4 S untuk startup

By -

Sekolah bisnis sangat menyukai akronim dan formula. Ada empat P dalam pemasaran (terkadang ada yang sampai tujuh) dan tiga C bisnis.

Ada juga strength, weakness, opportunities, dan threat analysis (SWOT) dan academic quadrants yang dapat Anda terapkan dalam bisnis Anda dan mencari solusi, secara teori.

Setiap tools ini memiliki nilai dan fungsinya dan dapat sangat berguna untuk beberapa bisnis. Mencoba untuk menerapkan semua tools tersebut pada startup, akan membuat bisnis Anda menjadi sangat kompleks.

Ketika Anda mau meluncurkan startup Anda, maka ada empat hal yang harus dipertimbangkan. Jika ide bisnis Anda telah memenuhi empat elemen berikut ini, maka startup Anda sudah siap untuk diluncurkan, secara teori.

Service / Layanan

Apakah Anda sudah mengidentifikasi sebuah solusi untuk sebuah permasalahan bagi pelanggan Anda? Apakah solusi Anda tersebut dapat membuat kehidupan pelanggan Anda menjadi lebih baik?

Entah apakah Anda memproduksi sebuah produk atau menyediakan layanan fisik, perusahaan Anda harus dapat memberikan nilai kepada pelanggan Anda. Walaupun produk baru selalu diciptakan, startup Anda tidak harus selalu menemukan kembali sebuah produk.

Sebagai contoh, perusahaan Anda tercipta karena Anda sebagai pendiri perusahaan menemukan masalah, tetapi belum ada solusi untuk permasalahan tersebut di pasar. Atau jika solusi tersebut sudah ada, namun Anda merasa itu belum cukup, tidak memuaskan, atau terlalu mahal.

Baca juga:  Tips Memilih Social Media Yang Tepat Untuk Bisnis Anda (Bagian 1)

Temukan masalah dan perbaiki hal tersebut.

Sistem

Dapatkah Anda memproduksi dan meluncurkan produk atau layanan yang telah Anda kembangkan? Mungkinkah ada orang lain yang dapat memproduksi dan meluncurkannya untuk Anda?

Caritahu kejelasan mengenai sistem yang akan Anda gunakan untuk memproduksi dan meluncurkan produk atau layanan Anda. Terkadang sebuah ide yang baru dan inovatif sulit untuk diproduksi atau biaya untuk memproduksinya mahal, terbatas, atau bahkan belum tersedia. Tetapi sebuah perusahaan yang sudah berdiri mungkin dapat membantu Anda untuk memproduksinya dan membaawanya ke pasar dengan lebih cepat dan lebih efisien melalui perjanjian lisensi.

Selain itu Anda juga harus memutuskan hal penting lainnya dalam bisnis, mulai dari struktur perusahaan Anda hingga bagaimana Anda dapat membiayai perusahaan Anda. Karena Anda yang akan bertanggung jawab dalam hal administrasi dari awal, walaupun hal tersebut dapat di delegasikan ke tim yang tepat.

Prioritas Anda adalah untuk mempertemukan dan membangun permintaan.

Strategi

Bagaimana cara Anda mendapatkan pelanggan pertama Anda?

Baca juga:  4 Cara untuk membangun kepercayaan dengan cepat

Bagaimana Anda dapat mempercepat pertumbuhan bisnis?

Apakah Anda sudah mempertimbangkan cara untuk keluar dari perusahaan dan mendapatkan keuntungan?

Begitu banyak pengusaha yang memulai usahanya dengan ide besar, meluncurkan perusahaan dan kemudian mereka merasa kebingungan dan pada akhirnya kehabisan uang untuk membiayai perusahaan. Mereka mungkin tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan perusahaan mereka ke skala perusahaan besar atau telah melakukan diversifikasi bisnis tersebut secara berlebihan (atau tidak sama sekali).

Dengan memiliki visi dan mempertimbangkan strategi jangka pendek dan jangka panjang akan membantu memastikan bahwa Anda memimpin perusahaan Anda ke arah yang tepat. Mengembangkan sebuah rencana bisnis memang sangat baik ketika Anda memulai pertama kali memulai bisnis, namun Anda harus ingat bahwa fleksibilitas jauh lebih penting di era yang serba cepat seperti ini.

Pertimbangkan sebuah strategi seperti ketika Anda ingin mengarungi lautan. Tentu saja Anda akan membutuhkan peta dan tujuan, tools navigasi yang baik dan rencana untuk menyetok persediaan makanan bagi Anda, dan juga hal – hal yang dapat terjadi diluar dugaan.

Rencana awal bagi perusahaan startup sangat penting dan ini merupakan tantangan bagi setiap entrepreneur karena masih banyak dari mereka yang memiliki pengalaman yang minim dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Inilah sebabnya mengapa Anda membutuhkan seorang mentor dan penasihat dan mungkin seorang co-founder yang sudah berpengalaman untuk membantu Anda.

Baca juga:  Ingin bekerja untuk diri Anda sendiri? 3 pertanyaan yang harus ditanyakan kepada diri Anda sebelum keluar dari pekerjaan

Untuk membangun startup, Anda harus memiliki visi dan rencana.

Spine / Nyali

Apakah Anda memiliki keberanian untuk memulai startup?

Elemen terakhir ketika merencanakan sebuah perusahaan adalah keberanian untuk memulainya. Berdasarkan pengalaman, saya tahu bahwa jika Anda memiliki tiga elemen pertama di atas, maka tidak ada alasan bagi Anda untuk menunda peluncuran. Namun pahamilah bahwa ada beberapa faktor yang dapat membuat perusahaan Anda gagal.

Besar kemungkinan bagi Anda untuk tidak berhasil membangun bisnis pertama Anda. Saya percaya bahwa entrepreneur yang sukses adalah orang yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan rendah hati dan selalu mengingat pelajaran – pelajaran yang sudah mereka dapatkan dari kegagalan mereka di awal.

Ingatlah bahwa meluncurkan startup sama seperti ketika Anda berpacaran. Kencan pertama selalu membuat Anda tidak nyaman, karena begitu banyak ketidakpastian dan ketidakamanan. Namun semakin lama Anda menjalaninya, maka semuanya akan menjadi lebih mudah.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *