Startup

Mengapa bermain aman akan membunuh startup Anda

Ironisnya walaupun startup lahir dari sebuah inovasi, seorang entrepreneur dapat melakukan kesalahan dengan mengikuti trend. Sulitnya mengubah sebuah solusi yang ditawarkan menjadi sebuah kegiatan marketing akan membuat seorang entrepreneur startup menjadi terlihat biasa saja.

Pertanyaannya adalah: Jika inovasi merupakan darah kehidupan startup Anda, lalu mengapa menggunakan brand yang klise?

Dalam postingan blog yang berjudul “Why Does Your Startup Sound Like a Startup?”, Patrick Woods mendeskripsikan sebuah klise dari sebuah website startup sebagai salah satu tempat dimana pesan yang langsung, faktual akurat, dan tidak efektif memunculkan perilaku yang diharapkan. Perangkap bagi para founder adalah fokus pada apa yang dikatakan bukan bagaimana cara menyampaikannya.

Menurut Woods, “Mereka mengagalkan sebuah proses kreatif dan memilih pilihan yang sudah jelas dan dangkal.”

Kecuali jika Anda menjalankan perusahaan B2B (business-to-business), dimana proses pembelian harus efisien demi waktu dan uang, emosi dan bukan logika yang mengubah ketertarikan menjadi penjualan. Dan hal itulah yang Anda inginkan.

Woods menjelaskan hal ini sebagai berikut: Ketika sebuah pesan berada pada level logika, pengguna tinggal membandingkan hal tersebut berdasarkan fitur tangible dan harganya.

Baca juga:  9 Tips untuk mendapatkan perhatian investor dalam 5 menit

Apakah Anda lebih memilih membuat pelanggan yang loyal melalui pesan yang memicu sebuah emosi kuat dengan pesan dan misi Anda? Ataukah Anda lebih memilih untuk berkompetisi hanya pada harga dan fitur?

Jika marketing merupakan seni, ingatlah bahwa seni yang paling efektif tidak selalu yang bagus. Namun yang paling berkesan.

Hasil karya dari Pablo Picasso dikenal karena gaya unik dan anehnya. Menyukainya atau membencinya, tidak ada yang dapat membantah bahwa mereka gagal untuk mendapatkan respon emosional. Ketika Anda mendesain website, jangan menjadi copycat. Jadilah yang inovatif. Tidak akan ada orang yang akan mengingat nama artis yang melakukan produksi ulang, tidak peduli seberapa terampil pelukis tersebut.

Ini merupakan hukum fisika, apa yang naik ke atas pasti akan turun kebawah. Entah apakah itu bola atau barang belanjaan Anda, tidak akan ada hal yang dapat terus berkembang menjadi tak terbatas. Berdasarkan efek tersebut, menjadi sebuah trendsetter bukan hanya harus ideal, namun juga membutuhkan rencana bisnis yang sehat.

Baca juga:  3 Langkah sederhana untuk menemukan pelanggan pertama Anda

Pikirkan kembali apa tujuan bisnis awal Anda dan mengapa Anda menciptakannya. Hal ini tentu saja bukan karena ini merupakan pilihan yang aman. Namun lebih kepada, karena Anda memiliki hasrat yang tidak dapat Anda biarkan dan niat untuk mengejarnya dengan cara yang berbeda dari orang lain.

Secara definisi, mengikuti trend merupakan menjadi bagian dari kepatuhan massa terhadap kecenderungan yang berlaku, dan hal ini merupakan kebalikan dari fundamental startup. Dan itulah sebabnya mengapa Anda tidak boleh mengikuti trend untuk memajukan perusahaan Anda.

Dengan mengikuti trend yang terjadi mungkin akan menciptakan keuntungan dalam jangka pendek, namun tidak akan ada keunikan yang Anda miliki dalam bisnis / perusahaan Anda. Daripada menjadi bagian dari kekacauan, jadilah kekacauan. Atau setidaknya, jadilah kekacauan yang berbeda.

Marketing-School.org menggunakan peluncuran Apple iPad sebagai contoh. Setelah iPad diperkenalkan, perusahaan teknologi bergegas untuk menawarkan produk – produk yang sebanding dalam hal fitur dan harga, namun dengan hasil yang mengecewakan.

Baca juga:  3 Cara agar startup Anda mendapatkan kepercayaan dari klien potensial Anda

Di saat yang bersamaan, Amazon mengembangkan Kindle Fire, yang tentu saja tidak dapat berkompetisi dengan iPad dalam hal fitur, interface, atau kemampuan. Namun hal ini membuat harganya jauh lebih murah dari iPad.

Seperti yang sudah dijelaskan Marketing-Schools.org “Ini merupakan contoh utama dari sebuah kekacauan pada level bawah, Amazon menemukan konsumen yang tidak menginginkan semua fitur canggih iPad, namun hanya menginginkan fitur dasar dengan harga yang lebih murah.”

Jangan jatuh pada rutinitas yang berulang dalam hal ingin mengalahkan kompetisi dan menjadi pencipta trend. Namun, fokuslah pada apa yang dapat membuat perusahaan Anda unik dan berbeda dan menggunakan hal tersebut untuk menjadi salah satu perusahaan berkesan dalam era yang penuh kompetitor serupa. Authenticity merupakan suatu hal yang abadi. Fokus pada penciptaan hubungan emosional melalui pesan Anda dan bangun loyalitas merek yang akan hidup lebih lama dari trend apapun.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *