Branding

Bagaimana Menceritakan Sejarah Perusahaan Anda

Setiap startup dan usaha kecil memiliki cerita sendiri, sesuatu yang akan menghubungkan pelanggan potensial kepada brand Anda. Sebagai pemimpin bisnis di era social media, Anda memiliki kesempatan untuk menarik pelanggan setia Anda dengan memikirkan kembali cara Anda mengekspresikan nilai inti perusahaan Anda.

Foodily, database resep online baru, menetapkan brand sendiri sebagai resep aggregator terbesar di web. Tapi setelah menyewa LoveSocial, sebuah social media agensi yang berbasis di Vancouver, mereka menyadari bahwa itu bukanlah sesuatu yang baik untuk diceritakan.

Azita Ardakani (Founder Foodily) mendefinisi ulang nilai inti Foodily, mengatakan hal ini akan memberi Anda kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan di rumah dengan keluarga dan teman-teman. Pada media sosial, dia meminta konsumen untuk berbagi meja makan kenangan favorit mereka dan apa artinya bagi mereka untuk makan di rumah. “Kami melihat percakapan alami tercipta” katanya.

Baca juga:  7 Tips untuk mendesain ulang logo perusahaan Anda

Apa yang membuat interpretasi Ardakani tentang nilai inti Foodily menjadi jauh lebih sukses adalah bahwa hal itu menciptakan kesempatan untuk berhubungan dengan manusia. “Konektivitas manusia adalah DNA dari social media”, kata Azita.

Untuk men-engage pelanggan, ciptakan daya tarik emosional. Cobalah tiga tips untuk mengartikulasikan nilai inti dan memanusiakan brand Anda.

1 . Perluas nilai ide Anda.

Untuk terlihat menonjol di pasar saat ini, tentukan nilai Anda dalam istilah manusia, bukan dalam hal bisnis. “Perusahaan sering melihat nilai inti mereka dalam korelasi langsung dengan penjualan”, kata Ardakani.

Nilai riil Anda adalah sesuatu yang Anda percayai, apa yang Anda coba lakukan untuk dunia, dan bagaimana Anda membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik. “Anda perlu mencari tahu mengapa Anda berarti”, kata Ardakani .

Baca juga:  Apakah ada perbedaan antara produk dan brand?

Anda mungkin bertanya : Bagaimana produk Anda diciptakan ? Apa budaya kantor Anda ? Anda sedang mencari sesuatu hal yang benar – benar organisasi Anda pedulikan – sebuah aspek dari bisnis Anda yang membuat Anda unik dan berharga bagi dunia di sekitar Anda.

2 . Tetapkan bahasa umum yang digunakan.

Nilai inti perusahaan Anda akan sedikit mirip dengan visi Anda – semua orang di perusahaan Anda perlu berada di halaman yang sama. “Seorang CEO dan karyawan mungkin akan mendeskripsikan perusahaan Anda secara berbeda”, kata Ardakani. “(Bahasa umum) akan menciptakan keselarasan internal mengenai siapa Anda”.

Ajukan beberapa orang dari berbagai tingkatan dan peran untuk memberikan lima kata yang mereka gunakan untuk mendeskripsikan perusahaan dan dua aspek dari bisnis yang unik atau berharga. Carilah tema atau tanggapan yang sangat kuat, dan gabungkan kata tersebut ke dalam sebuah deskripsi yang jelas.

Baca juga:  Mengapa setiap personal brand membutuhkan target audiens

3 . Berikan brand Anda human voice.

Setelah Anda tahu mengapa Anda penting dan bagaimana cara untuk mendeskripsikan nilai Anda, pilih orang yang tepat yang mampu menyampaikan pesan tersebut. “Anda sedang menciptakan persona”, kata Ardakani. Apakah feminin atau maskulin ? Mainstream atau unik ? Dogmatis atau open-minded ? Jika bisnis Anda adalah manusia, Siapakah dia dan apa yang akan dia pedulikan ?

Kejelasan akan mengarah ke persona yang nyata dan berkaitan yang akan membantu Anda membangun basis pelanggan setia Anda. “Brand yang paling sukses dalam dunia sosial pasti memanusiawikan bisnis mereka” kata Ardakani.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *