Tips Karir

Tips Wawancara Kerja

Wawancara kerja merupakan salah satu kunci sukses dalam proses melamar pekerjaan, karena  melalui wawancara kerja Anda akan membangun komunikasi awal sekaligus memperkenalkan kelebihan diri kepada perusahaan sebelum nantinya ditentukan untuk bergabung atau tidak dalam satu perusahaan. Proses wawancara sendiri sering dilakukan dengan menggunakan Bahasa Indonesia namun ada beberapa perusahaan yang menggunakan wawancara kerja dengan Bahasa Inggris.

Agar sukses dalam menghadapai wawancara kerja tak ada salah Anda membaca sedikit tips wawancara kerja dari kami yang mungkin dapat digunakan ketika anda mendapat penggilan untuk wawancara kerja, baik panggilan wawancara kerja di Bank, Hotel, BUMN, ataupun perusahaan lainnya. Tips ini juga sangat bermanfaat untuk freshgraduate yang baru pertama kali mendapat panggilan untuk wawancara kerja.

Tips Wawancara Kerja

Berikut adalah beberapa tips wawancara kerja yang mungkin dapat Anda gunakan ketika wawancara kerja agar berlangsung dengan sukses.

1. Menjaga Ketenangan Anda.

Apapun yang dilakukan dengan tenang, biasanya hasilnya akan maksimal begitupun dengan wawancara kerja. Usahakan dalam wawancara kerja Anda menjawab tiap pertanyaan dengan tenang. Simaklah terlebih dahulu setiap pertanyaan yang diajukan dengan baik-baik dalam wawancara kerja. Jika anda kurang mengerti dengan pertanyaan yang diajukan, tidak ada salahnya Anda memperjelas pertanyaan wawancara kerja yang dimaksud. Jika Anda memang tiba-tiba menjadi tegang karena pertanyaan yang Anda tidak ketahui. Tipsnya adalah tarik napas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan lalu sikapilah pertanyaan wawancara kerja tersebut dengan bijak.

Baca juga:  7 Alasan mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan setelah melakukan semuanya dengan benar

2. Bicaralah Secukupnya.

Terkadang memang kita akan larut dalam menjawab pertanyaan interview kerja yang mungkin seharusnya tidak jawab. Anda dapat menyikapi hal ini dengan cara mencermati pertanyaan yang diajukan dengan baik dan fokuslah pada inti pertanyaan yang diajukan. Jawablah pertanyan wawancara kerja secukupnya dan jangan berlebihan.

3. Kenali Diri Anda.

Ini merupakan salah satu faktor terpenting dalam menghadapi wawancara kerja, karena dengan mengetahui diri, Anda dapat mengungkapkan segala bentuk kelebihan yang Anda miliki. Ceritakanlah kelebihan diri Anda sesuai dengan kemampuan Anda secara natural ketika wawancara kerja.

Mengenai kelemahan Anda, Buatlah kelemahan tersebut menjadi nilai poin yang positif dalam wawancara kerja. Misalnya ketika ditanya mengenai kelemahan Anda, Anda dapat menjadikannya sebagai hal yang positif. Misalnya Anda dapat menjawab “kekurangan saya adalah terkadang suka lupa waktu, Saya terkadang lupa hingga berjam-jam di depan komputer untuk mengerjakan apa yang menjadi tugas saya”.

Baca juga:  Cara menjawab pertanyaan “Mengapa Anda keluar dari tempat kerja Anda sebelumnya?”

4. Pemahaman Bahasa Non Verbal.

Selain bahasa verbal, penguasaan bahasa non verbal juga mempunyai peran penting dalam wawancara kerja.  Bahasa non verbal seperti kedipan mata dan gerakan anggota tubuh akan menunjang Anda ketika wawancara kerja selain kata-kata yang digunakan ketika menjawab pertanyaan. Usahakan ketika Anda sedang diinterview, Anda berada dalam posisi tegak tanpa bersandar, dan posisikan diri Anda dengan tenang.

5. Jangan Sungkan Ketika Membicarakan Gaji.

Sering kali yang menjadi problema kebayakan orang ketika wawancara kerja adalah ketika si pewawancara menanyakan soal gaji. Mungkin tidak terlalu sulit apabila kisaran gaji tersebut telah dijelaskan terlebih dahulu dalam iklan lowongan kerja. Jika tidak, ketika mendapat pertanyaan seberapa besar gaji yang Anda inginkan, Anda dapat menjawabnya dengan mengatakan kisaran gaji sesuai seperti yang Anda inginkan pastinya disertai dengan alasan yang dapat menguatkan, misalnya pengalaman kerja atau keahlian Anda. Dalam menentukan besarnya gaji yang Anda inginkan, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu seberapa besar kisaran gaji yang diterapkan di perusahaan sejenis. Anda dapat melakukan riset melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo atau Bing

Baca juga:  4 Langkah negosiasi untuk mendapatkan gaji yang besar

6. Buatlah Percakapan 2 (dua)  Arah dan Santai

Percakapan yang ideal adalah percakapan yang berlangsung 2 (dua) arah, begitupun ketika Anda wawancara kerja. Usahakan agar komunikasi yang terjadi dalam percakapan Anda dengan si pewawancara bersifat dua arah dan berjalan santai. Ketika suasana telah santai, gunakan kesempatan tersebut untuk membicarakan sedikit informasi perusahaan yang Anda tahu sebagai bukti empati Anda kepada perusahaan seperti, budaya kerja yang diberlakukan di perusahaan ataupun visi dan misi perusahaan. Anda dapat mencari informasi tersebut melalui media internet seperti Google atau mencari langsung di situs perusahaan tersebut,

Semoga dengan beberapa tips tersebut Anda dapat menghadapi wawancara kerja dengan baik dan membuahkan sukses.

 

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *