<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>email marketing &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/email-marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 14:29:57 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>email marketing &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>13 Cara agar email Anda dibuka pelanggan</title><link>/pemasaran/13-cara-agar-email-anda-dibuka-pelanggan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 10 Mar 2021 03:52:56 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[cara agar email anda dibuka]]></category><category><![CDATA[cara agar email pemasaran anda dibuka]]></category><category><![CDATA[email marketing]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><category><![CDATA[tips agar email anda dibuka]]></category><category><![CDATA[tips agar email pemasaran anda dibuka]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2324</guid><description><![CDATA[Mari kita langsung ke pokok pembicaraan: Siapakah yang masih menerima email sedikit saat ini? Saya yakin jawabannya tidak ada. Jadi triknya adalah bagaimana email yang Anda kirim sebagai pemasar dibuka dan tidak masuk ke spam atau tempat sampah. Berikut ini merupakan hal yang diinginkan orang-orang dalam inbox email mereka: Tepat waktu Hadiah atau manfaat dari &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Mari kita langsung ke pokok pembicaraan: Siapakah yang masih menerima email sedikit saat ini? Saya yakin jawabannya tidak ada. Jadi triknya adalah bagaimana email yang Anda kirim sebagai pemasar dibuka dan tidak masuk ke spam atau tempat sampah.</p><p>Berikut ini merupakan hal yang diinginkan orang-orang dalam inbox email mereka:</p><ul><li>Tepat waktu</li><li>Hadiah atau manfaat dari sebuah tindakan</li><li>Informasi yang berguna</li><li>Undangan secara pribadi</li><li>Informasi yang diperlukan</li><li>Berita baru yang relevan</li></ul><p>Orang-orang juga langsung mengetahui jika email tersebut merupakan pitching karena mengandung kata-kata berikut:</p><ul><li>Kata-kata gratis</li><li>Potongan diskon</li><li>Subjek email yang terlalu panjang</li><li>Meminta bantuan</li><li>Meminta donasi</li></ul><p>Email subjek dibutuhkan untuk menarik perhatian, sama seperti headline pada berita atau artikel. Subjek email yang terbaik adalah pendek, langsung ke pokok pembicaraan, dan menyediakan cukup informasi untuk membawa pembaca mengeksplorasi lebih lanjut pesan yang Anda kirimkan.</p><p>Cobalah gunakan cara berikut ini agar email Anda memiliki kesempatan yang tinggi untuk dibuka.</p><h3>Rencanakan pengiriman email secara berkala, tetapi pastikan Anda konsisten, mengenai apa yang Anda kirimkan dan bagaimana Anda mengirimkannya</h3><p>Jika pelanggan Anda ingin mendengar kabar dari Anda setiap bulannya, kirimkan email setiap bulan. Jika mereka mengharapkan berita atau penawaran spesial, kirimkan mereka berita dan penawaran spesial. Tujuannya adalah membuat audiens Anda terlibat dan mengkondisikan mereka untuk membuka email Anda ketika mereka menerimanya.</p><h3>Tawarkan konten yang menarik, baru, dan relevan</h3><p>Hal ini mungkin terdengar sudah umum, tetapi untuk semua pesan pemasaran Anda, ini merupakan formula terbaik untuk melibatkan target pasar Anda.</p><h3>Hindari subjek spam</h3><p>Seperti yang sudah saya beritahukan di atas, menggunakan kata “Gratis” atau “Diskon x persen,” akan membuat pelanggan Anda menandai email Anda sebagai spam.</p><h3>Kirimkan email atas nama Anda</h3><p>Mengirimkan email melalui alamat no-reply tidak akan dapat membangun hubungan Anda dengan target audiens Anda.</p><h3>Menjaga agar subjek email Anda tetap pendek</h3><p>Jangan membuat subjek email Anda sebagai pesan untuk menyampaikan semua kegiatan pemasaran Anda. Orang-orang yang sering membaca email akan dapat menyadarinya dengan cepat, hanya dengan melihat tiga hingga lima kalimat pertama, terutama jika mereka menggunakan smart phone atau tablet untuk mengecek email. Ini artinya letakkan bagian yang paling penting dari subjek Anda di awal email.</p><h3>Semakin Anda dapat mengkomunikasikan cerita Anda dengan baik dalam beberapa kata, semakin besar kemungkinan email Anda akan dibuka</h3><p>Pikirkan tentang apa yang membuat Anda membuka email. Demikian juga sebaliknya, apa yang membuat Anda menghapus email? Dengan memahami kedua hal ini, maka Anda akan membuat subjek email yang baik.</p><h3>Berikan pertanyaan singkat, ciptakan sense of urgency, dan buat orang-orang penasaran</h3><p>Orang-orang menyukai rahasia dan informasi eksklusif. Komunikasikan karakteristik email yang Anda buat, sehingga orang-orang membuka email Anda.</p><h3>Menulis secara personal</h3><p>Tulis sebuah email seperti ketika Anda berbicara kepada seorang teman. Buat pesan Anda seperti sebuah pembicaraan, seperti ketika Anda berbicara dengan penerima email itu sendiri. Orang yang menerima email tersebut akan merasa seperti ketika Anda berbicara langsung kepada mereka, bukan kepada orang banyak. Mereka ingin merasakan seolah-olah hanya mereka yang menerima email yang Anda kirimkan. Apapun yang Anda lakukan hindarilah hal-hal yang dapat menimbulkan kesan bahwa Anda membaca email yang dikirimkan oleh telemarketing.</p><h3>Kirimkan email ketika Anda berpikir bahwa penerima email akan membukanya dan melihat email Anda</h3><p>Hal ini memang sulit untuk diprediksi, jadi Anda mungkin harus mengecek analitik email Anda atau melakukan test untuk melihat apakah timing Anda mempengaruhi persentasi dibukanya email atau tidak.</p><h3>Jangan menulis berlebihan mengenai perusahaan Anda atau istilah-istilah teknologi</h3><p>Pembicaraan dengan teman tidak akan mengandung hal tersebut, jadi jangan penuhi email Anda dengan pembicaraan yang membosankan atau membingungkan audiens Anda.</p><h3>Buat pesan email positif</h3><p>Informasi yang berguna, menarik, baru, dan relevan akan menciptakan subjek email yang menarik dan hal ini tentu akan menimbulkan rasa penasaran untuk mengeksplorasi email Anda lebih lanjut.</p><h3>Jangan berlebihan dalam komunikasi</h3><p>Kirimkan email ketika Anda memiliki sebuah informasi berharga atau informasi yang dapat membantu audiens Anda. Penerima email Anda mencari informasi yang akan membuat mereka menambah pengetahuan, merasa lebih baik dan menghemat waktu dan uang mereka.</p><h3>Gunakan kata-kata yang dapat menimbulkan emosional</h3><p>Hal ini akan menarik perhatian dan membantu subjek Anda menjadi lebih menonjol dibandingkan email-email lain yang diterima oleh audiens Anda.</p><p>Bangun hubungan dengan audiens Anda. Konsistensi dan relevansi akan membuat audiens Anda mengharapkan email Anda. Teknik yang sudah disebutkan ini akan meningkatkan persentasi dibukanya email yang Anda kirimkan.</p>]]></content:encoded></item><item><title>3 Taktik pemasaran email yang Anda butuhkan</title><link>/pemasaran/3-taktik-pemasaran-email-yang-anda-butuhkan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 18 Jun 2020 17:36:02 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pemasaran]]></category><category><![CDATA[email marketing]]></category><category><![CDATA[pemasaran]]></category><category><![CDATA[pemasaran email]]></category><category><![CDATA[pemasaran melalui email]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1573</guid><description><![CDATA[Ada lebih dari 144 miliar email yang dikirim setiap hari. Bagaimana Anda bisa terlihat menonjol dari yang lain? Ketika menyangkut pemasaran email, ada tiga taktik utama yang perlu Anda manfaatkan untuk menonjol, menutup penjualan, dan mendapatkan perhatian ketika email Anda berada di inbox. Headline singkat dan langsung ke inti biasanya yang paling sering dibuka Ketika &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Ada lebih dari 144 miliar email yang dikirim setiap hari. Bagaimana Anda bisa terlihat menonjol dari yang lain? Ketika menyangkut pemasaran email, ada tiga taktik utama yang perlu Anda manfaatkan untuk menonjol, menutup penjualan, dan mendapatkan perhatian ketika email Anda berada di inbox.</p><h3>Headline singkat dan langsung ke inti biasanya yang paling sering dibuka</h3><p>Ketika membahas pemasaran email, headline utama memiliki satu tujuan utama: membuat agar penerima untuk membuka email. Software email raksasa dalam pemasaran, <a href="https://mailchimp.com/">MailChimp</a> menemukan bahwa, di semua industri besar, tingkat persentase sebuah email dibuka berkisar antara rata-rata 17 persen sampai 28 persen. Itu berarti hanya sekitar satu dari setiap empat orang yang akan membuka email anda (apalagi baca atau klik link di dalamnya). Seperti yang Anda lihat, mengoptimalkan headline utama Anda adalah kunci untuk memastikan bahwa pelanggan benar-benar membaca email Anda. Melakukannya tidaklah sulit. Ingatlah dua elemen penting saat menyusun headline utama Anda: pendek dan langsung ke inti.</p><p>Judul terbaik dalam sejarah pemasaran email dikirim saat kampanye presiden pertama Obama, yang mengumpulkan $ 690 juta secara online (sebagian besar melalui pemasaran email). Itu, &#8220;Hei&#8221;. Tidak, saya tidak salah ketik. Judul emailnya sederhana, &#8220;Hei&#8221;. Mengapa ini bekerja dengan baik? Semuanya bermuara pada psikologi. Anda lebih cenderung membuka email dengan tajuk utama yang biasanya ada di kotak masuk dari teman, keluarga, atau rekan kerja.</p><h3>Campurkan konten dengan penawaran</h3><p>Pemasaran email telah dinyatakan &#8220;mati&#8221; oleh kebanyakan orang. Kenyataannya adalah, hal ini tidak akan mati dan tidak akan pernah mati. Email merupakan satu-satunya cara termurah untuk menjangkau konsumen secara langsung. Faktanya, Direct Marketing Association menemukan bahwa pemasaran email memiliki laba atas investasi sebesar 4.300 persen. Dalam bisnis saya sendiri, pemasaran email telah membuat saya mendapatkan ratusan klien.</p><p>Walaupun pemasaran email tidak mati, namun kejayaannya sudah mati. Saya mengacu pada waktu di tahun 1990an, masa dimana pemasar akan membanjiri setiap akun email dengan penawaran, kupon dan deal yang luar biasa. Cara tersebut sudah tidak lagi bekerja, karena sekarang layanan email telah mengembangkan sebuah layanan untuk memfilter spam agar akun email yang kita miliki menjadi lebih bersih dari iklan–iklan yang tidak jelas darimana asalnya.</p><p>Lalu dengan semua hambatan ini, bagaimana Anda bisa membuat email menjadi alat yang paling hebat dalam strategi pemasaran digital Anda? Sederhana. Selain penjualan, kupon dan penawaran, tambahkan konten berbasis nilai (value) ke kampanye pemasaran email Anda.</p><p>Jika kampanye pemasaran email Anda &#8220;menjual, menjual, menjual&#8221;, Anda akan membuat pelanggan Anda kabur. Mereka akan bosan dengan penawaran Anda dan akhirnya berhenti berlangganan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sekitar 25 persen pelanggan Anda setiap tahunnya.</p><p>Solusi yang banyak dilakukan para pemasar untuk mengurangi tingkat penurunan pelanggan adalah dengan meningkatkan pengeluaran untuk menambah daftar pelanggan mereka. Namun, dari perspektif biaya, lebih murah untuk mempertahankan agar pelanggan lama kembali daripada ‘membeli’ pelanggan baru. Untuk menjaga tingkat penurunan pelanggan, Anda perlu mempertahankan agar pelanggan yang sudah ada tertarik dengan produk atau layanan atau penawaran Anda. Di situlah konten bisa membantu. Gunakan konten sebagai sarana untuk mendidik dan menginformasikan pelanggan Anda, tanpa menjual. Berikut adalah beberapa ide untuk Anda mulai:</p><p>Buat daftar 10 besar artikel industri menarik dan bagikan dengan pelanggan Anda. Moz, perusahaan SaaS, melakukan pekerjaan yang bagus dengan newsletter &#8220;Moz Top 10&#8221; mereka.</p><p>Campur konten yang dikurasi dengan konten blog Anda sendiri dengan email penjualan Anda. HuckBerry, toko e-niaga, melakukan hal tersebut di bagian bawah email mereka.</p><p>Untuk email tertentu, jadikan pendidikan sebagai prioritas penjualan. Perusahaan perawatan kulit mewah Yon-Ka Paris menggunakan strategi ini untuk mendidik konsumen tentang pilihan pengobatan yang mereka tawarkan selain produk yang mereka jual.</p><h3>Uji semuanya</h3><p>Ketika kita berbicara tentang email, Anda memiliki kemampuan untuk menguji hampir semuanya dan mendapatkan umpan balik seketika. Hal ini memungkinkan Anda untuk terus belajar dan memperbaiki kampanye berdasarkan temuan Anda.</p><p>Tes termudah untuk dijalankan disebut tes split atau A / B karena Anda mengirimkan dua atau lebih variasi email ke pelanggan Anda dan merekam reaksi mereka terhadap masing-masing.</p><p>Berikut ini merupakan tiga hal teratas yang harus Anda uji dalam kampanye pemasaran email Anda untuk mendapatkan hasil maksimal.</p><p><strong>Headlines:</strong> Seperti disebutkan di atas, headline sangat penting. Mereka adalah pintu email Anda dan jika tidak dioptimalkan, tidak ada yang akan membukanya. Uji variasi panjang yang berbeda, capitalizing setiap kata, gunakan huruf besar, dan bahkan menambahkan emojis.</p><p><strong>Desain:</strong> Baru-baru ini, saya menguji desain untuk kampanye pemasaran email yang sangat bervariasi dari desain email tradisional yang kami gunakan. Segala sesuatu dari skema warna hingga tipografi pun berbeda. Saya kagum dengan hasilnya. Desain baru itu akhirnya menjual produk 50 persen lebih banyak daripada desain tradisional. Ingat ini &#8211; bahkan jika Anda puas dengan desainnya, mungkin pelanggan Anda tidak. Uji berbagai variasi warna, tombol, tipografi, dan grafik.</p><p><strong>Kirim pada hari dan waktu tertentu:</strong> Sebuah studi oleh Experian menemukan bahwa email yang dikirim pada akhir pekan lebih banyak dibuka dibandingkan pada hari kerja. Mereka juga menemukan bahwa jam 8 malam sampai tengah malam merupakan waktu yang tepat untuk mengirim email. Hal ini masuk akal karena volume email biasa rendah pada saat tersebut karena kebanyakan orang tidak bekerja. Namun, setiap industri berbeda dan Anda harus mengingatnya saat melakukan pengujian. Cobalah untuk menemukan hari dan waktu ketika pelanggan tidak akan terganggu oleh hal-hal lain saat email Anda muncul di kotak masuk mereka.</p><p>Kesimpulan dari postingan ini adalah: jangan memperlakukan pelanggan Anda seperti pelanggan, perlakukan mereka seperti orang sungguhan. Bicaralah kepada mereka seperti Anda berbicara dengan teman, keluarga, dan / atau rekan kerja mereka, berbagi konten berharga dengan mereka, pelajari lebih lanjut tentang mereka melalui eksperimen, dan Anda akan menemukan email untuk menjadi saluran pemasaran Anda yang paling sukses.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>