<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara menemukan customer &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-menemukan-customer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:00:15 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara menemukan customer &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>3 Langkah sederhana untuk menemukan pelanggan pertama Anda</title><link>/bisnis/3-langkah-sederhana-untuk-menemukan-pelanggan-pertama-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 07 Apr 2021 02:00:05 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara menemukan customer]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan pertama]]></category><category><![CDATA[langkah mudah mendapatkan customer]]></category><category><![CDATA[langkah mudah mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[langkah mudah menemukan customer]]></category><category><![CDATA[langkah mudah menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips menemukan customer]]></category><category><![CDATA[tips menemukan pelanggan pertama]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2675</guid><description><![CDATA[Tidak ada pelanggan, maka tidak ada bisnis. Itulah kenyataannya. Ketika bermimpi untuk meluncurkan perusahaan, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki pelanggan yang jelas. Pertanyaan pertama yang harus Anda tanyakan kepada diri Anda adalah siapa pelanggan saya? Pertanyaan berikutnya adalah dimana saya dapat menemukan mereka? Dan pertanyaan terakhir Anda, bagaimana cara saya mengajak mereka? Bagi Anda yang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada pelanggan, maka tidak ada bisnis. Itulah kenyataannya. Ketika bermimpi untuk meluncurkan perusahaan, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki pelanggan yang jelas. Pertanyaan pertama yang harus Anda tanyakan kepada diri Anda adalah siapa pelanggan saya? Pertanyaan berikutnya adalah dimana saya dapat menemukan mereka? Dan pertanyaan terakhir Anda, bagaimana cara saya mengajak mereka?</p><p>Bagi Anda yang merasa sulit untuk melakukan penjualan, pernyataan tersebut bisa menjadi hal yang sangat besar. Sekarang coba tenangkan diri Anda sejenak dengan menarik napas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan. Yakinkan diri Anda bahwa Anda dapat melakukan hal ini. Anda harus melakukan hal ini jika Anda ingin perusahaan Anda berkembang menjadi sesuatu yang spesial. Seperti biasanya dilakukan oleh engineer, kita dapat memecah proses ini menjadi beberapa langkah sederhana.</p><h3>Langkah pertama</h3><p>Siapa pelanggan pertama saya? Pertanyaan saya kepada Anda adalah apa yang Anda butuhkan dari pelanggan? Umpan balik? Penggunaan atau keterlibatan? Pendapatan (saya harap bukan, karena terlalu awal untuk meminta hal tersebut dari pelanggan Anda)? Mulai tentukan apa yang Anda butuhkan saat ini. Kebanyakan perusahaan sangat memerlukan umpan balik. Jika memang seperti itu, jangan terlalu memikirkan pendapatan. Hal tersebut akan datang dengan sendirinya bersama dengan pelanggan lain. Saat ini, carilah seorang prospek yang suka untuk berbagi opini mereka dan aktif terlibat dalam aktivitas seperti ini. Kita semua pasti mengenal beberapa orang seperti ini. Coba hubungi mereka dan minta mereka untuk terlibat.</p><h3>Langkah kedua</h3><p>Dimana saya dapat menemukan pelanggan seperti ini? Saya sangat suka mendorong setiap orang untuk mensosialisasikan ide mereka tanpa rasa takut dengan orang sebanyak mungkin. Sosialisasi yang saya maksudkan adalah Anda membagikan ide Anda kepada kurang lebih 50 orang teman, temannya teman Anda, jaringan Anda, teman jaringan Anda, dan lain-lain. Anda tentu tahu maksud saya bukan? Jika Anda dapat berhubungan dengan 50 orang lebih dalam waktu 30 menit untuk membicarakan ide Anda, Anda akan mendapatkan berbagai macam tipe karakter orang yang mungkin akan bersedia atau mampu untuk membantu Anda. Beberapa diantaranya bahkan mungkin akan menjadi pelanggan pertama Anda. Setiap koneksi ini merupakan gerbang untuk 2-5 koneksi lainnya.</p><h3>Langkah ketiga</h3><p>Bagaimana cara saya mengajak mereka? Banyak orang-orang cerdas yang memberitahukan satu perbedaan antara founder startup sukses dengan founder startup sukses dengan meminta bantuan kepada orang lain. Anda juga akan terkejut bahwa banyak orang-orang penjualan yang justru tidak mencari orderan. Hal ini juga dapat berlaku kepada Anda, jika Anda menginginkannya. Saya jamin pada Anda bahwa orang-orang ingin membantu Anda, namun untuk mendapatkan bantuan mereka Anda harus memintanya. Saya juga sering memberitahukan bahwa semakin sering Anda melakukan hal ini, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk menemukan orang-orang yang bersedia membantu Anda. Saya sering berpikir bahwa mungkin ini merupakan cara yang paling tepat bagi Anda yang pertama kali membangun usaha startup.</p><p>Tidak ada pelanggan, maka tidak ada bisnis! Jangan pernah menjadi seorang founder startup yang memiliki produk tetapi tidak memiliki pelanggan. Ikuti tiga langkah sederhana di atas dan jadilah startup yang dapat membangun basis pelanggan yang kuat.</p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded></item><item><title>4 Cara untuk menemukan pelanggan pertama Anda</title><link>/bisnis/4-cara-untuk-menemukan-pelanggan-pertama-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 31 Mar 2021 06:12:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan pertama]]></category><category><![CDATA[cara menemukan customer]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan pertama]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2605</guid><description><![CDATA[Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. Mungkin sebuah bisnis dapat memanfaatkan sosial media atau membuat sebuah press release, namun dengan begitu banyaknya brand yang berteriak-teriak untuk mendapatkan perhatian, pesan tersebut mungkin saja hilang ditengah kekacauan tersebut.</p><p>Sebagian besar perusahaan yang sukses berjuang menghadapi tantangan tersebut di awal bisnis mereka. Mulai dari merancang halaman web yang dapat memberikan <em>ranking</em> yang baik di <em>search engine</em> hingga<em> networking</em> ke <em>niche</em> mereka. Merek – merek besar dalam bisnis saat ini semuanya bekerja keras hingga pada titik tertentu untuk mendapatkan daya tarik. Selama proses tersebut, mereka belajar suatu pelajaran yang berharga yang dapat membantu bisnis kecil lainnya untuk berkembang.</p><h3>Terjun langsung ke masyarakat</h3><p>CEO Homejoy, Adora Cheung menjelaskan saat ketika dia dan timnya membagikan flyer di Mountain View, California. Awalnya flyer tersebut tidak terhubung ke banyak orang, sehingga mereka mulai membagikan air minum kemasan untuk menarik perhatian orang-orang. “itu adalah awal bagaimana kami mendapatkan pelanggan pertama kami, setelah itu banyak teman-teman dan keluarga yang menggunakan jasa kami”, kata Cheung.</p><h3>Pelayanan gratis</h3><p>Sebelum bersama dengan Google Ventures, Bill Maris mengawasi salah satu perusahaan web hosting pertama di dunia Burlee.com. Pada saat itu, web hosting ini merupakan suatu hal yang sangat asing bagi kebanyakan bisnis, sehingga Maris memperkenalkannya secara langsung kepada perusahaan-perusahaan dan menawarkan untuk membuat situs web secara gratis. Dia memberikan website gratis hanya kepada 10-15 orang, sejak saat itu dia dapat dengan mudah menarik perusahaan-perusahaan yang bersedia untuk membayar.</p><p>Model bisnis freemium telah membawa banyak perdebatan dalam beberapa tahun ini, para ahli menimbang apakah pilihan ini merupakan cara yang baik untuk membangun sebuah perusahaan. Pengembang aplikasi sering memberikan aplikasi mereka secara gratis atau dengan harga diskon untuk mendapatkan perhatian orang. Restoran dan pengecer menawarkan diskon besar untuk menarik sebuah komunitas. Untuk sebuah bisnis baru, metode yang digunakan Maris merupakan cara yang menjanjikan untuk membangun portfolio dan meningkatkan kredibilitas merek Anda.</p><h3>Optimalkan</h3><p>Ketika membangun Rotten Tomatoes, founder Patrick Lee menghadapi tantangan yang sangat besar. Situs review film miliknya harus menemukan cara untuk meraih pelanggan dalam lingkungan yang kompetitif dalam dunia web. Dia mengatasi tantangan tersebut dengan melakukan riset SEO (Search Engine Optimization) dan mengimplementasikan apa yang sudah dia pelajari. Tidak lama kemudian, situsnya mulai banyak dikenal oleh orang-orang. Lee mempelajari langkah-langkah terbaik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peringkat situsnya dan menjangkau lebih banyak pelanggan.</p><p>Ketika Lee sudah menguasai SEO, dia menyadari bahwa dia harus membuat halaman berkualitas yang akan mendapatkan peringkat yang baik dalam hasil pencarian. Timnya mulai menciptakan paket film yang termasuk filmographies, pemain dan kru, sinopsis film dan forum bersama dengan review. Dia menemukan bahwa informasi tersebut sangat berguna dan akhirnya situs lain mulai menghubungkannya kesana.</p><h3>Mengetahui Audiens Anda</h3><p>Archive.ly dibangun dengan tujuan untuk membantu para profesional untuk mempelajari lebih banyak informasi satu sama lain. Perri Gorman, founder Archive.ly meletakkan konsep yang sama dalam membangun basis pelanggan, melakukan penelitian menyeluruh kepada target pasarnya. Tujuannya adalah untuk menghubungkan sebuah grup yang terdiri dari orang-orang yang spesifik. Kemudian dia melakukan konferensi kepada target pasarnya dan melalui pengalaman tersebut, dia bertemu dengan “influencer” yang membantu dia untuk berkembang.</p><p>“Saya tidak perlu keluar dan menemukan pasar yang besar ini”, kata Gorman. “Saya hanya memulainya dengan apa yang saya sebut ‘pre-seeding’ dari basis pelanggan saya. Karena mereka adalah pelanggan saya yang ideal, mereka adalah pengguna yang luar biasa untuk membantu saya memperbaiki produk karena mereka betul-betul memahami apa yang saya lakukan”.</p><p>Pada tahap awal pertumbuhan bisnis, pengusaha dapat mengembangkan basis pelanggan mereka dengan menggunakan berbagai taktik. Beberapa orang bahkan dapat menggabungkan beberapa metode yang berbeda. Entah apakah Anda akan menggunakan metode terjun langsung ke masyarakat atau teknologi, memahami target pasar Anda merupakan kunci untuk memaksimalkan kesuksesan Anda.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>