<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara memulai bisnis &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-memulai-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 15:04:05 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara memulai bisnis &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Ingin memulai sebuah bisnis? Anda butuh 3 hal dasar ini</title><link>/bisnis/ingin-memulai-sebuah-bisnis-anda-butuh-3-hal-dasar-ini/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 12 Jul 2021 13:59:47 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bagaimana memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[hal-hal yang dibutuhkan dalam bisnis]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[yang dibutuhkan ketika memulai bisnis]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=3453</guid><description><![CDATA[Mengambil keputusan untuk memulai sebuah bisnis merupakan hal yang menggembirakan, namun jangan terperangkap dalam mitos tersebut. Jika Anda ingin bisnis Anda sukses untuk jangka panjang, miliki tiga elemen penting berikut ini. Memiliki dana untuk enam bulan Waktu yang diperlukan untuk mendapatkan keuntungan dapat bervariasi antara industri yang satu dengan yang lainnya, namun ada aturan yang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Mengambil keputusan untuk memulai sebuah bisnis merupakan hal yang menggembirakan, namun jangan terperangkap dalam mitos tersebut. Jika Anda ingin bisnis Anda sukses untuk jangka panjang, miliki tiga elemen penting berikut ini.</p><h3>Memiliki dana untuk enam bulan</h3><p>Waktu yang diperlukan untuk mendapatkan keuntungan dapat bervariasi antara industri yang satu dengan yang lainnya, namun ada aturan yang tetap sama yaitu: Miliki dana yang cukup di bank paling tidak untuk enam bulan atau lebih sebelum Anda meluncurkan perusahaan Anda. Mengembangkan bisnis dan personal yang realistis dapat membantu Anda untuk bertahan pada beberapa bulan di awal, dan berada tetap pada anggaran merupakan hal yang sangat penting untuk sukses.</p><p>Membuat sebuah daftar perkiraan mengenai pengeluaran biaya operasional merupakan hal yang sangat penting agar Anda dapat mengetahui berapa biaya pengeluaran per bulan operasional perusahaan Anda ditambah dengan pengeluaran ekstra yang mungkin harus dilakukan dan bagaimana semua biaya ini akan mempengaruhi finansial Anda. Ketahuilah bahwa Anda tidak akan menerima gaji untuk beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun setelah peluncuran, jadi dengan memiliki cadangan kas yang besar dan kuat akan mengurangi kesulitan Anda ketika Anda memulai bisnis.</p><h3>Strategi penjualan dan pemasaran untuk orang awam</h3><p>Datang dengan sebuah layanan atau produk yang luar biasa merupakan hal yang sangat baik, tetapi bisnis Anda akan gagal jika Anda hanya memilki sedikit pelanggan. Mengembangkan sebuah rencana pemasaran dengan mengalokasikan anggaran pemasaran akan membuat produk atau jasa Anda berada di depan klien kunci awam. Dari awal, Anda harus sudah mempersiapkan cara untuk melakukan penetrasi dan menjaga klien untuk mengembangkan basis pelanggan yang setia.</p><p>Kemudian, bangun infrastruktur penjualan Anda: Pikirkan mengenai kontrak penjualan, proposal, daftar produk atau apapun yang ingin dilihat oleh klien ketika mereka ingin melakukan pembelian kepada Anda.</p><h3>Daya tahan</h3><p>Saya sering mengatakan kepada orang-orang setiap waktu: Salah satu bagian yang paling sulit ketika menjadi seorang pengusaha adalah memiliki stamina untuk dapat terus mengejar tuntutan harian ketika menjalankan bisnis. Banyak orang berpikir bahwa semuanya akan berjalan dengan mudah. Itu salah.</p><p>Tentu, ada beberapa keuntungan utama dengan bekerja untuk diri Anda sendiri, seperti memiliki jadwal yang fleksibel dan menikmati kesuksesan dari pekerjaan Anda. Tetapi setiap keuntungan yang datangmempertaruhkan aset dan reputasi Anda sendiri.</p><p>Sebelum memulai sebuah bisnis, pastikan bahwa Anda sudah siap secara mental dan fisik. Bersiaplah untuk bekerja dengan waktu yang panjang, melakukan hal-hal yang berada di luar zona nyaman Anda, membuat pengorbanan personal, bekerja keras untuk sesuatu yang Anda percayai dan dedikasikan untuk diri Anda sendiri demi kesuksesan bisnis Anda. Jika Anda belum siap 100 persen, bisnis Anda tidak akan mencapai potensi tertingginya.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara memulai bisnis dengan modal kecil</title><link>/bisnis/cara-memulai-bisnis-dengan-modal-kecil/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 08 Apr 2021 23:00:39 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membangun bisnis dengan modal kecil]]></category><category><![CDATA[cara memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[langkah-langkah memulai bisnis dengan modal kecil]]></category><category><![CDATA[membangun bisnis dengan modal kecil]]></category><category><![CDATA[memulai bisnis dengan modal kecil]]></category><category><![CDATA[tips membangun bisnis dengan modal kecil]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis dengan modal kecil]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2705</guid><description><![CDATA[Mungkin Anda memiliki sebuah ide bisnis cemerlang, lalu Anda tertarik untuk memulai bisnis tersebut, dan mengembangkan perusahaan Anda sendiri. Anda juga bersedia untuk mengambil resiko seperti meninggalkan pekerjaan Anda saat ini atau Anda menjalankan usaha Anda tanpa mendapatkan income untuk sementara waktu. Namun ada satu hal yang membuat Anda terhenti: Anda tidak punya uang. Hal ini terlihat seperti &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin Anda memiliki sebuah ide bisnis cemerlang, lalu Anda tertarik untuk memulai bisnis tersebut, dan mengembangkan perusahaan Anda sendiri. Anda juga bersedia untuk mengambil resiko seperti meninggalkan pekerjaan Anda saat ini atau Anda menjalankan usaha Anda tanpa mendapatkan income untuk sementara waktu. Namun ada satu hal yang membuat Anda terhenti: Anda tidak punya uang.</p><p>Hal ini terlihat seperti sebuah masalah yang besar, tetapi kekurangan modal seharusnya tidak menghentikan Anda untuk mengejar mimpi Anda. Sebab nyatanya, sangat memungkinkan untuk memulai bisnis tanpa modal dari Anda sendiri (tentunya jika Anda tahu apa yang Anda lakukan).</p><h2>Mengapa sebuah bisnis butuh uang</h2><p>Pertama, mari kita lihat mengapa sebuah bisnis membutuhkan uang. Tidak ada biaya yang tetap ketika membangun sebuah startup bisnis, setiap industri pada startup memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan estimasi, berapa banyak uang yang Anda butuhkan sebelum Anda mulai mencari metode alternatif untuk membiayai perusahaan Anda.</p><p>Cobalah pertimbangkan hal-hal berikut ini:</p><p><strong>Ijin usaha.</strong> Anda harus memiliki ijin usaha untuk membangun sebuah bisnis di Indonesia.</p><p><strong>Bahan baku.</strong> Apakah Anda membeli bahan baku untuk keperluan bisnis Anda? Apakah Anda membutuhkan komputer dan alat-alat lainnya?</p><p><strong>Perlengkapan.</strong> Apakah Anda membutuhkan perlengkapan lain seperti mesin atau software?</p><p><strong>Tempat kerja.</strong> Ini merupakan biaya yang sangat besar, dan Anda tidak bisa mengabaikan hal-hal seperti internet dan biaya operasional gedung seperti air dan listrik.</p><p><strong>Biaya operasional.</strong> Coba cari tahu berapa biaya yang operasional Anda setiap bulan yang meliputi gaji karyawan, marketing, dan lain-lain.</p><p><strong>Biaya legal.</strong> Apakah Anda melakukan konsultasi pada badan hukum ketika Anda berada pada proses pengembangan bisnis?</p><p>Dengan semua hal yang sudah disebutkan di atas, Anda memiliki dua jalan untuk membangun bisnis dengan modal kecil: mengurangi biaya atau meningkatkan modal Anda dari awal dengan menggunakan pembiayaan dari luar. Saya akan membahas tiga pilihan yang dapat Anda lakukan saat ini:</p><h2>Pilihan pertama: Mengurangi keperluan Anda</h2><p>Pilihan pertama Anda adalah mengubah bisnis model Anda untuk mengurangi beberapa keperluan yang sudah disebutkan sebelumnya. Sebagai contoh, jika Anda merencanakan memulai perusahaan sebagai sebuah perusahaan pelatihan, Anda dapat mengurangi biaya karyawan dengan menjadi karyawan satu-satunya di awal. Jika Anda tidak terlalu membutuhkan kantor, Anda dapat bekerja dari rumah. Anda juga bisa mencari bahan baku yang murah dari rumah, atau memotong biaya produksi yang terlalu mahal. Namun, ada beberapa biaya yang tidak dapat Anda hindari, contohnya biaya legal dan ijin usaha.</p><h2>Pilihan dua: Bootstrap</h2><p>Pilihan kedua Anda adalah dengan melakukan masa “pemanasan” bagi bisnis Anda. Daripada Anda langsung masuk ke bisnis secara penuh, Anda dapat melakukannya dengan hal-hal dasar. Anda dapat membangun sebuah blog dengan satu niche tertentu, mengurangi ruang lingkup bahasan, audiens Anda, dan profit Anda untuk dapat memulai bisnis. Jika Anda dapat memulai bisnis Anda di awal sebagai seorang karyawan, maka Anda dapat menghindari biaya-biaya awal yang besar.</p><p>Ketika Anda sudah mendapatkan pendapatan yang cukup dari bisnis tersebut, Anda dapat berinvestasi pada diri Anda, dan membangun bisnis yang Anda impikan satu per satu.</p><h2>Pilihan tiga: Outsource</h2><p>Pilihan ketiga Anda merupakan pembiayaan yang didapatkan dari pihak luar. Berikut ini merupakan beberapa sumber berpotensial untuk Anda:</p><p>Teman dan keluarga. Jangan menganggap bahwa Anda tidak akan mendapatkan bantuan dari teman dan keluarga, walaupun Anda masih harus mengumpulkan dana dari beberapa sumber lainnya.</p><p><strong>Angel investor.</strong> Angel investor merupakan seorang individual yang memiliki finansial besar yang suka membiayai ide bisnis dari awal. Pada umumnya mereka berinvestasi untuk mendapatkan sebagian dari saham perusahaan, yang tentu saja layak untuk Anda pertimbangkan.</p><p><strong>Venture capitalist.</strong> Venture capitalist sama seperti angel investor, bedanya adalah venture capitalist merupakan organisasi yang memantau bisnis yang sudah berjalan.</p><p><strong>Crowdfunding.</strong> Hal ini sangat populer karena beberapa alasan: Dengan ide yang bagus dan kerja yang baik, Anda dapat menarik pembiayaan dari banyak orang.</p><p><strong>Pinjaman bank.</strong> Anda dapat melakukan pinjaman dari bank, jika Anda memiliki catatan kredit yang baik.</p><p>Dengan satu atau lebih dari tiga pilihan di atas, Anda dapat mengurangi biaya untuk membangun bisnis dari keuangan pribadi Anda hingga titik minimum. Anda mungkin harus membuat pengorbanan lain, seperti memulai bisnis dari kecil, melakukan hubungan partnership atau berhutang, tetapi jika Anda percaya dengan ide bisnis Anda, tidak akan ada satu pun yang dapat menghalangi Anda untuk merealisasikan mimpi Anda. Modal merupakan salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi, tetapi jangan salah, semua itu dapat diatasi.</p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded></item><item><title>10 pertanyaan yang harus ditanyakan sebelum berhenti kerja untuk menjalankan perusahaan anda sendiri</title><link>/bisnis/10-pertanyaan-yang-harus-ditanyakan-sebelum-berhenti-kerja-untuk-menjalankan-perusahaan-anda-sendiri/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 15 Dec 2020 01:21:00 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[apa yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[apa yang harus dipertimbangkan sebelum berhenti kerja]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[tips menjalankan bisnis]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=2074</guid><description><![CDATA[Mimpi menjadi bos bagi diri sendiri merupakan penyebab sebagian besar seseorang untuk memulai usaha, tetapi meninggalkan pekerjaan yang sudah biasa Anda kerjakan demi memenuhi visi tersebut merupakan langkah yang tidak boleh dilakukan terburu-buru. Dalam bukunya, Quitter: Closing the Gap Between Your Day Job &#38; Your Dream Job (Lampo Press, 2011), penulis Nashville-based Jon Acuff mengatakan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Mimpi menjadi bos bagi diri sendiri merupakan penyebab sebagian besar seseorang untuk memulai usaha, tetapi meninggalkan pekerjaan yang sudah biasa Anda kerjakan demi memenuhi visi tersebut merupakan langkah yang tidak boleh dilakukan terburu-buru.</p><p>Dalam bukunya, Quitter: Closing the Gap Between Your Day Job &amp; Your Dream Job (Lampo Press, 2011), penulis Nashville-based Jon Acuff mengatakan bahwa sekitar 70-80 persen orang berpikir tentang berhenti dari pekerjaan mereka untuk melakukan sesuatu yang lebih memuaskan. &#8220;Banyak orang yang bangun di hari Senin pagi dan berkata, &#8216;Kenapa aku bisa disini?&#8217; &#8221; Katanya. &#8220;Terkadang Anda mengambil pekerjaan untuk enam bulan, namun Anda masih menemukan diri Anda tetap disana beberapa tahun kemudian&#8221;.</p><p>Acuff dan beberapa orang ahli lainnya mengatakan ada beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan sebelum berhenti dari pekerjaan Anda untuk memulai bisnis.</p><p>Berikut ini merupakan sepuluh pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri Anda:</p><h3>Apakah ini akan membuat saya bahagia?</h3><p>Sebelum meninggalkan pekerjaan Anda untuk wilayah yang belum dipetakan, pastikan ini benar-benar apa yang Anda inginkan &#8211; bukan hanya apa yang Anda pikir Anda inginkan atau cara untuk menghindari pekerjaan Anda saat ini. &#8220;Saya pribadi percaya Anda harus mendapatkan kenikmatan dari karir Anda&#8221;, kata Chris Hurn, penulis The Entrepreneur Secret to Creating Wealth: How the Smartest Business Owners Build Their Fortunes (Advantage, 2012). &#8220;Terlalu banyak orang diam-diam menderita dalam pekerjaan mereka, tetapi sebelum Anda pergi keluar untuk menjadi bos bagi diri Anda sendiri, Anda harus percaya Anda akan lebih bahagia. Jika Anda tidak dapat mengatakan bahwa Anda percaya itu akan membuat Anda lebih bahagia, jangan lakukan itu.&#8221;</p><h3>Apakah waktunya tepat?</h3><p>Jika istri Anda sedang hamil atau Anda baru saja mengambil alih perawatan orangtua, mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk meninggalkan keamanan pekerjaan untuk mengejar mimpi itu. Kita lempar pemikiran seperti, “Lakukan saja” atau “Percayalah Anda akan berhasil”. Dan kemudian kita berpura-pura bahwa kita tidak memiliki tanggungan atau tagihan, &#8220;kata Acuff. Sebaliknya, jujur ​​tentang situasi Anda saat ini:jadilah orang yang realistis tentang tagihan Anda dan komitmen Anda, dan kemudian baru mengambil keputusan.</p><h3>Bagaimana saya akan menanggung biaya saya?</h3><p>Kerugian terbesar saat memulai bisnis ? kekurangan modal, kata Deborah Shane dari Fort Myers, Florida, penulis dari Career Transition – Make the Shift: Your Five Steps to Successful Career Reinvention (Deborah Shane, 2010). Anda harus memiliki dana tak terduga atau tabungan yang dibangun untuk melindungi Anda dan bisnis Anda dalam jangka waktu tertentu, jangka waktu tersebut ditentukan oleh bisnis dan seberapa cepat Anda mampu membayar gaji Anda sendiri (meskipun Shane menunjukkan 12 bulan sebagai awal yang baik untuk memulai ). &#8220;Pastikan Anda memiliki uang untuk membayar baik pengeluaran pribadi dan pengeluaran bisnis untuk periode tersebut sebelum Anda memulainya&#8221;, kata Shane.</p><h3>Apakah saya memiliki dukungan dari keluarga dan teman dekat?</h3><p>Bakat dan kekurangan kita merupakan hal yang paling sulit untuk kita sadari sendiri. Jadi sebelum merambah jauh dari situasi yang ama, Acuff menyarankan untuk menanyakan orang-orang yang Anda percaya mengenai seberapa besar kesempatan Anda berhasil jika Anda memulai bisnis Anda sendiri&#8221;. Berbicara dengan keluarga dan teman-teman dekat akan membantu Anda menyadari apakah Anda memang benar-benar ingin melakukan sesuatu yang benar-benar Anda ingin lakukan, atau hanya melarikan diri dari situasi Anda saat ini&#8221;, katanya. &#8220;Jangan hanya berbicara dengan pemimpi dalam kelompok yang akan memberitahu Anda untuk melakukan hal tersebut. Berbicaralah dengan orang yang akan jujur ​​dengan Anda dan mendorong Anda untuk berada di jalan yang tepat”.</p><h3>Berapa banyak saya bersedia untuk mengubah gaya hidup saya?</h3><p>Beberapa orang sangat baik terhadap struktur. Bangun pagi dan bekerja dalam jumlah waktu tertentu, melakukan beberapa pekerjaan, dan berinteraksi dengan rekan kerja sangat baik untuk mereka. Namun dalam membangun bisnis Anda sendiri apa saja bisa terjadi terkecuali terstruktur dan hal ini dapat berarti jumlah waktu kerja yang panjang dan keras – dan waktu ini sering dihabiskan sendirian&#8221;. Selalu ada banyak motivasi diri yang terlibat. Anda harus terstruktur, inovatif, kreatif dan proaktif &#8220;, kata Shane. &#8220;Sifat solo itu bukan untuk semua orang”.</p><h3>Apakah saya benar-benar memiliki disiplin untuk menjadi bos bagi diri sendiri?</h3><p>Banyak orang berpikir jika mereka bisa menjadi bos mereka sendiri, itu akan membuat hidup lebih mudah. Kadang-kadang itu benar, tetapi tidak selalu, menurut Hurn. Tidak semua orang dapat menjadi pemilik bisnis. Meskipun pengusaha datang dalam segala bentuk dan ukuran, mereka sering berbagi sifat seperti keterampilan kepemimpinan yang baik dan keinginan untuk berada dalam kontrol&#8221;. Banyak orang berpikir kewirausahaan adalah untuk mengambil risiko, dan tentu saja tidak semuanya seperti itu&#8221;, katanya. &#8220;Saya pikir pengusaha sukses melakukan due diligence sebelum memulai bisnis mereka dan meminimalkan risiko yang terlibat dalam sebuah proyek baru&#8221;.</p><h3>Dapatkah saya memulainya tanpa harus melepaskan pekerjaan saya saat ini?</h3><p>Acuff mendesak orang-orang untuk &#8216;beta test&#8217; pekerjaan impian mereka sebelum meninggalkan situasi yang stabil untuk mengejar hal itu secara full-time. Anda mungkin menemukan bahwa Anda tidak menyukai karir baru sebanyak yang Anda pikirkan&#8221;. Sebelum Anda berhenti dari pekerjaan akuntansi Anda untuk membuka sebuah kedai kopi, mungkin baik untuk bekerja di Starbucks paruh waktu selama enam bulan untuk melihat apakah Anda benci kopi dan manusia&#8221;, katanya.</p><h3>Apakah ada keterampilan yang masih perlu saya poles?</h3><p>Sebelum melangkah keluar, pastikan Anda memiliki keterampilan yang relevan, kualitas dan hal-hal lain untuk membuat bisnis baru Anda berjalan. Sangat penting untuk menjadi up to date pada teknologi terbaru di bidang Anda dan mampu menggunakan social media untuk keuntungan Anda. &#8220;Pastikan Anda memiliki keterampilan yang Anda butuhkan dalam bisnis Anda dan bahwa Anda siap untuk mengikuti tren dan mempraktikannya ke area yang ingin Anda masuki, mengikuti blog dan situs web&#8221;, kata Shane. &#8220;Begitu banyak yang berubah cepat &#8211; tetap relevan sangat penting untuk sukses&#8221;.</p><h3>Apakah saya yakin ide bisnis saya mampu menjual?</h3><p>Sangat penting untuk memastikan apa yang Anda rencanakan merupakan sesuatu yang dapat dijual, yang mampu mengisi niche. Apakah ada kebutuhan untuk hal yang ingin Anda lakukan ini? &#8220;Saya bekerja dengan banyak orang-orang kreatif yang telah memulai usaha berdasarkan pada gaya hidup masyarakat saat ini&#8221;, kata Shane. &#8220;Mereka telah menemukan niche untuk membantu ibu bekerja, keluarga, individu yang kekurangan waktu&#8221;. Pastikan ide Anda relevan sebelum membuat lompatan itu.</p><h3>Apakah saya memiliki rencana bisnis?</h3><p>Hal ini tidak harus sepanjang novel, tetapi siapa pun yang ingin memulai bisnis baru harus menyusun rencana yang mencakup penjualan dan rencana pemasaran. Hal ini bukan merupakan pilihan di pasar yang kompetitif saat ini&#8221;. Hal Itu tidak harus rumit, tetapi bisa dilakukan sesederhana ringkasan dalam satu halaman&#8221;, kata Shane. &#8220;Lihatlah itu sebagai peta jalan&#8221;.</p>]]></content:encoded></item><item><title>6 Langkah untuk memulai bisnis dari nol</title><link>/bisnis/6-langkah-untuk-memulai-bisnis-dari-nol/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 01 Dec 2020 10:49:14 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[cara memulai bisnis dari nol]]></category><category><![CDATA[langkah-langkah memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[langkah-langkah memulai bisnis dari nol]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis]]></category><category><![CDATA[tips memulai bisnis dari nol]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1979</guid><description><![CDATA[Setiap bisnis besar dimulai dengan dorongan dan passion. Bahkan penguasa bisnis seperti Richard Branson, Oprah, Bill Gates dan Warren Buffett memulai bisnis dari nol. Jika Anda tahu ceritaku, Anda tahu bahwa setelah saya cedera dalam football profesional, impian saya untuk bermain football pun berakhir. Aku menghabiskan satu setengah tahun tanpa memiliki uang dan saya menumpang &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Setiap bisnis besar dimulai dengan dorongan dan passion. Bahkan penguasa bisnis seperti Richard Branson, Oprah, Bill Gates dan Warren Buffett memulai bisnis dari nol.</p><p>Jika Anda tahu ceritaku, Anda tahu bahwa setelah saya cedera dalam football profesional, impian saya untuk bermain football pun berakhir. Aku menghabiskan satu setengah tahun tanpa memiliki uang dan saya menumpang tidur di sofa kakak saya untuk mencari tahu apa yang akan saya lakukan dengan hidup saya, kata Lewis Howes, seorang coach dan penulis buku <a href="https://www.amazon.com/School-Greatness-Real-World-Living-Leaving/dp/1522614346">The School of Greatness</a>.</p><p>Saat itu passion utama saya adalah olahraga, dan itulah fokus saya selama ini. Saya ingin memiliki waktu yang fleksibel ketika saya melakukan apa yang saya cintai, dan mencari nafkah dari hal tersebut sepanjang sisa hidup saya. Tapi saya tidak tahu harus mulai dari mana, kata Howes.</p><p>Melalui sedikit keberuntungan dan persistensi, di tahun itu saya menemukan seorang mentor yang luar biasa. Saya di karantina bersama dengannya selama hampir satu tahun dan dia membayar saya sekitar $ 500 sebulan. Saya menghabiskan waktu saya untuk belajar darinya. Saya juga melakukan apapun yang saya bisa untuk mendapatkan penghasilan sampingan.</p><p>Ketika saya mulai terjun dalam suatu pekerjaan, saya mulai melihat di mana passion dan keterampilan saya bertemu. Saya suka menghubungkan orang dan menambah nilai kehidupan mereka. Saya suka memberikan layanan apa pun yang saya bisa kepada mereka agar dapat memecahkan masalah yang mereka hadapi. Saat saya mengejar hal-hal yang menarik perhatian saya, saya mulai mengumpulkan informasi tentang event networking. Saya mulai membentuk apa yang akan menjadi bisnis dan personal brand saya saat ini.</p><p>Saya tidak memiliki rencana sempurna. Saya hanya menggabungkan passion, kekuatan dan visi saya untuk menciptakan bisnis ideal bagi saya. Pengusaha yang sukses selalu di dorong oleh faktor lain selain uang. Mereka di dorong untuk menjalani kehidupan yang dapat memenuhi kepuasan batin mereka.</p><p>Jika Anda belum menemukan passion Anda, saya mendorong Anda untuk melakukannya. Itulah alasan saya memulai School of Greatness Academy &#8211; untuk membantu orang-orang mengejar passion mereka. Pikirkan tentang apa yang membuat Anda bersemangat ketika Anda masih kecil, atau saat dimana Anda melakukan sebuah aktivitas dan tanpa Anda sadari Anda menghabiskan banyak waktu pada aktivitas tersebut. Anda akan menjadi orang yang paling bahagia ketika mengikuti passion Anda. Saya suka dengan apa yang dikatakan Steve Jobs tentang ini:</p><p>Pekerjaan Anda akan mengisi sebagian besar hidup Anda, dan satu-satunya cara untuk benar-benar puas adalah melakukan apa yang Anda yakini sebagai pekerjaan luar biasa. Dan satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang Anda lakukan. Jika Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan pernah puas. Anda akan tahu kapan Anda menemukannya.</p><p>Begitu Anda sudah tahu apa yang ingin Anda lakukan, maka perhatikan beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui saat Anda memulai bisnis dari nol:</p><h3>Lakukan riset pasar Anda</h3><p>Mengetahui apa yang sudah diketahui oleh kompetitor tidak akan membuat Anda berhasil. Galilah lebih dalam. Selami pasar Anda dan pelajari pasar Anda layaknya seorang ahli.</p><p>Manfaatkan Google untuk mencari kata kunci yang terkait dengan industri Anda. Jangan berkecil hati jika pasar yang Anda sasar terlihat ramai atau penuh kompetisi. Justru Anda bisa menggunakan hal ini untuk keuntungan Anda. Ini berarti, ide bisnis Anda jelas memiliki pasar dan Anda bisa membuat bisnis ini berhasil. Sebab ada uang di sana.</p><h3>Tentukan goal finansial yang terukur</h3><p>Saya menetapkan tujuan baru setiap enam bulan. Review kembali pekerjaan Anda, cari tahu apa yang perlu Anda lakukan setiap harinya untuk sampai ke tempat yang Anda inginkan. Tetapkan sasaran Anda dan lihat langkah-langkah yang perlu diambil setiap harinya untuk mencapai sasaran tersebut.</p><h3>Ketika Anda membuat website, buat agar konten Anda dapat dibagikan</h3><p>Ketika Andamengembangkan merek Anda sendiri, sangat penting untuk membuat konten unik di satu kanal. Sebuah situs yang dapat membuat pembaca dan audiens Anda membagikan konten Anda ke situs lainnya sehingga membuat website Anda semakin dikenal dan dipenuhi pengunjung.</p><h3>Membangun sebuah daftar email</h3><p>Email merupakan sebuah mata uang online terbaik dan membangun daftar email adalah salah satu alat terpenting ketika membangun bisnis. Saat Anda mengembangkan situs yang dapat dibagikan, mulailah membangun daftar email orang-orang yang mengunjungi situs Anda. Kemudian berikan mereka hal &#8211; hal yang bernilai secara terus menerus. Suatu saat, mereka dapat dikonversi menjadi pembeli ketika Anda meluncurkan sebuah produk atau layanan di masa mendatang.</p><p>Menambahkan sebuah formulir pendaftaran di situs Anda dan memiliki tempat untuk menyimpan email Anda adalah dua langkah pertama yang dapat Anda lakukan untuk membangun daftar email Anda.</p><h3>Meluncurkan produk atau layanan yang dapat Anda jual</h3><p>Jika Anda memiliki tujuan keuangan yang telah Anda tetapkan untuk enam bulan ke depan, maka Anda harus menjual sesuatu. Luangkan waktu untuk menemukan tantangan (pain point) terbesar yang dihadapi audiens Anda dan bangun hubungan dengan mereka. Kemudian ciptakan sesuatu (produk atau layanan) yang dapat memecahkan masalah mereka. Saya tahu ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tapi ini sangat penting. Prospek Anda berasal dari daftar email Anda, dan Anda dapat mengkonversinya menjadi pelanggan, menindaklanjuti dan membangun hubungan dengan mereka.</p><h3>Mulai saat ini juga dan lakukan improvisasi sambil berjalan</h3><p>Banyak orang membuang waktu mereka untuk memikirkan hal-hal yang sempurna sebelum mereka memulai bisnis mereka. Logo, website, stationary, semuanya. Untuk saya, ini merupakan hal yang tidak terlalu penting dan hanya membuang waktu Anda. Cobalah untuk menjual produk Anda sebelum Anda membuatnya dengan menawarkan pre-order. Fokus untuk mendapatkan penjualan dan menarik prospek. Perusahaan yang sukses memulai sepanjang waktu dan mereka tidak pernah sempurna.</p><p>Pikirkan Facebook dan semua perubahan dan perbaikan yang telah dilakukan. Mulailah dengan produk kecil dan selalu perbaiki.</p><p>Yang paling penting adalah menikmati proses dan tahu bahwa Anda tidak harus membuatnya sempurna. Mulailah hari ini juga. Jika tidak sekarang kapan lagi?</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>