5 kesalahan yang secara diam-diam tidak disukai oleh pewawancara pekerjaan

By -

Bayangkan jika : anda adalah calon pekerja yang akan berperan dalam perusahaan yang didambakan. Anda memiliki pengalaman dan rekomendasi, dan anda mendapat kesempatan untuk wawancara. Jadi, pada saat wawancara, anda sangat yakin dengan peluang anda. Seminggu kemudian, anda masih belum mendapat kabar dari pewawancara ataupun perusahaan. Apa sebabnya?

Meskipun dengan kemampuan wawancara atau pengalaman tinggi, banyak kandidat pekerja yang masih mencari pekerjaan. Walaupun mudah menyalahkan pewawancara – karena mereka mungkin menerima lebih dari 100 lamaran – mungkin saja anda secara tidak sengaja melakukan kesalahan.

Ketika ini terjadi, saatnya untuk mengambil tindakan. Sebagai bantuan, kami telah menyusun daftar segala hal yang pewawancara akan katakan kepada pelamar yang tidak memiliki persiapan – dan bagaimana menghindarinya.

1. “Mengapa anda datang tanpa persiapan?”

Dari kegagalan dalam meneliti perusahaan sampai tidak mampu dalam wawancara, tidak mempersiapkan wawancara sebaik-baiknya untuk pekerjaan adalah salah satu kesalahan terbesar. Contohnya, tidak dapat memberikan informasi mengenai bidang yang anda kuasai atau tidak mengacu kepada perubahan organisasi baru-baru ini mungkin menunjukkan pewawancara kalau anda tidak serius dengan pekerjaan ini – atau juga anda tidak cukup tertarik untuk melakukan pekerjaan anda.

Baca juga:  Zona nyaman akan membunuh kesuksesan Anda

Sebelum wawancara, lakukan penelitian secara terus-menerus. Temukan apa yang baru dari perusahaan yang mewawancara, dan bidang anda. Sebagai tambahan, sesuaikan jawaban anda dengan penemuan anda. Sebagai contoh, jika baru-baru ini perusahaan menambahkan departemen baru, berkatalah seperti “Saya melihat kalau anda menambah departemen baru, itu menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkembang dan bekerlanjutan – karena itu saya mengagumi perusahaan ini.”

2. “Saya telah mendengar respon ini berkali-kali”

Ada alasan mengapa beberapa tanggapan dianggap umum; karena tanggapan itu telah digunakan terus-menerus hingga pewawancara mungkin bosan mendengarnya. Sebagai contoh, pernyataan bahwa anda adalah seorang calon kandidat yang bagus karena cara kerja anda, hal itu bukanlah sesuatu yang baru atau unik. Pewawancara anda ingin ditakjubkan – jadi merespon dengan menyatakan bahwa cara kerja anda bagus mungkin bukan pertanda yang bagus untuk anda.

Tunjukkan bagaimana kinerja kerja anda mengarah ke keberhasilan. Jika anda membuat iklan yang meningkatkan penjualan 15%, katakan hal itu. Hasil itu menandakan kalau anda mencapai kesuksesan, dimana itu yang sangat diinginkan pencari pekerja.

Baca juga:  Cara untuk menjawab pertanyaan “Apakah Anda bersedia untuk direlokasi (pindah tugas)?” saat interview

3. “Respon ini tidak sesuai dengan aslinya”

Pencari pekerja mencari anda secara online. Faktanya, 65% dari mereka mengecek keadaan online anda untuk melihat kalau anda benar-benar menunjukkan diri anda sendiri. Meskipun posting foto pesta atau menjelek-jelekan mantan atasan anda adalah ide yang lucu pada saat itu, yang mewawancara anda mungkin berpikir sebaliknya. Diri anda secara online mungkin akan merepresentasikan masa depan atasan anda – dan jika tidak sesuai, yang mewawancara mungkin meragukan anda.

Bersihkan status online anda dengan cepat. Ini berarti membuang konten yang tidak pantas dan atur privasi anda. Selanjutnya, mulai post sesuatu yang profesional, seperti berita perusahaan yang anda tekuni atau opini anda di thread terbaru perusahaan. Ini menunjukkan kalau cerita online dan offline anda cocok.

4. “Cara berpakaian seperti itu tidak pantas”

Penampilan fisik anda mencerminkan diri anda. Jika anda memakai pakaian yang acak-acakan atau tidak pantas, yang mewawancara anda mungkin berpikir kalau anda tidak cukup profesional untuk bekerja. Sebagai tambahan, tidak berpakaian rapi membuat anda seperti tidak peduli dengan organisasi atau pekerjaan – sudah pasti bukan kesan yang ingin anda sampaikan.

Baca juga:  8 Tips Untuk Membantu Anda Meraih Tujuan Karir Anda

Ketika ragu, berpakaianlah yang sedikit formal. Setelan jas, sepatu, dan kemeja berkerah adalah pilihan yang bagus. Tetapi taruhlah beberapa kepribadian kepada pakaian anda, seperti warna baju yang ada di balik jaket anda atau sebuah perhiasan yang tidak berlebihan.

5. “Saya bosan”

Tahukah anda kalau 21% kandidat melaporkan bahwa pewawancara mereka terlihat bosan pada saat wawancara? Hal ini mungkin karena anda tidak memberikan respon yang cukup bagus untuk diingat. Ingatlah: pewawancara mungkin sudah melalui ratusan – jika tidak, ribuan – lamaran dan bertemu dengan banyak kandidat. Jika anda tidak cukup bersinar, mengapa mereka harus memperhatikan?

Buatlah sebuah rencana agar terlihat menonjol. Ini bisa terjangkau dengan membawa cerita lucu untuk menghasilkan latar belakang yang kreatif. Apapun yang kamu pilih, pastikan anda melakukan yang terbaik untuk menangkap perhatian pewawancara dari awal. Lalu, pewawancara akan lebih antusias tentang prospek anda di perusahaan.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *