<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara mengembangkan startup &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-mengembangkan-startup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:03:45 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara mengembangkan startup &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>5 Cara untuk keluar dari mode startup dan mengembangkan bisnis Anda</title><link>/bisnis/5-cara-untuk-keluar-dari-mode-startup-dan-mengembangkan-bisnis-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 20 Apr 2021 23:00:11 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membuat bisnis semakin berkembang]]></category><category><![CDATA[cara membuat startup semakin berkembang]]></category><category><![CDATA[cara mengembangkan bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mengembangkan startup]]></category><category><![CDATA[tips mengembangkan bisnis]]></category><category><![CDATA[tips mengembangkan startup]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2888</guid><description><![CDATA[Entrepreneur seringkali terlalu lama berada dalam mode startup. Menjaga sebuah bisnis kecil dalam mode startup membuat Anda berada dalam posisi stagnan. Jika Anda berkata bahwa Anda adalah sebuah perusahaan “startup”, maka Anda tidak akan mengambil tindakan untuk benar-benar berkembang. Sekarang saatnya untuk bergerak dari startup menjadi perusahaan yang berkembang dan dari merencanakan menjadi tindakan. Dalam &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Entrepreneur seringkali terlalu lama berada dalam mode startup. Menjaga sebuah bisnis kecil dalam mode startup membuat Anda berada dalam posisi stagnan. Jika Anda berkata bahwa Anda adalah sebuah perusahaan “startup”, maka Anda tidak akan mengambil tindakan untuk benar-benar berkembang.</p><p>Sekarang saatnya untuk bergerak dari startup menjadi perusahaan yang berkembang dan dari merencanakan menjadi tindakan. Dalam beberapa tahun, Anda mungkin akan mengatakan bahwa “saya teringat ketika saya duduk di lantai untuk melakukan packing sendirian. Dan sekarang saya sudah mempekerjakan lebih dari 100 karyawan”. Ini adalah mindset untuk maju dan berikut ini adalah lima cara untuk melakukannya:</p><h3>Delegasi</h3><p>Ketika Anda dalam mode startup, Anda menangani segala hal. Untuk menjadi perusahaan yang berkembang, Anda harus berinvestasi pada orang-orang untuk melakukan pekerjaan yang tidak lagi Anda kerjakan. Tiga per empat dari perusahaan kecil tidak memiliki karyawan karena mereka tidak bisa / tidak mau mendelegasikan pekerjaannya, hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya kepercayaan atasan terhadap karyawan mereka. Jika Anda ingin berkembang, Anda harus melakukan hal tersebut. Sangat keliru jika Anda berpikir bahwa karyawan hanya menambah beban biaya. Kurangnya produksi dan gagalnya mengembangkan bisnis Anda akan membuat Anda mengeluarkan biaya yang jauh lebih banyak.</p><h3>Pilih medan perang Anda</h3><p>Jangan terlalu lama untuk memutuskan logo mana yang akan cocok dengan perusahaan Anda. Brand Anda akan terus berkembang sejalan dengan bisnis Anda, sehingga logo Anda pun mungkin akan berubah nanti. Ada hal yang lebih penting untuk Anda kerjakan saat ini seperti meraih pelanggan dan mendapatkan uang. Ketika Anda sedang berburu sesuatu yang besar, jangan terlalu mempedulikan hal-hal kecil.</p><h3>Dapatkan perhatian</h3><p>Masalah yang paling besar yang biasanya dihadapi oleh startup adalah menjadi dikenal. Tugas terpenting Anda adalah mendapatkan perhatian dari publik mengenai diri Anda dan perusahaan Anda. Ini merupakan pintu masuk untuk setiap rupiah yang Anda dapatkan.</p><p>Muhammad Ali mengatakan bahwa dia adalah orang yang terhebat (dalam bidangnya), jauh sebelum orang lain mengenal dia. Dia mendapatkan perhatian dan kemarahan orang-orang. Namun dia membuktikan kepada dirinya bahwa dia mampu mengubah kritik menjadi sesuatu yang mengaggumkan. Dapatkan perhatian. Dapatkan kritik. Kemudian dapatkan kekaguman.</p><h3>Ubah Ucapan Anda</h3><p>Daripada mengatakan “Saya memiliki perusahaan web desain yang kecil”, katakan “Saya memiliki perusahaan web desain yang dapat memberikan jaminan untuk meningkatkan penjualan Anda, tidak seperti perusahaan lainnya”. Dapatkah Anda merasakan perbedaannya? Kalimat yang pertama membuat image Anda menjadi kecil dan tidak signifikan. Ini membuat orang lain menjadi ragu. Sedangkan kalimat kedua membuat Anda terlihat unik, percaya diri, dan mampu untuk menciptakan uang. Ketahuilah cara untuk pitching pada diri sendiri dan perusahaan Anda. Bersiaplah untuk menjelaskan apa hal terbaik yang dapat dilakukan oleh perusahaan Anda dan apa value yang dapat Anda berikan kepada pasar. Setelah itu, lakukan hal yang besar.</p><h3>Ciptakan tingkat urgensi</h3><p>Jika Anda memulai sebuah bisnis tanpa menetapkan secara spesifik apa tindakan yang harus dilakukan dan apa yang ingin Anda raih dalam sebuah timeline, Anda akan terus berada disana tanpa ada pergerakan yang berarti. Salah satu kesalahan terbesar yang saya pernah lakukan dalam bisnis adalah tidak beroperasi dalam tingkat urgensi. Menjadi seorang entrepreneur sama seperti ketika Anda melakukan maraton dengan lari yang cepat.</p><p>Ingatlah: Visi Anda tidak akan dapat berkembang, jika Anda berada dalam mode startup. Sekaranglah saatnya untuk menambah akselerasi dan mengambil sebagian pasar dari pemain besar yang sudah terlebih dahulu berada disana.</p>]]></content:encoded></item><item><title>4 Cara untuk mengembangkan startup Anda</title><link>/bisnis/4-cara-untuk-mengembangkan-startup-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sun, 13 Dec 2020 18:38:04 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membuat bisnis anda berkembang]]></category><category><![CDATA[cara membuat bisnis lebih maju]]></category><category><![CDATA[cara mengembangkan startup]]></category><category><![CDATA[tips membuat bisnis anda berkembang]]></category><category><![CDATA[tips membuat bisnis lebih maju]]></category><category><![CDATA[tips mengembangkan startup]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2047</guid><description><![CDATA[Selamat! Jika Anda membaca artikel ini, mungkin Anda telah meraih produk/pasar yang sesuai. Langkah berikutnya, tentu saja adalah&#8230;berkembang. Dan pada subjek ini, Paul Graham, pendiri Y Combinator mengatakan, “Startup merupakan perusahaan yang di desain untuk berkembang dengan cepat. Kabar baiknya adalah jika Anda berhasil berkembang, semuanya akan berada pada tempat yang tepat. Artinya adalah Anda &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Selamat! Jika Anda membaca artikel ini, mungkin Anda telah meraih produk/pasar yang sesuai. Langkah berikutnya, tentu saja adalah&#8230;berkembang. Dan pada subjek ini, Paul Graham, pendiri Y Combinator mengatakan, “Startup merupakan perusahaan yang di desain untuk berkembang dengan cepat. Kabar baiknya adalah jika Anda berhasil berkembang, semuanya akan berada pada tempat yang tepat. Artinya adalah Anda dapat menggunakan perkembangan bisnis seperti kompas dalam membuat setiap keputusan yang harus Anda ambil.”</p><p>Membangun startup untuk sebuah produk atau pasar yang sesuai membutuhkan setiap keputusan yang tepat. Pertama, Anda akan fokus pada daya tarik kemudian menemukan channel yang tepat untuk kegiatan pemasaran Anda.</p><p>Kedua, untuk membangun sebuah startup menjadi besar, membutuhkan keputusan dimana Anda harus fokus untuk mengidentifikasi pertumbuhan channel yang paling baik, dan mengeksploitasinya semaksimal mungkin sebelum channel tersebut menjadi jenuh. Pada topik ini, Brian balfour, Vice President dari HubSpot, menulis bahwa, “Kebanyakan perusahaan besar mendapatkan 80 persen pertumbuhan mereka dari satu channel. Zynga -&gt; Facebook, LinkedIn / Facebook -&gt; Virality (via email), Instagram -&gt; Virality (via Sharing), HubSpot -&gt; Content Marketing dan TipAdvisor -&gt; Search.”</p><p>Ketiga, adalah mengoptimalkan tingkat pertumbuhan bisnis Anda, dan ini mungkin merupakan hal yang paling sulit bagi Anda. Graham, pada essaynya mengatakan bahwa, “Sebuah pertumbuhan bisnis yang baik berada pada kisaran 5 hingga 7 persen setiap minggu.” Dia menambahkan, “Jika Anda berhasil mendapatkan tingkat pertumbuhan sebesar 10 persen seminggu, itu artinya Anda telah melakukan hal yang luar biasa. Tetapi jika Anda hanya mendapatkan pertumbuhan sebesar 1 persen, ini artinya Anda belum tahu apa yang Anda lakukan.”</p><p>Ok, sekarang mari kita lihat empat faktor yang dapat membantu Anda mempengaruhi pertumbuhan  dalam startup Anda.</p><h3>Memahami perbedaan antar traksi dan pertumbuhan</h3><p>Sebelum perusahaan mereka mulai berkembang, kebanyakan pengusaha salah menilai antara traksi dan pertumbuhan. Keduanya berada pada tahap yang berbeda dalam alur kehidupan startup dan kedua hal tersebut juga memainkan peran yang berbeda.</p><p>Dengan mengetahui dimana Anda saat ini berada akan membantu Anda menangani waktu dan sumber daya Anda dengan efisien.</p><p>Balfour menulis perbedaan dari kedua hal tersebut. Dia menyebutkan bahwa tujuan dari sebuah startup dalam fase traksi mendapatkan produk atau pasar yang sesuai, mendapatkan pengguna, dan fokus untuk memelihara hal tersebut. Dia mengatakan bahwa, “jika produk Anda tidak dapat memelihara pengguna, maka tidak mungkin Anda dapat berkembang menjadi yang terbaik.”</p><p>Pertumbuhan merupakan tentang sebuah fokus pada hal-hal yang akan menarik keramaian, kemudian meningkatkan popularitas hal itu. Dia juga menulis, “beberapa hal yang dapat terjadi pada tahap pertumbuhan. Pertama, proses pertumbuhan Anda harus seperti sebuah mesin. Kedua, Anda harus memiliki dana dan sumber daya tim. Ketiga, channel utama Anda mungkin akan mulai jenuh. Pada titik ini, Anda harus mulai untuk mendiversifikasi channel Anda.”</p><h3>Mencari kesamaan</h3><p>Ini merupakan tahap dimana Anda akan menarik keramaian melalui produk Anda, Anda harus fokus pada apa yang dapa bekerja dan apa yang tidak. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi pertumbuhan pada channel tertentu atau channel yang dapat Anda gunakan.</p><p>Strategi terbaik untuk melakukan hal ini adalah dengan mencari kesamaan yang ada pada pelanggan terbaik Anda atau industri yang merepresentasi produk yang mirip dengan Anda. Dari hal tersebut, Anda akan mendapatkan petunjuk mana yang dapat bekerja dengan baik dan mana yang tidak.</p><h3>Mengidentifikasi apa yang memperlambat Anda</h3><p>Ketika mengembangkan bisnis menjadi besar, akan ada banyak tugas harian atau mingguan yang akan memperlambat kerja Anda. Ketika Anda merasakan hal tersebut, Anda harus mengumpulkan fokus Anda pada satu hal yaitu pertumbuhan.</p><p>Jadi, delegasikan pekerjaan tersebut kepada anggota tim Anda yang tidak memberikan kontribusi secara langsung pada tujuan Anda. Jika perlu, outsourcingkan saja pekerjaan-pekerjaan yang tidak Anda inginkan.</p><p>Intinya adalah mengidentifikasi dan membebaskan diri Anda dari segala hal yang memperlambat Anda dalam meraih tujuan Anda. Contoh yang paling baik dalam hal ini adalah ketika Steve Jobs mengambil alih Apple dan memotong semua produk yang memperlambat perusahaan, sebelum berfokus pada pekerjaan yang dapat memberikan pertumbuhan untuk perusahaan.</p><h3>Jangan menolak partnership</h3><p>Sebuah partnership yang strategik dapa menjadi senjata yang kuat untuk melakukan distribusi. Ketika Tamara Steffens memimpin perkembangan bisnis di Path, dia melakukan perjanjian dengan Wordpress yang akhirnya membuat lebih banyak orang untuk melakukan posting pada Path dari Wordpress dibandingkan sumber lainnya.</p><p>Balfour mengatakan sebuah partnership yang sukses adalah, “ketika Anda menjual ke perusahaan lain, Anda dapat mengintegrasikan produk atau layanan Anda kepada produk atau layanan mereka, agar dapat meraih konsumen yang memberikan penghasilan (melalui iklan atau pembayaran tertentu). Kebanyakan dari hubungan ini akan melibatkan pembagian pendapatan antara dua perusahaan.”</p><p>Contoh dari partnership seperti ini adalah Uber dengan NFL, TaksRabbit dengan Gap dan Square dengan Starbucks.</p><p>Apapun jalan yang Anda tempuh untuk berkembang, hal terakhir yang Anda inginkan adalah kehabisan uang. Jadi, jangan menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak memberikan pertumbuhan dalam pendapatan atau efisiensi. Anda juga harus dapat mulai membawa pendapatan lebih awal dalam perjalanan startup Anda. Hal ini akan membantu Anda agar tetap memiliki uang, sehingga Anda dapat melakukan segala sesuatu untuk setiap channel pertumbuhan yang bekerja bagi bisnis Anda.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>