KepemimpinanTips Karir

3 Tips manajemen waktu yang akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas Anda

Manajemen waktu dapat menjadi suatu hal yang sulit. Apa yang urgent di dalam hidup Anda dan apa yang penting untuk hidup Anda sering menjadi suatu hal yang berbeda.

Hal ini berlaku terutama pada kesehatan Anda yang merupakan hal penting namun seperti tidak urgent walaupun hidup Anda bergantung pada hal tersebut.

  • Tidak pergi ke gym hari ini bukanlah hal yang urgent, namun sangat penting untuk kesehatan jangka panjang Anda.
  • Tidak, Anda tidak akan mati karena stress hari ini, namun bila Anda tidak menyadarinya lebih awal, hal itu mungkin saja terjadi.
  • Tidak memakan makanan yang sehat tidak akan membuat Anda mati saat ini, namun akan mengurangi resiko kanker dan penyakit.

Apakah ada yang dapat kita lakukan? Jika kita memiliki waktu 24 jam sehari, bagaimana kita menggunakan waktu tersebut secara efektif?

Dan yang paling penting, bagaimana kita memanage waktu kita untuk hidup lebih sehat dan bahagia, melakukan hal yang kita anggap penting, dan tetap bertanggung jawab pada hal yang urgent?

Saya berusaha menemukan jawabannya sama seperti Anda, namun berdasarkan pengalaman saya, ada tiga tips manajemen waktu yang dapat berfungsi dalam kehidupan nyata dan akan membantu Anda meningkatkan kesehatan dan produktivitas.

Selesaikan pekerjaan yang setengah – setengah

Dalam era yang penuh dengan gangguan, sangat mudah bagi kita untuk membagi perhatian antara apa yang harus kita lakukan dan informasi apa yang diberikan oleh masyarakat. Biasanya kita menyeimbangkan kebutuhan akan informasi, email, dan daftar pekerjaan yang harus dilakukan bersamaan dengan apa yang ingin kita capai. Sangat jarang kita bekerja tanpa adanya gangguan. Saya menyebut hal ini sebagai pekerjaan yang setengah – setengah.

Baca juga:  Cara membuat CV dalam 7 langkah

Berikut ini contoh pekerjaan yang setengah – setengah

  • Anda mulai menulis sebuah laporan, namun seringkali berhenti untuk mengecek handphone Anda tanpa alasan atau membuka Facebook atau Twitter.
  • Anda mencoba membuat rutinitas baru. Dua hari kemudian, Anda membaca sebuah program fitness baru dan mencoba program tersebut. Anda merasa tidak ada kemajuan pada kedua program tersebut dan pada akhirnya Anda akan mencari sesuatu yang lebih baik.
  • Pikiran Anda melayang pada email Anda ketika Anda sedang menelepon seseorang.

Tidak peduli dimana pun Anda berada dan bagaimana Anda bisa jatuh dalam perangkap “kerja setengah – setengah”, hasilnya selalu sama, Anda tidak akan pernah dapat mengerjakan tugas dalam periode waktu yang sudah ditetapkan dan karena hal itu Anda membutuhkan waktu dua kali lebih banyak untuk menyelesaikannya.

Sama seperti kebanyakan orang, saya selalu menghadapi masalah ini setiap saat dan cara terbaik yang saya temukan untuk mengatasinya adalah dengan memblokir beberapa waktu untuk fokus pada satu projek dan menghilangkan yang lainnya.

Saya memilih satu latihan dan menjadikannya fokus saya satu – satunya pada kegiatan fitness. Sebagai contoh, hari ini saya hanya akan melakukan squats. Yang lain akan dilakukan belakangan.

Saya membagi beberapa waktu saya untuk fokus pada proyek yang penting. Saya akan meninggalkan ponsel saya pada ruangan lain dan menutup aplikasi email, Facebook, dan Twitter.

Metode menghilangkan gangguan ini merupakan salah satu cara yang saya tahu untuk dapat fokus dalam bekerja dan menghindari gangguan – gangguan yang dapat membuat saya bekerja setengah – setengah.

Baca juga:  Bagaimana mentor dapat mempercepat karir anda

Lakukan hal yang penting terlebih dahulu

Gangguan dan kekacauan cenderung meningkat selama hari Anda berlangsung. Pada saat yang sama, keputusan dan pilihan yang Anda buat dalam satu hari tersebut akan menguras semangat Anda.

Saya menemukan bahwa hal ini juga terjadi ketika saya melakukan fitness. Selama proses fitness, semangat saya akan terus berkurang untuk mencapai tujuan saya. Karena alasan itu, maka hal yang saya rasa lebih penting saya lakukan terlebih dahulu.

Jika saya memiliki artikel penting yang harus saya tulis, maka saya akan mengambil segelas air putih dan mulai menulis. Jika ada latihan olahraga yang berat, maka saya selalu melakukannya diawal setiap kali berolahraga.

Jika Anda mengerjakan hal yang lebih penting terlebih dahulu, maka Anda tidak akan memiliki hari dimana Anda merasa bahwa Anda belum mengerjakan sesuatu yang penting. Dengan mengikuti strategi sederhana ini, Anda akan memiliki hari yang produktif, walaupun ada hal yang tidak sesuai dengan yang Anda rencanakan.

Kurangi ruang lingkup, namun tetap pada jadwal

Ada waktunya dimana sebuah deadline terlihat masuk akal, namun saya tetap yakin bahwa ketika melakukan pekerjaan yang penting dalam jangka panjang, mengikuti jadwal akan jauh lebih efektif.

Jika kita melihat dari jangka waktu yang pendek, maka mengikuti jadwal akan lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Coba tanyakan siapa yang merencanakan untuk fitness setiap hari senin, rabu, dan jumat, dan mereka akan mengatakan bahwa sangat sulit untuk dapat mengikuti jadwal mereka setiap waktu tanpa ada yang gagal.

Untuk menghadapi gangguan yang tidak direncanakan, saya membuat saya membuat perubahan kecil dalam jadwal saya. Tujuan saya adalah untuk mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan, bukannya ruang lingkup yang sudah ditentukan, yang pada umumnya berlawanan dengan bagaimana biasanya kita melakukan pendekatan pada tujuan kita.

Baca juga:  7 Cara untuk meningkatkan semangat kerja karyawan

Sebagai contoh, katakan Anda bangun hari ini dengan niat untuk berlari sejauh 3 km sore ini. Kemudian pada hari itu, Anda sibuk dengan pekerjaan Anda sehingga waktu Anda untuk berlari berkurang. Sekarang Anda hanya memiliki sisa waktu 20 menit untuk berlari.

Ketika hal ini terjadi, Anda memiliki dua pilihan.

Yang pertama adalah mengatakan bahwa “Saya sudah tidak memiliki waktu untuk berlari” dan menghabiskan sisa waktu Anda untuk melakukan hal lain. Inilah yang biasanya saya lakukan dulu. Pilihan kedua adalah untuk mengurangi ruang lingkup Anda, namun tetap pada jadwal yang sudah Anda tetapkan. Daripada berlari 3 km, Anda dapat berlari 1 km saja atau melakukan lima kali sprint. Saya menemukan cara ini lebih efektif untuk tujuan jangka panjang daripada pilihan pertama saya.

Dalam rutinitas, mungkin efek yang diberikan dalam melakukan lima kali sprint tidak terlalu signifikan, terutama jika Anda sudah merencanakan untuk berlari sejauh 3 km. namun jika diakumulasi, efek untuk selalu tetap pada jadwal sangat besar. Tidak peduli apa keadaan Anda dan seberapa kecil latihan yang Anda lakukan, yang terpenting adalah Anda tahu bahwa Anda akan menyelesaikan tugas hari ini. Itulah mengapa tujuan yang kecil akan menjadi kebiasaan seumur hidup.

Selesaikan sesuatu hari ini, walaupun ruang lingkup tersebut sangat kecil daripada yang sudah Anda tetapkan.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *