasi waktu tiba ke lokasi tersebut untuk memastikan agar Anda tiba tepat pada waktu dan mempersiapkan segala hal yang Anda butuhkan untuk interview.</p><h3>Tidak bisa menjawab pertanyaan interview</h3><p>Pertanyaan seperti “Apa kelemahan terbesar Anda?,” “Apa kelebihan terbesar Anda?,” “Mengapa Anda melamar pekerjaan ini?,” “Seperti Apa Anda 5 tahun ke depan?” merupakan pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Namun, jika Anda melatihnya terus menerus, maka Anda akan mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan mudah. Interview bukanlah sesuatu yang tidak bisa dipelajari dan dilatih berulang-ulang. Lakukan latihan interview dengan keluarga Anda atau dengan teman dekat Anda agar Anda semakin menguasai teknik-teknik dalam interview.</p><h3>Tidak memberikan referensi</h3><p>Membiarkan pewawancara mencari referensi sendiri tentang Anda merupakan hal yang sangat buruk, sama seperti ketika Anda tidak memberikan referensi sama sekali (terkecuali jika Anda merupakan fresh graduate yang belum memiliki pengalaman). Tidak memberikan referensi pada pewawancara, sama seperti Anda mengibarkan bendera putih pada pekerjaan Anda. Bawalah setidaknya tiga referensi kerja yang dapat dihubungi pada setiap interview, berikut dengan no telpon dan email mereka.</p><h3>Tidak memberikan pertanyaan</h3><p>Pertanyaan terakhir hampir pada setiap interview kerja adalah “apakah Anda memiliki pertanyaan untuk kami?” Tidak merupakan jawaban yang tidak bisa diterima. Tidak memiliki pertanyaan kepada pewawancara merupakan sinyal yang menyatakan bahwa Anda tidak melakukan persiapan, tidak tertarik, atau tidak peduli tentang pekerjaan atau perusahaan tempat Anda melamar kerja.</p><p>Memberikan pertanyaan yang bagus kepada pewawancara menunjukkan bahwa Anda memperhatikan apa yang sudah dibicarakan oleh pewawancara, Anda tertarik dengan pekerjaan yang Anda lamar, Anda sudah melakukan persiapan untuk interview, dan Anda paham bahwa pekerjaan merupakan dua arah. Berikan setidaknya lima atau tujuh pertanyaan yang menunjukkan bahwa Anda sudah melakukan riset terhadap perusahaan tempat Anda melamar.</p>]]></content:encoded></item><item><title>3 Kesalahan besar yang dapat Anda lakukan ketika interview</title><link>/karir/3-kesalahan-besar-yang-dapat-anda-lakukan-ketika-interview/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 11 Nov 2020 17:20:35 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[kesalahan besar saat interview]]></category><category><![CDATA[kesalahan besar saat wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[kesalahan interview]]></category><category><![CDATA[kesalahan saat interview]]></category><category><![CDATA[kesalahan saat wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[kesalahan wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[tips interview]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1902</guid><description><![CDATA[Jangan terlihat seperti anak baru kemarin pada interview Anda berikutnya. Tunjukkan bahwa Anda memang sudah memiliki banyak pengalaman dan tahu bagaimana menghindari kesalahan yang dapat terjadi ketika interview. Terobsesi pada gaji Sayang sekali, proses interview bukanlah tempat yang sesuai untuk mendiskusikan gaji. Negosiasi dan mendiskusikan gaji dapat Anda lakukan ketika sudah mendapatkan tawaran akhir. Hingga &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Jangan terlihat seperti anak baru kemarin pada interview Anda berikutnya. Tunjukkan bahwa Anda memang sudah memiliki banyak pengalaman dan tahu bagaimana menghindari kesalahan yang dapat terjadi ketika interview.</p><h3>Terobsesi pada gaji</h3><p>Sayang sekali, proses interview bukanlah tempat yang sesuai untuk mendiskusikan gaji. Negosiasi dan mendiskusikan gaji dapat Anda lakukan ketika sudah mendapatkan tawaran akhir. Hingga saat itu, Anda harus merahasiakan gaji yang Anda harapkan. Walaupun mungkin Anda mengkhawatirkan gaji yang akan ditawarkan pada posisi tersebut, tetapi tujuan utama Anda saat ini adalah mendapatkan pekerjaan. Setelah itu Anda baru dapat membicarakan gaji yang Anda harapkan, jangan sampai Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan karena Anda terlalu terobsesi pada gaji.</p><h3>Fokus pada apa yang dapat perusahaan berikan kepada Anda dan bukan sebaliknya</h3><p>Ya, perusahaan memang akan memberikan Anda fasilitas dan gaji, tetap pada kenyataannya ini semua tentang apa yang dapat Anda berikan untuk mereka. Simpan pemikiran “Apa yang dapat Anda berikan kepada saya?” untuk kemudian hari. Interview merupakan saat dimana Anda harus menunjukkan kepada mereka mengapa Anda merupakan orang yang cocok untuk posisi tersebut. Ketika perusahaan tahu seberapa besar kemampuan Anda, mereka akan dengan senang hati untuk mempekerjakan Anda dan pada saat itulah Anda dapat membicarakan masalah gaji dan fasilitas yang Anda harapkan.</p><h3>Tidak melakukan riset</h3><p>Ketika saya mengatakan “riset”, maka ini dapat memiliki banyak arti. Apakah Anda tahu semua hal yang berhubungan dengan perusahaan tersebut? Apakah Anda cukup memiliki pengetahuan mengenai industri mereka? Apakah Anda sudah mempersiapkan beberapa pertanyaan untuk posisi yang Anda lamar? Ada banyak hal yang harus Anda lakukan sebelum melakukan interview.</p>]]></content:encoded></item><item><title>5 kesalahan yang secara diam-diam tidak disukai oleh pewawancara pekerjaan</title><link>/karir/5-kesalahan-yang-secara-diam-diam-tidak-disukai-oleh-pewawancara-pekerjaan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 03 Nov 2020 09:52:20 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[kesalahan interview]]></category><category><![CDATA[kesalahan saat interview kerja]]></category><category><![CDATA[kesalahan saat wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[kesalahan wawancara kerja]]></category><category><![CDATA[tips interview]]></category><category><![CDATA[tips interview kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1828</guid><description><![CDATA[Bayangkan ini: anda adalah calon pekerja yang akan berperan di perusahaan yang didambakan. Anda memiliki pengalaman dan rekomendasi, dan anda mendapat kesempatan untuk wawancara. Jadi, pada saat wawancara, anda sangat yakin dengan peluang anda. Seminggu kemudian, anda masih belum mendapat kabar dari pewawancara ataupun perusahaan. Apa sebabnya? Meskipun dengan kemampuan wawancara atau pengalaman tinggi, banyak &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan ini: anda adalah calon pekerja yang akan berperan di perusahaan yang didambakan. Anda memiliki pengalaman dan rekomendasi, dan anda mendapat kesempatan untuk wawancara. Jadi, pada saat wawancara, anda sangat yakin dengan peluang anda. Seminggu kemudian, anda masih belum mendapat kabar dari pewawancara ataupun perusahaan. Apa sebabnya?<br />Meskipun dengan kemampuan wawancara atau pengalaman tinggi, banyak kandidat pekerja yang masih mencari pekerjaan. Walaupun mudah menyalahkan pewawancara &#8211; karena mereka mungkin menerima lebih dari 100 lamaran &#8211; anda mungkin secara tidak sengaja melakukan kesalahan.</p><p>Ketika ini terjadi, saatnya untuk mengambil tindakan. Sebagai bantuan, kami telah menyusun daftar segala hal yang pewawancara akan katakan kepada pelamar yang tidak memiliki persiapan &#8211; dan bagaimana menghindarinya.</p><h3>&#8220;Mengapa anda datang tanpa persiapan?&#8221;</h3><p>Dari kegagalan dalam meneliti perusahaan sampai tidak mampu dalam wawancara anda, tidak mempersiapkan wawancara sebaik-baiknya untuk pekerjaan adalah salah satu kesalahan terbesar. Contohnya, tidak dapat meneruskan informasi bidang anda atau tidak mengacu kepada perubahan organisasi baru-baru ini mungkin menunjukkan pewawancara kalau anda tidak serius dengan pekerjaan ini &#8211; atau juga anda tidak cukup tertarik untuk melakukan pekerjaan anda.</p><p>Sebelum wawancara, lakukan penelitian secara terus-menerus. Temukan apa yang baru dari perusahaan, yang mewawancara, dan bidang anda. Sebagai tambahan, sesuaikan jawaban anda dengan penemuan anda. Sebagai contoh, jika baru-baru ini perusahaan menambahkan departemen baru, berkatalah seperti &#8220;Saya melihat kalau anda menambah departemen baru, itu menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkembang dan bekerlanjutan &#8211; karena itu saya mengagumi perusahaan ini.&#8221;</p><h3>&#8220;Saya telah mendengar respon ini berkali-kali&#8221;</h3><p>Ada alasan mengapa beberapa tanggapan dianggap umum; karena tanggapan itu telah digunakan terus-menerus hingga pewawancara mungkin sudah bosan mendengarnya. Sebagai contoh, pernyataan bahwa anda seorang calon kandidat yang bagus karena cara kerja anda hal itu tidaklah baru atau unik. Pewawancara anda ingin di takjubkan &#8211; jadi merespon dengan menyatakan bahwa cara kerja anda bagus mungkin bukan pertanda yang bagus untuk anda.</p><p>Tunjukkan bagaimana kerja anda mengarah ke keberhasilan. Jika anda membuat iklan yang meningkatkan penjualan 15%, katakan hal itu. Hasil itu menandakan kalau anda mencapai kesuksesan, dimana itu yang sangat diinginkan pencari pekerja.</p><h3>&#8220;Respon ini tidak sesuai dengan aslinya&#8221;</h3><p>Pencari pekerja mencari anda secara online. Faktanya, 65% dari mereka mengecek keadaan online anda untuk melihat kalau anda benar-benar menunjukkan diri anda sendiri. Meskipun posting foto pesta atau menjelek-jelekan mantan atasan anda adalah ide yang lucu pada saat itu, yang mewawancara anda mungkin berpikir sebaliknya. Diri anda secara online mungkin akan merepresentasikan masa depan atasan anda &#8211; dan jika tidak sesuai, yang mewawancara mungkin meragukan anda.</p><p>Bersihkan status online anda dengan cepat. Ini berarti membuang konten yang tidak pantas dan atur privasi anda. Selanjutnya, mulai post sesuatu yang profesional, seperti berita perusahaan yang anda tekuni atau opini anda di thread terbaru perusahaan. Ini menunjukkan kalau cerita online dan offline anda cocok.</p><h3>&#8220;Cara berpakaian seperti itu tidak pantas&#8221;</h3><p>Penampilan fisik anda mencerminkan diri anda. Jika anda memakai pakaian yang acak-acakan atau tidak pantas, yang mewawancara anda mungkin berpikir kalau anda tidak cukup profesional untuk bekerja. Sebagai tambahan, tidak berpakaian rapi membuat anda seperti tidak peduli dengan organisasi atau pekerjaan &#8211; sudah pasti bukan kesan yang ingin anda sampaikan.</p><p>Ketika ragu, berpakaianlah yang sedikit formal. Setelan jas, sepatu, dan kemeja berkerah adalah pilihan yang bagus. Tetapi taruhlah beberapa kepribadian kepada pakaian anda, seperti warna baju yang ada di balik jaket anda atau sebuah perhiasan yang tidak berlebihan.</p><h3>&#8220;Saya bosan&#8221;</h3><p>Tahukah anda kalau 21% kandidat melaporkan bahwa pewawancara mereka terlihat bosan pada saat wawancara? Hal ini mungkin karena anda tidak memberikan respon yang cukup bagus untuk diingat. Ingatlah: pewawancara mungkin sudah melalui ratusan &#8211; jika tidak, ribuan &#8211; lamaran dan bertemu dengan banyak kandidat. Jika anda tidak cukup bersinar, mengapa mereka harus memperhatikan?</p><p>Buatlah sebuah rencana agar terlihat menonjol. Ini bisa terjangkau dengan membawa cerita lucu untuk menghasilkan latar belakang yang kreatif. Apapun yang kamu pilih, pastikan anda melakukan yang terbaik untuk menangkap perhatian pewawancara dari awal. Lalu, pewawancara akan lebih antusias tentang prospek anda di perusahaan.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>