Entrepreneur

5 Tanda Saatnya Memecat Mentor Anda

Aku ingat malam ketika istri saya menyampaikan kabar buruk bagi saya. Pembicaraan tersebut sudah diluar kendali – hanya saja saya tidak melihatnya. Saya ingin hal yang berbeda dan mempercayai bahwa apa yang saya alami tidak benar, Jason W. Womack.

Dan kemudian dia mengatakan enam kata yang mengubah segalanya :

“Dia tidak pernah ada untuk kamu”.

Saya tidak pernah berpikir tentang hal itu seperti itu. Saya pikir dia telah menemani saya selama lebih dari 8 tahun! Tiba-tiba, saya melihat laki-laki yang saya sebut mentor tidak ada lagi di tim saya. Untuk lebih jelas, ini bukan merupakan sebuah bisnis coach yang berbayar – tetapi seseorang yang telah mengajar saya selama beberapa tahun. Sulit untuk menerima hal ini – dia adalah mentor pertama, bos, dan ( saya pikir ) teman.

Baca juga:  Apakah training dapat membantu meningkatkan kinerja karyawan?

Jika saya kembali menengok ke belakang, hal ini seharusnya bukanlah sebuah kejutan. Ada beberapa tanda peringatan hanya saja saya tidak ingin melihatnya. Berikut ini merupakan lima tanda yang dapat Anda temukan, jika Anda berpikir mungkin sudah saatnya untuk melepaskan mentor.

Mereka melewatkan pertemuan

Saya sebut “mentor” karena seseorang memiliki pengalaman yang dapat membantu Anda sampai ke tujuan Anda berikutnya. Saya harus bertemu mereka setidaknya sekali dalam seminggu. Jika mereka menjadwal ulang pertemuan lebih dari dua kali pertemuan, berhati-hatilah.

Mereka menahan Anda

Seorang mentor menurut definisi memiliki lebih banyak pengalaman, dan mereka memiliki jaringan yang lebih besar. Mereka harus dapat membantu Anda untuk memikirkan siapa orang-orang yang dapat membantu Anda mengembangkan bisnis Anda dan siapa orang yang tepat untuk Anda jalin hubungan bisnis. Jika mereka menahan Anda membuat perkenalan, maka mereka bukan orang yang tepat untuk menjadi mentor Anda.

Baca juga:  Tingkatkan produktivitas Anda dalam 5 langkah sederhana

Mereka tidak mengajukan pertanyaan baru

Tentu saja, saya mencari mentor yang ahli di bidangnya untuk belajar dari apa yang sudah mereka ketahui, tapi seiring waktu saya berharap bahwa mereka akan menanyakan pertanyaan baru dari waktu ke waktu. Jika Anda selalu berbicara tentang hal yang sama dengan mentor Anda dan mereka selalu menceritakan kisah-kisah yang sama, mungkin sudah waktunya Anda untuk pindah.

Mereka tidak mendukung ekspansi

Ini merupakan hal yang terjadi padaku. Ketika saya mulai berbicara tentang buku yang saya ingin tulis pada tahun 2000, “mentor” saya pada saat itu benar-benar mendorong saya untuk tidak mengejar tujuan itu. Seharusnya saya sudah mendapatkan peringatan.

Baca juga:  Karyawan membuat Anda stress? Mungkin penyebabnya Anda, bukan mereka

Mereka tidak mengakui kemajuan

Sebagai mentee (orang yang dimentori), kewajiban Anda untuk berbagi update status dengan mentor dari waktu ke waktu. Jika, selama satu tahun atau lebih, Anda tidak mendapatkan pengakuan, berhati-hatilah.

Tapi Anda mungkin berpikir : Bagaimana Anda bisa memecat seorang mentor ? Ya, Anda tidak perlu takut untuk melakukan hal tersebut. Hal ini bukan sesuatu yang dapat Anda pelajari di sekolah. Anda harus yakin dengan visi Anda, etos kerja Anda, peluang dan tantangan Anda untuk seseorang yang bersedia untuk berdiri bersama Anda.

Dengan melepaskan mentor yang tidak membuat Anda maju berkembang, Anda akan membuka segala kemungkinan baru yang terjadi.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *