<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>kesalahan pemasaran &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/kesalahan-pemasaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:31:03 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>kesalahan pemasaran &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>5 Kegagalan pemasaran yang umumnya terjadi pada startup</title><link>/pemasaran/5-kegagalan-pemasaran-yang-umumnya-terjadi-pada-startup/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 02 Jun 2020 11:41:17 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[kegagalan marketing]]></category><category><![CDATA[kegagalan pemasaran]]></category><category><![CDATA[kesalahan marketing]]></category><category><![CDATA[kesalahan pemasaran]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1362</guid><description><![CDATA[Tidak peduli apapun bidang industri Anda, setiap pemilik bisnis pasti akan merasakan hal yang sama ketika mereka meluncurkan bisnis mereka yaitu: Bangga, walaupun mereka sadar bahwa mereka akan menghadapi banyak kesulitan di masa yang akan datang. Ketika Anda mempertaruhkan segalanya untuk mengejar mimpi, tentu Anda tidak mengharapkan bahwa Anda akan gagal bukan? Oleh karena itu, &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Tidak peduli apapun bidang industri Anda, setiap pemilik bisnis pasti akan merasakan hal yang sama ketika mereka meluncurkan bisnis mereka yaitu: Bangga, walaupun mereka sadar bahwa mereka akan menghadapi banyak kesulitan di masa yang akan datang.</p><p>Ketika Anda mempertaruhkan segalanya untuk mengejar mimpi, tentu Anda tidak mengharapkan bahwa Anda akan gagal bukan? Oleh karena itu, Anda harus menemukan cara agar Anda sukses atau setidaknya meminimalisasi kemungkinan Anda untuk gagal.</p><p>Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah melalui pemasaran, tetapi sangat penting bagi Anda untuk memahami bahwa Anda tidak akan dapat dengan mudah untuk menyingkirkan orang–orang yang berkompetisi pada pasar yang sama. Berikut ini merupakan kegagalan pemasaran yang pada umumnya terjadi pada startup.</p><h3>Merekrut tim PR (public relation) terlalu dini</h3><p>Anda tidak memerlukan tim PR ketika Anda baru mulai menjalankan bisnis. Yang Anda butuhkan adalah basis pelanggan yang solid yang terbentuk dari kesetiaan pada brand Anda, dan cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah dengan berinteraksi dengan pelanggan Anda melalui media sosial dan menjadi terbuka tentang bisnis Anda. Orang–orang sangat suka untuk membaca blog dan mengikuti akun twitter, jadi berikanlah apa yang diinginkan oleh orang–orang.</p><h3>Mencontek mentah–mentah strategi pemasaran dari kompetitor Anda</h3><p>Walaupun Anda memang harus terus memantau kompetitor agar Anda dapat sukses dalam bisnis Anda, namun jika Anda menerapkan strategi pemasaran mereka secara mentah–mentah maka kemungkinan Anda untuk sukses sangat kecil. Mengapa? Karena strategi pemasaran yang mereka jalankan belum tentu sesuai dengan yang Anda butuhkan atau mungkin strategi tersebut tidak cocok untuk Anda jalankan karena kondisi tertentu. Sadarilah bahwa setiap bisnis itu berbeda dan masing–masing bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda pula pada strategi pemasarannya. Walaupun Anda melihat bahwa strategi pemasaran yang dijalankan oleh kompetitor Anda sukses, namun jika Anda memaksa untuk menjalankan strategi tersebut tanpa memperhitungkan kebutuhan dan kondisi bisnis Anda, maka strategi tersebut bukan membawa Anda menuju kesuksesan tetapi kegagalan.</p><h3>Menghindari penggunaan teknologi baru</h3><p>Cara terbaik untuk mendapatkan pelanggan pada pasar yang serba canggih saat ini adalah dengan menggunakan teknologi terbaru untuk menjangkau orang–orang. Tetapi jangan hanya sekedar menggunakan teknologi terbaru saja, Anda juga harus benar–benar paham bagaimana cara menggunakan teknologi tersebut untuk kemajuan bisnis Anda.</p><h3>Takut dengan pemasaran</h3><p>Setiap orang benci dengan tenaga penjual yang agresif, jadi saya paham jika Anda tidak ingin menjadi seperti mereka. Namun, bukan berarti Anda harus berdiam diri menunggu pelanggan untuk datang dan membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Sebuah perusahaan startup jelas membutuhkan pemasaran agar mereka dapat menarik pelanggan pertama mereka. Oleh karena itu dengan berinvestasi pada pemasaran, maka akan membantu tim penjualan Anda untuk mendapatkan lebih banyak trafik dan menutup penjualan lebih banyak.</p><h3>Menangani semua hal sendirian</h3><p>Pemasaran biasanya dilakukan berkelompok (satu tim) dan hal itu memang dilakukan karena ada alasannya. Pemasaran merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan berbagai sudut pandang dan waktu yang cukup lama untuk mengerjakannya. Sedangkan Anda sebagai pemilik bisnis tentu memiliki area lain yang harus dikerjakan, dan pemasaran merupakan area yang tidak dapat ditinggalkan. Untuk mengatasi hal ini biasanya pemilik bisnis membentuk sebuah tim atau merekrut beberapa ahli pemasaran untuk melakukan pekerjaan yang dibutuhkan bisnis Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>10 Kesalahan pemasaran yang akan mencederai bisnis Anda</title><link>/pemasaran/10-kesalahan-pemasaran-yang-akan-mencederai-bisnis-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 02 Jun 2020 06:17:28 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[kegagalan dalam marketing]]></category><category><![CDATA[kegagalan dalam pemasaran]]></category><category><![CDATA[kesalahan dalam marketing]]></category><category><![CDATA[kesalahan pemasaran]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1352</guid><description><![CDATA[Pemasaran merupakan sebuah investasi untuk bisnis Anda. Menciptakan sebuah rencana marketing dan mengimplementasikan rencana tersebut secara konsisten dapat meningkatkan visibilitas dan memperkuat keahlian Anda. Kesalahan pemasaran berikut ini dapat membuat pelanggan Anda mempertanyakan keahlian Anda dan membuat mereka pindah ke kompetitor Anda, mencederai bisnis kecil Anda dan menimbulkan efek negatif pada kesuksesan Anda. Tidak memperhatikan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Pemasaran merupakan sebuah investasi untuk bisnis Anda. Menciptakan sebuah rencana marketing dan mengimplementasikan rencana tersebut secara konsisten dapat meningkatkan visibilitas dan memperkuat keahlian Anda. Kesalahan pemasaran berikut ini dapat membuat pelanggan Anda mempertanyakan keahlian Anda dan membuat mereka pindah ke kompetitor Anda, mencederai bisnis kecil Anda dan menimbulkan efek negatif pada kesuksesan Anda.</p><h3>Tidak memperhatikan dengan detil</h3><p>Bagaimana orang melihat bisnis Anda didasarkan pada apa gambar yang Anda proyeksikan secara rutin. Entah itu online atau offline, tidak melakukan review materi pemasaran untuk kesalahan penulisan, kesalahan eja, atau hal – hal lain yang dapat mengurangi image profesionalisme pada bisnis Anda akan menimbulkan efek yang negatif. Jika Anda tidak peduli untuk memproyeksikan kesan terbaik untuk bisnis Anda, apa yang membuat klien potensial Anda berpikir bahwa Anda dapat memberikan layanan terbaik kepada mereka? Selalu perhatikan kembali material pemasaran Anda sebelum dipublikasikan, baik secara online atau offline.</p><h3>Tidak memahami kebutuhan pelanggan</h3><p>Apakah Anda benar – benar mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan potensial Anda? Apakah Anda memahami kesulitan mereka dan memberitahukan kepada mereka dengan jelas bahwa Anda merupakan orang terbaik yang dapat membantu mereka? Sebelum Anda membuat rencana pemasaran Anda, Anda harus mendefinisikan karakteristik klien ideal Anda, apa yang mereka butuhkan dan dapat Anda yang dapat Anda berikan dan bagaimana Anda dapat memberikan solusi terbaik daripada orang lain. Semakin banyak Anda mengetahui segala hal tentang pelanggan Anda dan apa saja yang dapat membuat mereka yakin, maka semakin efektif kegiatan pemasaran Anda. Pelajari pelanggan terbaik Anda dan mengapa mereka memilih bisnis Anda. Dekati pelanggan Anda secara intim supaya Anda dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang mereka cari.</p><h3>Tidak menepati janji brand Anda</h3><p>Brand Anda merupakan sebuah janji yang Anda berikan kepada pelanggan Anda dan pelanggan akan segera mengetahui jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian pada apa yang Anda janjikan dengan apa yang mereka terima. Jika aktifitas pemasaran Anda datang dari suara dan reputasi brand Anda yang sudah tercipta, maka Anda akan beresiko untuk menimbulkan kebingungan, kekecewaan atau kemarahan pada pelanggan dan prospek Anda. Pastikan bahwa semua kegiatan pemasaran Anda sejalan dengan pesan dan janji brand perusahaan Anda.</p><h3>Tidak menjalankan email marketing</h3><p>Salah satu sumber daya yang paling powerful pada pemasaran bisnis Anda adalah email in-house yang penuh dengan daftar pelanggan dan prospek yang tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Gunakan provider layanan email yang terpercaya seperti MailChimp, Constant Contact, aWeber, dan lain &#8211; lain. Untuk membangun daftar pelanggan Anda. Kemudian gunakan email marketing agar Anda dapat terus berhubungan dengan pelanggan dan prospek Anda. Pastikan Anda memahami penggunaan email marketing dengan baik dan hindari kesalahan fatal yang dapat membuat bisnis Anda di blacklist.</p><h3>Percaya dan merekrut “ahli” SEO yang akan membuat bisnis Anda di halaman pertama Google</h3><p>Tidak ada peluru ajaib. Tidak ada seorang ahli yang dapat memberikan jaminan bisnis Anda akan berada pada halaman pertama. Jangan menjadi korban dari penipuan digital marketing dan SEO yang seringkali memangsa pemilik bisnis kecil.</p><p>Cari seseorang yang Anda percaya dan dapat mengedukasi Anda mengenai apa yang akan membuat bisnis Anda berhasil. Butuh waktu untuk tampil pada hasil pencarian mesin pencari, jadi sabarlah dan tetap gigih pada apa yang Anda lakukan. Mengimplementasikan sebuah konten pemasaran dan strategi SEO yang solid akan memberikan efek yang luar biasa pada bisnis Anda.</p><h3>Menggunakan nama bisnis Anda atau tidak memiliki gambar profil pada akun media sosial Anda</h3><p>Orang – orang ingin melakukan koneksi dengan Anda, sebagai seorang pribadi, bukan dengan bisnis Anda. Jika Anda ingin melakukan koneksi dengan saya, mohon untuk membuat akun profil dengan nama dan foto Anda. Saya ingin melihat siapa Anda, mengetahui apakah kita memiliki kesamaan dan mulai membangun kepercayaan.</p><p>Menciptakan sebuah akun profil dengan nama bisnis dan logo perusahaan Anda akan melanggar syarat dan ketentuan yang berlaku di hampir semua media sosial. Terutama Facebook yang secara spesifik memberitahukan mengenai aturan tentang profil pribadi. LinkedIn juga secara spesifik mengatakan untuk menggunakan nama asli Anda pada profil akun dan jangan mengupload foto yang tidak ada hubungannya dengan diri Anda.</p><p>Promosikan bisnis Anda menggunakan Facebook Business Pages, Google+ Business Pages, dan LinkedIn Company Pages. Mereka di desain untuk mempromosikan produk dan layanan Anda dan mengijinkan orang – orang yang tertarik pada bisnis Anda untuk mengikuti Anda.</p><h3>Tidak mencari bantuan profesional ketika menciptakan identitas merek</h3><p>Saya adalah pemilik bisnis kecil yang mengontrol semua kegiatan pemasaran sendirian, namun ketika ingin menciptakan sebuah fondasi untuk sebuah merek online secara konsisten, saya menyarankan agar Anda mempertimbangkannya dua kali jika ingin melakukannya sendirian tanpa bantuan profesional.</p><p>Biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan sebuah identitas merek pada saat pertama kali diluncurkan akan jauh lebih efektif dan jangan membuang waktu untuk menciptakan visibilitas dari awal kembali hanya karena merek Anda tidak berhasil. Merekrut profesional untuk area yang membutuhkan keahlian unik seperti desain, pengembangan, dan pengalaman pengguna dapat membantu Anda menciptakan sebuah merek yang tepat ketika pertama kali diluncurkan.</p><h3>Tidak melakukan review reputasi online Anda secara berkala</h3><p>Jika bisnis Anda merupakan tipe yang membutuhkan review secara online, Anda harus mewaspadai mengenai apa yang ditulis tentang Anda. Ketika seseorang melakukan pencarian dan menemukan hal yang negatif tentang Anda, Anda akan beresiko untuk kehilangan pelangan potensial.</p><p>Sebagai pemilik bisnis, Anda harus melakukan pencarian tentang bisnis Anda secara berkala dan menyelesaikan setiap masalah yang Anda temukan. Lakukan pencarian pada website, image, dan blog. Jika review online Anda terlihat seperti gambar di bawah ini, maka Anda membutuhkan bantuan.</p><p>Tidak ada bisnis yang seratus persen dapat menyenangkan pelanggannya dan sayang sekali, ketika seseorang merasa tidak senang, mereka akan menulis sebuah review yang buruk tentang Anda. Jadi untuk menghindari efek negatif ini, minta pelanggan Anda yang puas dengan layanan Anda untuk melakukan review positif secara online juga dan letakkan link review tersebut pada akun media sosial Anda.</p><h3>Terlalu banyak menggunakan media sosial</h3><p>Setiap bisnis mungkin akan sangat senang jika dapat aktif pada setiap jaringan media sosial, namun kebanyakan dari kita memiliki sumber daya yang terbatas. Memiliki terlalu banyak akun media sosial dapat menjadi sebuah petaka. Anda harus dapat hadir dan terus melakukan penetrasi terhadap pengikut Anda dan jika Anda tidak dapat hadir ketika pengikut Anda membutuhkan bantuan, maka hal ini akan menimbulkan kesan negatif pada media sosial Anda. Pilihlah jejaring sosial yang sangat penting bagi bisnis Anda agar Anda tetap dapat melakukan koneksi dengan target audiens Anda. Ketika Anda sudah memiliki sumber daya yang cukup, barulah Anda menambahkan akun jejaring sosial Anda kembali.</p><h3>Percaya bahwa pemasaran merupakan biaya, bukan investasi</h3><p>Jika Anda memiliki pemikiran bahwa setiap yang Anda lakukan dalam kegiatan pemasaran adalah pengeluaran maka Anda akan membuat bisnis Anda gagal. Pemasaran merupakan sebuah proses yang membutuhkan waktu dan dilakukan secara konsisten. Konsisten dalam meningkatkan visibilitas bisnis Anda dan mendemonstrasikan keahlian Anda. Jika Anda menghentikan pemasaran untuk mengurangi biaya, maka usaha pemasaran Anda, terutama bisnis Anda akan gagal.</p><p>Masih ada beberapa kesalahan pemasaran yang terjadi dalam beberapa kegiatan pemasaran seperti buruknya tampilan landing page situs Anda, headlines yang buruk, dan lain – lain. Tetapi dengan menghindari 10 kesalahan marketing di atas, maka bisnis Anda akan lebih menonjol dibandingkan kompetitor Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>8 Hal yang dapat menghancurkan kegiatan marketing Anda</title><link>/pemasaran/8-hal-yang-dapat-menghancurkan-kegiatan-marketing-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sun, 31 May 2020 10:54:29 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[kegagalan marketing]]></category><category><![CDATA[kegagalan pemasaran]]></category><category><![CDATA[kegiatan marketing]]></category><category><![CDATA[kegiatan pemasaran]]></category><category><![CDATA[kesalahan marketing]]></category><category><![CDATA[kesalahan pemasaran]]></category><category><![CDATA[marketing]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1281</guid><description><![CDATA[Marketing merupakan suatu kegiatan yang tidak boleh di sia–siakan. Anda sudah bekerja keras untuk membangun reputasi dan menghasilkan word-of-mouth yang positif, namun hasil yang dicapai belum juga memuaskan. Mungkin ada strategi yang kurang tepat atau pengimplementasiannya yang tidak baik sehingga hasilnya pun tidak maksimal. Review kembali strategi Anda dan hindari 8 hal berikut ini agar &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Marketing merupakan suatu kegiatan yang tidak boleh di sia–siakan. Anda sudah bekerja keras untuk membangun reputasi dan menghasilkan word-of-mouth yang positif, namun hasil yang dicapai belum juga memuaskan. Mungkin ada strategi yang kurang tepat atau pengimplementasiannya yang tidak baik sehingga hasilnya pun tidak maksimal. Review kembali strategi Anda dan hindari 8 hal berikut ini agar kegiatan marketing Anda berikutnya dapat memberikan hasil yang memuaskan.</p><h3>Marketing adalah tentang Anda</h3><p>Kegiatan marketing harusnya berfokus kepada produk dan jasa Anda kan? Itu salah. Kegiatan marketing harus berfokus pada apa yang produk atau jasa Anda dapat lakukan untuk pelanggan Anda. Kegiatan marketing yang berfokus pada perusahaan adalah masa lalu, sekarang semuanya harus berfokus pada pelanggan. Tarik diri Anda dari kegiatan marketing dan letakkan pelanggan sebagai pusat dari kegiatan tersebut. Intinya adalah jadikan pelanggan Anda dan bukannya perusahaan Anda sebagai pahlawan.</p><h3>Anda memasarkan diri Anda sendiri</h3><p>Anda dapat mengacaukan kegiatan marketing Anda, jika Anda membuat asumsi berdasarkan preferensi Anda atau teman Anda sendiri. Lakukan riset pasar untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh target market Anda dan seperti apa perilaku mereka, jika Anda tidak mengetahui apa yang mereka mau, butuhkan, sukai dan seperti apa perilaku mereka maka jangan lakukan kegiatan marketing karena itu akan menghancurkan program Anda.</p><h3>Anda tidak mengetahui audiens Anda</h3><p>Investasikan waktu dan uang untuk mengidentifikasi bukan hanya siapa pelanggan Anda namun seperti apa perilaku mereka. Bagaimana kehidupan mereka sehari–hari  dan apa pekerjaan mereka? Dimana biasanya mereka belanja? Siapa yang mempengaruhi mereka untuk belanja? Review site kah? Teman facebook kah? Dapatkan informasi secara keseluruhan mengenai pelanggan yang Anda targetkan.</p><h3>Anda melakukan pemasaran berdasarkan komite</h3><p>Kegiatan marketing seperti mengasuh anak. Setiap orang percaya bahwa mereka dapat melakukan segala sesuatunya dengan efektif (terutama mereka yang tidak memiliki anak). Cara terbaik untuk mengatasi rasa sok tahu ini adalah dengan menyiapkan data. Hindari ide yang tidak jelas dari sekumpulan orang (termasuk boss Anda). Anda tahu siapa pelanggan Anda, Anda tahu bagaimana cara menarik mereka dan Anda memahami apa yang ada dalam pikiran mereka. Itu sebabnya Anda akan mendapatkan masalah jika Anda melakukan kegiatan marketing berdasarkan komite.</p><h3>Anda tidak memilik data pelanggan</h3><p>Seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Riset dan bukan opini atau insting yang menjadi dasar acuan program marketing Anda. Namun hal ini bukan berarti kreatifitas dan seni tidak memiliki peran. Sebaliknya, jadikan data sebagai dasar untuk menentukan kesempatan yang baru dan kegiatan marketing yang menginspirasi.</p><h3>Anda bergantung pada contoh daripada analogi</h3><p>Terobosan dalam marketing seringkali hanya inovatif dalam satu industri, tetapi hal ini tidak harus selalu original bagi dunia. Seperti yang dikatakan oleh profesor Mason Cooley, “Seni dimulai dari imitasi dan berakhir pada inovasi”. Jadi perhatikan apa yang dilakukan oleh perusahaan lain. Ahli marketing Seth Godin selalu menekankan hal ini berkali–kali dan saya setuju dengan hal tersebut. Jangan pernah menunggu studi kasus pada industri yang sama dengan Andauntuk membuktikan efektifitas dalam strategi marketing. Tetapi, mengutip dari apa yang dikatakan Godin pada blognya: “Inovasi adalah mengambil sesuatu yang berhasil disana dan menggunakannya disini”.</p><h3>Anda tidak membagikan pengalaman</h3><p>Pada era sosial media saat ini, orang marketing dan media tradisional tidak lagi menjadi pengaruh yang besar dalam menentukan pembelian. Konsumen saat ini bergantung pada web sosial media sebagai sumber pengetahuan mereka, jadi tugas seorang marketing adalah menghidupkan koneksi tersebut.Mungkin Anda berpikir bagaimana cara mengidentifikasi pelanggan berpotensial saat ini dalam sosial media, sebelum mereka mengidentifikasi diri mereka kepada Anda? Caranya sangat mudah: Perhatikan sosial media, gunakan search engine dan konten strategi dan tentu saja jangan lupa untuk melibatkan pelanggan berpotensi Anda.</p><h3>Anda sering mendiamkan interaksi</h3><p>Jika ada seorang pelanggan yang menghubungi Anda melalui sosial media, apakah Anda meresponnya, atau mendiamkannya? Pelanggan mengharapkan respon yang real-time (atau setidaknya mendekati). Brian Solis mengatakan: “Jika ada seseorang yang bertanya, dimana pun dia, Jika jawaban tersebut tidak datang dalam hitungan menit atau jam maka kesempatan untuk membuat keputusan (membeli) akanberkurang secara drastis dan dalam 24 jam (tidak ada jawaban), lebih baik lupakan”.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>