Bagaimana mengontrol reputasi online bisnis Anda

By -

Pelanggan yang berpotensial cenderung meningkat dengan semakin banyaknya review website yang menampilkan opini pengguna dan hal ini sangat mempengaruhi keputusan pelanggan dalam melakukan pembelian produk atau jasa baru. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Nielsen, 85 persen konsumen melihat polling dan review secara online mengenai sebuah bisnis lokal, dan 70 persen konsumen mengatakan mereka mempercayainya (review online).

Michael Fertik, founder dan CEO dari sebuah perusahaan manajemen reputasi online yang berbasis di Silicon Valley memberikan tips bagaimana cara pemilik bisnis dapat mengontrol reputasi bisnis mereka saat ini.

Minta pelanggan Anda untuk memberikan review yang jujur

Jika sebuah bisnis sudah berlangsung selama beberapa tahun, Anda dapat meminta review mereka dan ini merupakan langkah yang tepat yang sudah dibuktikan oleh pelanggan regular Anda. Fertik mengatakan “Kumpulkan tips nyata dari pelanggan yang nyata”. Fertik juga menyarankan jangan pernah membayar untuk sebuah review (itu tidak etis), tetapi buat pelanggan Anda mudah untuk melakukan review mengenai bisnis Anda. Sediakan laptop dekat bagian kasir dan minta mereka untuk mengisi review singkat mengenai pengalaman mereka.

Baca juga:  Cara meningkatkan visibilitas online

Jangan terobsesi berlebihan pada sosial media, kecuali jika Anda menginginkannya

Kebanyakan bisnis tidak memerlukan waktu yang banyak untuk mengurus sosial media, kata Fertik. Jika Anda menjalankan bisnis cupcake, Facebook atau Twitter merupakan hal yang tepat karena Anda dapat membuat rasa yang berbeda setiap harinya dan produk tersebut merupakan suatu hal yang memang ingin dibicarakan oleh pelanggan. Jika Anda memiliki bisnis pemotongan kayu, maka Facebook bukanlah hal yang tepat untuk Anda lakukan.

Baca juga:  4 Langkah untuk meningkatkan traffic pencarian organic

Jika Anda menggunakan sosial media, Fertik menyarankan agar pemilik bisnis membuat akun Twitter dan Facebook dengan logo bisnis, informasi kontak, dan perlakukan hal ini seperti kartu nama bisnis digital Anda. Jika Anda ingin melakukan engage pada sosial media, jangan pernah takut untuk terus mempromosikan bisnis Anda pada halaman Facebook dan twitter feed. Masukkan juga informasi mengenai industri yang Anda jalankan atau artikel yang menarik bagi pelanggan Anda. Anda harus terus melakukan interaksi dengan mereka, tetapi tidak harus untuk terus mempromosikan produk atau jasa Anda.

Pikirkan terlebih dahulu sebelum merespon kritik

Berhati – hatilah ketika Anda merespon kritik pada sosial media atau media digital lainnya. Anda tidak perlu merespon semuanya. Jika Anda harus merespon, responlah ketika mereka mendapatkan informasi yang salah. Fertik mengatakan cara yang paling baik adalah meminta pelanggan Anda sebuah feedback yang jujur dan minta mereka untuk mereview bisnis Anda dari waktu ke waktu.

Baca juga:  Cara menulis headline yang baik

Setting Google Alerts

Perusahaan kecil akan mendapatkan keuntungan dari konfigurasi Google Alerts, kata Fertik. Google Alerts merupakan layanan notifikasi email gratis yang dikirim ke inbox email Anda ketika ada istilah pencarian yang diketikkan ke dalam Google. Fertik menyarankan agar Anda mengkonfigurasi layanan tersebut berdasarkan nama Anda, nama bisnis Anda, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan industri Anda.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *