<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara meningkatkan semangat kerja karyawan &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-meningkatkan-semangat-kerja-karyawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 14 Jun 2022 05:56:16 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara meningkatkan semangat kerja karyawan &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>7 Cara untuk meningkatkan semangat karyawan</title><link>/kepemimpinan/7-cara-untuk-meningkatkan-semangat-karyawan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 09 Nov 2020 15:21:54 +0000</pubDate><category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[semangat kerja]]></category><category><![CDATA[semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1846</guid><description><![CDATA[Apakah karyawan Anda merasa terpaksa saat bekerja? Apakah Anda tidak mendengar lagi canda tawa karyawan Anda? Jika ya, ini artinya karyawan Anda membutuhkan motivasi. Karena semangat kerja yang rendah dapat menimbulkan kinerja kerja yang buruk, kerja sama yang buruk, produktivitas yang rendah, dan mengurangi omset Anda dan yang paling parah lagi adalah dapat menghambat pencapaian &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah karyawan Anda merasa terpaksa saat bekerja? Apakah Anda tidak mendengar lagi canda tawa karyawan Anda? Jika ya, ini artinya karyawan Anda membutuhkan motivasi. Karena semangat kerja yang rendah dapat menimbulkan kinerja kerja yang buruk, kerja sama yang buruk, produktivitas yang rendah, dan mengurangi omset Anda dan yang paling parah lagi adalah dapat menghambat pencapaian tujuan perusahaan.</p><p>Karena semangat kerja karyawan dapat dibangun atau menghambat tujuan perusahaan, maka seorang pemimpin yang baik harus terus memperhatikan dan melakukan hal sederhana atau hal yang kreatif untuk terus memperkuat semangat mereka. Berikut ini beberapa taktik yang dapat Anda implementasikan untuk bisnis Anda:</p><h3>Buat agar karyawan merasa hal yang mereka lakukan lebih dari sebuah pekerjaan</h3><p>Setiap orang menginginkan hal yang mereka lakukan memiliki tujuan yang lebih besar. Terkadang tujuan tersebut bias menghilang dalam rutinitas kerja sehingga mereka tidak lagi merasakan tujuan tersebut. Salah satu kunci yang dilakukan Snagajob.com (sebuah situs lowongan kerja yang berbasis di Glen Allen, Virginia) untuk menjaga hal tersebut adalah dengan berbagi cerita “Saya mendapatkan pekerjaan!” yang akan menunjukkan nilai dari pekerjaan mereka.</p><h3>Ambil waktu untuk merayakan keberhasilan secara kreatif</h3><p>Sudah hal yang biasa jika Anda focus pada apa yang akan Anda capai dibandingkan dengan melihat kembali apa yang sudah dicapai. Ambil waktu untuk merenungkan apa yang sudah Anda capai dan apresiasikan kepada karyawan Anda sebagai penghargaan atas apa yang sudah mereka lakukan dalam mencapai tujuan perusahaan Anda.</p><p>Setiap departemen di Acuity, sebuah perusahaan financial yang berbasis di Sheboygan, Wisconsin diminta untuk membuat list setiap tahun mengenai apa yang sudah mereka capai dan list tersebut akan direview oleh sebuah tim di Acuity untuk dipilih sebagai 100 pencapaian yang luar biasa. List tersebut akan di desain menjadi sebuah buku dan dibagikan kepada setiap karyawan mereka.</p><h3>Berikan waktu luang untuk karyawan agar mereka bias mengerjakan proyek yang mereka sukai</h3><p>Proyek pribadi dapat memberikan energy tambahan dan hal ini juga bias menjadi sumber inovasi untuk perusahaan. Atlassian sebuah perusahaan pengembangan software yang berbasis di Sydney mendorong kreativitas pada saat “FedEx Day”. Selama event ini, semua karyawan mereka diberikan kesempatan untuk mengerjakan apapun yang mereka anggap menyenangkan selama hal tersebut masih berhubungan dengan proses atau produk Atlassian dan dapat diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Karyawan memiliki waktu dari jam 2 siang pada hari kamis hingga jam 4 sore pada hari jumat, untuk menyelesaikan proyek yang mereka kerjakan. Kemudian mereka dapat mempresentasikan hasil kerja mereka. Dari kegiatan ini Atlassian mengadopsi lebih dari puluhan proyek, mulai dari peningkatan produk hingga peningkatan proses.</p><h3>Adakan acara rutin internal</h3><p>Di luar dari kegiatan rutin dengan klien dan kehidupan di dalam bilik kecil kantor, Anda juga bias membangun semangat kerja karyawan Anda di kantor. Contohnya perusahaan akunting Ehrhardt Keefe Steiner &amp; Hottman yang berbasis di Denver menggunakan konsep lingkungan tetangga untuk melakukan hal tersebut. Semua karyawan yang berjumlah 387 membentuk sebuah lingkungan tempat tinggal berdasarkan lantai atau divisi yang ada di kantor. Group ini kemudian menghabiskan waktu bersama untuk meeting membicarakan acara yang diadakan oleh kantor. Contohnya, jika perusahaan mengadakan turnamen basket, maka setiap group harus membentuk sebuah tim basket (berikut nama timnya), membuat jersey, mascot, dan cheerleader.</p><h3>Jangan lupa untuk bersenang-senang</h3><p>FatWallet perusahaan diskon online yang berbasis di Rockton, menjadikan kesenangan bagian dari jadwal rutinitas. 55 karyawan mereka diundang untuk bermain dalam acara “Monthly Game Day”, sebuah kegiatan kompetisi internal mulai dari bermain board game Trivial Pursuit hingga pertandingan bowling menggunakan wii. Perusahaan juga memberikan hadiah yang menyenangkan ketika karyawan mereka mencapai target tertentu seperti menonton permainan hockey, bermain di taman ria, dll.</p><h3>Latih karyawan untuk mengembangkan sikap yang positif</h3><p>Pada saat resesi di tahun 2009, semangat karyawan menjadi pokok permasalahan yang besar bagi 4Imprint, sebuah perusahaan yang membuat produk promosi. Divisi training pada perusahaan tersebut memutuskan untuk meningkatkan semangat kerja karyawan dengan cara menyiapkan kelas bagi 419 karyawan untuk menonton dan mendiskusikan video dengan tema yang menginspirasi seperti kembalinya Lance Amstrong’s dari sakit kanker dan budaya ramah pada Southwest Airlines.</p><h3>Berikan waktu keluar untuk melakukan sesuatu yang baik</h3><p>Cara lain untuk membangun semangat karyawan adalah melalui kegiatan pelayanan untuk komunitas. Studer Group perusahaan konsultan manajemen memberikan 4 jam waktu untuk 114 karyawan dalam sebulan untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal yang mereka pilih.</p>]]></content:encoded></item><item><title>10 Tips untuk meningkatkan semangat kerja karyawan</title><link>/kepemimpinan/10-tips-untuk-meningkatkan-semangat-kerja-karyawan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 11 Jun 2020 08:44:52 +0000</pubDate><category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[kepemimpinan]]></category><category><![CDATA[meningkatkan semangat kerja]]></category><category><![CDATA[semangat kerja]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1488</guid><description><![CDATA[Apakah karyawan Anda terlihat memaksakan diri untuk bekerja? Ketika Anda meminta mereka untuk tetap berada pada meeting atau menyelesaikan tugas tambahan, apakah mereka langsung mengambil tindakan atau malah tidak setuju. Ketika karyawan merasa tidak diapresiasi, mereka tidak akan mau untuk bekerja lebih. Yang ada dipikiran mereka hanya menunggu jam pulang saja. Gunakan 10 tips ini &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Apakah karyawan Anda terlihat memaksakan diri untuk bekerja? Ketika Anda meminta mereka untuk tetap berada pada meeting atau menyelesaikan tugas tambahan, apakah mereka langsung mengambil tindakan atau malah tidak setuju. Ketika karyawan merasa tidak diapresiasi, mereka tidak akan mau untuk bekerja lebih. Yang ada dipikiran mereka hanya menunggu jam pulang saja.</p><p>Gunakan 10 tips ini untuk membantu meningkatkan semangat kerja karyawan dan mendorong produktifitas:</p><h3>Terhubung dengan staff</h3><p>Sebagai pemimpin Anda harus dilihat. Buat kehadiran Anda dirasakan. Jangan hanya mengunci diri Anda diruangan kantor sepanjang hari dan berkomunikasi dengan staff ketika Anda menginginkan suatu hal diselesaikan. Akan lebih baik jika Anda berjalan–jalan di pagi hari untuk menyapa staff. Kirimkan kutipan motivasi, wawasan positif, dan lain–lain. Kenali karyawan Anda. Cari tahu apa yang mereka sukai. Ketika Anda bertemu dengan mereka, ingat apa yang Anda diskusikan, mereka akan mengapresiasi perhatian Anda.</p><h3>Tunjukkan bahwa Anda peduli tentang kesejahteraan mereka</h3><p>Saya tidak dapat memberikan cukup penekanan pada hal ini. Jika Anggota tim Anda memperpanjang cuti sakit atau kehilangan anggota keluarga. Angkat telepon dan telepon mereka. Tunjukkan rasa simpatik Anda. Kirimkan kartu ucapan atau bunga. Jika salah satu karyawan Anda ada yang meninggal, cobalah untuk menghadiri acara pemakaman mereka, jangan hanya fokus untuk mencari pengganti saja. Karyawan tidak akan melupakan hal ini. Saya pernah memiliki supervisor yang memiliki kemampuan sosial yang buruk, hal yang dia pikirkan hanyalah hasil, kemudian ketika dia pensiun, tidak ada satu orang staff yang ingin berbicara kepadanya. Ini merupakan program pensiun yang singkat.</p><h3>Adil dan netral</h3><p>Kita tahu benar tentang politik kantor dan anak emas. Sangat menyedihkan ketika seorang karyawan dapat mengatakan siapa yang akan mendapatkan promosi berikutnya karena hubungan yang dekat dengan manajer. Selain itu, jangan menyimpan dendam pribadi, jangan mengirim email kemarahan, atau mengabaikan karyawan Anda, terutama di depan karyawan lainnya. Berikan feedback yang positif daripada kritik. Perlakukan setiap orang dengan hormat.</p><h3>Berikan dukungan kepada staff Anda</h3><p>Tunjukkan loyalitas Anda kepada karyawan. Dalam beberapa kasus, jika ada keluhan yang datang kepada karyawan Anda, Anda sebagai manajer harus turun tangan dan mengatakan untuk jangan melupakan hal positif yang pernah dilakukan karyawan tersebut untuk perusahaan. Jangan menjadi hakim, juri, dan algojo. Ketika karyawan Anda menghadapi kesulitan dan mengalami penurunan semangat, jadilah pemimpin yang baik dan tameng untuk melindungi karyawan Anda.</p><h3>Pemberdayaan karyawan</h3><p>Micro managing dapat membuat seorang karyawan menjadi tidak nyaman. Terkadang Anda harus tahu kapan saatnya untuk mundur dan membiarkan karyawan Anda melakukan pekerjaan mereka, karena itu yang mereka butuhkan. Dorong karyawan Anda untuk mengutarakan ide–ide baru. Berikan mereka tanggung jawab. Biarkan mereka memimpin proyek. Distribusikan pekerjaan dan tugas. Kenali berbagai tipe karyawan, beberapa mungkin dapat efektif jika Anda menggunakan cara tersebut, namun sebagian besar membencinya.</p><h3>Terbuka dan jujur dalam melakukan komunikasi dua arah</h3><p>Berikan informasi yang up-to-date kepada karyawanAnda, jangan biarkan mereka mendapatkan informasi – informasi dari segelintir orang yang belum tentu jelas kebenarannya. Pastikan bahwa top manajemen selalu ada dan melibatkan mereka. Buat kebijakan mengenai “pintu terbuka” sehingga karyawan Anda dapat melihat Anda sebagai sosok yang mudah untuk didekati.</p><p>“Dengarkan” karyawan Anda dan bangun atmosfer kerja dimana ide dan saran dari karyawan dihargai. Jangan mengadakan survei atau kotak saran, karena saya yakin ketika ada feedbak, Anda pasti akan mengabaikannya.</p><h3>Bangun aktifitas tim pemenang</h3><p>Bangun suasana kekeluargaan di tempat kerja. Ketahui hari ulang tahun anggota tim Anda. Lakukan meeting secara rutin dan kegiatan kantor seperti acara pencarian bakat, buat ruang makan agar anggota tim Anda dapat saling bersosialisasi, dan adakan berbagai kegiatan yang dapat menimbulkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki.</p><h3>Pengakuan dan penghargaan</h3><p>Selalu berikan penghargaan bagi karyawan yang bekerja dengan baik dan bukan hanya kepada karyawan yang memiliki kinerja tinggi, tetapi juga kepada karyawan yang memiliki peningkatan kinerja atau yang berusaha untuk melakukan yang terbaik. Selain itu, jangan menunggu kesempatan ini, Anda selalu dapat memberikan pengakuan kepada mereka mengenai pekerjaan yang sudah mereka kerjakan. Berikan ucapan “Terima kasih” secara spesifik. Tunjukkan hasil dari kerja keras mereka. Buat seolah–olah mereka merupakan bagian penting dari bisnis Anda. Berikan informasi terbaru kepada mereka mengenai kinerja perusahaan, sehingga akan memotivasi mereka untuk lebih produktif.</p><h3>Training</h3><p>Salah satu alasan karyawan meninggalkan perusahaan adalah kurangnya peluang untuk berkembang. Karyawan Anda dapat mengintepretasikan bahwa pemberi kerja tidak mau berinvestasi dalam pelatihan untuk mengabaikan pengembangan profesional mereka. Berikan pengakuan dan dorong kelebihan mereka, sadari perbedaan skill yang mereka miliki dan rekomendasikan mereka untuk melakukan training. Kemudian, jika ada anggota tim yang menginformasikan kepada Anda bahwa mereka ingin pindah ke departemen lain, dukung keinginan mereka dan jangan menghalanginya.</p><h3>Pengembangan karyawan</h3><p>Berikan cuti kepada karyawan untuk mengejar proyek, memiliki waktu bersama keluarga, program pengembangan pendidikan atau program pengembangan personal. Coba lihat pantau perkembangan mereka. Jika memungkinkan, jangan mempersulit mereka ketika mereka ingin mengambil waktu untuk istirahat, karena jika tidak mereka akan menggunakan alasan sakit.</p><p>Ambil tindakan saat ini juga jika Anda memahami dengan jelas sumber permasalahan tersebut. Coba lakukan perubahan, mungkin memang ada sistem yang tidak dapat diubah, namun Anda bisa mencoba mencari cara lain untuk mengubah keadaan saat ini menjadi lebih baik. Biarkan pegawai Anda melihat bahwa Anda benar–benar ingin meningkatkan suasana lingkungan kerja mereka. Anda mungkin tidak dapat memuaskan setiap orang, namun Anda akan mendapatkan penghormatan dari mereka.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara meningkatkan motivasi kerja di tempat kerja</title><link>/karir/cara-meningkatkan-motivasi-kerja-di-tempat-kerja/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 28 May 2020 14:09:24 +0000</pubDate><category><![CDATA[Karir]]></category><category><![CDATA[bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[cara cara meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[cara dan upaya meningkatkan motivasi kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi di tempat kerja]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi diri di tempat kerja]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja adalah]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja diri sendiri]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja guru]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja individu]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja pdf]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja pegawai]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja pendidik]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan motivasi kerja tim]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan semangat kerja menurut para ahli]]></category><category><![CDATA[cara untuk meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[cara untuk meningkatkan motivasi pekerja]]></category><category><![CDATA[jelaskan bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[jelaskan cara meningkatkan motivasi kerja karyawan]]></category><category><![CDATA[karir]]></category><category><![CDATA[motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[sebutkan cara meningkatkan motivasi kerja]]></category><category><![CDATA[tips karir]]></category><category><![CDATA[tips kerja]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan motivasi]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan motivasi kerja]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1111</guid><description><![CDATA[Ada tiga anak pemalas. Ketika ayah mereka bekerja keras di pertanian, mereka duduk santai, bertengkar, makan, dan minum. Kemudian akhirnya sang ayah meninggal dan meninggalkan mereka surat wasiat. Dengan perasaan yang serakah mereka membaca surat wasiat tersebut: &#8220;Ada harta besar yang dikuburkan di suatu tempat di tanah kita. Galilah dan Anda akan menemukannya untuk dibagi &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Ada tiga anak pemalas. Ketika ayah mereka bekerja keras di pertanian, mereka duduk santai, bertengkar, makan, dan minum. Kemudian akhirnya sang ayah meninggal dan meninggalkan mereka surat wasiat. Dengan perasaan yang serakah mereka membaca surat wasiat tersebut:</p><p>&#8220;Ada harta besar yang dikuburkan di suatu tempat di tanah kita. Galilah dan Anda akan menemukannya untuk dibagi tiga.&#8221;</p><p>Begitu tertariknya mereka dengan harta karun tersebut, ketiga anak tersebut sangat gembira dan mulai termotivasi, kemudian mereka mulai menggali, ini merupakan usaha pertama yang pernah mereka lakukan.</p><p>Setahun berlalu. Mereka telah menggali ladang yang sangat besar, tetapi mereka tidak menemukan harta karun! Mereka berpikir bahwa mereka mungkin juga dapat sekaligus menanam benih, karena tanahnya sudah mereka gali.</p><p>Mereka terus menggali mencari harta karun. Satu tahun lagi berlalu dan mereka tetap tidak menemukan emas atau berlian, tidak ada barang berharga yang mereka temukan dan mereka memutuskan untuk menanam lebih banyak bibit. Tahun ketiga berlalu. Mereka pun masih belum  menemukan harta karun yang terkubur, namun ada hal lain yang terjadi.</p><p>Sekarang mereka sudah terbiasa dengan kerja keras. Bertani, menggali, dan menanam. Mereka hampir tidak memikirkan lagi &#8216;harta&#8217; sampai tanah itu berhasil mengubah anak &#8211; anak &#8216;malas&#8217;, menjadi lahan pertanian yang paling produktif.</p><p>Sang ayah tidak berbohong kepada mereka; mereka telah menemukan &#8216;harta terbesar&#8217; dengan menggali tanah. Dia mewariskan kepada mereka sesuatu yang memiliki nilai tertinggi: motivasi untuk bekerja. Menciptakan sesuatu melalui usaha mereka sendiri. Pekerjaan dimulai sebagai &#8216;sarana untuk mencapai tujuan&#8217;, namun jika Anda berhasil meraih tujuan Anda melalui pekerjaan, maka itu akan menjadi kepuasan tersendiri. Lalu bagaimana dengan pekerjaan Anda? Apakah ada hal yang bisa membuat Anda termotivasi?</p><h3>Ingin lebih bahagia di tempat kerja? Miliki motivasi.</h3><p>Donald Trump pernah berkata, &#8220;Uang tidak pernah menjadi motivasi terbesar diri saya, selain sebagai cara untuk mempertahankan nilai. Kegembiraan yang sebenarnya terletak pada permainannya.&#8221;</p><p>Kita mungkin mengatakan: &#8220;Oh ya, itu mudah mengatakan hal tersebut karena Anda kaya!&#8221; Tapi motivasi itu sendiri merupakan sebuah penghargaan tersendiri. Jika motivasi Anda mengarah pada penghargaan lain, itu bagus, tetapi motivasi yang utama harus ada pada kegiatan atau pekerjaan yang Anda lakukan. Tanpa motivasi, hidup terasa tak berarti. Memiliki makna dalam hidup sangat penting bagi mental, bahkan kesehatan fisik.</p><p>Bekerja dengan penuh semangat pada apa yang Anda cintai tidak akan membuat Anda stres (bahkan ketika Anda bekerja berjam &#8211; jam). Bayangkan jika Anda mengerjakan pekerjaan yang tidak Anda cintai, tentu Anda akan merasa tertekan, bosan, lesu, malas, dan tidak bersemangat.</p><p>Saya masih bisa mengingat bagaimana perasaan saya saat bangun tidur pada liburan awal tahun kemarin ini:</p><ul><li>Semangat yang menggebu – gebu. Perasaan senang karena tahu bahwa tahun ini akan lebih banyak tantangan dan petualangan yang akan menghampiri dan meraih tujuan – tujuan yang sudah saya tetapkan untuk tahun ini.</li><li>Rasa lelah yang menyenangkan karena banyak hal yang akan dilakukan di tahun ini.</li></ul><p>Perasaan menyenangkan ini masih saya rasakan hingga saat ini dan karena perasaan tersebut, sekarang saya menjadi lebih fokus pada pekerjaan.</p><p>Inilah beberapa hal yang saya anggap bermanfaat untuk meningkatkan motivasi di tempat kerja.</p><h3>Temukan passion Anda dan kejarlah dengan semangat</h3><p>Apa yang kamu sukai? Dan bisakah Anda mengubah passion Anda menjadi sebuah pekerjaan? Tidak masalah jika hal tersebut tidak menarik bagi orang lai, yang penting jika Anda menyukainya, maka lakukanlah. Bill Gates tidak tahu bahwa passionnya (untuk pemrograman komputer) akan menghasilkan miliaran dollar. Dia bahkan tidak yakin bahwa passionnya terhadap pemrograman komputer dapat memberikan pendapatan bagi dia, namun dia tetap melakukannya karena dia mencintai pekerjaan tersebut dan melakukannya untuk diri dia sendiri.</p><p>Saya ulangi: apa yang anda sukai? Apakah yang Anda lakukan saat ini hanya sebuah pekerjaan untuk bisa membayar tagihan atau apakah Anda merasa ada panggilan hati yang memang ingin Anda wujudkan? Bagaimana Anda bisa mengubah apa yang Anda sukai menjadi pekerjaan yang Anda lakukan? Uang bisa menjadi motivator untuk bekerja, tetapi biasanya tidak akan pernah bisa mempertahankan motivasi jangka panjang yang dibutuhkan agar Anda benar &#8211; benar berhasil pada apa yang Anda lakukan.</p><h3>Bersyukur</h3><p>Jika Anda &#8216;berada di bidang yang salah&#8217;, maka fokuslah pada tips di atas. Tapi jika Anda melakukan apa yang Anda nikmati, maka &#8216;rasa bersyukur&#8217; dapat mengubah cara Anda bekerja dan hidup.</p><p>Jika saya merasa lelah atau <em>stuck</em> atau merasa lesu, saya fokus pada betapa beruntungnya saya bekerja bersama dengan orang &#8211; orang hebat, melatih orang, menulis tentang apa yang selalu membuat saya bergairah (dan akan selalu melakukannya), dan (yang terpenting adalah saya) tidak harus berada di kantor dari jam 9 sampai 5.</p><h3>Gunakan kenangan sukses di masa lalu untuk memotivasi Anda di masa depan</h3><p>Cara lain untuk menggunakan rasa syukur sebagai strategi penguat motivasi adalah mengenang. Sangat mudah untuk terjebak dengan pekerjaan sehari &#8211; hari &#8216;dan melupakan mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan saat ini. Inilah pentingnya mengenang kesuksesan di masa lalu. Saya masih bisa mengingat dengan jelas orang pertama yang saya bantu dengan layanan yang saya tawarkan, saat pertama kali saya bisa berdiri dan terhubung dengan audiens saya. Luangkan waktu sejenak untuk memejamkan mata dan membayangkan kesuksesan Anda tersebut. Biarkan pikiran Anda melayang ke masa di mana Anda merasa bahagia melakukan pekerjaan yang Anda lakukan. Semakin sering Anda melakukan ini, semakin mudah Anda akan menangkap kembali memori tersebut dan memanfaatkan kenangan tersebut sebagai motivasi kerja Anda saat ini dan masa depan.</p><h3>Tantang terus diri Anda</h3><p>Motivasi di dorong oleh tantangan. Jika Anda terlalu ahli dalam pekerjaan Anda atau jika pekerjaan Anda terasa terlalu mudah &#8211; maka Anda perlu membuatnya lebih sulit untuk membuatnya terasa lebih berarti bagi Anda.</p><p>Tetapkan tantangan baru. Tanyakan kepada diri sendiri: Bagaimana saya bisa mengubah apa yang saya lakukan, mengatasinya, menjangkau orang baru, mencari pemikiran baru? Jika Anda benar &#8211; benar puas dengan apa yang Anda lakukan, maka Anda tidak perlu melakukan ini. Tetapi jika tidak, carilah cara untuk tetap menantang diri Anda untuk melakukan sesuatu yang baru pada pekerjaan yang Anda lakukan. Jika Anda bekerja untuk orang lain, beritahu mereka bahwa Anda memerlukan tantangan. Sarankan apa yang ingin Anda lakukan &#8211; karena &#8220;jika Anda tidak mengatakannya, Anda tidak mendapatkannya!&#8221;</p><h3>Terus bergerak maju</h3><p>Perbarui keahlianmu Jika Anda tidak ingin terjebak dalam pekerjaan input data (dan bukan salah satu orang yang bahagia untuk melakukan ini), maka lakukan beberapa latihan ekstra &#8211; di waktu luang Anda sendiri, jika perlu. Salah satu klien saya melakukan hal itu. Dia memasukkan data selama lima tahun untuk sebuah perusahaan mobil besar. Di waktu luangnya, dia mengambil gelar teknik! Kemudian dia belajar menggunakan software dan akhirnya dia pindah dari data menjadi salah satu perancang aplikasi ternama di perusahaannya. Bila Anda memiliki keterampilan, maka pekerjaan impian Anda akan datang menghampiri Anda.</p><p>Kita menghabiskan begitu banyak waktu hidup kita untuk bekerja, oleh karena itu semakin berarti pekerjaan tersebut untuk kita, maka semakin berarti kehidupan kita. Kita membutuhkan energi untuk melakukan pekerjaan yang berarti untuk diri kita dan saya berpikir pekerjaan yang kita cintai akan memberikan kita energi ekstra untuk terus termotivasi dan produktif dalam bekerja.</p><p>Kesimpulannya, banyak orang berjuang dengan motivasi di tempat kerja karena tuntutan pekerjaan atau gaji yang dirasa kurang cukup. Menemukan bagian yang Anda cintai dari pekerjaan Anda dapat membuat motivasi menjadi tidak relevan. Anda akan dipaksa bekerja keras demi kepentingan Anda sendiri.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>