<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara menemukan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-menemukan-pelanggan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:00:15 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara menemukan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Untuk menemukan klien ideal, mulailah mempelajari diri Anda sendiri</title><link>/bisnis/untuk-menemukan-klien-ideal-mulailah-mempelajari-diri-anda-sendiri/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 14 Jun 2021 23:09:15 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara menemukan klien]]></category><category><![CDATA[cara menemukan klien yang tepat]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan yang tepat]]></category><category><![CDATA[tips menemukan klien]]></category><category><![CDATA[tips menemukan klien yang tepat]]></category><category><![CDATA[tips menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips menemukan pelanggan yang tepat]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3352</guid><description><![CDATA[Berapa kali Anda berpikir “Bisnis saya akan berkembang pesat jika saja saya mendapatkan klien yang tepat?” Jika Anda pernah, tenang saja Anda tidak sendirian. Tidak ada satu orang pun pengusaha yang saya kenal tidak memiliki pemikiran seperti itu. Kabar baiknya adalah banyak cara untuk menemukan klien yang tepat. Berikut ini merupakan lima strategi yang dapat &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Berapa kali Anda berpikir “Bisnis saya akan berkembang pesat jika saja saya mendapatkan klien yang tepat?” Jika Anda pernah, tenang saja Anda tidak sendirian. Tidak ada satu orang pun pengusaha yang saya kenal tidak memiliki pemikiran seperti itu.</p><p>Kabar baiknya adalah banyak cara untuk menemukan klien yang tepat. Berikut ini merupakan lima strategi yang dapat diadopsi secara universal untuk membantu Anda menemukan mereka.</p><h3>Kenali diri Anda</h3><p>Amazon, eBay, dan Alibaba sepertinya memiliki sesuatu untuk setiap orang, namun semua itu bukanlah hal yang dapat diterapkan bagi sebuah bisnis kecil. Mereka harus fokus pada basis pelanggan mereka, dan itu artinya mereka harus terlebih dahulu fokus pada diri mereka. Mungkin Anda berpikir apakah tidak terbalik? Ya, memang tidak terbalik. Anda tidak akan dapat menentukan siapa klien ideal Anda jika Anda tidak mengetahui apa bisnis Anda dan apa hal terbaik yang harus dilakukan. Saya sudah bertemu dengan begitu banyak entrepreneur yang masih belum menguasai “elevator pitch” dan mereka tidak dapat menjelaskan secara sederhana apa bisnis mereka. Katakan kepada saya “Kami mengajar anak-anak sepak bola” atau “Kami memasang generator penghemat listrik untuk komersial” dan saya tahu bahwa Anda mengenal diri Anda dengan baik.</p><h3>Mengetahui kompetitor</h3><p>Jangan mengatakan bahwa Anda tidak memiliki kompetitor. Kita semua memiliki kompetitor, dan untuk sukses, kita harus mengerti apa yang mereka tawarkan, siapa yang mereka layani, berapa harga pasaran mereka, dimana mereka beroperasi, dimana mereka menemukan kesempatan, dimana mereka berhasil, dan dimana mereka gagal. Dengan memahami kompetitor, Anda akan dapat melihat celah bagi bisnis Anda untuk menemukan lebih banyak klien, dan, mungkin, menemukan hal yang harus Anda lakukan dengan lebih baik lagi agar dapat meningkatkan penjualan dari pelanggan Anda saat ini. Dan ketika Anda membuat daftar kompetitor Anda, pastikan bahwa Anda memasukkan kompetitor tradisional dan online.</p><h3>Lakukan pekerjaan rumah Anda</h3><p>Anda harus membaca koran, majalah, website, dan blog yang berhubungan dengan industri Anda. Apakah ada grup LinkedIn untuk bisnis yang mirip seperti Anda? Bergabunglah jika ada. Apakah ada pembicaraan dalam Twitter yang berhubungan dengan industri Anda? Jika ada, berpartisipasilah disana.</p><p>Seperti yang sudah kamu baca dan dengar, tujuan Anda adalah fokus pada apa yang industri Anda katakan mengenai sebuah peluang atau kesempatan. Apa yang dikatakan oleh pemimpin pasar pada industri Anda mengenai masa depan industri Anda dan dimana Anda dapat menemukan klien Anda?Kabar baiknya adalah pekerjaan rumah Anda ini dapat dilakukan dengan mudah, dibandingkan dulu. Bukalah Google dan cari informasi berdasarkan kata kunci yang ingin Anda ketahui, cari tahu siapa kompetitor Anda, dan apa faktor ekonomi yang akan berimbas pada bisnis Anda. Tetapi lakukan hal ini seminggu sekali, karena tentunya Anda tidak ingin pekerjaan rumah Anda ini menggantikan pekerjaan Anda yang sebenarnya, yaitu menjalankan bisnis Anda sendiri.</p><h3>Bertanya pada rekan Anda</h3><p>Saya akui, melakukan hal ini tidak mudah. Saya meminta Anda untuk melakukan sebuah interview atau survei untuk memahami lebih baik siapa saja orang yang mungkin tertarik pada layanan atau produk Anda. Untungnya teknologi saat ini memungkinkan Anda untuk mengumpulkan informasi dengan cepat dan mudah bahkan pada orang yang tidak Anda kenal sekalipun. Ada beberapa perusahaan survei online diluar sana yang dapat membantu Anda menciptakan survei dan menargetkan siapa saja orang yang dapat mengisinya. Biaya yang mereka kenakan pada umumnya cukup terjangkau bagi pemilik bisnis kecil.</p><h3>Dapat terlihat</h3><p>Pergilah ke acara networking, terutama acara yang Anda rasa sesuai dengan target pelanggan Anda. Jika Anda ingin menemukan keluarga dengan anak-anak yang masih kecil, maka Anda harus terlibat pada aktifitas sekolah atau penggalangan dana. Jika klien ideal Anda berada pada satu wilayah tertentu, lihatlah apakah ada asosiasi perdagangan yang menaunginya, jika ada, bergabunglah. Jangan pernah takut untuk berbicara di depan publik ketika menghadiri acara tersebut. Jangan berbicara terlalu panjang lebar mengenai bisnis Anda, namun bicaralah kepada audiens Anda mengenai topik yang dapat membuat mereka tertarik. Mereka dapat menjadi klien ideal Anda ketika mereka memahami bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keahlian yang dapat menjadi sumber daya bagi mereka.</p>]]></content:encoded></item><item><title>4 Cara untuk menemukan pelanggan pertama Anda</title><link>/bisnis/4-cara-untuk-menemukan-pelanggan-pertama-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 31 Mar 2021 06:12:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan pertama]]></category><category><![CDATA[cara menemukan customer]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan pertama]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2605</guid><description><![CDATA[Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. Mungkin sebuah bisnis dapat memanfaatkan sosial media atau membuat sebuah press release, namun dengan begitu banyaknya brand yang berteriak-teriak untuk mendapatkan perhatian, pesan tersebut mungkin saja hilang ditengah kekacauan tersebut.</p><p>Sebagian besar perusahaan yang sukses berjuang menghadapi tantangan tersebut di awal bisnis mereka. Mulai dari merancang halaman web yang dapat memberikan <em>ranking</em> yang baik di <em>search engine</em> hingga<em> networking</em> ke <em>niche</em> mereka. Merek – merek besar dalam bisnis saat ini semuanya bekerja keras hingga pada titik tertentu untuk mendapatkan daya tarik. Selama proses tersebut, mereka belajar suatu pelajaran yang berharga yang dapat membantu bisnis kecil lainnya untuk berkembang.</p><h3>Terjun langsung ke masyarakat</h3><p>CEO Homejoy, Adora Cheung menjelaskan saat ketika dia dan timnya membagikan flyer di Mountain View, California. Awalnya flyer tersebut tidak terhubung ke banyak orang, sehingga mereka mulai membagikan air minum kemasan untuk menarik perhatian orang-orang. “itu adalah awal bagaimana kami mendapatkan pelanggan pertama kami, setelah itu banyak teman-teman dan keluarga yang menggunakan jasa kami”, kata Cheung.</p><h3>Pelayanan gratis</h3><p>Sebelum bersama dengan Google Ventures, Bill Maris mengawasi salah satu perusahaan web hosting pertama di dunia Burlee.com. Pada saat itu, web hosting ini merupakan suatu hal yang sangat asing bagi kebanyakan bisnis, sehingga Maris memperkenalkannya secara langsung kepada perusahaan-perusahaan dan menawarkan untuk membuat situs web secara gratis. Dia memberikan website gratis hanya kepada 10-15 orang, sejak saat itu dia dapat dengan mudah menarik perusahaan-perusahaan yang bersedia untuk membayar.</p><p>Model bisnis freemium telah membawa banyak perdebatan dalam beberapa tahun ini, para ahli menimbang apakah pilihan ini merupakan cara yang baik untuk membangun sebuah perusahaan. Pengembang aplikasi sering memberikan aplikasi mereka secara gratis atau dengan harga diskon untuk mendapatkan perhatian orang. Restoran dan pengecer menawarkan diskon besar untuk menarik sebuah komunitas. Untuk sebuah bisnis baru, metode yang digunakan Maris merupakan cara yang menjanjikan untuk membangun portfolio dan meningkatkan kredibilitas merek Anda.</p><h3>Optimalkan</h3><p>Ketika membangun Rotten Tomatoes, founder Patrick Lee menghadapi tantangan yang sangat besar. Situs review film miliknya harus menemukan cara untuk meraih pelanggan dalam lingkungan yang kompetitif dalam dunia web. Dia mengatasi tantangan tersebut dengan melakukan riset SEO (Search Engine Optimization) dan mengimplementasikan apa yang sudah dia pelajari. Tidak lama kemudian, situsnya mulai banyak dikenal oleh orang-orang. Lee mempelajari langkah-langkah terbaik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peringkat situsnya dan menjangkau lebih banyak pelanggan.</p><p>Ketika Lee sudah menguasai SEO, dia menyadari bahwa dia harus membuat halaman berkualitas yang akan mendapatkan peringkat yang baik dalam hasil pencarian. Timnya mulai menciptakan paket film yang termasuk filmographies, pemain dan kru, sinopsis film dan forum bersama dengan review. Dia menemukan bahwa informasi tersebut sangat berguna dan akhirnya situs lain mulai menghubungkannya kesana.</p><h3>Mengetahui Audiens Anda</h3><p>Archive.ly dibangun dengan tujuan untuk membantu para profesional untuk mempelajari lebih banyak informasi satu sama lain. Perri Gorman, founder Archive.ly meletakkan konsep yang sama dalam membangun basis pelanggan, melakukan penelitian menyeluruh kepada target pasarnya. Tujuannya adalah untuk menghubungkan sebuah grup yang terdiri dari orang-orang yang spesifik. Kemudian dia melakukan konferensi kepada target pasarnya dan melalui pengalaman tersebut, dia bertemu dengan “influencer” yang membantu dia untuk berkembang.</p><p>“Saya tidak perlu keluar dan menemukan pasar yang besar ini”, kata Gorman. “Saya hanya memulainya dengan apa yang saya sebut ‘pre-seeding’ dari basis pelanggan saya. Karena mereka adalah pelanggan saya yang ideal, mereka adalah pengguna yang luar biasa untuk membantu saya memperbaiki produk karena mereka betul-betul memahami apa yang saya lakukan”.</p><p>Pada tahap awal pertumbuhan bisnis, pengusaha dapat mengembangkan basis pelanggan mereka dengan menggunakan berbagai taktik. Beberapa orang bahkan dapat menggabungkan beberapa metode yang berbeda. Entah apakah Anda akan menggunakan metode terjun langsung ke masyarakat atau teknologi, memahami target pasar Anda merupakan kunci untuk memaksimalkan kesuksesan Anda.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>