Cara menjawab “Apa yang memotivasi Anda?” saat interview

By -

Akhirnya interview yang Anda nantikan sudah tiba. Anda sudah merencanakan segala respon yang akan Anda berikan dengan baik dan Anda merasa tenang dan percaya diri. Lalu kemudian mereka memberikan pertanyaan besar yang tidak Anda duga sebelumnya, “Apa yang memotivasi Anda?” Sebelum Anda panik dan memberikan jawaban yang tidak relevan, Anda harus mempertimbangkan jawaban Anda dengan baik dan memikirkan apa yang sebenarnya ingin di dengar oleh pewawancara.

Pertama, pikirkan mengapa mereka memberikan Anda pertanyaan tersebut:

Setiap pertanyaan dalam interview memiliki maksud tertentu, entah apakah untuk mengetes keahlian, pengetahuan atau pengalaman Anda. Dengan bertanya kepada Anda apa yang memotivasi Anda, pewawancara akan tahu Anda adalah tipe orang yang seperti apa, apa yang membuat Anda bernilai dan apakah hal tersebut akan membuat Anda cocok berada dalam tim mereka.

Baca juga:  3 Kesalahan karir yang harus Anda lakukan (Namun sekali saja)

Pertimbangkan untuk memberitahukan kepentingan Anda

Sangat penting untuk menjadi orang yang jujur, namun disaat yang bersamaan Anda juga tidak boleh mengutarakan bahwa ‘Uang adalah motivasi saya’. Cobalah memberikan jawaban seperti: Anda ingin bekerja seperti sebuah tim untuk menyelesaikan masalah bersama – sama atau saya ingin mengasah dan menerapkan keahlian yang saya miliki, dimana saya tidak mendapatkan kesempatan tersebut di perusahaan sebelumnya.

Baca juga:  4 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Melamar Kerja

Jangan lupa untuk selalu membackup pernyataan Anda dengan sebuah contoh

Entah apakah hal tersebut mengenai karir atau tidak, pada saat interview, akan lebih baik jika Anda selalu memberikan contoh ketika memberikan jawaban kepada pewawancara. Sebelum Anda pergi interview, pastikan bahwa Anda memiliki cerita atau contoh kejadian yang akan membackup semua jawaban Anda.

Arahkan jawaban Anda pada posisi pekerjaan yang Anda lamar

Jika Anda melamar pekerjaan yang berbasis target, mengapa Anda tidak mengatakan bahwa Anda sangat suka dengan tantangan berupa target dan tujuan. Dan ketika Anda mengatakan tersebut, jangan lupa untuk memberikan contoh, kapan Anda pernah meraih target yang diberikan perusahaan dan bagaimana perasaan Anda terhadap hal tersebut. Anda harus melakukan hal ini pada setiap posisi pekerjaan yang Anda lamar.

Baca juga:  Tidak punya pengalaman? 3 cara untuk menunjukkan Anda orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut

Ingat apa yang diinginkan oleh pewawancara

Kunci yang harus Anda ingat adalah perusahaan tidak mencari sebuah roboot yang dapat selalu memberikan jawaban yang benar, mereka mencari seseorang yang penuh aspirasi, seseorang yang bersedia untuk tumbuh dan berkembang bersama mereka. Jadi pastikan Anda menyampaikan hal tersebut pada setiap jawaban yang Anda berikan.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *