<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cv &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 13:31:15 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cv &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Haruskah saya berbohong pada resume saya?</title><link>/karir/haruskah-saya-berbohong-pada-resume-saya/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 11 Mar 2021 01:00:24 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[cari kerja]]></category><category><![CDATA[cv]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[resume]]></category><category><![CDATA[surat lamaran kerja]]></category><category><![CDATA[tips kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2335</guid><description><![CDATA[Katakanlah Anda sedang mencari pekerjaan dan setelah sekian lama Anda melamar pekerjaan, tidak ada satu pekerjaan pun yang Anda dapatkan karena Anda dianggap overqualified, jadi Anda mulai berpikir “mungkin saya harus menghilangkan beberapa riwayat kerja lama saya atau mengubah jabatan manajerial Anda menjadi sesuatu yang bersifat staff.” Sebagai contoh, jika Anda ingin berbohong pada resume &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Katakanlah Anda sedang mencari pekerjaan dan setelah sekian lama Anda melamar pekerjaan, tidak ada satu pekerjaan pun yang Anda dapatkan karena Anda dianggap overqualified, jadi Anda mulai berpikir “mungkin saya harus menghilangkan beberapa riwayat kerja lama saya atau mengubah jabatan manajerial Anda menjadi sesuatu yang bersifat staff.” Sebagai contoh, jika Anda ingin berbohong pada resume Anda, Anda harus menghilangkan riwayat pekerjaan Anda dari manajer penjualan menjadi sales representative dan menghapus semua hal yang berhubungan dengan memimpin sebuah tim atau mengatur operasional sehari-hari dari resume Anda. Dengan melakukan hal tersebut, tentu resume Anda tidak terlihat overqualified dan mungkin saja pihak HRD akan mempertimbangkan untuk merekrut Anda. Walaupun ini bisa saja Anda lakukan, namun Anda juga harus berhati-hati dan memikirkan efek jangka panjangnya jika Anda ketahuan melakukan hal tersebut.</p>]]></content:encoded></item><item><title>3 Alasan mengapa perekrut mengabaikan CV Anda</title><link>/karir/3-alasan-mengapa-perekrut-mengabaikan-cv-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Jun 2020 01:35:25 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[cv]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[surat lamaran kerja]]></category><category><![CDATA[tips karir]]></category><category><![CDATA[tips kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1605</guid><description><![CDATA[CV Anda merupakan kunci untuk mendapatkan kesempatan interview. Ini merupakan sebuah impresi pertama dan jalan satu-satunya untuk mendapatkan panggilan telepon dengan kalimat yang paling ingin Anda dengar ketika mencari kerja : “kami ingin memanggil Anda untuk interview”. Untuk mendapatkan panggilan interview, Anda harus membuat sebuah dokumen terbaik yang pernah Anda buat seumur hidup Anda dan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>CV Anda merupakan kunci untuk mendapatkan kesempatan interview. Ini merupakan sebuah impresi pertama dan jalan satu-satunya untuk mendapatkan panggilan telepon dengan kalimat yang paling ingin Anda dengar ketika mencari kerja : “kami ingin memanggil Anda untuk interview”. Untuk mendapatkan panggilan interview, Anda harus membuat sebuah dokumen terbaik yang pernah Anda buat seumur hidup Anda dan mengirimkannya ke alamat email atau perusahaan yang Anda lamar.</p><p>Tentu sulit untuk dipercaya bahwa dokumen yang sudah Anda persiapkan sebaik mungkin malah tidak dihiraukan oleh perekrut, dikesampingkan, bahkan mungkin dibuang. Namun ada beberapa alasan mengapa hal itu dapat terjadi dan Anda tidak perlu mengkhawatirkannya karena semua hal itu dapat Anda perbaiki.</p><h3>Kesalahan: Anda terlalu banyak menggunakan jargon</h3><p>Solusi: Buatlah tulisan seperti manusia bukan robot. Sangat penting bagi Anda untuk memasukkan kata kunci yang relevan dengan deskripsi pekerjaan untuk posisi yang Anda lamar dan usahakan juga untuk memberikan sebuah cerita yang berhubungan dengan pengalaman Anda sebelumnya. Sebuah kata kunci akan membuat Anda mendapatkan panggilan interview, sedangkan cerita tersebut akan membuat Anda mendapatkan pekerjaan. Pastikan juga bahwa pengalaman Anda menggambarkan hal-hal yang relevan dengan posisi tersebut.</p><h3>Kesalahan: Anda mengirim CV yang sama untuk beberapa posisi pada perusahaan yang sama</h3><p>Solusi: Tanyakan pada diri Anda sendiri apa yang ingin Anda cari dalam sebuah posisi dan mengapa Anda merasa memenuhi kualifikasi untuk posisi tersebut. Akan lebih baik jika Anda menghabiskan waktu untuk mengirimkan lamaran pada satu posisi yang memang Anda kuasai daripada mengirimkan lamaran untuk beberapa posisi yang berbeda. Bijaksanalah dalam mengirimkan setiap lamaran pekerjaan Anda dan rancang setiap surat lamaran Anda untuk setiap posisi yang Anda lamar.</p><h3>Kesalahan: Anda terlambat mengirimkan surat lamaran</h3><p>Solusi: Lakukan sedikit riset sebelum mengirimkan sebuah lamaran. Hubungi perekrut untuk menanyakan apakah posisi yang ingin Anda lamar masih terbuka atau tidak. Jika Anda melamar secara online, lihat kembali tanggal posting lowongan tersebut, jika sudah terlalu lama lebih baik Anda jangan mengirimkannya atau jika Anda memang tertarik dengan perusahaan tersebut makaAnda mengirimkan email kepada perekrut untuk menanyakan apakah mereka masih membuka lowongan tersebut atau tidak. Lakukan subsribe untuk mendapatkan notifikasi lowongan-lowongan kerja terbaru pada situs lowongan kerja online dan Anda dapat mengirimkan surat lamaran Anda begitu ada lowongan yang sesuai dengan skill Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Contoh CV yang menarik perhatian hrd</title><link>/karir/contoh-cv-yang-menarik-perhatian-hrd/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 18 Jun 2020 06:07:49 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[cara mebuat cv]]></category><category><![CDATA[cara membuat cv yang menarik]]></category><category><![CDATA[contoh cv]]></category><category><![CDATA[contoh cv yang menarik]]></category><category><![CDATA[cv]]></category><category><![CDATA[cv yang menarik]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[tips karir]]></category><category><![CDATA[tips kerja]]></category><category><![CDATA[tips membuat cv]]></category><category><![CDATA[tips membuat cv yang menarik]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1561</guid><description><![CDATA[Pada umumnya, sebelum melamar bekerja kamu pasti akan membuat CV (Curicullum Vitae). Apa itu CV? CV merupakan biodata atau histori karir yang sudah kamu lalui. CV ini memiliki fungsi untuk memberitahukan kepada organisasi atau perusahaan  yang kamu lamar mengenai data pribadi kamu seperti nama, alamat, umur, status pernikahan, no telp, email, dan lain sebagainya. Selain &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Pada umumnya, sebelum melamar bekerja kamu pasti akan membuat CV (<em>Curicullum Vitae</em>). Apa itu CV? CV merupakan biodata atau histori karir yang sudah kamu lalui. CV ini memiliki fungsi untuk memberitahukan kepada organisasi atau perusahaan  yang kamu lamar mengenai data pribadi kamu seperti nama, alamat, umur, status pernikahan, no telp, email, dan lain sebagainya. Selain informasi data pribadi, CV juga berfungsi sebagai rekam jejak karir yang sudah pernah kamu lalui dan hal ini sangat penting bagi perusahaan untuk menjadi bahan pertimbangan apakah kamumemang memenuhi kualifikasi yang sudah ditetapkan oleh perusahaan atau tidak.</p><p>Tahukah kamu berapa banyak CV yang diterima oleh HRD setiap harinya? Jumlahnya sangat banyak sekali, bahkan jika perusahaan yang kamu lamar merupakan perusahaan multinasional, maka CV yang diterima HRD bisa mencapai ratusan per hari. Lalu bagaimana caranya agar CV yang kamu buat dapat menarik perhatian HRD? Kuncinya adalah CV yang kamu buat harus menarik dan berbeda daripada CV yang mereka terima pada umumnya.</p><p>Berikut ini merupakan contoh CV yang pada umumnya dibuat oleh pelamar kerja saat ini.</p><h3><strong>Contoh CV (Curicullum Vitae) 1</strong></h3><p>Budi Gunawan</p><ul><li>Nama: Budi Gunawan</li><li>Tempat/tanggal lahir: Jakarta, 11Maret 1985</li><li>Jenis kelamin: Pria</li><li>Status: Menikah</li><li>Agama: Kristen</li><li>Kewarganegaraan: Indonesia</li><li>Tinggi: 175 cm</li><li>Berat: 70 kg</li><li>Alamat: Jl. Gunung Sahari Raya No. 24, Jakarta Utara</li></ul><p><strong>Pengalaman Kerja</strong><br />Senior Web Developer, PT. Teknologi Aplikasi Mobile <em>January 2012 – January 2016</em></p><p>Web Developer, PT. Indosoft <em>August 2007 – December 2011</em></p><p>Freelance, <em>June 2005 – May 2007</em></p><p><strong>Riwayat Pendidikan</strong><br />Universitas Indonesia, Sarjana (S1) – Sistem Informasi, <em>May 2003-2007</em></p><p><strong>Kemampuan Berbahasa</strong><br />Bahasa Inggris. Tertulis: cukup<em>. Lisan: cukup</em></p><h3><strong>Contoh CV (Curicullum Vitae)  2</strong></h3><p>Siti Subihat</p><ul><li>Nama: Siti Subihat</li><li>Jenis Kelamin: Wanita</li><li>Alamat: Tebet, Jakarta Selatan</li><li>Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 16 April 1988</li><li>Status: Belum Menikah</li><li>Agama: Islam</li><li>Phone: 081234567xxx</li><li>E-mail: siti_subihat@gmail.com</li></ul><p><strong>Pendidikan Formal</strong></p><ul><li>2006 – 2010 : Fakultas Teknik Informatika, Universitas Bunda Mulia</li><li>2003 – 2006 : SMUN 48Jakarta</li><li>2000 – 2003 : SLTPN 02Jakarta</li></ul><p><strong>Pendidikan Nonformal</strong></p><ul><li>2014 Google Analytics Academy</li><li>2010 Microsoft SQL Server 2010 Database, Microsoft Certified of Achievement</li><li>1999 EF English Course, General English Advanced Class</li></ul><p><strong>Pengalaman Kerja</strong></p><ul><li>November 2011 – April 2012 PT. Horizon IT sebagai Search Analytics Staff</li><li>April 2012 – Oktober 2014 PT. Zona Pencarian sebagai Search Specialist</li><li>Oktober 2014 – Sekarang PT. ValhalaEka Mandiri sebagai SEM Manager</li></ul><p><strong>Pengalaman Organisasi</strong></p><ul><li>2008 Ketua divisi Hubungan Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika Bunda Mulia</li></ul><p><strong>Kemampuan</strong></p><ul><li>Mengerti dan dapat mengoperasikan Microsoft Office, Windows XP, Personal Computer, Java Script, C++, HTML, Jquery, CSS, AJAX</li><li>Mengerti SEM (Search Engine Marketing) : Search, GDN, Youtube, Facebook Ads, Google Adwords</li></ul><p><strong>Sertifikat</strong></p><ul><li>Search Advertising Certificate, exp: Juli 2015</li><li>Google Analytics Individual Qualification, exp: Desember 2016</li></ul><p>Jika CV yang kamu gunakan untuk melamar ke perusahaan seperti contoh CV di atas, maka CV yang kamu kirimkan tidak ada bedanya dengan ribuan pelamar lainnya. Untuk membuat CV kamu menonjol dan menarik perhatian HRD kamu harus melakukan usaha lebih yaitu dengan mendesain CV yang kamu buat agar terlihat lebih cantik dan berbeda daripada yang biasanya diterima pihak HRD.</p><p>Sekarang saatnya untuk membuat CV kamu terlihat cantik dan menarik</p><p>Intinya adalah CV atau resume yang kamu buat harus jelas, padat, dan menarik. Jangan membuat CV yang panjang lebar hanya untuk menjelaskan hal–hal yang tidak relevan dengan karir kamu dan posisi yang kamu lamar saat ini. Jika kamu membuat CV seperti itu, maka tidak heran jika CV kamu tidak dilihat atau bahkan langsung disingkirkan tanpa dicek terlebih dahulu oleh mereka.</p><p>Jika kamu ingin CV kamu dibaca oleh HRD maka satu–satunya cara adalah membuat CV kamu terlihat unik dan menarik. Jika mereka sudah tertarik dengan CV kamu, mereka pasti akan memeriksa biodata dan rekam jejak karir kamu dengan seksama.</p><p>Berikut ini merupakan beberapa contoh CV yang dibuat secara unik dan menarik perhatian HRD.</p><p>Kalau kamu bukan orang desain dan ingin membuat CV yang menarik, coba gunakan CV generator online</p><p>Mungkin contoh–contoh CV yang sudah saya tampilkan di atas memerlukan keahlian dalam desain dan saya tahu tidak semua orang dapat mendesain CV seperti yang dilakukan seorang desainer grafis. Bagi kamu yang tidak memiliki bakat dalam desain, jangan khawatir ada banyak tools online yang dapat kamu manfaatkan untuk membuat CV diantaranya adalah:</p><ul><li><a href="http://cvmkr.com/">CV Maker</a></li><li><a href="http://www.livecareer.com/resume-builder">LiveCareer</a></li><li><a href="http://www.yourcvbuilder.com/">yourcvbuilder</a></li><li><a href="https://www.visualcv.com/">VisualCV</a></li><li><a href="https://www.resume.com/">Resume</a></li></ul><p>Karena saya sudah membagikan tips dan contoh–contoh cv yang menarik bagi HRD, sekarang saatnyakamu berkreasi untuk membuat CV yang cantik dan menarik. Selamat berkreasi dan semoga sukses untuk lamaran pekerjaannya.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara memastikan pewawancara membaca CV Anda</title><link>/karir/cara-memastikan-pewawancara-membaca-cv-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 05 Jun 2020 18:37:23 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[cara memastikan cv anda dilihat hrd]]></category><category><![CDATA[cara memastikan cv anda dilihat pewawancara]]></category><category><![CDATA[cv]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[tips karir]]></category><category><![CDATA[tips kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1432</guid><description><![CDATA[Saat mempersiapkan CV Anda, berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk memikirkan siapa orang yang mungkin akan membacanya? Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk mempertimbangkan siapa seperti apa orang yang Anda inginkan dan apakah mereka mau membacanya? Sebagai perekrut, saya menghabiskan waktu sekitar 50% hingga 75% waktu untuk mencari kandidat &#8220;sempurna&#8221;. Sebagian besar waktu &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Saat mempersiapkan CV Anda, berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk memikirkan siapa orang yang mungkin akan membacanya? Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk mempertimbangkan siapa seperti apa orang yang Anda inginkan dan apakah mereka mau membacanya?</p><p>Sebagai perekrut, saya menghabiskan waktu sekitar 50% hingga 75% waktu untuk mencari kandidat &#8220;sempurna&#8221;. Sebagian besar waktu itu dialokasikan untuk pre-screening kandidat yang sesuai dengan requirement yang saya butuhkan. Jadi, saat memilah-milah CV, saya harus melakukannya se-efisien mungkin sehingga saya bisa memaksimalkan waktu pada tahap yang lebih penting berikutnya: interview.</p><p>Ini artinya adalah saya menyingkirkan setiap CV yang saya rasa tidak memiliki standar minimum yang diperlukan sebagai kandidat yang layak.</p><p>Sebagai rekrutmen lokal independen yang kesuksesannya bergantung sepenuhnya pada kepercayaan yang telah saya bangun dengan klien saya, saya tidak bisa mengambil risiko pada kandidat yang saya panggil. Mereka adalah cerminan bisnis saya. Tetapi bukan berarti saya tidak mempertimbangkan kandidat yang tidak memiliki segala keterampilan dan pengalaman yang saya cari. Sebaliknya, dengan memiliki hubungan yang kuat dengan klien, memungkinkan saya untuk meyakinkan mereka untuk kadang-kadang mengabaikan satu atau lebih requirement yang mereka butuhkan dan meminta mereka  mempertimbangkan etos kerja mereka, attitude, karakter, dan lain–lain. Namun, jika Anda tidak bisa mengeja jabatan pekerjaan terakhir Anda dengan benar, apakah Anda benar-benar mengharapkan saya untuk menjadi duta besar Anda dan mempertaruhkan reputasi profesional saya untuk Anda?</p><h2>Tidak semua tentang CV</h2><p>Ini juga bukan tentang standar minimum CV. Hal-hal seperti lokasi geografis dan harapan gaji Anda harus berada dalam rata-rata (pasaran) yang sesuai dengan jabatan pekerjaan yang Anda lamar. Jika Anda menggunakan pendekatan scattergun untuk mencari pekerjaan Anda (mengirim CV melalui email ke semua pekerjaan yang Anda lihat di hari itu) Anda berisiko untuk membuat pewawancara kehilangan ketertarikan mereka terhadap Anda. Dan jika hal tersebut terus menerus Anda lakukan, maka kesempatan Anda untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut akan musnah, walaupun keterampilan Anda dengan relevan dengan keahlian yang mereka butuhkan.</p><h2>Standar minimum</h2><p>Berikut ini merupakan standar minimum untuk CV yang saya baca. Mungkin ini dapat membantu Anda ketika Anda ingin mengupdate CV:</p><p><strong>Ejaan:</strong> ejaan yang benar menunjukkan bahwa Anda sangat memperhatikan segala detail yang Anda buat. Gunakan spellchecker jika diperlukan. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda peduli dengan apa yang Anda lakukan.</p><p><strong>Bahasa:</strong> pastikan bahasa Anda jelas dan ringkas, disusun dengan baik dan sesuai dengan tata bahasa. Bahkan walaupun CV Anda mungkin akan banyak menggunakan format bullet-point, Anda tetap harus menunjukkan bahwa Anda memiliki pemahaman dasar pada struktur kalimat sehingga Anda dapat mengkomunikasikan pesan Anda dengan baik.</p><p><strong>Kontak detil:</strong> Saya tahu ini mungkin terdengar aneh, namun saya telah melihat begitu banyak riwayat hidup atau CV tanpa ada satu pun informasi tentang cara menghubungi kandidat. Hal ini dapat  menunjukkan kurangnya perhatian Anda terhadap hal-hal detil.</p><p><strong>Format:</strong> gunakan format yang sederhana dan jelas. Pilih font yang umum (yang saat ini digunakan) seperti Calibri atau Arial ketimbang Times Roman yang bisa membuat CV Anda terlihat agak ketinggalan jaman. Kemudian, jika Anda ingin mempresentasikan CV Anda dalam bentuk pdf Anda juga harus menyertakan salinan dalam bentuk Word sehingga perekrut Anda dapat melakukan pengeditan terhadap CV Anda.</p><h2>Tata letak penulisan dalam CV</h2><ul><li>Nama dan detil kontak</li><li>Profil: ringkasan keterampilan / pengalaman utama Anda (fokuslah menuliskan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar) dan posisi atau pekerjaan seperti apa yang Anda cari atau yang paling sesuai untuk Anda. Juga bicarakan soft skill Anda, sebagai contoh: team player, energik, fokus, dan lain–lain. Pusatkan perhatian pada atribut yang ingin Anda tampilkan ke pewawancara</li><li>Riwayat pekerjaan: susun riwat pekerjaan Anda dari yang terbaru pertama, termasuk tanggal masuk dan tanggal berhenti untuk setiap pekerjaan</li><li>Pendidikan</li><li>Keterampilan atau kualifikasi lainnya: jika Anda memiliki keterampilan lain, Anda bisa meletakkannya di bagian ini. Sebagai contoh, bahasa, IT yang relevan lowongan kerja yang Anda lamar, dan lain &#8211; lain</li><li>Minat: hanya mencakup hal-hal yang benar-benar Anda sukai di luar dari pekerjaan. Sebagai contoh, relawan, panitia pengumpulan dana, memancing, dan lain-lain</li></ul>]]></content:encoded></item></channel></rss>