Hal yang tidak boleh dilakukan saat mengajak klien makan siang

By -

Ini merupakan sedikit dari seni yang hilang, tetapi sebuah makan siang bisnis adalah salah satu cara terbaik untuk berhubungan dengan klien Anda dan mendapatkan lebih banyak bisnis. Meskipun teknologi membantu kita untuk dapat lebih sering berhubungan, itu tidak akan dapat menggantikan waktu bertatap muka dengan mengajak klien Anda keluar makan siang.

Tapi jangan biarkan rencana bisnis sempurna Anda dibayangi oleh tindakan yang  dapat mempermalukan Anda. Tentu saja saya yakin Anda ingin menghindari kejadian ini dengan cara apapun.

Jangan ragu untuk membayar.

Jika Anda meminta klien untuk makan siang, maka Anda harus membayarnya. Akan lebih baik lagi, jika Anda sudah lebih dahulu memberikan kartu kredit Anda kepada kasir sebelum tamu Anda tiba untuk menghindari situasi yang dapat menyebabkan kecanggungan saat tagihan datang ketika sudah selesai makan.

Jangan mencoba restoran baru.

Makan siang bersama klien bukanlah waktu untuk mencoba tempat baru karena Anda tidak tahu bagaiamana kualitas pelayanan dan makanan yang ada disana. Pilih restoran yang familiar untuk Anda. Pilihan yang terbaik adalah tempat yang Anda sering kunjungi. Lebih baik lagi, pilih tempat di mana pelayan makanan disana mengenal Anda dan selalu memberikan layanan yang terbaik. Anda akan terlihat seperti VIP. Tidak ada yang lebih mengesankan daripada disambut dengan panggilan nama ketika Anda memasuki restoran.

Baca juga:  Mengapa membenci kompetisi tidak akan membawa Anda kemana pun

Usahakan untuk tidak membatalkan atau menjadwal ulang.

Sebelum meminta klien untuk makan siang, periksa jadwal Anda dua kali. Rencana seringkali berubah, tetapi mengubah rencana Anda pada menit terakhir karena Anda tidak sengaja sudah memiliki janji atau menerima tawaran yang lebih baik akan membuat Anda terlihat ceroboh dan tidak terorganisir. Makan siang bisnis merupakan cara untuk membuat klien Anda terkesan dan yang paling penting, mereka tidak akan meragukan kedisplinan Anda untuk selalu tepat waktu dan menepati janji.

Baca juga:  3 Kebiasaan buruk yang akan menghancurkan impian Anda sebagai pengusaha

Jangan memesan terlebih dahulu.

Biarkan klien Anda untuk memesan terlebih dahulu, kemudian ikuti mereka. Sadarilah pembatasan makanan klien Anda. Saya pernah pergi keluar untuk makan malam dengan sekelompok teman-teman dan tuan rumahnya membawa kami ke restoran steak. Namun salah satu wanita dalam kelompok kami merupakan orang India dan dia tidak makan daging karena alasan agama. Tuan rumah yang mengajak kami makan merasa malu ketika ia menemukan bahwa dia telah memesan makanan vegetarian. Cari tahu preferensi klien Anda dan acara makan siang Anda akan lebih lancar. Jika klien Anda hanya memesan salad dan segelas es teh, ikuti dia. Jangan berlebihan dan memesan banyak makanan.

Hindari cara makan yang buruk.

Anda bukan orang barbar, Anda seorang pengusaha. Sopan santun adalah suatu keharusan. Jangan mengunyah dengan mulut terbuka. Gunakan serbet dan tidak pernah berlebihan dalam alkohol. Seperti kata pepatah, “Loose lips sink ships”. Tentunya Anda tahu dasar – dasar kesantunan, sekarang tempatkan mereka dengan baik.

Baca juga:  4 Tips untuk membangun hubungan bisnis yang kuat

Jadilah pendengar yang baik.

Kenali klien Anda melalui percakapan dinamis. Ajukan pertanyaan-pertanyaan terbuka. Jadilah orang yang menarik dan percakapan akan mengalir secara alami. Jangan takut untuk berbagi cerita pribadi sedikit, untuk menyadarkan klien Anda bahwa Anda juga manusia dan memungkinkan Anda untuk membangun hubungan pribadi. Tentu saja batasi dan jangan berbagi terlalu dalam.

Jangan periksa telepon Anda.

Email Anda bisa menunggu. Silent telepon Anda dan tinggalkan di saku baju atau tas. Anda mungkin sudah terbiasai untuk menanggapi setiap notifikasi dan telepom, tetapi untuk saat ini berikan klien Anda perhatian penuh. Perhatian Anda akan menunjukkan dedikasi Anda untuk klien Anda dan bisnis mereka.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

8 Comments to Hal yang tidak boleh dilakukan saat mengajak klien makan siang

  1. Mas, boleh bantu how the way ngajak calon klien buat ketemu? by phone awalnya kaya gimana percakapannya? terimakasih..

    • Fill Gunawan

      Setiap industri tentu memiliki cara tersendiri dalam mengajak klien untuk bertemu. Cara ini yang biasa saya gunakan ketika ingin mengajak klien bertemu (Industri saya di Web Consultant). Untuk percakapan saya rasa agak sulit karena ketika berbicara dengan seseorang pasti dinamis, oleh karena itu saya akan memberikan langkah – langkah yang biasa saya gunakan untuk mendapatkan klien.

      Pertama kamu harus ketahui adalah siapa target kamu, ketika sudah mengetahui target kamu maka telepon beliau. Kedua, tanyakan apa kebutuhan beliau saat ini. Bila beliau belum ada kebutuhan, coba perkenalkan diri kamu dan produk atau jasa yang kira – kira akan menjadi keuntungan beliau. Jangan menjual, hanya perkenalan saja. Suatu saat jika beliau memiliki kebutuhan, maka dia dapat menghubungi Anda kembali (jangan lupa untuk meninggalkan identitas kamu). Ketiga, lakukan follow up dalam rentang waktu tertentu, misalnya dua minggu atau satu bulan kemudian. Rentang waktunya jangan terlalu dekat agar tidak mengganggu prospek Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *