Tips Karir

5 Cara Inovatif Pencari Kerja Agar Terlihat Menonjol

1. Temukan cara agar kreatifitas anda bersinar

Setiap manager bagian perekrutan akan berkata kepada anda: latar belakang itu hanya sebagian kecil. Berapa banyak informasi yang bisa membuat orang itu sesuai pada sebuah kertas? Sekali anda mencapai tingkatan yang memuaskan, melakukan magang yang bersangkutan dan berpartisipasi dalam kegiatan extra curricular yang mengesankan, latar belakang anda bercampur dengan yang lain yang sama. Latar belakang di formulir dulu memang masuk akal sebelum adanya teknologi yang membiarkan orang untuk mengekspresikan mereka dalam cara lain. Hari ini anda bisa berbuat lebih baik.

Ini berarti: memanfaatkan teknologi. Lakukan sesuatu yang dapat membuat anda lebih menonjol. Lakukan sesuatu yang membuat kualitas anda bersinar. Video adalah cara yang bagus untuk melakukan ini. Juga membiarkan anda menggambarkan kualitas karyawan lain. Pencari kerja di U.K Graeme Anthony menaruh semuanya ke dalam video dan sukses menarik perhatian banyak penonton — demi untuk mendapat perhatian perusahaan PR. “Ini menampilkan kepribadian saya, ketika sehelai kertas CV tidak bisa menggambarkannya” kata dia. Dan itu berhasil.

Jangan mengirim monolog yang sangat panjang. Ingat, yang merekrut hanya memiliki waktu yang sangat terbatas. Idealnya, karyawan-karyawan sudah memiliki pilihan video atau audio di dalam proses merekrut. Jika mereka tidak, usahakan pendek dan menarik.

Baca juga:  4 Rahasia untuk interview tanpa dicurigai bos

Temukan jalan untuk menyoroti talenta anda. Jika tidak, aplikasi anda akan tetap berada di tumpukan. Intinya adalah : tonjolkan kualitas anda yang mana tidak dapat dilakukan dalam CV anda, tetapi kualitas tersebut yang ingin diketahui oleh pemberi kerja.

Dan tentu saja, seorang David Roth, CEO dari toko WPP, menunjukkan, perusahaan akan menanyakan: Jika anda tidak bisa memasarkan diri anda, maka bagaimana anda bisa memasarkan produk anda?

2. Berpikir diluar kotak

Hadapilah yang tidak biasa anda hadapi. Alec Brownstein membuat iklan online yang akan muncul setiap kali karyawan yang sedang dia target (Direktur kreatif New York) mencari namanya sendiri. Dia mengeluarkan biaya 6$. Dan dia di rekrut.

Iklan tidak dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan, tapi dengan melakukan sesuatu yang tidak terduga, atau tidak pernah dilakukan sebelumnya, akan membuat anda diketahui.

3. Pegintaian media sosial

Facebook itu untuk teman, Twitter itu untuk menangkap berita, dan Linkedin untuk mencari kerja — benar?

Baca juga:  Cara agar karyawan tetap termotivasi

Salah. Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya membolehkan anda untuk belajar, menghubungkan, dan berinteraksi dengan calon masa depan karyawan dan rekan kerja.

Belajarlah tentang kesukaan, kebencian, dan prioritas mereka. Berinteraksi. Ambil kesempatan ini untuk dapat dikenal atau bahkan membangun hubungan, sebelum anda akan diwawancara. Ingat, pribadi yang menyenangkan selalu menjadi faktor kunci seseorang untuk direkrut. Interaksi sosial yang positif juga bisa membantu.

Tentu saja, interaksi media sosial anda bisa bekerja terhadap anda juga. Kebanyakan penasihat dan pembimbing kampus mengingatkan anda untuk menghapus foto memalukan di facebook sebelum mengapply, tapi ingat juga kalau post bodoh – tweet kampus hanya akan merusak. Seorang HRD yang bagus akan tahu.

4. Belajarlah dari Karyawan terbaik perusahaan

Jika anda mencari karyawan baru untuk menggantikan karyawan yang sudah pindah, atau jika anda berharap untuk bergabung dengan tim yang sedang berkembang, lihatlah kualitas nilai perusahaan — orang terbaik yang dimiliki perusahaan — dan lihat bagaimana dia sesuai dengan anda.

Perkuat kualitas yang dia miliki dan tingkatkan kemampuan dirimu sendiri di area lain. Itulah yang dicari oleh perusahaan.

Baca juga:  8 Tanda saatnya meninggalkan pekerjaan

5. Jadilah Proaktif

Jika anda tahu berkerja di perusahaan yang anda inginkan. Jangan menunggu mereka untuk posting pekerjaan.

Banyak perusahaan — makin banyak orang kreatif yang menginginkan talenta untuk menemukannya — terima semua latar belakang setiap waktu. Menjadi proaktif berarti anda dapat diketahui sebelum lomba resmi dimulai. Ini adalah momen sempurna untuk mengirim tweet “pitch” dan pastikan anda sudah dilihat dari awal.

Dan ketika anda melamar kerja, tunjukkan mengapa mereka harus merekrut anda meskipun mereka tidak mempunyai posisi sementara yang terbuka. Bagaimana anda melakukan itu? Baca lagi di poin 1.

Jika sukses dalam real estate adalah lokasi, lokasi, lokasi, maka sukses dalam mencari pekerjaan datang dari menonjol, menonjol, menonjol. HRD terbaik mengerti itu, dan menyesuaikan proses perekrutan mereka agar pelamar terlihat bersinar dan fokus dalam mengidentifikasi kualitas yang sangat berarti dari diri mereka (pelamar). Proses ini menghemat waktu dan biaya dalam perekrutan, dan dalam jangka panjang, mereka bisa mendapatkan karyawan terbaik.

Pencari pekerjaan bisa belajar dari proses yang sudah disebutkan tadi untuk melompat ke antrian teratas.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *