Internet MarketingPemasaran

Cara memilih kata kunci terbaik untuk kampanye marketing online

Ketika orang – orang memasukkan kata kunci ke dalam kotak pencarian, itu artinya mereka memiliki masalah. Mereka memiliki kebutuhan. Mereka memiliki pertanyaan yang perlu untuk dijawab. Mereka ingin diberikan solusi dalam bentuk informasi sehingga mereka dapat memecahkan masalah mereka sendiri.

Tugas Anda sebagai pemasar adalah untuk menempatkan diri Anda pada posisi mereka. Anda harus bertanya kepada diri Anda sendiri: Kata kunci apa yang akan diketik oleh prospek saya di google atau bing? Jika Anda tidak mengetahui kata kunci apa yang kira – kira akan dibutuhkan oleh prospek Anda, maka kampanye iklan online Anda tidak akan memberi Anda traffic yang berkualitas. Untuk membuat kampanye yang efektif, Anda harus bertanya kepada diri Anda:

  • Apa perilaku kategori untuk keyword tersebut (browse, belanja, atau membeli)?
  • Dapatkah saya mengubah kata kunci untuk browse ke dalam satu atau beberapa kata kunci belanja?
  • Dapatkah saya mengubah kata belanja menjadi satu atau beberapa kata kunci membeli?

Jika Anda sudah mendapatkan setiap kata kunci tersebut, Anda harus mengkategorikan ke dalam satu dari tiga kelompok kategori. Langkah berikut ini akan bermanfaat ketika Anda menstrukturkan kampanye Anda, membuat iklan Anda, dan menentukan penawaran awal Anda.

Selagi Anda membangun list kata kunci, Anda harus melakukan sedikit riset terlebih dahulu daripada menduga – duga kata kunci apa yang harus Anda buat. Dengan menggunakan tools analytics yang tepat dan melakukan analisis, Anda dapat memperluas kata kunci Anda dan mencatat kata kunci apa saja yang harus ditambahkan atau menghapus kata kunci yang kurang efektif.

Baca juga:  Apa yang harus dilakukan jika traffic website Anda mendadak turun?

Langkah 1: Brainstorming

Langkah awal yang paling tepat adalah melakukan brainstorming mengenai berbagai jenis kata kunci yang relevan dengan pelanggan Anda dan mencatatnya ke dalam buku catatan atau dokumen elektronik.

Seperti pada setiap brainstorming, jangan pernah mengedit hasilnya sendirian. Kesalahan dalam memiliki banyak kata kunci akan jauh lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Nanti, Anda juga dapat melihat hasil yang sebenarnya dari kampanye yang Anda lakukan dan dari hasil tersebut akan memberitahukan Anda mana keyword yang berfungsi dengan baik dan mana yang tidak.

Coba untuk menemukan lebih dari satu atau dua kata kunci. Anda ingin menguasai niche, oleh karena itu pikirkan istilah atau kata kunci yang dapat Anda dominasi ketika pencari melihat sesuatu yang spesifik yang relevan dengan apa yang ingin Anda jual.

Langkah 2: Jelajahi semua alat pemasaran

Jika Anda ingin membuat sebuah bisnis, Anda harus melakukannya melalui pamflet, brosur, website, dan berbagai macam alat marketing yang Anda dapat lakukan. Anda juga dapat memanfaatkan website kompetitor Anda. Halaman pencarian berbayar merupakan hal yang sangat cocok untuk hal ini karena halaman tersebut tentunya sudah di optimalkan untuk kata kunci yang paling menguntungkan. Melihat beberapa website yang sudah dikenal banyak orang akan memberikan Anda tambahan kata kunci.

Baca juga:  6 Hal yang diperlukan untuk kesuksesan pemasaran online

Langkah 3: Fokus pada ekspansi horizontal dan vertical menggunakan third-party tools

Langkah berikutnya adalah untuk menambah hasil brainstorming Anda dengan third-party keyword suggestion tool. Kedua search engine seperti Google dan Bing menyediakan tools ini yang akan mengenerate istilah yang berkaitan untuk setiap keyword yang Anda ketik.

Mengapa search engine menyediakan tools ini? Mereka ingin agar Anda memperluas list kata kunci Anda karena itu artinya Anda akan menghabiskan lebih banyak uang kepada mereka. Dan walaupun iklan Anda tidak muncul, metode lelang dari pencarian berbayar akan memaksa Anda untuk membayar lebih besar dibandingkan kompetitor (pemasang iklan lain) Anda.

Ini artinya Anda dapat menggunakan tools tersebut untuk membantu Anda mendapatkan lebih banyak pengunjung, namun Anda tidak boleh yakin 100 persen bahwa kata kunci yang di suggestion oleh mereka merupakan kata kunci yang akurat. Data yang mereka berikan bisa jadi tidak lengkap, tidak sesuai, atau bahkan salah. Karena alasan ini, Anda harus menggunakan beberapa tools karena tidak ada tools riset kata kunci yang sempurna, hal ini disebabkan karena potensi kata kunci yang sangat luas. Bermainlah dengan aman, dan konsultasi kepada beberapa sumber.

Baca juga:  Tingkatkan konten visual Anda dalam 5 langkah

Langkah 4: Perbanyak list kata kunci Anda dengan permutasi dan sinonim

Berikutnya periksa kata kunci Anda untuk mengembangkan list sinonim. List ini akan berisi kumpulan kata yang sejenis (walaupun artinya tidak sama persis). Anda harus menambahkan dan menggabungkannya untuk membuat permutasi baru yang harus ditambahkan ke dalam list Anda.

Langkah 5: Hilangkan duplikasi

Lihat kembali kata kunci Anda, seberapa luas kata kunci tersebut, dan hilangkan kata kunci yang duplikasi dari list Anda.

Langkah 6: Hilangkan kata kunci yang tidak sesuai dengan website Anda

Terakhir, lihat list Anda dan hilangkan kata kunci yang Anda duga tidak relevan untuk kampanye Anda. Hal ini akan membantu mengurangi jumlah pekerjaan Anda nanti ketika mengorganisir kata kunci Anda. Jika Anda tidak yakin dengan kata tersebut, maka Anda dapat melakukan pencarian pada search engine dan lihat hasil organic search yang muncul. Jika kata kunci tersebut tidak relevan dengan kampanye Anda, maka hilangkan kata tersebut dari list Anda.

Memilih kata kunci yang menjadi target Anda merupakan bagian yang paling penting dalam menjalankan kampanye online. Anda harus membuat list panjang mengenai kata kunci “Belanja” dan “Membeli”. Cara yang paling baik untuk melakukan hal ini adalah menggabungkannya dengan menggunakan kombinasi dari dua kata kunci tersebut dan tools third-party.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *