<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>keluar dari zona nyaman &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/keluar-dari-zona-nyaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:43:02 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>keluar dari zona nyaman &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Inilah alasan mengapa Anda harus keluar dari zona nyaman Anda</title><link>/inspirasi/inilah-alasan-mengapa-anda-harus-keluar-dari-zona-nyaman-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Mar 2021 23:00:16 +0000</pubDate><category><![CDATA[Inspirasi]]></category><category><![CDATA[alasan keluar dari zona nyaman]]></category><category><![CDATA[alasan mengapa harus keluar dari zona nyaman]]></category><category><![CDATA[inspirasi]]></category><category><![CDATA[keluar dari zona nyaman]]></category><category><![CDATA[mengapa kita harus keluar dari zona nyaman]]></category><category><![CDATA[zona nyaman]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2541</guid><description><![CDATA[Saya sangat mencintai pekerjaan saya. Saya hampir merasa bahwa hidup seperti bukan hal yang nyata. Itulah mengapa saya menyukainya. Saya senang, fleksibel, dan saya bekerja di industri yang saya cintai. Namun saya baru saja menerima pekerjaan baru. Biar saya jelaskan terlebih dahulu. Beberapa minggu yang lalu, saya diundang interview kerja untuk mengisi posisi baru. Beberapa &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat mencintai pekerjaan saya. Saya hampir merasa bahwa hidup seperti bukan hal yang nyata. Itulah mengapa saya menyukainya. Saya senang, fleksibel, dan saya bekerja di industri yang saya cintai.</p><p>Namun saya baru saja menerima pekerjaan baru. Biar saya jelaskan terlebih dahulu. Beberapa minggu yang lalu, saya diundang interview kerja untuk mengisi posisi baru. Beberapa hari kemudian, saya ditawarkan pekerjaan tersebut. Hal ini membuat saya perasaan saya bergejolak karena saya sangat mencintai pekerjaan saya saat ini.</p><p>Saya sudah berada di perusahaan ini hampir satu tahun, dan semua ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Saya telah belajar banyak dan tumbuh sebagai seorang pribadi. Saya begitu beruntung karena memiliki mentor yang mau menuntun saya dan mendorong saya maju bersama. Dan saya memiliki fleksibilitas: saya boleh mengatur jadwal kerja saya sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang tak ternilai mengenai perusahaan tersebut.</p><p>Jadi saya dihadapkan pada keputusan untuk menerima pekerjaan baru, saya harus benar-benar melihat apakah saya memiliki pilihan lain. Saya terus berpikir, karena saya merasa bahagia di kantor, saya memiliki jadwal yang fleksibel. Saya senang bekerja dengan orang-orang yang berada di kantor. Walaupun ada beberapa tunjangan yang tidak saya dapatkan.</p><p>Dan kemudian saya harus melihat pilihan baru saya: waktu kerja yang lebih panjang, memiliki potensi bahwa itu merupakan pekerjaan yang tidak menyenangkan. Namun ada jaringan yang bisa saya dapatkan. Saya diberikan kesempatan untuk memperluas dan mengembangkan jaringan saya dengan orang-orang yang bekerja pada bagian yang berbeda dari industri saya atau pasar yang berbeda yang sebenarnya ingin saya eksplorasi.</p><p>Saya menimbang pilihan mana yang akan saya ambil. Secara emosi saya lebih memilih untuk bertahan di tempat saat ini saya bekerja. Tetapi secara rasional, saya tahu bahwa saya harus mengambil pekerjaan tersebut.</p><p>Ini merupakan keputusan yang sulit untuk saya karena saya lebih menghargai kenyamanan. Saya rasa saya tidak sendirian dalam hal ini. Orang-orang menyukai hal yang nyaman. Mereka menyukai hal yang familiar. Bahkan ketika hal yang familiar itu jauh dari kata optimal. Orang-orang cenderung tidak ingin berubah, walaupun tempat kerja mereka membuat merekamerasa lelah dan frustasi. Mereka berpikir, mengapa harus mengetahui apa yang akan saya dapatkan jika saya harus pindah, berubah, atau mencoba sesuatu yang baru? Hal itu mungkin saja akan meningkatkan level frustasi dan melelahkan.</p><p>Ketika saya berada dalam proses pengambilan keputusan yang sulit ini, saya mendapatkan nasihat dari teman yang saya percayai. Satu teman, yang dikenal sebagai workaholic, mengatakan kepada saya, “Saya tidak mengerti mengapa hal ini sulit!” Dia melihat kesempatan mengenai apa yang dapat saya lakukan secara profesional dan mengesampingkan komponen emosional. Kemudian teman saya yang lain juga memberikan pandangan mereka dan mengatakan “saya rasa kamu terlalu nyaman.”</p><p>Jika Anda mencari kenyamanan, Anda tidak akan pernah dapat berkembang. Seperti yang diajarkan oleh guru sd saya “Tidak akan ada yang dapat Anda pelajari, tanpa ketidaknyamanan.” Pikirkan kembali momen-momen terbesar Anda: Seperti apa prosesnya? Apakah itu mudah? Saya rasa tidak.</p><p>Sangat mudah bagi saya untuk tetap bertahan. Saya tahu apa pekerjaan saya. Saya tahu apa yang saya lakukan ketika saya diberikan tugas. Saya mengenal orang-orangnya. Saya tahu dinamika perusahaan. Bahkan saya tahu apa yang biasanya di pesan oleh teman kantor saya di Starbucks. Saya tahu bahwa dengan mengambil pekerjaan tersebut, saya harus meninggalkan hal yang familiar ini, dan itu menakutkan.</p><p>Namun untuk dapat berkembang, orang-orang harus dapat menerima rasa takut tersebut. Kepuasan merupakan hal yang berbahaya. Orang-orang harus secara konstan bekerja untuk menantang diri mereka sendiri, mendapatkan keahlian baru, bertemu dengan orang-orang baru dan mengatakan “ya” pada pengalaman baru. Penasihat keuangan seringkali mendorong investor muda untuk berinvestasi pada asset yang beresiko tinggi.</p><p>Ketika seseorang masih muda dan belum memiliki banyak keterikatan merupakan saat yang paling tepat untuk mengambil kesempatan ini. Mental resiko tinggi, penghargaan tinggi berlaku untuk kesempatan kerja. Ini merupakan waktu untuk menghitung resiko. Keajaiban biasanya terjadi di luar zona nyaman. Berikut ini beberapa tips untuk melakukannya:</p><h3>Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan</h3><p>Untuk keluar dari zona nyaman Anda, pertama yang harus Anda ketahui adalah apa yang membuat Anda nyaman. Apa hal yang membuat Anda merasa aman dan apa yang membuat Anda malu untuk jauh dari orang-orang yang Anda kenal? Mungkin jawabannya adalah orang-orangnya. Mungkin Anda memiliki teman baik yang selalu melakukan apapun bersama Anda. Atau mungkin saja ini merupakan beberapa keahlian yang sering Anda gunakan atau pekerjaan yang Anda jauhi karena tidak familiar dengan hal tersebut. Identifikasi apa saja hal yang membuat Anda tidak dapat lepas dan membuat Anda khawatir.</p><h3>Mencari kesempatan untuk meningkatkan keahlian</h3><p>Jika Anda sudah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, sekarang Anda harus bergerak maju menuju hal yang membuat Anda khawatir. Untuk saya, ini merupakah cara untuk meninggalkan zona nyaman pekerjaan saya. Mungkin untuk Anda berbicara di depan publik atau mengambil kursus. Atau mungkin mengambil pekerjaan baru. Buat diri Anda merasa tidak nyaman. Itu merupakan satu-satunya cara untuk mengubah kelemahan Anda menjadi kekuatan.</p><h3>Meraih tujuan</h3><p>Orang-orang dapat menetapkan tujuan dengan cepat, menengah, atau panjang, semua bergantung pada berbagai tingkat kesulitan dan pencapaian. Seringkaliuntuk meraih tujuan ini, orang-orang harus keluar dari zona nyaman mereka. Ingatlah apa yang menjadi tujuan yang ingin Anda raih. Hal ini akan memotivasi Anda untuk mengambil kesempatan tersebut. Jangan menjadi terintimidasi karena kerja keras, itulah kunci keberhasilan Anda.</p><h3>Ingat bahwa tidak ada yang permanen</h3><p>Dalam pencarian keputusan yang baik, orang-orang sering membuat pilihan mereka sebagai “keputusan akhir.” Namun tidak ada suatu hal yang final. Ingatlah bahwa apapun yang Anda lakukan, Anda tidak akan pernah buntu. Bahkan kontrak tertentu pun dapat dibatalkan. Dan jika keputusan tersebut berarti Anda harus berkomitmen untuk melakukan suatu hal untuk beberapa tahun, itu juga tidak masalah.</p><p>Teruslah untuk berpikir dari berbagai sudut pandang. Hanya sedikit keputusan yang bersifat permanen. Ingat selalu hal tersebut karena hal itu akan membantu meringankan beberapa tekanan yang Anda rasakan ketika dalam proses membuat sebuah keputusan. Saya tidak percaya dengan kesalahan, saya hanya percaya pembelajaran dari pengalaman.</p><h3>Memiliki sistem pendukung yang baik</h3><p>Saya memiliki teman dan keluarga yang bisa saya ajak bicara. Saya telah mempercayai mereka dan opini yang mereka berikan, dan mereka telah menjadi pendengar yang baik untuk saya. Mereka mampu bersikap rasional, ketika emosi saya sedang tidak terkendali. Mereka membantu saya dalam menimbang pro dan kontra dari keputusan yang akan saya ambil secara objektif. Berbicara dengan beberapa orang yang Anda percayai akan dapat membantu Anda memberikan perspektif baru dan memberikan dorongan motivasi yang Anda butuhkan.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Zona nyaman akan membunuh kesuksesan Anda</title><link>/inspirasi/zona-nyaman-akan-membunuh-kesuksesan-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 26 Jun 2020 06:29:05 +0000</pubDate><category><![CDATA[Inspirasi]]></category><category><![CDATA[inspirasi]]></category><category><![CDATA[keluar dari zona nyaman]]></category><category><![CDATA[zona nyaman]]></category><category><![CDATA[zona nyaman akan menghancurkan kesuksesan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1628</guid><description><![CDATA[Melamar pekerjaan ketika lulus kuliah atau sekolah merupakan hal yang lumrah, kenyamanan tampaknya telah menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Mencari pekerjaan yang sempurna yang sesuai dengan keahlian kita dan meniti karir yang lama di bidang tersebut. Lupakan semua hal itu: Kenyamanan merupakan musuh. Jika segala sesuatu terlihat sangat mudah, maka sekarang saatnya Anda mengguncang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Melamar pekerjaan ketika lulus kuliah atau sekolah merupakan hal yang lumrah, kenyamanan tampaknya telah menjadi tujuan utama bagi setiap orang. Mencari pekerjaan yang sempurna yang sesuai dengan keahlian kita dan meniti karir yang lama di bidang tersebut.</p><p>Lupakan semua hal itu: Kenyamanan merupakan musuh. Jika segala sesuatu terlihat sangat mudah, maka sekarang saatnya Anda mengguncang karir Anda.</p><p>Masih ingat ketika Anda masih kecil, dan pertama kali Anda mencoba untuk naik sepeda? Apakah kamu takut ketika itu? Tentu saja. Namun apakah semua itu layak untuk dicoba? Saya yakin jawabannya adalah “Ya”.</p><p>Menjalani sebuah pekerjaan atau karir baru sama seperti ketika Anda pertama kali belajar naik sepeda: jantung Anda berdegup kencang, adrenaline memicu keberanian dan hasilnya dapat menjadi sangat berarti seperti ketika Anda menguasai kendaraan tersebut.</p><p>Keluar dari zona nyaman merupakan hal yang harus Anda lakukan, jika Anda ingin meraih kesuksesan. Saya lebih suka menyebutnya sebagai perubahan menuju “zona kekuatan” Anda. Bagian yang tersulit ketika melakukan perubahan adalah mengambil langkah pertama. Hal ini dapat menjadi suatu hal yang menakutkan, namun berikut ini merupakan empat alasan mengapa Anda layak melakukannya.</p><h3>Anda akan menemukan keahlian baru</h3><p>Jika Anda sudah berada pada industri atau pekerjaan dalam jangka waktu lama, Anda akan menguasai beberapa keahlian tertentu karena sering menggunakannya, dan mengabaikan kelebihan yang lain. Melatih satu otot saja tidak akan membuat Anda kuat secara keseluruhan, hal ini membuat ketidakseimbangan. Dengan melakukan perubahan dalam karir, Anda akan menemukan beberapa area baru yang sebelumnya tidak pernah Anda gunakan dan memperkuat area tersebut.</p><h3>Anda mungkin akan menemukan gairah baru</h3><p>Bagaimana Anda tahu apa yang Anda cintai jika Anda tidak pernah mencoba? Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya yaitu: Mencobanya, kumpulkan semua keberanian Anda dan lakukanlah. Anda akan lebih banyak mendapatkan sesuatu dengan mencoba hal baru, bahkan jika ternyata Anda gagal daripada Anda berada di tempat yang sama selamanya.</p><p>Bagi Adam Fridman, founder sekaligus CEO dari Mabbly, agensi pemasaran digital, tugasnya adalah mengoptimalkan kata pencarian di perusahaan lamanya dan menemukan cinta terhadap SEO yang kemudian menginspirasi dia untuk membangun startup dia sendiri. “Saya tidak pernah menyangka bahwa ketika saya memilih proyek tersebut, saya akan menemukan sesuatu yang saya cintai dan membuat saya bersemangat”, kata Fridman. “Sekarang semua ini merupakan kehidupan saya, dan saya sangat senang sekali.”</p><h3>Anda mungkin akan jatuh cinta kembali dengan pekerjaan lama Anda</h3><p>Mencoba pekerjaan baru, industri atau karir baru mungkin dapat menjadi bumerang bagi diri Anda sendiri. Anda mungkin akan membencinya dan rindu dengan pekerjaan lama Anda. Apakah Anda ingin atau tidak menginginkan untuk kembali ke pekerjaan tersebut dapat bergantung dari beberapa faktor, namun dengan berkomitmen kembali pada industri atau posisi lama Anda setelah mencoba sesuatu yang baru dapat membuat Anda menjadi semakin komitmen, bergairah, dan mengeliminasi istilah “bagaimana seandainya?” yang selalu membuat Anda tertahan.</p><h3>Anda akan tumbuh sebagai seorang pribadi dan karyawan</h3><p>Tidak peduli kemana hal tersebut akan membawa Anda, apakah lurus, naik turun seperti roller coaster atau bahkan berputar, keluar dari zona nyaman memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan resiko yang mengintimidasi Anda. Mengubah sedikit kehidupan Anda yang monoton dengan sebuah pengalaman hidup yang baru menjamin sebuah keadaan yang lebih segar, memperbaharui kembali kehidupan Anda, dan pekerjaan Anda.</p><p>Saya lebih menyukai seorang karyawan yang memiliki begitu banyak pengalaman dibandingkan dengan seseorang yang hanya melakukan satu pekerjaan selama beberapa dekade, karena orang – orang tersebut cenderung lebih mudah untuk beradaptasi, lebih kreatif dan mampu menghadapi rintangan baru, dan tertarik dengan tantangan dibandingkan dengan seseorang yang hanya bermain aman.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>