<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara mendapatkan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-mendapatkan-pelanggan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:07:06 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara mendapatkan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>5 Cara membuat pelanggan mengetuk pintu Anda lebih banyak</title><link>/branding/5-cara-membuat-pelanggan-mengetuk-pintu-anda-lebih-banyak/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 13 Jul 2021 08:03:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara branding]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan banyak pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan yang banyak]]></category><category><![CDATA[tips branding]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan banyak pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3462</guid><description><![CDATA[Bagaimana mungkin orang yang memulai sesuatu dari investasi perbankan dapat membuat toko perhiasan online yang sukses? Tanyakan saja kepada Amy Jain dan Daniella Yacobovsky, founder dari BaubleBar yang baru saja melakukannya. Setelah bertemu sembilan tahun yang lalu pada sebuah kelas perbankan di Harvard Business School, mereka membuang prospek karir mereka menjadi analisa keuangan untuk membangun &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana mungkin orang yang memulai sesuatu dari investasi perbankan dapat membuat toko perhiasan online yang sukses? Tanyakan saja kepada Amy Jain dan Daniella Yacobovsky, founder dari BaubleBar yang baru saja melakukannya. Setelah bertemu sembilan tahun yang lalu pada sebuah kelas perbankan di Harvard Business School, mereka membuang prospek karir mereka menjadi analisa keuangan untuk membangun BaubleBar.</p><p>Keduanya sedang berbelanja sepatu bersama di Saks Fifth Avenue, ketika mereka menyadari bahwa mereka tidak pernah berbelanja perhiasan karena tidak dapat menemukan perhiasan yang mereka sukai dengan harga yang pantas. Mereka kemudian mengambil keputusan untuk memperbaiki hal ini dengan membangun BaubleBar.</p><p>Banyak hal yang dapat kita pelajari dari Yacobovsky dan Jain, mari kita lihat mengapa pelanggan mereka begitu setia:</p><h3>Get personal</h3><p>Interaksi dengan pelanggan atau klien pada level personal sangat penting jika Anda ingin membangun loyalitas. BaubleBar mengambil pengalaman online lebih maju satu langkah dengan menawarkan pelanggan mereka layanan in-person. Walaupun kita hidup pada peradaban digital, namun tidak ada cara yang lebih baik untuk membangun loyalitas selain bertatap muka dengan pelanggan Anda. Hal ini akan membuat pelanggan Anda merasa spesial.</p><p>Di BaubleBar, SWAT (Service With Accessorizing Talent) stylist akan membantu pelanggan untuk memilih perhiasan yang cocok untuk mereka. Apakah Anda mencari perhiasan yang cocok untuk busana tertentu, menggunakannya untuk acara spesial atau ketika Anda bingung untuk memilih dua perhiasan, seseorang di Baublebar akan membantu Anda.</p><h3>Ciptakan pengalaman pelanggan melalui brand Anda secara konsisten</h3><p>BaubleBar memiliki tantangan yang cukup besar untuk mengubah pengalaman berbelanja pada toko online menjadi toko fisik.</p><p>Membuka toko fisik ketika Anda sudah memiliki pengalaman berbelanja yang baik pada toko online akan berhasil ketika Anda menduplikasi tampilan, feeling, dan mood yang ada pada toko online Anda menjadi fisik. Pelanggan Anda sudah mengetahui apa yang diharapkan dari Anda, jadi jangan mengubahnya secara berlebihan. Jain dan Yacobovsky sudah melakukan hal ini pada toko fisik mereka yang pertama di New York.</p><h3>Berpartnerlah dengan orang berpengaruh yang memiliki follower sendiri</h3><p>Tidak membutuhkan gelar MBA untuk mengerti betapa pentingnya melibatkan blogger dan orang-orang berpengaruh yang memiliki banyak follower. Mereka mengadakan program yang diberi nama Guest Bartender. Setiap bulan mereka mengenalkan personality style (model yang didandani dengan berbagai macam perhiasan sehingga matching dengan busana yang dikenakan) yang menciptakan koleksi khusus berdasarkan estetika pribadi mereka.</p><p>Personality style yang diperkenalkan oleh BaubleBar memiliki follower setia mereka sendiri yang percaya dengan opini mereka (BaubleBar). Dengan memberikan pelanggan koleksi baru setiap bulannya, sebuah brand memberikan mereka sesuatu yang baru dan menarik untuk diperhatikan.</p><h3>Berikan penghargaan kepada pelanggan terbaik Anda</h3><p>Yang paling penting sebagai seorang entrepreneur, jika mengatakan bahwa layanan pelanggan merupakan prioritas utama Anda, Anda harus menepati hal tersebut dan lakukan sesuatu untuk membuat pelanggan Anda senang. Jain dan Yacobovsky telah melakukan hal tersebut dengan membuat program loyalty yang diberi nama The Vault. Program ini akan membuat pelanggan mendapatkan poin setiap kali mereka berbelanja atau mengajak teman mereka untuk bergabung.</p><h3>Bangun pelanggan melalui brand Anda</h3><p>BaubleBar memposting foto fans mereka yang menggunakan perhiasan mereka pada halaman beranda website. Anda harus secara aktif mendorong mereka untuk berpartisipasi pada brand Anda, kemudian tunjukkan partisipasi mereka. Hal ini akan membuat orang-orang membicarakan brand Anda dan membantu Anda membangun komunitas.</p><p>Setiap aspek branding BaubleBar ini dipikirkan dengan sangat baik. Hasilnya adalah sebuah bisnis yang mengubah perilaku belanja pelanggan dalam berbelanja perhiasan. Ketika Anda berpikir tentang brand Anda secara keseluruhan, Anda tidak perlu takut untuk mencoba cara baru. Hanya saja pastikan bahwa semuanya itu konsisten dengan apa yang sudah Anda ciptakan.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Untuk mendapatkan lebih banyak prospek, Berhenti menjual dan mulai pendekatan</title><link>/bisnis/untuk-mendapatkan-lebih-banyak-prospek-berhenti-menjual-dan-mulai-pendekatan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sat, 08 May 2021 01:00:28 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan customer]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan customer lebih banyak]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan lebih banyak]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan customer]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan customer lebih banyak]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan lebih banyak]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3155</guid><description><![CDATA[Hubungan antara pembeli dan penjual merupakan hal yang sangat tricky. Dalam dunia yang sempurna, hal ini bisa berarti hubungan partnership dengan komunikasi yang terbuka, jujur, dan saling menghormati. Namun sayangnya kita hidup di dunia yang tidak sempurna. Kenyataannya hubungan bisnis penuh dengan keraguan, kesalahpahaman, bahkan perilaku yang buruk. Sebagai seorang penjual, bagaimana Anda menghindari jebakan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Hubungan antara pembeli dan penjual merupakan hal yang sangat tricky. Dalam dunia yang sempurna, hal ini bisa berarti hubungan partnership dengan komunikasi yang terbuka, jujur, dan saling menghormati. Namun sayangnya kita hidup di dunia yang tidak sempurna. Kenyataannya hubungan bisnis penuh dengan keraguan, kesalahpahaman, bahkan perilaku yang buruk. Sebagai seorang penjual, bagaimana Anda menghindari jebakan tersebut dan mendapatkan hati pelanggan Anda?</p><h3>Kenakan pakaian yang rapi</h3><p>Mengenakan pakaian yang rapi dapat membuat kesan pertama yang baik ketika Anda betemu dengan pelanggan Anda. Lakukan hal yang sama ketika Anda mengirimkan email kepada pelanggan, menelepon, atau bahkan ketika Anda berkomunikasi melalui LinkeIn. Berbicaralah dengan jelas, tepat pada waktunya, dan tepati janji Anda.</p><p>Etika dasar seringkali dikesampingkan ketika Anda ingin mendapatkan sesuatu yang besar. Jangan terlalu fokus pada penutupan penjualan sehingga Anda lupa dengan sisi kemanusiaan ketika bertransaksi. Tempatkan kebutuhan mereka sebagai yang utama dibandingkan kepentingan Anda sendiri dalam setiap komunikasi.</p><h3>Jangan menunjukkan aroma keputusasaan</h3><p>Sangat mudah untuk mengirimkan seseorang yang dapat mengacaukan transaksi Anda. Namun Anda harus tetap tenang. Tunjukkan rasa ketertarikan dan mundurlah sejenak, berikan prospek Anda ruang yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan. Memberikan sedikit jarak dapat menunjukkan kepercayaan diri Anda. Jika Anda merasa nyaman dengan diri Anda atau apa yang Anda jual, tentunya mereka juga ingin seperti itu.</p><h3>Mudah melakukannya</h3><p>Memang hal yang menggoda bagi diri Anda untuk menutup penjualan secepat mungkin namun janganmelakukan hal tersebut hanya karena Anda ingin mendapatkan keuntungan saja. Anda harus menjaga hubungan ini jangka panjang dan ini artinya memupuk hubungan dengan sabar.Mengenali diri Anda merupakan sebuah proses yang dapat dilakukan dengan beberapa kali pertemuan. Karena 53 persen kesetiaan pelanggandidorong oleh apa yang terjadi selama proses penjualan.</p><h3>Jangan membosankan</h3><p>Untuk meraih tujuan Anda, Anda harus mendengarkan. Daripada melakukan promosi, lebih baik jika membiarkan mereka berbicara. Jangan terus berbicara mengenai sejarah perusahaan Anda atau kepemimpinan Anda dalam pasar. Ajukan pertanyaan mengenai apa yang mereka butuhkan. Dengan melakukan hal tersebut, Anda akan memiliki wawasan yang lebih baik mengenai klien potensial Anda dan mendapatkan informasi yang berharga ketika Anda mulai melakukan pitching penjualan.</p><h3>Bermain dengan hati-hati</h3><p>Jangan menutup pintu kesempatan yang berpotensial, namun sangat penting juga bagi Anda agar selektif. Prospek yang salah akan menyebabkan Anda kehilangan waktu dan usaha yang besar yang seharusnya dapat Anda berikan kepada prospek yang tepat.</p><h3>Tahu kapan harus mundur</h3><p>Terkadang, Anda harus mundur. Jika Anda sudah memberikan segala sesuatu yang terbaik dan ternyata prospek Anda tidak memberikan respon positif, itulah saatnya Anda harus mundur. Mungkin saat ini pelanggan Anda belum membutuhkan produk atau jasa yang Anda jual, namun bukan berarti mereka tidak membutuhkannya kelak. Jika suatu saat pelanggan Anda membutuhkan produk atau jasa Anda, pastikan bahwa mereka memiliki kontak informasi Anda.</p><p>Dengan begitu banyaknya pilihan yang diberikan kepada pelanggan pada pasar saat ini membuat pelanggan dapat memilih mana yang terbaik untuk mereka. Jika Anda ingin mendapatkan pelanggan, maka Anda harus memberikan semua hal yang terbaik yang dapat Anda lakukan ketika bertemu dengan mereka. Tenaga penjualan yang sukses fokus pada membangun hubungan, bukan pada penutupan penjualan satu kali saja.</p>]]></content:encoded></item><item><title>4 Cara untuk menemukan pelanggan pertama Anda</title><link>/bisnis/4-cara-untuk-menemukan-pelanggan-pertama-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Wed, 31 Mar 2021 06:12:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan pertama]]></category><category><![CDATA[cara menemukan customer]]></category><category><![CDATA[cara menemukan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan customer pertama]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan pertama]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2605</guid><description><![CDATA[Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bisnis kecil pasti akan menghadapi tantangan yang tidak mungkin dihindari ketika memulai bisnis. Tidak peduli seberapa inovatif produk atau jasa yang Anda tawarkan, pelanggan tidak akan membelinya jika mereka tidak mengetahuinya. Untuk sebuah bisnis baru dengan sumber daya yang terbatas, berteriak di atap mungkin cara yang paling terjangkau untuk meraih perhatian konsumen di pasar. Mungkin sebuah bisnis dapat memanfaatkan sosial media atau membuat sebuah press release, namun dengan begitu banyaknya brand yang berteriak-teriak untuk mendapatkan perhatian, pesan tersebut mungkin saja hilang ditengah kekacauan tersebut.</p><p>Sebagian besar perusahaan yang sukses berjuang menghadapi tantangan tersebut di awal bisnis mereka. Mulai dari merancang halaman web yang dapat memberikan <em>ranking</em> yang baik di <em>search engine</em> hingga<em> networking</em> ke <em>niche</em> mereka. Merek – merek besar dalam bisnis saat ini semuanya bekerja keras hingga pada titik tertentu untuk mendapatkan daya tarik. Selama proses tersebut, mereka belajar suatu pelajaran yang berharga yang dapat membantu bisnis kecil lainnya untuk berkembang.</p><h3>Terjun langsung ke masyarakat</h3><p>CEO Homejoy, Adora Cheung menjelaskan saat ketika dia dan timnya membagikan flyer di Mountain View, California. Awalnya flyer tersebut tidak terhubung ke banyak orang, sehingga mereka mulai membagikan air minum kemasan untuk menarik perhatian orang-orang. “itu adalah awal bagaimana kami mendapatkan pelanggan pertama kami, setelah itu banyak teman-teman dan keluarga yang menggunakan jasa kami”, kata Cheung.</p><h3>Pelayanan gratis</h3><p>Sebelum bersama dengan Google Ventures, Bill Maris mengawasi salah satu perusahaan web hosting pertama di dunia Burlee.com. Pada saat itu, web hosting ini merupakan suatu hal yang sangat asing bagi kebanyakan bisnis, sehingga Maris memperkenalkannya secara langsung kepada perusahaan-perusahaan dan menawarkan untuk membuat situs web secara gratis. Dia memberikan website gratis hanya kepada 10-15 orang, sejak saat itu dia dapat dengan mudah menarik perusahaan-perusahaan yang bersedia untuk membayar.</p><p>Model bisnis freemium telah membawa banyak perdebatan dalam beberapa tahun ini, para ahli menimbang apakah pilihan ini merupakan cara yang baik untuk membangun sebuah perusahaan. Pengembang aplikasi sering memberikan aplikasi mereka secara gratis atau dengan harga diskon untuk mendapatkan perhatian orang. Restoran dan pengecer menawarkan diskon besar untuk menarik sebuah komunitas. Untuk sebuah bisnis baru, metode yang digunakan Maris merupakan cara yang menjanjikan untuk membangun portfolio dan meningkatkan kredibilitas merek Anda.</p><h3>Optimalkan</h3><p>Ketika membangun Rotten Tomatoes, founder Patrick Lee menghadapi tantangan yang sangat besar. Situs review film miliknya harus menemukan cara untuk meraih pelanggan dalam lingkungan yang kompetitif dalam dunia web. Dia mengatasi tantangan tersebut dengan melakukan riset SEO (Search Engine Optimization) dan mengimplementasikan apa yang sudah dia pelajari. Tidak lama kemudian, situsnya mulai banyak dikenal oleh orang-orang. Lee mempelajari langkah-langkah terbaik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peringkat situsnya dan menjangkau lebih banyak pelanggan.</p><p>Ketika Lee sudah menguasai SEO, dia menyadari bahwa dia harus membuat halaman berkualitas yang akan mendapatkan peringkat yang baik dalam hasil pencarian. Timnya mulai menciptakan paket film yang termasuk filmographies, pemain dan kru, sinopsis film dan forum bersama dengan review. Dia menemukan bahwa informasi tersebut sangat berguna dan akhirnya situs lain mulai menghubungkannya kesana.</p><h3>Mengetahui Audiens Anda</h3><p>Archive.ly dibangun dengan tujuan untuk membantu para profesional untuk mempelajari lebih banyak informasi satu sama lain. Perri Gorman, founder Archive.ly meletakkan konsep yang sama dalam membangun basis pelanggan, melakukan penelitian menyeluruh kepada target pasarnya. Tujuannya adalah untuk menghubungkan sebuah grup yang terdiri dari orang-orang yang spesifik. Kemudian dia melakukan konferensi kepada target pasarnya dan melalui pengalaman tersebut, dia bertemu dengan “influencer” yang membantu dia untuk berkembang.</p><p>“Saya tidak perlu keluar dan menemukan pasar yang besar ini”, kata Gorman. “Saya hanya memulainya dengan apa yang saya sebut ‘pre-seeding’ dari basis pelanggan saya. Karena mereka adalah pelanggan saya yang ideal, mereka adalah pengguna yang luar biasa untuk membantu saya memperbaiki produk karena mereka betul-betul memahami apa yang saya lakukan”.</p><p>Pada tahap awal pertumbuhan bisnis, pengusaha dapat mengembangkan basis pelanggan mereka dengan menggunakan berbagai taktik. Beberapa orang bahkan dapat menggabungkan beberapa metode yang berbeda. Entah apakah Anda akan menggunakan metode terjun langsung ke masyarakat atau teknologi, memahami target pasar Anda merupakan kunci untuk memaksimalkan kesuksesan Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara mendapatkan kembali pelanggan yang hilang</title><link>/bisnis/cara-mendapatkan-kembali-pelanggan-yang-hilang/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 22 Feb 2021 01:00:58 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan kembali pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan kembali pelanggan yang hilang]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan kembali]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan kembali pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan kembali pelanggan yang hilang]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan kembali]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2192</guid><description><![CDATA[Kenyataan bahwa mempertahankan pelanggan yang sudah ada jauh lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru, jadi lakukan segala cara untuk memastikan bahwa pelanggan Anda saat ini bahagia. Namun, kenyataannya hal tersebut tidak selalu dapat dilakukan, terutama ketika muncul keadaan yang berada diluar kendali Anda dan akhirnya pelanggan Anda memutuskan untuk melakukan bisnis ditempat lain. Walaupun Anda &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Kenyataan bahwa mempertahankan pelanggan yang sudah ada jauh lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru, jadi lakukan segala cara untuk memastikan bahwa pelanggan Anda saat ini bahagia. Namun, kenyataannya hal tersebut tidak selalu dapat dilakukan, terutama ketika muncul keadaan yang berada diluar kendali Anda dan akhirnya pelanggan Anda memutuskan untuk melakukan bisnis ditempat lain.</p><p>Walaupun Anda sudah kehilangan pelanggan, bukan berarti Anda kehilangan mereka untuk selamanya. Namun, akan lebih baik jika Anda sudah mempersiapkan strategi “pintar” untuk mempertahankan pelanggan Anda bahkan sebelum mereka pindah ke kompetitor lainnya. Berikut ini merupakan empat tips yang harus Anda lakukan untuk mempertahankan pelanggan Anda saat ini:</p><h3>Cari tahu mengapa</h3><p>Pelanggan tidak akan menghilang tanpa alasan, jadi coba cari tahu mengapa hal tersebut bisa terjadi. Jujurlah dengan diri Anda. Lakukan analisis SWOT untuk mengetahui apa kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang ada pada bisnis Anda. Cari tahu juga mengapa layanan atau produk Anda tidak lagi dianggap memiliki nilai terbaik oleh pelanggan Anda.</p><p>Apakah Anda tetap berada pada level harga dan layanan yang sama? Apakah pasar sudah berada pada tingkat dimana Anda tidak lagi kompetitif? Bagaimana hubungan Anda dengan klien?</p><p>Perhatikan dengan cermat untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Jika anda tidak mampu untuk objektif, maka tempatkan seseorang yang berada diluar dari kasus ini. Ini bukan hanya sebuah langkah pertama yang penting untuk mendapatkan kembali pelanggan Anda, namun hal ini sangat kritikal untuk mencegah agar pelanggan Anda tidak pindah ke tempat lain.</p><h3>Catat rencana Anda</h3><p>Anda membutuhkan sebuah rencana penyerangan, dan itu artinya membuat rencana secara tertulis untuk mendapatkan kembali pelanggan yang hilang. Tentukan tolak ukur dan timeline ketika Anda melakukan follow up kepada klien. Dan jangan menunggu terlalu lama.</p><p>Seringkali perusahaan membuat kesalahan dengan menunggu setahun hingga dua tahun sebelum mereka kembali berhubungan. Itu adalah kesalahan fatal.</p><p>Anda harus mencari cara agar dapat terus berhubungan dengan pelanggan Anda dari waktu ke waktu dan walaupun hal tersebut mungkin terlihat secara acak oleh pelanggan, pastikan bahwa hal ini merupakan bagian dari rencana tertulis Anda.</p><p>Jangan menunggu hingga klien Anda berpindah ke perusahaan yang lebih baik dari Anda. Temukan alasan untuk tetap terhubung secara rutin.</p><h3>Minta waktu wawancara</h3><p>Minta waktu meeting dengan klien untuk membahas hubungan Anda dengan mereka. Tanyakan kepada mereka mengenai apa faktor-faktor yang membuat mereka meninggalkan perusahaan Anda?</p><p>Jangan menjadi defensif. Ambil tanggung jawab dan minta maaf, jika diperlukan. Gunakan meeting tersebut untuk meningkatkan sekaligus sebagai basis pembelajaran mengenai hal yang berhubungan dengan klien Anda dan apa yang mereka butuhkan.</p><h3>Pecat diri Anda, bukan perusahaan</h3><p>Hubungan yang luar biasa antara klien dengan vendor seringkali seperti sebuah pernikahan. Terkadang chemistry tersebut tidak muncul.</p><p>Jadi tanyakan kepada klien “Apakah karena saya?” Terkadang dua perusahaan saling melengkapi, namun tidak untuk pemilik bisnisnya. Mungkin Anda perlu memecat diri Anda sebagai pemimpin proyek demi menjaga hubungan yang lebih baik. Dengan memberikan pertanyaan ini, maka Anda dapat melakukan pembicaraan mendalam dan jujur yang akan membawa Anda untuk mendapatkan kembali pelanggan Anda.</p><p>Terakhir, jangan terlalu emosional. Perseteruan dengan klien merupakan bagian dari bisnis, dan jika Anda dapat menerima hal tersebut, walaupun tidak suka, Anda akan mengetahui bahwa tidak ada hal yang bersifat permanen. Lihatlah hal ini sebagai suatu kesempatan untuk memenangkan kembali pelanggan Anda dan biasanya biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih kecil dibandingkan ketika Anda mendapatkan mereka pertama kali.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Rahasia untuk mendapatkan pelanggan tetap</title><link>/bisnis/rahasia-untuk-mendapatkan-pelanggan-tetap/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Jun 2020 01:23:39 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan tetap]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan tetap]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1599</guid><description><![CDATA[Untuk mengembangkan bisnis, kita seringkali tergoda untuk konsentrasi dalam menciptakan penjualan baru atau mengejar akun yang besar. Tetapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan pelanggan Anda saat ini, tidak peduli sekecil apapun mereka, sangat penting untuk menjaga kelangsungan bisnis Anda. Rahasia untuk mendapatkan pelanggan tetap adalah follow up dengan cara yang dapat menimbulkan efek positif pada &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengembangkan bisnis, kita seringkali tergoda untuk konsentrasi dalam menciptakan penjualan baru atau mengejar akun yang besar. Tetapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan pelanggan Anda saat ini, tidak peduli sekecil apapun mereka, sangat penting untuk menjaga kelangsungan bisnis Anda. Rahasia untuk mendapatkan pelanggan tetap adalah follow up dengan cara yang dapat menimbulkan efek positif pada pelanggan.</p><p>Follow up yang efektif dimulai setelah terjadi penjualan, ketika Anda mengucapkan “Terima kasih” kepada pelanggan Anda dan mengetahui apakah mereka menyukai produk atau jasa Anda. Selain hal ini, masih ada beberapa cara lain yang efektif untuk melakukan follow up dan memastikan bisnis Anda selalu berada dalam pikiran pelanggan.</p><h3>Biarkan pelanggan tahu apa yang Anda lakukan untuk mereka</h3><p>Hal ini bisa dilakukan dengan mengirimkan newsletter melalui email untuk pelanggan Anda saat ini, atau sesuatu yang tidak terlalu formal seperti menghubungi pelanggan Anda melalui telepon. Apapun metode yang Anda gunakan, kuncinya adalah untuk memberitahukan kepada pelanggan apa layanan terbaik yang dapat Anda berikan kepada mereka. Jika Anda tidak pernah mengatakan apapun tentang apa yang Anda lakukan kepada mereka, pelanggan Anda mungkin tidak akan menyadarinya. Anda tidak akan terlihat angkuh ketika Anda berbicara kepada pelanggan Anda mengenai apa yang sudah Anda lakukan untuk membuat mereka senang. Biarkan mereka tahu bahwa mereka tidak perlu khawatir karena Anda yang akan menangani segala urusan yang berhubungan dengan dokumen, menghubungi pengacara, atau memeriksa kembali pengiriman barang Anda.</p><h3>Rutin mengirimkan pesan secara pribadi pada pelanggan Anda</h3><p>“Saya sedang duduk di meja kerja saya dan tiba-tiba nama Anda muncul dalam pikiran saya. Apakah Anda masih mengalami pengalaman menyenangkan ketika terbang ke beberapa negara? Beritahukan saya jika Anda membutuhkan beberapa koper baru. Saya dapat mengirimkan model terbaru setiap saat.” Atau jika Anda bertemu dengan pelanggan lama pada suatu acara, follow up dengan sebuah catatan: “Sangat senang bertemu dengan Anda dalam acara Natal. Saya akan menghubungi Anda pada awal tahun baru nanti untuk makan siang bersama.”</p><h3>Jaga agar tetap terkesan pribadi</h3><p>Pesan suara dan email membuat komunikasi menjadi lebih mudah, namun sentuhan pribadi menjadi hilang. Jangan bergantung pada hal tersebut sebagai alat untuk follow up satu-satunya. Jika Anda mengalami kesulitan untuk menghubungi pelanggan Anda, tinggalkan pesan suara bahwa Anda ingin berbicara secara langsung atau mengunjungi kantor mereka sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.</p><h3>Mengingat hari spesial</h3><p>Kirimkan secara rutin kartu ulang tahun, kartu anniversary, kartu liburan, apa saja. Hadiah merupakan salah satu alat follow up yang paling baik. Anda tidak harus mengeluarkan uang untuk itu. Gunakan kreatifitas Anda untuk menciptakan sebuah hadiah yang menarik yang berhubungan dengan bisnis Anda, bisnis pelanggan Anda atau pembelian yang dilakukan mereka baru-baru ini.</p><h3>Berikan informasi</h3><p>Jika Anda membaca sebuah artikel menarik, melihat buku baru atau mendengar sebuah organisasi yang mungkin dapat membuat pelanggan Anda tertarik, maka informasikan kepada mereka atau telepon mereka, agar mereka mengetahuinya.</p><h3>Layanan Pelanggan</h3><p>Begitu banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan sebuah layanan pelanggan yang baik. Dan jika Anda menjalankan sebuah bisnis sendirian, sangat mudah untuk menjadi yang terbaik mengenai apa yang diinginkan pelanggan Anda. Namun ketika Anda mulai merekrut karyawan, entah apakah itu satu atau 100 orang, Anda dapat menciptakan potensi layanan pelanggan yang buruk.</p><p>Oleh karena itu sangat penting untuk menciptakan kebijakan dalam layanan pelanggan dan terus memegang teguh hal tersebut. Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bahwa pelanggan Anda menerima layanan yang terbaik dalam setiap hal.</p><ul><li>Buat sebuah kebijakan layanan pelanggan dalam sebuah tulisan. Prinsip ini harus berasal dari diri Anda dan setiap karyawan harus tahu apa peranan mereka dan siap untuk melakukannya.</li><li>Ciptakan sistem support yang dapat memberikan sebuah instruksi jelas bagi karyawan untuk terus memberikan dan menjaga layanan tetap yang terbaik. Sistem ini akan membantu Anda untuk mengalahkan kompetitor dengan memberikan hal yang lebih baik kepada pelanggan dan mengantisipasi masalah sebelum hal itu muncul.</li><li>Mengembangkan sebuah pengukuran dalam layanan pelangan. Kemudian berikan penghargaan kepada pelanggan yang terus mempraktikannya secara konsisten.</li><li>Pastikan bahwa gairah Anda dalam layanan pelanggan tersalurkan pada perusahaan Anda. Karyawan Anda harus dapat melihat bagaimana sebuah layanan yang baik memiliki sebuah hubungan terhadap keuntungan perusahaan dan masa depan mereka dalam perusahaan.</li><li>Berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik dalam industri Anda. Komitmen ini harus terlihat begitu besar sehingga karyawan Anda dapat merasakannya.</li><li>Bagikan informasi kepada garis depan perusahaan Anda. Lakukan meeting secara rutin untuk membicarakan bagaimana cara meningkatkan layanan pelanggan Anda. Kumpulkan ide dari karyawan Anda, karena merekalah yang berhadapan langsung dengan pelanggan.</li></ul><p>Layanan pelanggan terbaik lebih dari apa yang Anda ucapkan atau lakukan untuk pelanggan, hal ini juga berarti memberikan pelanggan sebuah kesempatan agar perasaan mereka diketahui. Berikut ini merupakan cara untuk mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan pelanggan Anda.</p><p>Hadiri acara industri yang penting bagi pelanggan Anda. Dengan melakukan hal ini Anda akan mengetahui apa yang dilakukan oleh kompetitor dan produk atau layanan apa yang dicari oleh pelanggan Anda.</p><p>Jaga hubungan antar sesama seperti sebuah hubungan bisnis antara pelanggan dan prospek. Ajak mereka makan siang, makan malam, atau pada sebuah permainan. Pada atmosfir yang rileks, Anda akan belajar sebuah rahasia yang akan membuat Anda menjadi lebih baik dibandingkan kompetitor Anda.</p><p>Selalu mengikuti trend, kemudian berikan respon terhadap hal tersebut. Baca publikasi mengenai sebuah industri, aktiflah pada sebuah organisasi perdagangan, dan berikan perhatian pada apa yang dilakukan pelanggan Anda.</p><p>Minta umpan balik. Lakukan survei pada pelanggan Anda secara rutin untuk mengetahui apakah yang Anda lakukan selama ini sudah tepat atau belum. Kirimkan questionair melalui post atau surat, telepon mereka, dan membuat sebuah grup fokus. Minta pendapat mereka, dan perbaiki area permasalahan yang muncul.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara mendapatkan pelanggan baru untuk bisnis Anda</title><link>/bisnis/cara-mendapatkan-pelanggan-baru-untuk-bisnis-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 15 Jun 2020 14:20:36 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan pelanggan baru]]></category><category><![CDATA[pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan pelanggan baru]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1512</guid><description><![CDATA[Entah apakah mereka adalah pengusaha yang baru memulai usaha mereka atau pemiliki bisnis veteran, ada satu kesamaan yang dimiliki oleh pemilik bisnis kecil yaitu: Mereka selalu berpikir cara mendapatkan pelanggan baru untuk bisnis mereka. Saya berharap ide berikut ini dapat membantu Anda untuk membangun basis pelanggan Anda. Referral Meminta referral dari pelanggan Anda, keluarga, dan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Entah apakah mereka adalah pengusaha yang baru memulai usaha mereka atau pemiliki bisnis veteran, ada satu kesamaan yang dimiliki oleh pemilik bisnis kecil yaitu: Mereka selalu berpikir cara mendapatkan pelanggan baru untuk bisnis mereka. Saya berharap ide berikut ini dapat membantu Anda untuk membangun basis pelanggan Anda.</p><h3>Referral</h3><p>Meminta referral dari pelanggan Anda, keluarga, dan kolega yang membutuhkan layanan Anda merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pelanggan baru. Akan lebih baik jika Anda mengembangkan sebuah sistem yang dirancang untuk mendapatkan referral daripada Anda meminta referral secara asal. Anda dapat meminta referral dari orang–orang yang puas dengan jasa atau produk yang Anda jual. Kemudian jangan lupa juga untuk terus melakukan follow up agar mereka tidak lupa untuk memberikan referral kepada Anda.</p><h3>Media Sosial</h3><p>Memiliki kehadiran yang kuat dalam media social dapat memberikan Anda audiens baru. Dengan berbagi konten yang bernilai bagi target market Anda, maka akan mendapatkan like, retweet, dan re-share yang berpotensi untuk mendapatkan pelanggan baru. Anda bahkan dapat menggunakan jasa beriklan pada media social untuk mentargetkan pasar yang sangat spesifik.</p><h3>Pemasaran Konten</h3><p>Ketika Anda sedang mencari cara untuk mendapatkan pelanggan baru, Anda harus ingat bahwa kebanyakan orang saat ini mencari informasi tentang produk, layanan, dan bisnis secara online. Jika perusahaan Anda telah membuat konten yang dapat membantu mereka menjawab pertanyaan yang mereka cari, maka Anda berpeluang untuk menarik pelanggan baru. Konten dapat bermacam–macam, mulai dari postingan blog hingga ke ebook atau infografis. Menggunakan kata kunci yang sering digunakan oleh target pasar Anda ketika mereka sedang mencari produk yang Anda dapat membantu konten Anda untuk muncul pada hasil pencarian mereka.</p><h3>Advertising Online</h3><p>Targeted online advertising seperti pay-per-click (PPC) merupakan pilihan yang terbaik karena terjangkau dan salah satu strategi efektif bagi pemilik bisnis yang sedang bingung untuk mendapatkan pelanggan baru. Rahasia untuk sukses dalam advertising online adalah memilih kata kunci yang biasa digunakan oleh audiens Anda ketika melakukan pencarian dan membuat call-to-action yang baik dalam iklan tersebut.</p><h3>Networking</h3><p>Word-of-mouth masih merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pelanggan baru, jadi jangan pernah melupakan teknik yang satu ini. Sebagai tambahan, cobalah membawa jejaring sosial Anda ke offline agar Anda dapat membangun hubungan secara face-to-face yang tentu saja akan menjadi hal yang sangat penting untuk mendapatkan lead baru.</p><h3>Event Marketing</h3><p>Sebuah event dapat menjadi sebuah langkah yang cerdas bagi setiap bisnis yang sedang membuat rencana untuk mendapatkan pelanggan baru. Entah apakah Anda melakukan penjualan di pinggir jalan, pagelaran seni di kafe kopi kesukaan Anda, atau mengadakan party yang mengundang pelanggan Anda saat ini bersama dengan teman mereka, dengan mengadakan acara seperti itu, maka Anda mungkin akan mendapatkan perhatian lebih dari mereka. Bagi pemilik bisnis yang belum mampu untuk mengadakan event sendiri, maka dapat berpartisipasi atau memberikan sponsor pada event komunitas lokal juga merupakan hal yang efektif untuk membuat nama Anda dikenal pada audiens baru.</p><h3>Bekerja sama dengan bisnis lain</h3><p>Jika Anda ingin mendapatkan pelanggan baru tanpa harus melakukan semua hal sendirian, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan bisnis lain yang dapat melengkapi produk atau jasa yang Anda jual. Sebagai contoh, took buku anak–anak dapat bekerja sama dengan salon yang memiliki spesialis pada potongan anak–anak. Ketika bekerja sama dengan bisnis lain, Anda dapat memberikan kupon atau brosur masing-masing bisnis, berikan diskon kepada pelanggan yang membeli produk atau jasa partner Anda, begitu juga sebaliknya dan cantumkan link website partner Anda pada website Anda.</p><h3>Mendapatkan Publisitas</h3><p>Coba hubungi media lokal (termasuk print, broadcast, radio, dan jurnalis online) agar mereka mendapatkan update tentang bisnis Anda dapat membantu Anda mendapatkan pelanggan baru. Entah apakah itu pada saat anniversary, sale akhir tahun, atau meluncurkan produk baru, membuat nama bisnis Anda muncul pada hasil cetakan (atau blogs) dapat membantu meningkatkan brand awareness bisnis Anda.</p><h3>Menawarkan Deals</h3><p>Situs deal seperti Groupon dan LivingSocial dapat memperkenalkan bisnis Anda ke grup tertentu agar mendapatkan pelanggan baru. Untuk membuat rencana tersebut berarti, cobalah untuk menstrukturisasi deal Anda agar tetap bisa mendapatkan keuntungan dan menjual lebih banyak produk atau jasa.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>