<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>brand &#8211; Kerjayuk.com</title><atom:link href="/tag/brand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://kerjayuk.com</link><description>Situs tentang karir, bisnis, pemasaran, branding, kepemimpinan dan inspirasi.</description><lastBuildDate>Sun, 15 Dec 2024 10:54:02 +0000</lastBuildDate><language>en-US</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator><image><url>/wp-content/uploads/2020/05/Ky.jpg</url><title>brand &#8211; Kerjayuk.com</title><link>https://kerjayuk.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Bagaimana menceritakan sejarah perusahaan Anda</title><link>/branding/bagaimana-menceritakan-sejarah-perusahaan-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Tue, 03 Nov 2020 10:22:59 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara menceritakan sejarah perusahaan]]></category><category><![CDATA[sejarah perusahaan]]></category><category><![CDATA[storytelling]]></category><category><![CDATA[tips menceritakan sejarah perusahaan]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1831</guid><description><![CDATA[Setiap startup dan usaha kecil memiliki cerita sendiri, sesuatu yang akan menghubungkan pelanggan potensial kepadabrand Anda. Sebagai pemimpin bisnis di era social media, Anda memiliki kesempatan untuk menarik pelanggan setia Anda dengan memikirkan kembali cara Anda mengekspresikan nilai inti perusahaan Anda. Foodily, database resep online baru, menetapkan brand sendiri sebagai resep aggregator terbesar di web. &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Setiap startup dan usaha kecil memiliki cerita sendiri, sesuatu yang akan menghubungkan pelanggan potensial kepadabrand Anda. Sebagai pemimpin bisnis di era social media, Anda memiliki kesempatan untuk menarik pelanggan setia Anda dengan memikirkan kembali cara Anda mengekspresikan nilai inti perusahaan Anda.</p><p>Foodily, database resep online baru, menetapkan brand sendiri sebagai resep aggregator terbesar di web. Tapi setelah menyewa LoveSocial, sebuah social media agensi yang berbasis di Vancouver, mereka menyadari bahwa itu bukanlah sesuatu yang baik untuk diceritakan.</p><p>Azita Ardakani (Founder Foodily) mendefinisi ulang nilai inti Foodily, mengatakan hal ini akan memberi Anda kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan di rumah dengan keluarga dan teman-teman. Pada media sosial, dia meminta konsumen untuk berbagi meja makan kenangan favorit mereka dan apa artinya bagi mereka untuk makan di rumah. &#8220;Kami melihat percakapan alami tercipta&#8221; katanya.</p><p>Apa yang membuat interpretasi Ardakani tentang nilai inti Foodily menjadi jauh lebih sukses adalah bahwa hal itu menciptakan kesempatan untuk berhubungan dengan manusia. &#8220;Konektivitas manusia adalah DNA dari social media&#8221;, kata Azita.</p><p>Untuk meng-engage pelanggan, ciptakan daya tarik emosional. Cobalah tiga tips untuk mengartikulasikan nilai inti dan memanusiakan brand Anda.</p><h3> Perluas nilai ide Anda</h3><p>Untuk terlihat menonjol di pasar saat ini, tentukan nilai Anda dalam istilah manusia, bukan dalam hal bisnis. &#8220;Perusahaan sering melihat nilai inti mereka dalam korelasi langsung dengan penjualan&#8221;, kata Ardakani.</p><p>Nilai riil Anda adalah sesuatu yang Anda percayai, apa yang Anda coba lakukan untuk dunia, dan bagaimana Anda membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik. &#8220;Anda perlu mencari tahu mengapa Anda berarti&#8221;, kata Ardakani .</p><p>Anda mungkin bertanya: Bagaimana produk Anda diciptakan? Apa budaya kantor Anda? Anda sedang mencari sesuatu hal yang benar-benar organisasi Anda pedulikan &#8211; sebuah aspek dari bisnis Anda yang membuat Anda unik dan berharga bagi dunia di sekitar Anda.</p><h3>Tetapkan bahasa umum yang digunakan</h3><p>Nilai inti perusahaan Anda akan sedikit mirip dengan visi Anda &#8211; semua orang di perusahaan Anda perlu berada di halaman yang sama. &#8220;Seorang CEO dan karyawan mungkin akan mendeskripsikan perusahaan Anda secara berbeda&#8221;, kata Ardakani. &#8220;(Bahasa umum) akan menciptakan keselarasan internal mengenai siapa Anda&#8221;.</p><p>Ajukan beberapa orang dari berbagai tingkatan dan peran untuk memberikan lima kata yang mereka gunakan untuk mendeskripsikan perusahaan dan dua aspek dari bisnis yang unik atau berharga. Carilah tema atau tanggapan yang sangat kuat, dan gabungkan kata tersebut ke dalam sebuah deskripsi yang jelas.</p><h3>Berikan brand Anda human voice</h3><p>Setelah Anda tahu mengapa Anda penting dan bagaimana cara untuk mendeskripsikan nilai Anda, pilih orang yang tepat yang mampu menyampaikan pesan tersebut. &#8220;Anda sedang menciptakan persona&#8221;, kata Ardakani. Apakah feminin atau maskulin? Mainstream atau unik? Dogmatis atau open-minded? Jika bisnis Anda adalah manusia, Siapakah dia dan apa yang akan dia pedulikan?</p><p>Kejelasan akan mengarah ke persona yang nyata dan berkaitan yang akan membantu Anda membangun basis pelanggan setia Anda. &#8220;Brand yang paling sukses dalam dunia sosial pasti manusiawi bisnis mereka&#8221; kata Ardakani.</p>]]></content:encoded></item><item><title>5 Hal yang harus dimiliki sebuah logo</title><link>/branding/5-hal-yang-harus-dimiliki-sebuah-logo/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sun, 05 Jul 2020 18:04:39 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara membuat logo yang menarik]]></category><category><![CDATA[ciri-ciri logo yang menarik]]></category><category><![CDATA[hal yang harus dimiliki logo]]></category><category><![CDATA[logo]]></category><category><![CDATA[tips membuat logo yang menarik]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1707</guid><description><![CDATA[Sebelum Anda memulai mendesain kartu nama bisnis atau memilih warna untuk bisnis Anda, Anda harus memiliki sebuah logo. Logo Anda merupakan sebuah elemen yang sangat penting karena ini merupakan hal dasar akan selalu ada pada material lain: stationary, packaging, materi promosi, dan papan nama perusahaan Anda. Melalui penggunaan warna dan grafis, logo Anda harus mencerminkan &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum Anda memulai mendesain kartu nama bisnis atau memilih warna untuk bisnis Anda, Anda harus memiliki sebuah logo. Logo Anda merupakan sebuah elemen yang sangat penting karena ini merupakan hal dasar akan selalu ada pada material lain: stationary, packaging, materi promosi, dan papan nama perusahaan Anda.</p><p>Melalui penggunaan warna dan grafis, logo Anda harus mencerminkan image keseluruhan perusahaan. Hal tersebut harus dapat membuat orang-orang merasa seperti apa perusahaan Anda. Sebagai contoh, katakanlah produk Anda merupakan krim organik untuk wajah yang Anda pasarkan untuk kesehatan konsumen. Maka logo Anda harus merepresentasikan manfaat terbaik produk Anda dengan membuat logo Anda natural dan ramah lingkungan. Dengan menciptakan sebuah logo yang sederhana dengan menggunakan warna coklat dan font yang sederhana maka akan memberikan kesan sebuah produk yang “kembali ke dasar,” inilah yang memang harus Anda dapatkan. Coba bandingkan dengan produk yang sama, namun menggunakan desain yang terlihat high-tech, maka orang-orang tidak akan menghubungkan logo Anda yang natural dengan produk yang Anda jual.</p><p>Logo yang sukses memiliki beberapa hal yang umum. Berikut ini merupakan 5 hal yang harus dimiliki sebuah logo:</p><h2>Sederhana</h2><p>“Salah satu cara terbaik untuk berpikir sederhana adalah seberapa banyak bagian yang dapat dipindahkan dalam sebuah logo,” kata Jonah Berger, penulis buku <a href="http://jonahberger.com/books/contagious/">Contagious: Why Thing Catch On</a>. Sebagai contoh, logo lama Apple adalah warna pelangi, sementara saat ini merupakan warna solid hitam atau abu-abu. Sebuah logo yang sederhana membuat logo tersebut mudah dilihat atau dikenali, dan inilah yang dicari oleh pelanggan.</p><h2>Konsistensi merek</h2><p>Logo Anda akan mengkomunikasikan banyak hal kepada pelanggan tentang merek Anda, jadi Anda perlu memastikan apakah logo tersebut cocok untuk pesan yang disampaikan perusahaan secara menyeluruh. Coba lihat kembali logo Apple. Logo Apple yang lama dilambangkan sebagai sebuah semangat dari sebuah perusahaan baru yang sedang menghadapi raksasa teknologi, saat ini mereka diposisikan sebagai perusahaan yang memiliki nilai tinggi di dunia karena logonya yang ramping dan futuristik. “Hal konsisten dengan pesan yang ingin Apple sampaikan: Kami adalah perusahaan teknologi, tetapi kami perusahaan teknologi yang bersahabat, kami perusahaan teknologi yang mengembangkan teknologi yang mudah digunakan,” kata Berger. Jika Anda memulai sebuah perusahaan, maka Anda harus benar-benar memikirkan karakteristik mereka Anda dan apa yang ingin Anda sampaikan melalui logo Anda.</p><h2>Mudah diingat</h2><p>Mudah diingat adalah kualitas yang membuat logo Anda menempel dalam benak pelanggan, yang mana akan membuat pelanggan Anda selalu kembali dan menyebarkan mereka Anda, kata Berger. Logo Anda harus dapat membantu mereka untuk mengingat bahwa Anda “Ada (exist)” dan apa yang Anda perjuangkan.</p><h2>Remarkability</h2><p>Logo <a href="https://www.talentbin.com/">Talentbin</a> merupakan salah satu contoh logo yang memiliki kemampuan ini. Logo pada sebuah mesin pencari yang membantu perusahaan untuk menemukan talenta yang digambarkan sebagai sebuah tupai berwarna ungu menaiki seekor unicorn. Walaupun ini terlihat konyol, namun ini memiliki arti spesifik. “Dalam dunia perekrutan, seekor tupai merupakan orang yang sulit untuk ditemukan,” kata Berger. Ini merupakan cara mereka untuk mengatakan bahwa mereka memiliki orang yang paham betul tentang hal tersebut. Jika Anda sudah memiliki sebuah mereka, maka jangan menggunakan logo yang remarkable. Namun, jika Anda merupakan startup, mungkin Anda perlu mengambil sedikit resiko.</p><h2>Test pasar</h2><p>Jangan hanya percaya pada naluri Anda saja ketika mendesain logo, kata Berger. Lakukan riset pasar. Salah satu cara untuk test desain logo yang bervariasi adalah dengan menggunakan layanan survei seperti Amazon’s Mechanical Turk. “Kita dapat melakukan sebuah studi dengan cepat hanya dengan biaya $10 dan dalam satu hari, kita akan mendapatkan umpan balik dari berbagai orang tentang hal tersebut,” kata Berger.</p><p>Logo umumnya terdiri dari dua bentuk: simbol abstrak (seperti perusahaan Apple) atau logotype, sebuah bentuk typografi dari nama perusahaan Anda. Anda juga dapat menggunakan kombinasi dari kedua hal tersebut. Alan Siegel, mantan presiden dari Siegel+Gale, sebuah perusahaan desain yang memiliki spesialis dalam identitas perusahaan, mengingatkan bahwa mempromosikan sebuah logo abstrak dapat memakan biaya yang sangat besar bagi sebuah perusahaan kecil. Dia juga menambahkan, logo seperti itu susah untuk diingat. “Sebuah logotype lebih mudah untuk diingat,” kata Siegel. “Jika Anda menggunakan logo abstrak, maka selalu hubungkan hal tersebut dengan nama bisnis Anda.”</p><p>Mencoba untuk membuat logo Anda sendiri merupakan cara terbaik untuk menghindari tingginya biaya pembuatan logo dari sebuah perusahaan desain, yang umumnya akan mengenakan biaya puluhan hingga ratusan juta hanya untuk sebuah logo. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa ada banyak desainer lepas yang dapat membuat sebuah logo profesional dengan biaya yang lebih murah.</p><p>Walaupun Anda mungkin memiliki “mata yang bagus” ketika melihat warna dan memiliki gambaran tentang logo, namun Anda tetap harus berkonsultasi dengan seorang desainer profesional. Karena mereka tahu apakah logo tersebut dapat ditransfer dengan mudah pada sebuah media cetak atau tidak. Logo Anda merupakan fondasi pada semua material promosi Anda, jadi ini merupakan area dimana lebih baik Anda mengeluarkan biaya sedikit lebih mahal namun secara jangka panjang biaya Anda jauh lebih murah daripada Anda mengeluarkan biaya murah pada saat ini, namun untuk jangka panjang biayanya lebih mahal.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Cara menggunakan media sosial untuk membangun personal brand yang baik</title><link>/branding/cara-menggunakan-media-sosial-untuk-membangun-personal-brand-yang-baik/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 15 Jun 2020 17:16:24 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara menggunakan media sosial untuk membangun personal brand]]></category><category><![CDATA[personal brand]]></category><category><![CDATA[tips menggunakan media sosial untuk membangun personal brand]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1520</guid><description><![CDATA[Anda ingin menjadi sukses dalam karir dan menonjol di industri Anda? Sekaranglah saatnya untuk fokus membangun personal brand yang baik! Media sosial memainkan peran yang cukup besar pada bagian ini, karena media sosial akan menjadi tujuan pertama bagi kebanyakan orang ketika mereka ingin mengetahui informasi tentang seseorang. Segala sesuatu yang Anda lakukan secara online akan menjadi bagian &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Anda ingin menjadi sukses dalam karir dan menonjol di industri Anda?</p><p>Sekaranglah saatnya untuk fokus membangun personal brand yang baik!</p><p>Media sosial memainkan peran yang cukup besar pada bagian ini, karena media sosial akan menjadi tujuan pertama bagi kebanyakan orang ketika mereka ingin mengetahui informasi tentang seseorang. Segala sesuatu yang Anda lakukan secara online akan menjadi bagian dari personal brand Anda, jadi sangat penting untuk selalu memperhatikan apa saja hal–hal yang Anda posting pada media sosial dan pastikan semua itu merepresentasikan diri Anda.</p><p>Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun personal brand yang baik pada media sosial dan membuat Anda terlihat berbeda dari profesional lainnya.</p><h3>Bersihkan semua akun Anda</h3><p>Ada begitu banyak employer / perusahaan yang berpotensial, prospek bisnis juga mungkin akan melakukan cek mengenai diri Anda pada media sosial sebelum mereka memutuskan apakah mereka akan bekerja sama dengan Anda. Jadi sangat penting bagi Anda untuk berperilaku profesional secara online. Jika akun Anda penuh dengan foto Anda sedang minum atau mabuk di bar dan menggunakan kata–kata yang kasar, Anda mungkin perlu untuk membuka akun baru atau menghapus semua postingan Anda sebelumnya yang dapat membuat diri Anda terlihat sebagai sosok yang negatif.</p><h3>Identifikasi tujuan personal brand Anda</h3><p>Platform yang berbeda sangat bagus untuk digunakan dalam meraih beberapa tujuan, jadi Anda harus fokus pada waktu dan usaha Anda dalam membangun kehadiran di tempat dimana paling efektif dilakukan. Sebagai contoh, jika Anda sedang mencari pekerjaan baru atau mencari prospek bisnis, Anda mungkin perlu untuk mengoptimalkan akun profil <a href="https://www.linkedin.com/">LinkedIn</a> Anda dan menjadi vocal member dalam grup LinkedIn dimana Anda dapat menciptakan kontak profesional baru Anda. Namun jika Anda bekerja dalam industri kreatif dan Anda ingin menampilkan hasil karya Anda untuk mendapatkan pekerjaan atau menjual hasil karya Anda, maka <a href="https://www.instagram.com/">Instagram</a> atau <a href="https://www.pinterest.com/">Pinterest</a> lebih cocok.</p><p>Pikirkanlah dengan baik dimana Anda ingin memfokuskan perhatian Anda dan menjaga kehadiran Anda pada media sosial yang akan membantu Anda untuk menjangkau audiens dan membangun nama Anda dalam industri.</p><h3>Putuskan seperti apa image yang ingin Anda bangun</h3><p>Sebelum Anda membangun personal brand Anda, akan lebih baik jika Anda menampilkan area bidang keahlian Anda atau kualitas yang ingin Anda tonjolkan. Semakin spesifik Anda dapat menampilkannya, maka akan semakin baik. Hal itu akan membuat Anda terlihat berbeda dari kebanyakan orang karena Anda memiliki pengetahuan tentang sebuah niche yang dapat Anda bagikan kepada audiens Anda. Pastikan juga bahwa hal tersebut merupakan hal yang benar–benar Anda sukai dan Anda memenuhi kualifikasi untuk membagikan pengetahuan Anda.</p><h3>Pastikan profil Anda konsisten</h3><p>Untuk memastikan personal brand Anda diingat dan dikenali, Anda harus menjaganya tetap konsisten pada seluruh platform media sosial yang Anda gunakan. Gunakan foto profil, nama, dan headline yang sama agar profil Anda terlihat sama dengan akun media sosial Anda yang lain. Jika memungkinkan, Anda juga dapat mengadopsi skema warna atau tema untuk segala sesuatu yang Anda bagikan, sehingga konten Anda terlihat konsisten dengan personal brand Anda. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan Instagram, gunakan filter dan caption yang sama agar terlihat bagus.</p><p>Satu hal lagi yang penting, pastikan Anda mengisi semua informasi tentang profil Anda dan tidak ada informasi yang terlewatkan, sehingga orang–orang akan tahu siapa Anda, apa yang Anda lakukan dan bagaimana mereka menghubungi Anda.</p><h3>Mulai membagikan konten</h3><p>Ketika Anda sudah mengidentifikasi niche Anda, mulailah membagikan konten yang relevan. Hal ini bisa berupa postingan blog, berita, atau pemikiran Anda, hal ini juga dapat dilakukan dalam bentuk visual seperti infografis, fotografi, dan video. Atau hanya tulisan yang berasal dari pemikiran Anda (jagalah agar tulisan Anda terlihat profesional). Sebuah kombinasi yang berasal dari pemikiran Anda dan sumber lain yang dibagikan secara berkala, akan membuat pengikut Anda terlibat (ter-engage). Tools seperti <a href="https://buffer.com/">Buffer</a> dan <a href="https://hootsuite.com/">Hootsuite</a> dapat digunakan untuk mengatur jadwal update ketika Anda tidak bisa melakukannya secara manual.</p><h3>Bergabung dengan komunitas</h3><p>Jaringan merupakan bagian terpenting dari pengembangan personal brand Anda dan grup pada LinkedIn, Facebook, Twitter merupakan tempat yang tepat untuk membangun koneksi baru pada target industri Anda. Bagikan konten yang berkualitas yang akan membuat orang–orang terlibat dalam diskusi, mengenal satu sama lain, dan pastikan bahwa mereka selalu memperhatikan Anda.</p><h3>Pantau reputasi Anda</h3><p>Perhatikan siapa saja orang yang membagikan konten Anda atau menyebut (mention) nama Anda secara online, karena hal ini dapat memberikan Anda pengetahuan mengenai reputasi yang sudah Anda bangun. Hal ini juga dapat memberikan Anda kesempatan untuk berinteraksi secara individual dengan mereka, membangun hubungan, dan berterima kasih kepada mereka karena sudah membagikan konten Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>7 Tips untuk mendesain ulang logo perusahaan Anda</title><link>/branding/7-tips-untuk-mendesain-ulang-logo-perusahaan-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Thu, 11 Jun 2020 08:32:31 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara desain logo]]></category><category><![CDATA[cara membuat logo]]></category><category><![CDATA[cara membuat logo yang menarik]]></category><category><![CDATA[logo]]></category><category><![CDATA[logo yang baik]]></category><category><![CDATA[logo yang menarik]]></category><category><![CDATA[tips desain logo]]></category><category><![CDATA[tips membuat logo]]></category><category><![CDATA[tips membuat logo yang menarik]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1493</guid><description><![CDATA[Pada era digital saat ini, sangat penting bagi perusahaan Anda agar terlihat fresh pada logo perusahaan Anda, memiliki gambar yang iconic akan menarik perhatian orang–orang pada brand Anda. Logo Anda merupakan wajah brand Anda, sebuah tanda yang memorable yang merepresentasikan apa yang Anda lakukan dan apa yang akan Anda lakukan. Namun hal ini bukanlah satu &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Pada era digital saat ini, sangat penting bagi perusahaan Anda agar terlihat fresh pada logo perusahaan Anda, memiliki gambar yang iconic akan menarik perhatian orang–orang pada brand Anda. Logo Anda merupakan wajah brand Anda, sebuah tanda yang memorable yang merepresentasikan apa yang Anda lakukan dan apa yang akan Anda lakukan. Namun hal ini bukanlah satu kali pekerjaan saja. Untuk terus dapat mengikuti perkembangan jaman atau untuk merefleksikan sebuah produk atau layanan baru, Anda harus mengubahnya dari waktu ke waktu, agar tidak merasa asing bagi pelanggan Anda dan membantu menarik lebih banyak pelanggan baru.</p><p>Untuk memulainya, lihatlah baik–baik logo Anda saat ini. Apa kekuatan dan kelemahannya? Bagian mana yang dapat dihilangkan dan diperbaharui? Apakah logo Anda berbasis teks, apakah font Anda sulit untuk dibaca? Apakah ada elemen inti atau warna yang tidak dapat dipisahkan? Bagian manakah yang terlihat menganggu? Apakah hal ini dapat di modifikasi agar dapat ditampilkan dengan cepat pada alat mobile? Bagaimana Anda dapat membuatnya agar terlihat lebih mengesankan?</p><p>Anda dapat melihat infografis di bawah ini untuk mendapatkan ide bagaimana cara mengubah logo Anda agar menjadi lebih baik.</p><p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1494 size-full" src="/wp-content/uploads/2020/06/infografis-redesain-logo.jpg" alt="desain ulang logo" width="600" height="2365" srcset="/wp-content/uploads/2020/06/infografis-redesain-logo.jpg 600w, /wp-content/uploads/2020/06/infografis-redesain-logo-76x300.jpg 76w, /wp-content/uploads/2020/06/infografis-redesain-logo-260x1024.jpg 260w, /wp-content/uploads/2020/06/infografis-redesain-logo-390x1536.jpg 390w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></p>]]></content:encoded></item><item><title>7 Cara membuat pelanggan mempromosikan brand Anda</title><link>/branding/7-cara-membuat-pelanggan-mempromosikan-brand-anda/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Mon, 01 Jun 2020 07:27:16 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[cara membuat pelanggan mempromosikan produk anda]]></category><category><![CDATA[membuat pelanggan mempromosikan produk]]></category><category><![CDATA[tips membuat pelanggan mempromosikan produk anda]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1309</guid><description><![CDATA[Di dunia startup, prinsip &#8211; prinsip tertentu dapat menjadi hal yang penting bagi pertumbuhan yang berkelanjutan di perusahaan. Customer retention, misalnya, mengalahkan akuisisi pelanggan secara nilai, dan brand loyalty merupakan salah satu elemen terpenting yang mengarah pada tingkat retensi pelanggan yang lebih tinggi. Brand loyalty harus diprioritaskan dalam bisnis apa pun, tentu saja, tapi ada &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Di dunia startup, prinsip &#8211; prinsip tertentu dapat menjadi hal yang penting bagi pertumbuhan yang berkelanjutan di perusahaan. Customer retention, misalnya, mengalahkan akuisisi pelanggan secara nilai, dan brand loyalty merupakan salah satu elemen terpenting yang mengarah pada tingkat retensi pelanggan yang lebih tinggi.</p><p>Brand loyalty harus diprioritaskan dalam bisnis apa pun, tentu saja, tapi ada satu tingkat komitmen merek yang melampaui loyalitas yaitu: brand evangelism.</p><p>Walaupun &#8220;brand familiarity&#8221; menggambarkan kesadaran pelanggan terhadap sebuah merek, dan &#8220;brand loyalty&#8221; menggambarkan komitmen pelanggan terhadap satu merek dibandingkan merek lain, &#8220;brand evangelism&#8221; menggambarkan pelanggan yang lebih melampaui loyalitas, mereka vokal dan aktif mempromosikan brand Anda.</p><p>Jadi, bukan hanya brand evangelism lebih berkomitmen daripada brand loyalty, mereka juga membantu Anda untuk menarik lebih banyak orang ke brand Anda. Jelas bahwa, brand evangelism merupakan hal yang baik. Sekarang, bagaimana Anda bisa membuat seseorang menjadi brand evangelist?</p><p>Berikut adalah tujuh cara untuk membuat pelanggan Anda secara aktif mempromosikan brand Anda:</p><h3>Bedakan brand Anda secara nyata</h3><p>Beberapa basis penggemar terbesar dalam olahraga muncul dari respons terhadap persaingan sengit antar rival. Dengan memberi pelanggan &#8220;musuh&#8221; yang berlawanan, Anda akan mengarahkan mereka untuk menjadi lebih vokal dan semakin menyelami brand Anda.</p><p>Manfaatkan hal ini dengan cara membedakan secara nyata brand Anda dan pesaing Anda. Anda tidak harus membuat mereka menjadi musuh Anda, namun buat agar pengalaman pelanggan Anda jauh berbeda dengan mereka.</p><h3>Fokus pada loyalitas dulu</h3><p>Brand evangelism adalah ambang terakhir dalam serangkaian hubungan merek yang semakin intens; pertama adalah familiarity, dan kemudian loyalitas, jika Anda berharap untuk mengembangkan lebih banyak evangelist.</p><h3>Menarik perhatian individu</h3><p>Jika Anda ingin pelanggan yang menonjol, Anda harus memberi mereka pengalaman menonjol pula. Ini artinya berikan perhatian kepada setiap individual dan ciptakan kesan unik komunitas Anda.</p><h3>Buat sebuah komunitas</h3><p>Kesetiaan para evangelist semakin mendalam jika mereka merasa bahwa mereka benar-benar bagian dari sesuatu. Sebagai pengguna di aplikasi atau situs web Anda, mereka merupakan bagian dari organisasi Anda dan mereka merupakan sebuah investasi yang menguntungkan bagi Anda.</p><p>Sebagai sebuah komunitas yang berkembang, umumnya para anggota komunitas Anda memiliki tingkat loyalitas yang kuat dan Anda dapat memanfaatkan hal tersebut untuk membuat komunitas Anda semakin baik lagi dengan membuat tools yang dapat membuat setiap anggota komunitas saling berbicara satu sama lain. Misalnya, Anda dapat membuat forum bantuan berbasis pengguna, atau memiliki fitur di mana pengguna dapat menyumbangkan konten mereka sendiri dan berbicara satu sama lain.</p><h3>Dorong partisipasi aktif</h3><p>Partisipasi aktif dapat memberikan beberapa hal untuk Anda. Pertama, setiap tindakan partisipasi membuat target evangelist Anda lebih setia pada merek Anda. Anggap saja seperti sebuah ritual yang sudah biasa dilakukan sehingga menjadi kebiasaan.</p><p>Kedua, setiap tindakan partisipasi meningkatkan visibilitas keseluruhan dari brand Anda ke konsumen, dan efek tersebut dapat menular ke orang lain. Mintalah pelanggan Anda untuk sering melakukan posting tentang brand Anda dengan cara membuat pengumuman baru, mengajukan pertanyaan yang menarik, dan memberi kontribusi kepada komunitas Anda.</p><h3>Berikan umpan balik</h3><p>Ini adalah tanda sebuah brand juara, dan ini akan membantu perusahaan Anda berada di tingkat hubungan brand. Kumpulkan dan benar-benar dengarkan umpan balik tentang brand, produk dan layanan Anda, dan saat Anda menemukan potongan informasi yang masuk akal (dapat di implementasikan), terapkanlah.</p><p>Respons semacam itu menunjukkan bahwa Anda mendengarkan pelanggan Anda dan peduli dengan apa yang mereka katakan, yang pada gilirannya akan menginspirasi orang lain sehingga memunculkan lebih banyak evangelist. Anda bahkan bisa memberikan balasan kepada orang-orang yang mengirimkan umpan balik tersebut, untuk membuat mereka merasa seperti bagian komunitas brand Anda yang kuat.</p><h3>Buatlah agar menjadi evangelist mudah</h3><p>Tak peduli betapa semangatnya mereka, namun kebanyakan orang masih malas. Mereka tidak akan benar-benar mempromosikan brand Anda. Andalah yang harus membuatnya menjadi mudah (untuk mempromosikan brand Anda). Tawarkan kesempatan yang luas bagi pengguna Anda untuk melakukan posting tentang Anda di media sosial (kontes, diskusi, dan lain &#8211; lain.), Buat cara pendaftaran dan partisipasi dalam komunitas Anda sederhana dan bermanfaat bagi mereka.</p><p>Strategi ini tidak mudah untuk dilakukan, dan Anda harus memberikan beberapa ruang gerak untuk penyesuaian dan pengembangan, namun dengan ketujuh taktik ini, Anda dapat membangun sebuah komunitas yang penuh dengan evangelist bagi brand Anda.</p><p>Jangan berharap setiap pelanggan dapat menjadi seorang evangelist, tentu saja, dan jangan memaksakannya hal tersebut terjadi secara tidak wajar.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Apa itu brand?</title><link>/branding/apa-itu-brand/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Sun, 31 May 2020 10:48:44 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[apa itu brand]]></category><category><![CDATA[apa itu brand online]]></category><category><![CDATA[apa itu branding]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[brand adalah]]></category><category><![CDATA[brand adalah menurut ahli]]></category><category><![CDATA[brand adalah merek]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[definisi brand]]></category><category><![CDATA[pengertian brand]]></category><category><![CDATA[pengertian brand dan branding]]></category><category><![CDATA[pengertian brand dan contohnya]]></category><category><![CDATA[pengertian brand dan merek]]></category><category><![CDATA[pengertian branding]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1277</guid><description><![CDATA[Menciptakan sebuah brand merupakan salah satu hal terpenting yang harus Anda lakukan ketika mendirikan bisnis kecil. Tetapi mendefinisikan “brand” dapat menjadi tugas yang sedikit tricky. Ada begitu banyak pendekatan untuk branding pada bisnis dan begitu banyak elemen sebuah brand. Definisi brand yang paling akurat yang saya ketahui adalah: Brand merupakan kumpulan persepsi yang dimiliki oleh pelanggan mengenai &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Menciptakan sebuah brand merupakan salah satu hal terpenting yang harus Anda lakukan ketika mendirikan bisnis kecil. Tetapi mendefinisikan “brand” dapat menjadi tugas yang sedikit tricky. Ada begitu banyak pendekatan untuk branding pada bisnis dan begitu banyak elemen sebuah brand. Definisi brand yang paling akurat yang saya ketahui adalah:</p><p><strong>Brand merupakan kumpulan persepsi yang dimiliki oleh pelanggan mengenai bisnis Anda.</strong></p><p>Berikut ini merupakan definisi yang saya ambil dari wikipedia:</p><p><strong>In marketing, a brand is the symbolic embodiment of all the information connected with a product or service. A brand typically includes a name, logo, and other visual elements such as images or symbols. It also encompasses the set of expectations associated with a product or service which typically arise in the minds of people. Such people include employees of the brand owner, people involved with distribution, sale or supply of the product or service, and ultimate consumers.</strong></p><p>Jika saya boleh mengartikan kira–kira artinya seperti ini:</p><p>Dalam pemasaran, sebuah brand merupakan simbol perwujudan dari segala informasi yang berhubungan dengan produk atau jasa. Sebuah brand dapat termasuk nama, logo, dan elemen visual lainnya seperti gambar atau simbol. Hal tersebut meliputi kumpulan ekspektasi yang berhubungan dengan produk atau jasa yang muncul dalam pikiran orang–orang. Orang–orang tersebut karyawan dari pemilik brand, orang–orang yang terlibat dalam distribusi, penjualan atau supplier produk atau jasa, dan pelanggan.</p><p>Definisi ini biasanya membuat pemilik bisnis kecil merasa tak berdaya terhadap brand mereka. Definisi sederhananya adalah sebuah brand diciptakan dalam pikiran pelanggan Anda, mulai dari perspektif hingga pengalaman, tetapi bukan berarti tidak ada hal yang dapat Anda lakukan untuk membentuknya atau mengontrol hasilnya. Sebagai contoh,  jika seorang pelanggan pernah mengalami pengalaman buruk, atau sedang berada dalam mood yang tidak baik ketika sedang melakukan transaksi bersama Anda, maka ada kemungkinan bahwa kesan mereka terhadap perusahaan Anda menjadi kurang baik. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempengaruhi atau membentuk pikiran pelanggan dan membuatnya menjadi lebih positif.</p><p>Sekarang mari kita lihat bagaimana perusahaan besar melakukan pendekatan terhadap branding. Perusahaan besar pada umumnya memiliki anggaran tersendiri untuk membangun brand. Biasanya, proses membangun branding dimulai dari merekrut konsultan brand untuk mendefinisikan brand perusahaan. Kemudian, ada fokus grup yang bertugas untuk memastikan bahwa branding yang mereka lakukan berjalan di track yang benar. Setelah branding ditentukan, perusahaan akan memberikan pesan yang mendukung brand tersebut, dan sebuah identitas brand akan di desain untuk mengkomunikasikan secara visual tentang brand tersebut. Banyak perusahaan yang juga membuat iklan atau kampanye PR (public relation) untuk menyebarkan informasi tentang brand mereka dan mendapatkan brand recognition. Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan oleh perusahaan besar untuk membangun brand awareness dan menciptakan equity dalam brand mereka.</p><p>Tetapi pendekatan ini sangat sulit untuk dilakukan oleh perusahaan kecil. Perusahaan kecil pada umumnya tidak memiliki anggaran untuk riset, membayar konsultan, dan melakukan kampanye dalam skala nasional. Dan mereka jarang sekali memiliki waktu atau sumber daya internal yang didedikasikan untuk penciptaan dan manajemen brand.</p><p>Saya biasanya merampingkan aktivitas branding tersebut menjadi sebuah paket yang ekonomis seperti:</p><p><strong>Brand Definition</strong>: ini merupakan proses untuk mendefinisikan bisnis Anda: siapa Anda, apa yang Anda lakukan, siapa yang dapat Anda bantu, dan apa yang membuat Anda berbeda dari kompetitor Anda. Anda harus memiliki semua faktor ini untuk menciptakan brand yang efektif. Jika pemikiran Anda pada area ini masih belum jelas, ringkas, dan mudah dipahami, maka jangan pernah berharap untuk dapat mengarahkan pemikiran pelanggan Anda secara efektif tentang bisnis Anda.</p><p><strong>Brand Identity</strong>: yang biasa dikenal sebagai grafik “wajah” dari bisnis Anda. Perusahaan kecil mendapatkan keuntungan dengan membuat logo dan beberapa alat material pemasaran yang konsisten. Empat puluh persen orang–orang lebih mudah mengingat apa yang mereka lihat dibandingkan dengan apa yang mereka dengar atau baca. Jadi dengan memiliki logo yang iconic dan visual vocabulary yang kuat pada semua material yang Anda gunakan, maka itu akan meningkatkan kemungkinan bisnis Anda diingat dan membuat pelanggan selalu memikirkan Anda. Warna, font, dan simbol yang Anda gunakan pada brand identity Anda juga dapat mengkomunikasikan brand definition Anda kepada pelanggan dengan cara yang visual sehingga lebih powerful dibandingkan hanya kata–kata saja.</p><p><strong>Brand messaging</strong>: Ini merupakan cara bagaimana Anda berbicara mengenai bisnis Anda. Apa pesan utama yang ingin Anda katakan kepada orang–orang mengenai bisnis Anda? Apa yang ingin mereka ingat tentang Anda, dan bagaimana Anda menginginkan agar mereka meneruskan pesan tersebut kepada orang lain yang mereka temui? Anda dapat mempengaruhi pikiran yang dimiliki oleh pelanggan tentang Anda, dan bagaimana mereka membicarakan tentang Anda, dengan cara memberikan pesan secara konsisten pada setiap material pemasaran Anda.</p><p><strong>Brand Service</strong>: Ini merupakan cara Anda melakukan tugas Anda, berhubungan dengan pelanggan Anda, dan memberikan produk atau layanan Anda. Customer service merupakan bagian dari brand perusahaan yang seringkali dilupakan karena tidak dianggap sebagai bagian dari iklan atau kampanye pemasaran. Jika Anda mendefinisikan sebuah brand yang berfokus pada pelanggan, itu berarti cara Anda melayani pelanggan merupakan keuntungan terbesar Anda, karena Anda dapat berbicara secara langsung kepada mereka dan membagikan pengalaman yang dapat membentuk opini mereka. Pastikan bahwa layanan dan bisnis Anda sejalan dengan brand Anda, entah apakah itu ketika Anda melayani pelanggan yang sudah ada atau prospek baru.</p><p>Jika Anda berhasil melakukan empat point branding ini dalam perusahaan kecil Anda, dan menjaga pikiran pelanggan Anda melalui branding, maka brand Anda akan menjadi cara yang efektif untuk membangun koneksi dengan klien dan prospek Anda, dan akan membuat bisnis Anda menjadi semakin kuat.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Dasar-dasar branding</title><link>/branding/dasar-dasar-branding/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 29 May 2020 09:00:11 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[apa itu branding dan mengapa penting?]]></category><category><![CDATA[apa perbedaan branding dan marketing]]></category><category><![CDATA[apa saja elemen dalam strategi branding?]]></category><category><![CDATA[bagaimana cara memulai branding untuk bisnis?]]></category><category><![CDATA[bagaimana membangun brand awareness]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[brand identity adalah]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><category><![CDATA[branding untuk bisnis kecil]]></category><category><![CDATA[cara membangun branding bisnis kecil dengan anggaran minim]]></category><category><![CDATA[cara membangun branding yang kuat]]></category><category><![CDATA[contoh branding sukses]]></category><category><![CDATA[dasar branding]]></category><category><![CDATA[dasar pembentuk personal branding]]></category><category><![CDATA[dasar pembentukan personal branding]]></category><category><![CDATA[dasar-dasar branding]]></category><category><![CDATA[dasar-dasar branding untuk pemula]]></category><category><![CDATA[elemen dasar dalam branding yang harus diketahui]]></category><category><![CDATA[elemen penting dalam branding]]></category><category><![CDATA[langkah awal membangun branding]]></category><category><![CDATA[mengapa branding penting untuk UMKM?]]></category><category><![CDATA[merek]]></category><category><![CDATA[pengertian branding dan contohnya]]></category><category><![CDATA[pentingnya branding dalam bisnis]]></category><category><![CDATA[strategi branding efektif]]></category><category><![CDATA[strategi branding yang efektif untuk startup]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1149</guid><description><![CDATA[Branding adalah elemen fundamental dalam dunia bisnis, baik untuk perusahaan besar maupun usaha kecil. Dalam pasar yang semakin kompetitif, strategi branding yang efektif dapat memberikan keuntungan besar bagi perusahaan Anda. Artikel ini akan menjelaskan apa itu branding, bagaimana branding memengaruhi bisnis Anda, dan langkah-langkah untuk menciptakan brand yang kuat dengan optimasi SEO. Apa Itu Branding? &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []">Branding adalah elemen fundamental dalam dunia bisnis, baik untuk perusahaan besar maupun usaha kecil. Dalam pasar yang semakin kompetitif, strategi branding yang efektif dapat memberikan keuntungan besar bagi perusahaan Anda. Artikel ini akan menjelaskan apa itu branding, bagaimana branding memengaruhi bisnis Anda, dan langkah-langkah untuk menciptakan brand yang kuat dengan optimasi SEO.</p><h2>Apa Itu Branding?</h2><p>Sederhananya, brand Anda adalah janji Anda kepada pelanggan. Brand memberitahu mereka apa yang bisa mereka harapkan dari produk atau layanan Anda dan bagaimana brand Anda berbeda dari kompetitor.</p><p>Apakah Anda inovatif? Berpengalaman? Dapat diandalkan? Apakah produk Anda menawarkan kualitas premium atau nilai yang tinggi dengan harga terjangkau? Anda tidak bisa menjadi segalanya untuk semua orang. Oleh karena itu, identitas brand Anda harus didasarkan pada target pasar dan keunikan bisnis Anda.</p><h2>Mengapa Branding Penting untuk Bisnis Anda?</h2><ol start="1" data-spread="false"><li><strong>Membangun Kepercayaan</strong>: Brand yang konsisten dan profesional menciptakan kesan positif di benak pelanggan, membangun kepercayaan, dan meningkatkan loyalitas.</li><li><strong>Membedakan Anda dari Kompetitor</strong>: Strategi branding yang baik membantu Anda menonjol dalam industri Anda.</li><li><strong>Meningkatkan Nilai Tambah</strong>: Brand yang kuat memungkinkan Anda menetapkan harga premium untuk produk atau layanan Anda.</li><li><strong>Mendukung Pengenalan Brand</strong>: Elemen visual seperti logo, warna, dan slogan memudahkan pelanggan mengenali brand Anda.</li></ol><h2>Strategi Branding dan Brand Equity</h2><p>Brand strategi mencakup bagaimana, apa, di mana, kapan, dan kepada siapa Anda menyampaikan pesan brand Anda. Berikut adalah elemen utama dalam strategi branding:</p><h4>1. <strong>Komunikasi Visual dan Verbal</strong></h4><p>Semua aspek komunikasi bisnis Anda, baik secara visual maupun verbal, harus selaras dengan pesan brand. Misalnya:</p><ul data-spread="false"><li><strong>Visual</strong>: Logo, desain website, dan kemasan.</li><li><strong>Verbal</strong>: Nada bicara dalam pemasaran dan layanan pelanggan.</li></ul><h4>2. <strong>Saluran Distribusi</strong></h4><p>Pilih saluran distribusi yang sesuai dengan target pasar Anda. Contohnya:</p><ul data-spread="false"><li>Bisnis B2B mungkin fokus pada platform seperti LinkedIn.</li><li>Bisnis retail dapat memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok.</li></ul><h4>3. <strong>Brand Consistency</strong></h4><p>Konsistensi dalam menyampaikan pesan brand menciptakan image yang kuat di benak pelanggan. Misalnya:</p><ul data-spread="false"><li><strong>Coca-Cola</strong>: Mereka mempertahankan branding yang kuat sehingga mampu mengenakan harga lebih tinggi dibanding kompetitor.</li><li><strong>Nike</strong>: Menghubungkan produk mereka dengan atlet ternama untuk menciptakan ikatan emosional.</li></ul><h2>Cara Mendefinisikan Brand Anda</h2><p>Mendefinisikan brand adalah langkah pertama dalam menciptakan identitas yang kuat. Proses ini memerlukan jawaban dari pertanyaan berikut:</p><ol start="1" data-spread="true"><li><strong>Apa Misi Perusahaan Anda?</strong> Contoh: Perusahaan Anda berfokus pada menyediakan produk ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan.</li><li><strong>Apa Manfaat Produk atau Layanan Anda?</strong> Contoh: Produk Anda membantu pelanggan menghemat waktu atau meningkatkan produktivitas mereka.</li><li><strong>Apa yang Dipikirkan Pelanggan Tentang Perusahaan Anda?</strong> Lakukan survei atau wawancara untuk memahami persepsi pelanggan terhadap brand Anda.</li><li><strong>Kualitas Apa yang Ingin Diasosiasikan dengan Perusahaan Anda?</strong> Contoh: Apakah Anda ingin dikenal sebagai inovator, pelopor, atau penyedia layanan yang andal?</li></ol><h3>Lakukan Riset Mendalam</h3><p>Pelajari kebutuhan, kebiasaan, dan keinginan pelanggan. Jangan hanya bergantung pada asumsi, tetapi ketahui fakta berdasarkan data.</p><h2>Langkah-Langkah untuk Mengkomunikasikan Brand Anda Secara Efektif</h2><p>Brand yang kuat dibangun melalui komunikasi yang konsisten dan relevan. Berikut adalah langkah-langkah mendetail untuk mengkomunikasikan brand Anda, lengkap dengan contoh-contoh nyata agar lebih mudah dipahami.</p><h3>1. <strong>Dapatkan Logo yang Profesional</strong></h3><p>Logo adalah elemen visual utama yang mencerminkan identitas brand Anda. Logo yang baik tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mudah dikenali dan relevan dengan visi serta misi bisnis Anda.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Logo menjadi titik awal untuk membangun citra brand Anda.</li><li>Desain logo harus mencerminkan nilai inti perusahaan, sederhana, dan mudah diingat.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Apple:</strong> Logo apel sederhana yang memberikan kesan inovasi dan minimalisme.</li><li><strong>Nike:</strong> Tanda centang (swoosh) yang melambangkan gerakan dan semangat atletik.</li><li><strong>Starbucks:</strong> Simbol siren yang unik, mencerminkan keaslian dan keunggulan global.</li></ul><h3>2. <strong>Tuliskan Pesan Brand Anda</strong></h3><p>Pesan brand adalah inti dari apa yang ingin Anda komunikasikan kepada audiens Anda. Ini mencakup nilai, visi, dan misi perusahaan.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Pesan brand harus jelas, ringkas, dan relevan dengan target pasar Anda.</li><li>Seluruh karyawan dan mitra bisnis harus memahami pesan ini untuk menjaga konsistensi.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Google:</strong> &#8220;Mengorganisir informasi dunia dan membuatnya dapat diakses oleh semua orang.&#8221;</li><li><strong>Tesla:</strong> &#8220;Meningkatkan transisi dunia menuju energi berkelanjutan.&#8221;</li><li><strong>Go-Jek:</strong> &#8220;Solusi super-app untuk kehidupan yang lebih mudah.&#8221;</li></ul><h3>3. <strong>Integrasikan Brand Anda ke Semua Aspek Bisnis</strong></h3><p>Brand harus tercermin dalam setiap aspek bisnis Anda, mulai dari cara Anda berinteraksi dengan pelanggan hingga tampilan fisik kantor atau toko Anda.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Pelanggan akan menilai brand Anda berdasarkan pengalaman mereka.</li><li>Konsistensi dalam komunikasi dan penampilan memperkuat persepsi positif terhadap brand Anda.</li></ul><p><strong>Contoh Praktis:</strong></p><ul><li>Cara menjawab telepon: &#8220;Halo, terima kasih telah menghubungi [Nama Perusahaan], bagaimana saya dapat membantu Anda hari ini?&#8221;</li><li>Penampilan tim penjualan: Seragam dengan logo perusahaan atau pakaian formal yang mencerminkan profesionalisme.</li><li>Desain tanda tangan email: Menyertakan logo, tagline, dan informasi kontak dengan format yang rapi.</li></ul><h3>4. <strong>Ciptakan &#8220;Suara&#8221; untuk Brand Anda</strong></h3><p>&#8220;Suara&#8221; brand Anda adalah cara Anda berkomunikasi dengan audiens, baik melalui teks, gambar, maupun interaksi langsung.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Suara brand harus mencerminkan kepribadian perusahaan Anda.</li><li>Sesuaikan nada bicara dengan target audiens Anda.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Formal dan profesional untuk B2B:</strong> &#8220;Kami menawarkan solusi teknologi mutakhir untuk meningkatkan produktivitas perusahaan Anda.&#8221;</li><li><strong>Santai dan ramah untuk B2C:</strong> &#8220;Hai, kami di sini untuk membantu mewujudkan gaya hidup sehat yang kamu impikan!&#8221;</li></ul><h3>5. <strong>Buat Tagline yang Mengena</strong></h3><p>Tagline adalah pernyataan singkat yang menangkap esensi dari brand Anda. Tagline yang baik mudah diingat dan meninggalkan kesan mendalam.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Sebuah tagline harus relevan, unik, dan mencerminkan nilai utama brand Anda.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Nike:</strong> &#8220;Just Do It.&#8221; – Memotivasi tindakan tanpa ragu.</li><li><strong>L&#8217;Oréal:</strong> &#8220;Because You&#8217;re Worth It.&#8221; – Menginspirasi rasa percaya diri.</li><li><strong>Tokopedia:</strong> &#8220;Mulai Aja Dulu.&#8221; – Memotivasi langkah awal yang berani.</li></ul><h3>6. <strong>Desain Template dan Standar Branding</strong></h3><p>Visual branding yang konsisten membantu membangun pengenalan brand di mata audiens Anda.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Standar branding mencakup warna, font, tata letak, dan elemen visual lainnya.</li><li>Konsistensi ini menciptakan pengalaman yang terintegrasi bagi pelanggan.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Coca-Cola:</strong> Penggunaan warna merah dan font ikonik di semua materi pemasaran.</li><li><strong>McDonald&#8217;s:</strong> Warna merah dan kuning cerah yang diasosiasikan dengan kegembiraan dan kebahagiaan.</li><li><strong>Grab:</strong> Dominasi warna hijau yang melambangkan kepercayaan dan keberlanjutan.</li></ul><h3>7. <strong>Jujur pada Brand Anda</strong></h3><p>Janji brand Anda adalah komitmen yang harus dipenuhi kepada pelanggan. Ketidakjujuran dapat merusak kepercayaan yang telah Anda bangun.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Tetaplah otentik dalam menyampaikan nilai brand Anda.</li><li>Jangan membuat klaim yang tidak bisa Anda penuhi.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Amazon:</strong> Janji &#8220;pengiriman cepat dan layanan pelanggan yang luar biasa&#8221; dijaga melalui eksekusi yang konsisten.</li><li><strong>Bluebird:</strong> Komitmen terhadap kenyamanan dan keamanan pelanggan, yang direalisasikan melalui armada taksi yang selalu terawat.</li></ul><h3>8. <strong>Konsisten</strong></h3><p>Konsistensi adalah elemen kunci dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Tanpa konsistensi, pesan brand Anda bisa menjadi tidak jelas dan kehilangan daya tarik.</p><p><strong>Penjelasan:</strong></p><ul><li>Konsistensi mencakup semua saluran komunikasi, baik online maupun offline.</li><li>Pelanggan merasa lebih percaya jika brand terlihat andal dan dapat diandalkan.</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Apple:</strong> Setiap produk, toko, hingga layanan pelanggan mereka mencerminkan kesederhanaan dan inovasi.</li><li><strong>KFC:</strong> Resep rahasia &#8220;11 bumbu dan rempah&#8221; serta slogan &#8220;Finger Lickin&#8217; Good&#8221; selalu menjadi inti pesan mereka.</li><li><strong>IKEA:</strong> Branding yang konsisten mencakup produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dan pengalaman belanja yang menyenangkan.</li></ul><h2>Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Branding</h2><ol start="1" data-spread="true"><li><strong>Pilihan Kata yang Klise</strong> Hindari kata-kata seperti “perfeksionis” atau “pekerja keras” tanpa bukti nyata. Sebagai gantinya, gunakan deskripsi yang spesifik dan relevan.<ul data-spread="false"><li>Contoh: “Kami memiliki standar kontrol kualitas ketat yang memastikan setiap produk memenuhi ekspektasi pelanggan.”</li></ul></li><li><strong>Tidak Konsisten dengan Pengalaman Anda</strong> Jangan memilih atribut yang tidak mencerminkan kenyataan bisnis Anda. Contoh:<ul data-spread="false"><li>Salah: Mengklaim layanan cepat, tetapi sering terlambat memenuhi pesanan.</li><li>Benar: “Kami fokus pada detail untuk memastikan setiap pesanan dikirimkan dengan sempurna.”</li></ul></li><li><strong>Tidak Relevan dengan Target Pasar</strong> Pastikan branding Anda relevan dengan audiens. Contoh:<ul data-spread="false"><li>Jika target pasar Anda adalah profesional muda, fokuslah pada inovasi dan efisiensi.</li><li>Hindari branding yang terlalu santai jika audiens Anda mengharapkan formalitas.</li></ul></li></ol><h2>Studi Kasus: Branding yang Sukses</h2><ol start="1" data-spread="true"><li><strong>Apple</strong><ul data-spread="false"><li>Fokus: Inovasi dan kesederhanaan.</li><li>Strategi: Kampanye pemasaran minimalis yang menekankan kualitas premium.</li></ul></li><li><strong>Nike</strong><ul data-spread="false"><li>Fokus: Inspirasi dan pencapaian.</li><li>Strategi: Menghubungkan produk dengan atlet ternama untuk menciptakan ikatan emosional.</li></ul></li><li><strong>Starbucks</strong><ul data-spread="false"><li>Fokus: Pengalaman pelanggan.</li><li>Strategi: Membuat setiap toko menjadi tempat berkumpul yang nyaman dan menghadirkan layanan yang ramah.</li></ul></li></ol><h2>Kesimpulan</h2><p>Branding adalah aspek penting yang dapat membawa bisnis Anda ke tingkat berikutnya. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat menciptakan brand yang kuat, membangun kepercayaan pelanggan, dan meningkatkan profitabilitas. Ingatlah untuk tetap konsisten, jujur, dan relevan dengan target pasar Anda. Dengan upaya yang tepat, brand Anda dapat menjadi aset terbesar dalam bisnis Anda.</p>]]></content:encoded></item><item><title>Lupakan apa yang dibutuhkan pelanggan Anda, brand adalah hal yang mereka inginkan</title><link>/branding/lupakan-apa-yang-dibutuhkan-pelanggan-anda-brand-adalah-hal-yang-mereka-inginkan/</link><dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator><pubDate>Fri, 29 May 2020 05:42:07 +0000</pubDate><category><![CDATA[Branding]]></category><category><![CDATA[apa yang dibutuhkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[apa yang diinginkan pelanggan]]></category><category><![CDATA[brand]]></category><category><![CDATA[branding]]></category><guid isPermaLink="false">/?p=1130</guid><description><![CDATA[Menjadi sebuah brand adalah hal yang membedakan Anda dengan kompetitor Anda dan ini dapat membuat hubungan yang kuat dengan pelanggan Anda. Ada perbedaan yang besar antara meningkatkan upaya marketing Anda dan mengubah diri Anda menjadi sebuah brand. Jika Anda ingin menjadi sebuah brand (yang seharusnya menjadi tujuan akhir Anda), Anda harus mengerti perbedaan antara apa &#8230;]]></description><content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi sebuah brand adalah hal yang membedakan Anda dengan kompetitor Anda dan ini dapat membuat hubungan yang kuat dengan pelanggan Anda.</p><p>Ada perbedaan yang besar antara meningkatkan upaya marketing Anda dan mengubah diri Anda menjadi sebuah brand. Jika Anda ingin menjadi sebuah brand (yang seharusnya menjadi tujuan akhir Anda), Anda harus mengerti perbedaan antara apa yang dibutuhkan pelanggan Anda dan apa yang mereka inginkan.</p><h3>Kebutuhan</h3><p>Pelanggan Anda membutuhkan sesuatu dari bisnis Anda. Sebuah kebutuhan dipenuhi berdasarkan manfaat fungsional. Sebuah fakta atau atribut rasional mengenai perusahaan Anda. Secara umum, kebanyakan kompetitor Anda menyediakan manfaat fungsional yang sama dan secara umum dapat memenuhi kebutuhan pelanggan Anda. Jika mereka tidak bisa, mereka tidak akan berbisnis. Memenuhi kebutuhan tidak membedakan satu bisnis dengan bisnis yang lainnya.</p><h3>Keinginan</h3><p>Untuk dapat sukses dalam bisnis, pelanggan Anda harus berpindah dari sebuah kebutuhan akan produk atau jasa Anda, menjadi keinginan untuk mendapatkan (produk atau jasa Anda). Meskipun mereka membutuhkan manfaat fungsional yang Anda tawarkan, namun sangat penting juga bagi brand Anda untuk membuat mereka memilih produk atau jasa Anda dibandingkan dengan yang lainnya. “Keinginan” lah yang membedakan bisnis Anda dengan yang lainnya, dan mengubah Anda menjadi sebuah brand.</p><p>“Keinginan” adalah sebuah emosi, dan hal tersebut merepresentasikan ikatan hubungan antara bisnis dengan brand Anda. Ketika Anda mencapai level emosional dengan pelanggan Anda, itu artinya Anda telah menjadi brand dalam pikiran mereka. Anda telah menciptakan hubungan emosional yang lahir dari fitur fungsional dan hal tersebut membangun kesetiaan. “Keinginan” lah yang mengubah Anda dari produk yang biasa–biasa saja menjadi brand yang diinginkan.</p><p>Biarkan saya mengilustrasikannya untuk Anda. Anda membutuhkan baju untuk dipakai sehari–hari, kita semua tentu membutuhkannya untuk membuat tubuh kita hangat dan layak dipakai untuk kerja. Hal ini merupakan manfaat fungsional yang dapat Anda miliki dari hampir setiap perusahaan baju.</p><p>Tetapi, katakan Anda secara personal memilih sebuah brand baju yang menargetkan pasarnya kepada pelanggan muda yang lebih stylist. Mungkin gaya dari baju tersebut, atau merchandise dari toko tersebut, atau website mereka yang menarik perhatian Anda dan membuat Anda mengunjunginya. Kenyataannya, semua hal tersebut dilakukan untuk membangunsebuah hubungan emosional, sehingga Anda menginginkannya.</p><p>Hubungan emosional yang paling membuat Anda menginginkan baju tersebut, karena mungkin baju itumembantu Anda untuk merasa lebih muda, stylish, dan lebih cocok secara individual. Anda menginginkan hal itu karena brand itulah yang membuat Anda merasakan hal seperti itu. Pilihan emosional ini didasari oleh manfaat emosional yang diberikan oleh sebuah brand kepada Anda, secara personal.</p><p>Menemukan “keinginan” tersebut merupakan kunci untuk membangun hubungan emosional yang lebih kuatdengan pelanggan Anda. Dan manfaat emosional inilah yang harusnya menjadi dasar dari seluruh rencana marketing Anda ke depan.</p>]]></content:encoded></item></channel></rss>