<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>cara membangun kesetiaan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/cara-membangun-kesetiaan-pelanggan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Tue, 14 Jun 2022 07:14:10 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>cara membangun kesetiaan pelanggan &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>4 Rahasia untuk mendapatkan kesetiaan pelanggan</title><link>/bisnis/4-rahasia-untuk-mendapatkan-kesetiaan-pelanggan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 03 Nov 2020 09:42:13 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membangun customer loyalty]]></category><category><![CDATA[cara membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara mendapatkan kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[customer loyalty]]></category><category><![CDATA[kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips membangun customer loyalty]]></category><category><![CDATA[tips membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips mendapatkan kesetiaan pelanggan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1822</guid><description><![CDATA[Membangun sebuah hubungan yang kuat dengan pelanggan mendorong mereka untuk terus kembali kepada kita. Dari sudut pandang finansial, kita tahu bahwa menjaga pelanggan jauh lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru. Dan kita juga tahu bahwa seorang pelanggan yang puas akan membantu kita untuk mendapatkan pelanggan baru. Apa yang dikatakan orang-orang mengenai perusahaan Anda secara online &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Membangun sebuah hubungan yang kuat dengan pelanggan mendorong mereka untuk terus kembali kepada kita. Dari sudut pandang finansial, kita tahu bahwa menjaga pelanggan jauh lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru. Dan kita juga tahu bahwa seorang pelanggan yang puas akan membantu kita untuk mendapatkan pelanggan baru. Apa yang dikatakan orang-orang mengenai perusahaan Anda secara online sama pentingnya dengan apa yang Anda katakan dalam sebuah kampanye pemasaran.</p><p>Dengan pemikiran seperti ini, ada empat rahasia yang dapat Anda gunakan untuk membangun hubungan kuat dengan pelanggan Anda dan meningkatkan kesetiaan mereka.</p><h3>Temukan apa yang menjadi hal penting bagi pelanggan Anda</h3><p>Tanyakan apa hal yang paling bernilai untuk mereka. Apakah mereka rela untuk membayar lebih untuk sebuah kualitas yang tinggi, atau mereka lebih menyukai harga murah? Apakah mereka memiliki uang namun tidak memiliki waktu atau sebaliknya? Tentukan apa yang paling bernilai bagi pelanggan Anda dan berikan perhatian lebih pada hal tersebut. Jika produk atau layanan Anda biasanya digunakan sebagai sebuah hadiah, tawarkan jasa bungkus kado atau kartu ucapan secara gratis.</p><h3>Dapatkan dan jaga kepercayaan mereka</h3><p>Kepercayaan merupakan fondasi dari setiap hubungan. Cara yang paling mudah untuk membangun kepercayaan dengan pelanggan Anda adalah dengan menepati janji Anda dan buat segala sesuatu menjadi lebih mudah untuk dipahami. Jadilah ringkas dan jelas dalam setiap komunikasi Anda, ini akan menjaga ekspektasi Anda. Buat rangkuman secara detil mengenai semua komunikasi pelanggan Anda, sehingga pembicaraan Anda akan berkembang menjadi personalisasi dan akurat.</p><p>Sangat penting untuk mendengar umpan balik. Investasilah terhadap tools untuk survei pelanggan sehingga perusahaan Anda dapat menjadi lebih baik, review kembali strategi Anda, dan ciptakan sebuah penawaran baru. Dengan mengambil tindakan pada sebuah umpan balik, menandakan bahwa Anda memang benar-benar menunjukkan kepedulian Anda terhadap pelanggan Anda.</p><h3>Bangga dengan apa yang Anda lakukan</h3><p>Lakukan pekerjaan Anda dan lakukan itu dengan baik. Melebihi harapan, jika hal itu memang memungkinkan untuk dilakukan. Jika sebuah janji tidak dapat ditepati, sebagai contoh waktu pengiriman yang tidak tepat atau kualitas pelayanan yang kurang baik. Akui kesalahan tersebut, minta maaf, dan tawarkan sebuah solusi nyata. Entah itu diskon pada pembelian berikutnya atau pengembalian transaksi, hal ini penting untuk menunjukkan kepada pelanggan bahwa Anda peduli terhadap mereka dan menghargai waktu mereka.</p><h3>Tawarkan insentif</h3><p>Ini merupakan hal yang sudah umum: Orang-orang menyukai fasilitas. Diskon belanja bagi pelanggan tetap, penjualan spesial dan sebuah hadiah gratis merupakan icing pada kue Anda. Oleh karena itu, jadilah kreatif dengan penawaran yang Anda berikan untuk menciptakan sebuah hubungan yang tak terlupakan. Hal ini bisa menjadi apa saja, seperti menawarkan teh ketika berada di sebuah butik baju atau 15 persen diskon bagi pendukung tim pemenang kompetisi sepak bola lokal. Apa saja yang dapat menciptakan sebuah pengalaman unik atau menumbuhkan sebuah rasa kebersamaan akan membantu Anda memperdalam hubungan Anda dengan pelanggan.</p><p>Menciptakan sebuah hubungan pribadi yang kuat merupakan kunci untuk mendapatkan kesetiaan pelanggan. Hal ini dimulai dengan memahami kebutuhan pelanggan, menyediakan komunikasi yang jelas dan mudah dipahami, dan menjaga kepercayaan. Setiap kesempatan untuk menunjukkan kepada pelanggan bahwa mereka akan terus mendapatkan nilai lebih dari Anda merupakan hal yang sangat berharga bagi mereka dan membuat mereka bahagia. Dan jika mereka bahagia, maka mereka akan datang kembali dan membawa satu orang baru bersama mereka.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Tujuh tips untuk membangun kesetiaan pelanggan</title><link>/bisnis/tujuh-tips-untuk-membangun-kesetiaan-pelanggan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 29 Jun 2020 09:06:36 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membangun customer loyalty]]></category><category><![CDATA[cara membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara meningkatkan kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[customer loyalty]]></category><category><![CDATA[kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips membangun customer loyalty]]></category><category><![CDATA[tips membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips meningkatkan kesetiaan pelanggan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1658</guid><description><![CDATA[Pelanggan yang setia dapat menjadi salah satu faktor untuk dapat mempertahankan perkembangan bisnis. Mereka biasanya tidak sensitif mengenai harga, dapat bertahan dari kompetitor, dan dapat menjadi alat marketing yang luar biasa, mempromosikan produk atau jasa Anda dengan cara mereka sendiri dan membela perusahaan Anda secara online dan gratis. Jika Anda sedang mencari cara untuk membangun &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Pelanggan yang setia dapat menjadi salah satu faktor untuk dapat mempertahankan perkembangan bisnis. Mereka biasanya tidak sensitif mengenai harga, dapat bertahan dari kompetitor, dan dapat menjadi alat marketing yang luar biasa, mempromosikan produk atau jasa Anda dengan cara mereka sendiri dan membela perusahaan Anda secara online dan gratis.</p><p>Jika Anda sedang mencari cara untuk membangun kesetiaan pelanggan, pertimbangkan tips berikut.</p><h3>Antisipasi keinginan pelanggan</h3><p>Ketika kebutuhan pelanggan terpenuhi sebelum mereka mengekspresikannya, maka hal ini akan mengirimkan pesan bahwa Anda peduli kepada pelanggan Anda secara individual. Tidak perlu memiliki kemampuan telepati, Anda hanya perlu memberikan perhatian dan mengenal pelanggan Anda.</p><p>Hal ini sangat layak untuk diberikan. Perasaan akan kepedulian Anda akan diterima ketika permintaan mereka sudah diantisipasi, dan hal inilah yang akan menghasilkan kesetiaan pelanggan.</p><p>Sebagai contoh, daripada Anda menulis tanda yang mengatakan “Jika toilet kami perlu perhatian, silahkan memberitahukannya kepada staff kami,” Restoran Charlie Trotter’s yang terkenal di Chicago memutuskan untuk menjalankan sebuah sistem proaktif. Mereka sendiri yang akan mengecek handuk atau sabun setiap kali digunakan, sehingga pengunjung berikutnya tidak merasakan pengalaman yang tidak menyenangkan.</p><h3>Rekrut dengan sabar</h3><p>Dalam organisasi yang bertekad untuk memberikan pelayanan yang super, sebuah ketidaksetujuan atau tim yang tidak responsif dapat menghancurkan kesetiaan pelanggan dan semangat tim. Itulah sebabnya mengapa Anda lebih baik membiarkan sebuah posisi kosong, daripada terburu-buru untuk mempekerjakan seseorang yang tidak sesuai.</p><h3>Kembangkan sebuah istilah untuk layanan pelanggan</h3><p>Ciptakan dan buat daftar kata dan ekspresi yang sesuai dengan brand Anda. Hilangkan semua bahasa brand.</p><p>Sebagai contoh, kata-kata “no worries” akan terdengar baik di toko perlengkapan audio di Portland, tetapi tidak untuk seorang sales di butik, Milan.</p><p>Kemudian cari tahu dan hilangkan kata-kata yang mungkin akan menyinggung perasaan pelanggan. Contohnya, hindari mengatakan kepada pelanggan: “Anda berhutang pada kami.” Lebih baik menggunakan kata: “Di data kami menunjukkan bahwa Anda masih memiliki sisa pembayaran.” Pegawai yang biasanya berada pada sebuah perusahaan sukses, biasanya memiliki catatan kecil sebagai pengingat untuk hal-hal yang dapat di rekomendasikan dan menghindari penggunaan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan pelanggan pada setiap skenario.</p><h3>Dedikasikan diri Anda untuk mengetahui setiap pelanggan regular</h3><p>Apapun bisnis Anda dan seberapa besar pun itu, kenali pelanggan Anda seperti yang dilakukan oleh bartender, penjaga pintu, atau hairstylist. Sebagai contoh, ketahuilah setiap preferensi pelanggan Anda, nama hewan peliharaan mereka, kapan terakhir mereka berkunjung, dan hal detail lainnya.</p><p>Sebuah sistem tracking pelanggan dan pegawai yang penuh perhatian dapat membantu menciptakan perasaan seperti berada di “rumah” kepada pelanggan Anda, tidak peduli apakah Anda menjalankan bisnis Anda secara online atau tradisional.</p><h3>Buat setiap sambutan dan perpisahan menjadi sempurna</h3><p>Penelitian psikologi menunjukkan bahwa pelanggan akan mengingat pertama kali dan terakhir kali sebuah layanan secara jelas dan lebih lama daripada yang lainnya. Elemen pertama dan terakhir interaksi dengan pelanggan Anda harusnya dapat di eksekusi dengan baik, karena hal tersebut akan menempel pada ingatan mereka.</p><h3>Tingkatkan layanan Anda</h3><p>Pelanggan modern mengharapkan layanan yang lebih cepat daripada generasi sebelum mereka. Tidak hanya lebih cepat daripada yang diharapkan oleh orang tua mereka, bahkan lebih cepat dari apa yang mereka harapkan tahun lalu. Pada era Iphones dan Amazon.com, Anda lebih baik tidak mengirimkan produk atau layanan Anda jika Anda tahu bahwa akan terlambat.</p><h3>Tunjukkan pribadi Anda</h3><p>Ketika pelanggan berinteraksi dengan seseorang di perusahaan Anda, mereka ingin transaksi yang dilakukan lebih “manusia”, walaupun transaksi tersebut dilakukan secara online.</p><p>Sebagai contoh, mengapa mengirim email ke pelanggan dengan subjek atau catatan “mohon jangan membalas email ini kembali?” Daripada melakukan hal itu, jika memungkinkan, undanglah orang-orang, bahkan pada email massal Anda, untuk merespon secara langsung dan tentu saja, pastikan ada orang yang akan membalas email tersebut.</p>]]></content:encoded></item><item><title>6 Cara untuk membangun loyalitas pelanggan</title><link>/bisnis/6-cara-untuk-membangun-loyalitas-pelanggan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sat, 30 May 2020 17:41:28 +0000</pubDate><category><![CDATA[Bisnis]]></category><category><![CDATA[bagaimana cara membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[bagaimana membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[bisnis]]></category><category><![CDATA[cara membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[cara membangun loyalitas pelanggan dalam pemasaran]]></category><category><![CDATA[cara membangun loyalitas pelanggan dengan crm]]></category><category><![CDATA[contoh kasus membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[membangun kepuasan dan loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[membangun loyalitas konsumen adalah]]></category><category><![CDATA[membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[membangun loyalitas pelanggan dapat dilakukan dengan cara]]></category><category><![CDATA[membangun loyalitas pelanggan merupakan]]></category><category><![CDATA[membangun nilai kepuasan dan loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[mengelola hubungan dan membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[meningkatkan loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[meningkatkan loyalitas pelanggan adalah]]></category><category><![CDATA[meningkatkan tingkat loyalitas pelanggan merupakan keuntungan crm menurut]]></category><category><![CDATA[sebutkan tahapan membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[strategi membangun loyalitas pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips membangun kesetiaan pelanggan]]></category><category><![CDATA[tips membangun loyalitas pelanggan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1239</guid><description><![CDATA[Sangat menggoda untuk berkonsentrasi dalam membuat penjualan baru atau mengejar rekening yang lebih besar. Tetapi perhatikan juga pelanggan yang sudah ada, tidak peduli seberapa kecil mereka, karena hal ini penting untuk menjaga bisnis Anda terus berkembang. Rahasia untuk menjalankan bisnis adalah menindaklanjuti segala sesuatu yang dapat memberikan efek positif bagi pelanggan. Menindaklanjuti yang efektif dapat &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Sangat menggoda untuk berkonsentrasi dalam membuat penjualan baru atau mengejar rekening yang lebih besar. Tetapi perhatikan juga pelanggan yang sudah ada, tidak peduli seberapa kecil mereka, karena hal ini penting untuk menjaga bisnis Anda terus berkembang.</p><p>Rahasia untuk menjalankan bisnis adalah menindaklanjuti segala sesuatu yang dapat memberikan efek positif bagi pelanggan.</p><p>Menindaklanjuti yang efektif dapat dilakukan setelah terjadi penjualan, ketika Anda menelepon pelanggan Anda untuk mengucapkan &#8220;terima kasih&#8221; dan mencari tahu apakah dia senang dengan produk atau jasa Anda.</p><p>Di luar ini, ada beberapa cara efektif untuk follow up yang memastikan bisnis Anda selalu berada dalam pikiran pelanggan:</p><h3>Biarkan pelanggan tahu apa yang Anda lakukan untuk mereka</h3><p>Ini bisa dalam bentuk newsletter yang dikirimkan kepada pelanggan yang sudah ada, atau bisa lebih informal, seperti panggilan telepon. Apapun metode yang Anda gunakan, kuncinya adalah untuk secara dramatis menunjukkan kepada pelanggan Anda pelayanan yang terbaik yang dapat Anda berikan kepada mereka. Jika Anda tidak pernah menyebutkan semua hal yang Anda lakukan untuk mereka, pelanggan mungkin tidak akan mengetahuinya. Anda tidak menjadi sombong ketika Anda berbicara dengan pelanggan tentang semua pekerjaan yang telah Anda lakukan untuk menyenangkan mereka. Telepon merekabiarkan mereka tahu bahwa mereka tidak perlu khawatir karena Anda menangani dokumen, memanggil pengacara atau melakukan 2 kali pengecekan dalam pengiriman &#8211; satu hal yang yang dapat mengurangi pekerjaan mereka.</p><h3>Tulis kebutuhan pribadi pelanggan lama Anda dengan catatan</h3><p>&#8220;Saya hanya duduk di meja saya, dan nama Anda muncul di kepala saya. Apakah Anda masih sering melakukanpenerbangan ke luar negeri? Beritahukan saya jika Anda membutuhkan satu set koper. Saya bisa mengantarkannya dengan model terbaru kami kapan saja. &#8221; Atau, jika Anda bertemu dengan pelanggan lama Anda di sebuah acara, follow up dengan catatan: &#8220;Senang melihat Anda di pesta Natal CDC Saya akan menghubungi Anda di awal tahun baru untuk jadwal makan siang&#8221;.</p><h3>Jaga hubungan pribadi</h3><p>Voice mail dan email memudahkan untuk berkomunikasi, namun sentuhan pribadi akan menghilang. Jangan menghitung ini sebagai follow up yang sah. Jika Anda mengalami kesulitan untuk menemui pelanggan Anda, tinggalkan pesan voice-mail dan katakana jika Anda ingin berbicara dengan pelanggan Anda secara langsung atau akan mampir ke kantornya pada waktu yang ditentukan.</p><h3>Ingat acara-acara khusus</h3><p>Kirimkan kartu ulang tahun pelanggan Anda secara berkala, kartu ucapan untuk perayaan pernikahan, kartu liburan –Apa saja. Hadiah adalah alat follow-up yang sangat baik. Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menunjukkan Anda peduli. Gunakan kreativitas Anda dengan ide-ide hadiah yang menarik yang berhubungan ke dalam bisnis Anda atau bisnis pelanggan Anda.</p><h3>Berikan informasi</h3><p>Jika Anda membaca artikel, melihat sebuah buku baru, atau mendengar tentang sebuah organisasi yang mungkin dapat membuat pelanggan Anda tertarik, kirimkan catatan atau telepon mereka agar mereka mengetahuinya.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>