5 Hal yang harus Anda lakukan sebelum meninggalkan pekerjaan Anda

By -

Saya tahu betapa menyenangkannya hari terakhir sebelum Anda meninggalkan pekerjaan Anda: Tidak ada hal yang lebih menyenangkan daripada menghapus akun email tempat Anda bekerja saat ini.

Tentu saja, minggu – minggu terakhir sebelum Anda meninggalkan pekerjaan Anda dapat menjadi sesuatu hal yang luar biasa. Rasanya seperti Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengerjakan segala sesuatu, dan saya yakin bahwa saya dapat melupakan sesuatu yang penting sebelum saya menyerahkan laptop saya kepada kantor.

Tentunya ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum Anda meninggalkan pekerjaan Anda, seperti membantu anggota tim yang akan mengambil alih pekerjaan Anda, membantu masa transisi kerja, dan keluar dari pekerjaan dengan baik – baik. Saya telah merangkum beberapa hal yang dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan Anda dengan cara efisien, sehingga Anda dapat mengkhawatirkan pekerjaan dan memiliki banyak waktu untuk memikirkan masa depan Anda.

Menulis rencana transisi

Saya tahu bahwa sebuah perencanaan tidak selalu terdengar menarik, tetapi membuat sebuah rencana transisi merupakan hal yang sangat penting agar Anda dapat menyelesaikan segala sesuatunya sebelum Anda meninggalkan pekerjaan Anda. Rencana Anda tidak harus terlihat menarik, terutama jika Anda bukanlah tipe perencana, namun saya merekomendasikan setidaknya memasukkan beberapa informasi dasar berikut ini:

  • Siapakah yang akan mengambil alih pekerjaan Anda. Jangan biarkan ada yang ketinggalan, walaupun pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang mudah.
  • Kapan tanggal efektif proyek yang Anda kerjakan dapat diserahkan secara penuh kepada anggota tim Anda. Idealnya serah terima tersebut diberikan setidaknya satu minggu sebelum Anda meninggalkan pekerjaan, sehingga Anda masih memiliki waktu untuk membantu anggota tim Anda.
  • Apa tugas spesifik yang akan Anda selesaikan sebelum keluar dari organisasi Anda dan berapa lama perkiraan waktu Anda untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pastikan juga Anda tidak melupakan pekerjaan administrasi seperti laporan dokumentasi.
Baca juga:  Cara menjawab pertanyaan “Apa gaya manajemen Anda?” saat interview

Atasan Anda akan berterimakasih kepada Anda, dan hal tersebut akan memastikan bahwa Anda akan memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan segala sesuatunya. Saya memiliki beberapa ide yang harus saya lakukan sebelum saya meninggalkan pekerjaan saya, tetapi ketika saya menuliskannya ke atas kertas, saya menyadari bahwa saya harus mengerjakan beberapa pekerjaan penting lainnya, dan rencana transisi ini telah membantu saya menentukan sebuah rencana realistis dan memastikan semua pekerjaan saya tidak ada yang tertinggal.

Arsip, arsip, dan arsip

Kebanyakan orang ketika meninggalkan pekerjaan, mereka akan kehilangan akses untuk semua hal yang berhubungan dengan pekerjaan yang sudah Anda lakukan, seperti email, dokumen, material pengembangan pribadi, dan lain – lain. Jadi pastikan bawah Anda memiliki waktu untuk mengarsip data – data yang penting bagi Anda. Saya membuat akun Dropbox dan menyimpan segala sesuatu yang saya pikir penting ke sana, sehingga ketika di masa depan saya membutuhkan data tersebut, saya dapat mengaksesnya. Saya juga menggunakan sisa waktu terakhir saya untuk menyimpan data – data email yang penting dan mengkopi semua data folder saya anggap penting ke Dropbox atau hardisk eksternal, dan lain – lain. Memang hal ini akan memakan waktu, namun saya menjamin bahwa hal tersebut tidak akan sia – sia.

Baca juga:  Cara follow up setelah interview kerja

Menjelaskan alasan Anda keluar

Saya tidak tahu apakah perusahaan Anda melakukannya atau tidak, tetapi saya pikir hal ini merupakan ide yang baik untuk menjelaskan alasan mengapa Anda keluar kepada atasan Anda. Bukan berarti saya merekomendasikan bagi Anda untuk mengeluarkan segala keluhan Anda terhadap pekerjaan yang Anda lakukan, justru sebaliknya.

Sebuah pembicaraan mengenai hal tersebut akan memberikan kesempatan yang bagus bagi Anda untuk berbagi umpan balik yang positif, hal ini juga dapat Anda jadikan sebagai sebuah kesempatan untuk mendengarkan umpan balik dari atasan Anda tentang diri Anda. Sebagai contoh, Anda bisa menanyakan kepada beliau apa tiga kekuatan terbesar diri Anda dan area mana yang harus Anda kembangkan untuk mengoptimalkan pengembangan karir Anda. Manajer Anda mungkin juga akan memberitahukan beberapa aspek yang harus Anda pelajari agar Anda lebih mudah beradaptasi dengan pekerjaan Anda di masa yang akan datang.

Baca juga:  5 Cara meningkatkan kepercayaan diri di tempat kerja baru

Tetap menjaga komunikasi

Jangan lupa untuk terus berhubungan dengan orang – orang yang ada di kantor lama Anda. Saya bekerja di organisasi yang sama selama empat tahun, dan beberapa rekan kerja saya merupakan teman yang baik, jadi saya memastikan bahwa saya memiliki kontak informasi mereka. Saya juga sering mengajak mereka untuk berkumpul bersama sesekali, agar hubungan persahabatan kami tetap kuat.

Rencanakan liburan

Mari kita jujur, saya tahu bahwa Anda membutuhkan waktu untuk liburan! Setelah beberapa minggu mengerjakan pekerjaan yang tertunda, membantu masa transisi, membuat dokumentasi, dan pekerjaan lainnya tentu membuat Anda merasa lelah. Oleh karena itu, sebelum Anda mulai bekerja di perusahaan yang baru, ada baiknya jika Anda pergi liburan untuk membuat pikiran Anda menjadi lebih fresh, sambil memikirkan masa depan karir Anda di masa yang akan datang.

Saya tidak menyarankan Anda untuk pergi liburan ke luar negeri dan menghabiskan uang banyak, tetapi saya menyarankan kepada Anda agar Anda mengambil waktu istirahat beberapa hari untuk rileks dan memikirkan masa depan karir Anda. Sehingga ketika Anda mulai bekerja di tempat yang baru, Anda memiliki pemikiran yang fresh dan tenaga baru.

Saya berharap langkah – langkah di atas dapat membantu Anda. Semoga sukses!

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *