BrandingInspirasi

Mengapa setiap personal brand membutuhkan target audiens

Salah satu dasar pemasaran yang baik adalah memastikan Anda memahami target audiens Anda, bukan hanya siapa mereka, tetapi apa yang membuat mereka tergerak.

Para pemasar menghabiskan begitu banyak waktu, tenaga, dan uang untuk mengidentifikasi apa yang terbaik untuk brand mereka dan bagaimana membangun sebuah brand experience untuk pelanggan mereka. Rencana pemasaran mereka dimasukkan ke dalam tempat yang seolah – olah dirancang untuk melibatkan target audiens mereka dan membangun loyalitas brand. Pemasar brand besar yang baik selalu mengutamakan kebutuhan target audiens mereka terlebih dahulu.

Hal yang sama dapat Anda lakukan pada personal brand Anda. Anda juga harus memiliki target audiens dan sangat penting untuk memahami siapa mereka dan apa yang membuat mereka tergerak, jika Anda ingin personal brand Anda menjadi sukses. Ketika Anda berinteraksi dengan orang lain, pada dasarnya, apa yang Anda tawarkan kepada mereka adalah brand Anda.

Baca juga:  Cara orang – orang sukses menghabiskan waktu mereka di senin pagi

Dengan berpikir diri Anda sebagai brand, coba pikirkan siapa kira – kira yang menjadi target audiens Anda. Apa yang mereka inginkan dan apa kebutuhan mereka dan bagaimana Anda dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan atau keinginan mereka. Memelihara hubungan tersebut akan membuat Anda mencapai tujuan Anda.

Hal ini dapat Anda buktikan di tempat kerja. Ketika Anda menempatkan kebutuhan bos yang paling utama, karir Anda akan bersinar. Ketika Anda menempatkan kepentingan kolega kerja Anda yang utama, maka mereka akan selalu ada untuk Anda. Dan ketika Anda menempatkan kebutuhan tim Anda sebagai yang paling penting, maka mereka akan membantu Anda menyelesaikan proyek yang akan mempercepat kenaikan karir Anda.

Baca juga:  Mengapa Anda harus memiliki portfolio profesional

Satu hal yang nyata: Hanya dengan menempatkan kebutuhan orang lain terlebih dahulu, maka brand Anda akan menjadi sukses, termasuk tujuan profesional Anda.

Hal ini juga berlaku untuk kehidupan pribadi dan kehidupan sosial. Jika kita membicarakan hal ini, maka bisa diumpamakan seperti sebuah brand besar yang menjaga pelanggan mereka. Pikirkan bagaimana interaksi Anda dengan brand besar. Mereka mengenalkan produk baru, melakukan promosi, membuat halaman Facebook, semua hal itu bertujuan untuk menjaga agar audiens mereka tetap setia. Sebuah brand besar selalu melakukan pemberian dengan harapan penjualan yang semakin tinggi. Mereka menarik orang – orang yang paling fanatik dengan brand mereka dan mereka bekerja untuk membangun kesetiaan antara orang – orang yang membeli produk atau jasa mereka dan orang – orang yang paling sering berpartisipasi. Kita membuat keputusan untuk menjaga brand tertentu di dalam hidup kita karena nilai yang diberikan mereka kepada kita. Lakukan hal yang sama untuk orang – orang yang memilih berada di sekitar Anda.

Baca juga:  Sebab mengapa Anda belum menemukan passion Anda

Jangan salah paham. Anda tidak dapat menyenangkan setiap orang disaat yang bersamaan, dan saya tidak berharap Anda mencobanya. Daripada melakukan itu, kelilingi diri Anda dengan orang – orang yang mendukung Anda dan dapat membantu Anda membangun personal brand Anda lebih baik dan Anda akan mulai melihat kesuksesan personal.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *