Tips Karir

Haruskah saya berbohong pada resume saya?

Katakanlah Anda sedang mencari pekerjaan dan setelah sekian lama Anda melamar pekerjaan, tidak ada satu pekerjaan pun yang Anda dapatkan karena Anda dianggap overqualified, jadi Anda mulai berpikir “mungkin saya harus menghilangkan beberapa riwayat kerja lama saya atau mengubah jabatan manajerial Anda menjadi sesuatu yang bersifat staff.” Sebagai contoh, jika Anda ingin berbohong pada resume Anda, Anda harus menghilangkan riwayat pekerjaan Anda dari manajer penjualan menjadi sales representative dan menghapus semua hal yang berhubungan dengan memimpin sebuah tim atau mengatur operasional sehari – hari dari resume Anda. Dengan melakukan hal tersebut, tentu resume Anda tidak terlihat overqualified dan mungkin saja pihak HRD akan mempertimbangkan untuk merekrut Anda. Walaupun ini bisa saja Anda lakukan, namun Anda juga harus berhati – hati dan memikirkan efek jangka panjangnya jika Anda ketahuan melakukan hal tersebut.

Apakah seorang pencari kerja dapat dipidana jika berbohong pada resume mereka? Jawabannya tidak, tetapi ada konsekuensi cukup serius seperti yang akan saya jelaskan di bawah:

Skenario 1 – Berbohong  pada resume Anda

Anda telah menganggur selama beberapa waktu tertentu dan akhirnya memutuskan untuk berbohong pada resume Anda dengan mengubah pengalaman kerja, posisi jabatan, mengubah riwayat tanggal kerja, mengubah tanggal Anda berhenti kerja menjadi seolah – olah Anda masih bekerja di perusahaan saat ini, meskipun Anda sudah dipecat atau di PHK dari perusahaan tersebut, atau yang lebih ekstrim lagi mengubah gelar Anda walaupun Anda tidak pernah memiliki gelar tersebut. Ingatlah satu hal bahwa setiap perusahaan akan mencoba untuk memverifikasi segala hal sebelum merekrut Anda dan percayalah suatu saat mereka akan mengetahuinya. Bukan hanya karena taktik ini tidak etis dan dapat membuat Anda dipecat, tetapi hal ini dapat dikategorikan sebagai penipuan dan mungkin saja dapat diperkarakan secara hukum pada situasi tertentu. Saran saya adalah jangan pernah melakukannya!

Baca juga:  3 Pertanyaan yang harus ditanyakan pada setiap kandidat yang Anda interview

Skenario 2 – Jujur pada resume Anda

Anda telah menganggur selama beberapa bulan karena Anda tidak kunjung mendapatkan pekerjaan (ditolak karena dianggap overqualified). Namun ingatlah bahwa kejujuran merupakan hal yang lebih penting daripada mendapatkan pekerjaan dengan cara yang tidak etis. Memang hal ini akan membuat hidup Anda sulit dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang ini merupakan sesuatu yang sangat berharga karena setidaknya Anda tidak akan dipecat dari perusahaan karena berbohong. Ya, memang HRD akan mengatakan kepada Anda bahwa Anda overqualified berulang kali. Namun, jangan sampai hal ini membuat mempengaruhi penilaian moral Anda. Sebaliknya, penolakan tersebut harus menjadi motivasi bagi Anda untuk mulai mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi Anda. Dengan melakukan ini bukan hanya membantu Anda mendapatkan karir yang stabil, tetapi juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan gaji yang lebih besar.

Baca juga:  Cara memilih pekerjaan yang tepat

Dengan keadaan ekonomis saat ini, kita sering melihat banyak pencari kerja yang menjual diri mereka pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan kualifikasi mereka karena mereka sudah putus asa (tidak kunjung mendapatkan pekerjaan). Hal ini dapat dipahami jika Anda dipecat atau terkena PHK, tetapi jika Anda masih bekerja dan kemudian ingin berpindah karir, saya menyarankan Anda untuk membuat perencanaan yang matang terlebih dahulu dan menjaga agar resume Anda tetap bagus. Anda harus memiliki tabungan yang cukup setidaknya untuk tiga bulan (biaya hidup) sehingga ketika Anda mencari kerja, Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya hidup Anda lagi dan dapat fokus untuk mencari kerja. Rasa gelisah ketika melakukan pencarian kerja merupakan hal yang tidak baik, dan tidak ada satu orang pun yang boleh berbohong pada resume mereka hanya untuk mendapatkan pekerjaan. Siapkan diri Anda dengan baik dan saya yakin bahwa proses pencarian kerja Anda akan berjalan dengan mulus.

Baca juga:  7 Cara menjadi karyawan impian boss

Kesimpulan

Apakah ada keuntungan bagi Anda dengan berbohong pada resume? Satu – satunya keuntungan yang Anda miliki dengan berbohong adalah mungkin mendapatkan pekerjaan yang tidak 100% sesuai dengan kualifikasi Anda. Anda bukan hanya membuat sebuah bisnis berada pada posisi yang kurang baik, tetapi juga dapat membuat karir Anda terancam. Walaupun mungkin Anda akan mendapatkan pekerjaan dengan lebih cepat, tetapi jika sampai suatu saat atasan Anda mengetahuinya, maka bersiaplah untuk dipecat. Dan jika hal ini menjadi sebuah kebiasaan, Anda akan terlihat seperti kutu loncat, resume Anda yang awalnya bagus menjadi buruk di masa depan dan membuat Anda menjadi lebih sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *