<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>kegagalan startup &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/kegagalan-startup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:06:34 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>kegagalan startup &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>4 Alasan mengapa startup Anda tidak pernah berhasil</title><link>/bisnis/4-alasan-mengapa-startup-anda-tidak-pernah-berhasil/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 07 May 2021 02:00:49 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[alasan startup gagal]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[kegagalan startup]]></category><category><![CDATA[mengapa startup gagal]]></category><category><![CDATA[penyebab banyak startup yang gagal]]></category><category><![CDATA[startup]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3142</guid><description><![CDATA[Memulai sebuah perusahaan adalah merupakan salah satu hal yang paling sulit yang pernah Anda lakukan dan hasilnya bisa jadi bukan menjadi seorang milyarder atau perusahaan yang sukses. Tingkat kegagalan yang tinggi dari sebuah perusahaan startup dapat disebabkan karena beberapa faktor yang berbeda, namun seringkali hal tersebut terjadi karena empat hal ini. Anda sedang membuat produk &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Memulai sebuah perusahaan adalah merupakan salah satu hal yang paling sulit yang pernah Anda lakukan dan hasilnya bisa jadi bukan menjadi seorang milyarder atau perusahaan yang sukses. Tingkat kegagalan yang tinggi dari sebuah perusahaan startup dapat disebabkan karena beberapa faktor yang berbeda, namun seringkali hal tersebut terjadi karena empat hal ini.</p><h3>Anda sedang membuat produk yang salah</h3><p>Kesalahan terbesar yang pernah Anda lakukan sebagai entrepreneur adalah membuat sebuah produk yang tidak dibutuhkan oleh orang-orang. Ketika Anda menciptakan persepsi mengenai apa yang Anda pikir orang lain butuhkan, Anda sudah menembak kaki Anda sendiri. Salah satu cara terbaik untuk membuat produk yang dibutuhkan oleh orang lain adalah dengan melibatkan end user atau calon pelanggan dalam proses pembuatannya dari awal hingga akhir.</p><p>Lakukan pekerjaan Anda, keluarlah dan berbicaralah kepada orang-orang mengenai apa yang ingin Anda bangun. Tanyakan kepada calon pelanggan Anda apakah mereka akan menggunakannnya. Ketika Anda sudah cukup mengumpulkan bukti mengenai kebutuhan produk tersebut, Anda akan menghabiskan sedikit sumber daya untuk meyakinkan orang-orang untuk menggunakannya ketika produk tersebut sudah selesai Anda buat.</p><p>Kebanyakan startup yang berhasil,mulai menciptakan produkberdasarkan passion dari si founder. Mulailah dengan apa yang ingin Anda lakukan, validasikan, dan fokuslah untuk membuatnya terlihat luar biasa.</p><h3>Anda tidak dapat beradaptasi atau mengubah tujuan ketika dibutuhkan</h3><p>Jika founder tidak dapat mengubah ide original ketika dibutuhkan dan membuat sebuah haluan, maka bisnis Anda mungkin akan menuju jalan buntu.</p><p>Kebanyakan startup yang gagal, memiliki tujuan spesifik yang tidak dapat diubah ketika mereka ingin mencapainya. Perubahan bisnis yang begitu cepat mengharapkan agar semua rencana dapat di revisi dan diubah ketika dibutuhkan. Peranan, kepemimpinan, tujuan dan tim harus saling terbuka untuk berdiskusi ketika ada hal yang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Jika Anda tidak tahu kapan harus berubah haluan ketika masih ada waktu dan uang, Anda berada dalam masalah.</p><p>Seberapa fleksibel tujuan bisnis Anda? Startup yang sukses merupakan perusahaan yang dapat mengubah tujuan dan ide awal untuk mendapatkan versi lebih baik yang diinginkan oleh orang-orang. Startup harusnya dapat berevolusi dan berkembang menjadi perusahaan yang luar biasa, dan tidak ada yang salah dengan improvisasi dan bersikukuh pada apa yang dapat dijual.</p><h3>Pasar Anda tidak cukup besar</h3><p>Anda membutuhkan pasar yang cukup besar untuk sukses. Seberapa besar pasar Anda saat ini? Bagaimana Anda dapat mempertahankan perkembangan di dalam pasar yang secara virtual tidak berkembang? Anda dapat menciptakan sesuatu yang menarik atau produk yang berinovasi, namun jika pasar Anda tidak berkembang, Anda akan kesulitan untuk mempertahankan bisnis Anda.</p><p>Beberapa entrepreneur percaya pasar tertentu kurang dilirik namun sangat besar potensinya untuk berkembang, sehingga akhirnya mereka terjun ke dalam industri tersebut. Kenyataannya, ada alasan tertentu mengapa pasar tersebut tidak dilirik. Lakukan riset yang mendalam dan bertahan pada pasar yang memiliki potensi untuk perkembangan yang lebih signifikan.</p><h3>Anda menghabiskan terlalu banyak uang di awal</h3><p>Mendapatkan pembiayaan merupakan proses yang sulit dan kebanyakan startup tidak mendapatkan pembiayaan sama sekali. Proses pembiayaan Anda harus berjalan dengan baik terlebih dahulu sebelum Anda kehabisan dana. Jika perusahaan startup Anda terlalu banyak menghabiskan dana, dan Anda masih belum tahu bagaimana Anda mendapatkan penghasilan di tahap berikutnya, Anda harus mulai khawatir. Bisnis Anda tidak boleh berjalan pada skenario, dimana Anda tidak mengetahui berapa lama waktu yang tersisa untuk menjalankan perusahaan.</p><p>Jika Anda sudah mengetahui waktu yang tersisa untuk menjalankan perusahaan dan tahu bahwa Anda sudah mulai kehabisan dana, Anda harus mengeksekusi rencana untuk memperbaiki situasi tersebut. Anda harus fokus untuk menjaga agar pengeluaran tetap dalam kontrol. Hal yang paling lucu pada kebanyakan startup adalah sebelum mereka mendapatkan dana, mereka berhemat, menjaga pengeluaran agar tetap efisien, dan menjaga agar pengeluaran tetap dalam kontrol, namun ketika mereka mendapatkan dana, semuanya berubah. Tiba-tiba kebiasaan berhemat hilang begitu saja.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Mengapa banyak startup yang kehabisan uang terlalu cepat</title><link>/bisnis/mengapa-banyak-startup-yang-kehabisan-uang-terlalu-cepat/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 26 Jun 2020 06:15:31 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis kecil]]></category><category><![CDATA[kegagalan startup]]></category><category><![CDATA[startup]]></category><category><![CDATA[umkm]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1619</guid><description><![CDATA[Selama lima tahun terakhir, Red Rocket Ventures telah memberikan konsultasi atau mentoring lebih dari 500 startup, hampir semuanya mengalami masalah yang sama. Mereka terlalu fokus untuk membangun produk mereka, mereka tidak dapat meningkatkan kapital mereka untuk menutup biaya aktivitas penjualan dan pemasaran sehingga pada akhirnya mereka kehabisan uang setelah mereka baru saja meluncurkan startup mereka. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Selama lima tahun terakhir, Red Rocket Ventures telah memberikan konsultasi atau mentoring lebih dari 500 startup, hampir semuanya mengalami masalah yang sama. Mereka terlalu fokus untuk membangun produk mereka, mereka tidak dapat meningkatkan kapital mereka untuk menutup biaya aktivitas penjualan dan pemasaran sehingga pada akhirnya mereka kehabisan uang setelah mereka baru saja meluncurkan startup mereka.</p><p>Akar permasalahan ini ada pada edukasi. Para entrepreneur harus belajar untuk lebih awal bahwa mereka tidak bisa meluncurkan startup mereka sampai mereka memiliki kapital yang cukup untuk pengembangan produk dan penjualan awal dan aktivitas pemasaran mereka. Mereka harus belajar apa yang sebenarnya diinginkan oleh investor: Pertumbuhan jumlah pengguna yang pesat, akuisisi pelanggan yang sudah terbukti dari testing penjualan sebelumnya dan channel pemasaran yang tepat, taktik pemasaran untuk menentukan batas anggaran mereka.</p><p>Dengan fokus pada masalah edukasi ini, maka para entrepreneur dapat memahami bahwa untuk membangun sebuah startup tidak hanya membutuhkan ide-ide cemerlang saja, tetapi juga membutuhkan kapital yang cukup untuk membuat sebuah produk yang bagus dan melakukan aktivitas penjualan dan pemasaran karena ini merupakan kunci kesuksesan sebuah startup.</p><p>Ada beberapa cara yang dapat digunakan oleh para entrepreneur dalam dunia startup untuk mendapatkan dana segar yakni: mengadakan campaign pada sebuah platform pengumpulan dana seperti <a href="https://www.kickstarter.com/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kickstarter</a>, mengajukan proposal kepada sebuah perusahaan incubator, atau menggunakan dana pribadi / keluarga / teman.</p><p>Mengadakan campaign pada sebuah platform seperti kickstarter merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kapital yang efektif, namun sebelum Anda mengadakan sebuah campaign akan lebih baik jika Anda sudah memiliki sebuah produk purwa-rupa yang dapat Anda perlihatkan kepada calon pembeli Anda. Anda juga harus sudah melakukan perhitungan segala biaya yang dibutuhkan untuk menciptakan produk tersebut, karena jika Anda sudah melakukan campaign pada kickstarter, itu artinya Anda harus sudah siap memproduksi massal produk yang Anda ciptakan tersebut, oleh karena itu jangan sampai salah melakukan pehitungan biaya pembuatan produk agar Anda tidak mengalami kerugian.</p><p>Cara kedua yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan dana adalah dengan mengajukan proposal kepada sebuah perusahaan incubator, namun sebelum Anda mengajukan proposal kepada mereka, banyak hal yang harus Anda siapkan seperti ramalan penjualan (sales forcasting), strategi pemasaran, jumlah akuisisi pelanggan, produk purwa-rupa, dan lain-lain. Memang agak sedikit merepotkan jika Anda menggunakan cara ini dalam mengumpulkan dana untuk menjalankan startup Anda, namun biasanya jika perusahaan incubator tersebut menyukai startup Anda, mereka tidak akan segan-segan untuk menggelontorkan dana yang besar agar startup Anda dapat sukses, bahkan terkadang mereka dapat memberikan channel atau jaringan mereka untuk membantu Anda dalam menjual atau memasarkan produk Anda.</p><p>Cara ketiga adalah menggunakan dana pribadi atau keluarga atau teman untuk mendapatkan dana segar bagi perusahaan startup Anda. Cara ketiga ini dapat Anda gunakan jika Anda mengembangkan sebuah produk yang tidak membutuhkan biaya besar. Namun untuk mendapatkan dana tersebut Anda harus dapat meyakinkan pihak-pihak yang bersangkutan, termasuk bagaimana pembagian keuntungan untuk mereka.</p><p>Jika Anda berhasil mendapatkan dana dari ketiga cara yang sudah saya sebutkan diatas, jangan lupa untuk membuat perencanaan anggaran biaya untuk mengembangkan produk, pemasaran, dan penjualan agar dana yang Anda miliki dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga Anda tidak akan kehabisan uang ketika Anda baru saja meluncurkan produk atau startup Anda.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>