EntrepreneurInspirasi

Cara menghadapi ketakutan dari penolakan

Ketakutan kita akan penolakan sangat besar dan hal ini seringkali menghentikan kita untuk berada pada jalur yang tepat (entah apakah kita menyadarinya atau tidak). Selain itu, ketakutan ini juga menghambat kita untuk maju berkembang dalam kehidupan professional atau pribadi. Pada akhirnya, kita takut untuk menentukan tujuan dan tidak berani mengambil resiko.

Saya mengakuinya sangat sulit untuk menerima penolakan secara personal. Kita semua selalu merasa ingin diterima, termasuk pada proyek yang sedang kita kerjakan. Ketika Anda menuangkan isi hati atau jiwa Anda pada sesuatu, rasanya seperti memiliki usia yang panjang. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa penolakan juga tidak dapat dihindari. Dan ketika ada satu pintu yang tertutup, satu pintu lain akan terbuka. Jadi bagaimana cara Anda menghadapi penolakan? Bagaimana mengubah ketakuran Anda menjadi motivasi?

Saya sudah sering menerima kata “Tidak” begitu banyak hingga mungkin saya bisa menghias rumah saya dengan surat penolakan. Tetapi kabar baiknya adalah walaupun Anda tidak bisa mengontrol kapan dan bagaimana ide Anda akan ditolak, Anda tetap dapat mengontrol reaksi Anda sendiri. Pelajari bagaimana cara memanage ketakutan Anda dan meminimalisasi penolakan dengan cara berikut ini.

Baca juga:  5 Jenis pengusaha

Rencanakan terlebih dahulu

Selalu miliki rencana B dan rencana C. Jika Anda memilikinya, Anda tidak akan terlalu depresi dan tentunya efek penolakan tidak akan terlalu berpengaruh kepada Anda. Jika Anda memiliki pilihan lain, Anda akan mampu berpikir lebih kritikal mengenai mengapa rencana Anda gagal. Seperti pepatah dalam bisnis, tidak baik meletakkan semua telur Anda di dalam satu keranjang. Terimalah bahwa tidak ada satu ide atau proyek yang sempurna, sehingga Anda bisa memikirkan apa kelebihan dan kekurangannya. Anda harus bisa menerima kenyataan ini, bukannya malah mengabaikannya. Analisa ide Anda dari sudut pandang yang berbeda akan membantu Anda memahami penolakan dan bagaimana mengatasinya.

Tanyakan mengapa

Jika ide Anda ditolak, tanyakan mengapa. Nasihat ini begitu mudah untuk dilakukan dan saya sangat terkejut bahwa kebanyakan orang tidak melakukannya. Tanyalah secara sopan kepada siapa pun yang menolak Anda dan minta waktu kepada mereka untuk menjelaskan mengapa ide Anda tidak diterima oleh mereka. Jangan emosi dan lanjutkan penjualan ide Anda seperti biasa. Jika mereka bersedia menjelaskan mengapa ide Anda tidak sesuai dengan mereka, dengarkan baik – baik. Pengetahuan ini sangat berharga. Anda bisa mengatakan keberatan kepada mereka nanti, saat ini bukan waktu yang tepat untuk memberikan respon kepada mereka. Ya, sangat sulit untuk menahan argumentasi dengan mereka namun tahan itu dan tetap dengarkan mereka. Ini merupakan informasi yang sangat penting yang tidak boleh Anda lewatkan sedikitpun. Anda akan terkejut nanti setelah mempelajarinya.

Baca juga:  3 Cara untuk membuat Anda menjadi ahli networking

Ubah pengetahuan menjadi kekuatan

Semakin banyak informasi yang Anda dapatkan mengenai mengapa ide Anda ditolak, semakin baik karena Anda dapat mengubahnya menjadi lebih baik. Seringkali saya berpikir bahwa penolakan merupakan hasil dari kurangnya pemahaman. Jika ide Anda tidak cocok untuk perusahaan mereka, sudah pasti mereka akan menolaknya, namun ini bukan berarti ide Anda buruk. Apa yang sudah Anda pelajari akan membantu Anda dalam mempresentasikan produk Anda secara berbeda kepada perusahaan tersebut di waktu yang akan datang.

Baca juga:  Cara menggunakan media sosial untuk membangun personal brand yang baik

Saya juga menemukan bahwa memulai sebuah dialog dengan perusahaan merupakan cara yang paling baik untuk mendapatkan respek. Dulu, saya sering melihat keraguan perusahaan mengenai produk yang saya ciptakan dan saya datangi mereka kembali dengan produk yang sudah direvisi. Mereka memahami bahwa saya serius mengenai apa yang saya kerjakan dan saya peduli terhadap kebutuhan mereka.

Saya ingin mengatakan bahwa entrepreneurship adalah sebuah permainan angka: sederhananya, Anda akan lebih banyak menerima kata “Tidak”, sebelum akhirnya mendapatkan “Ya”. Ini merupakan hal yang mengerikan, namun bila Anda sudah terbiasa menghadapinya, maka bisnis Anda akan semakin baik. Jika Anda berhasil mengubah penolakan menjadi sebuah kesempatan untuk meningkatkan kembali bisnis Anda, selamat Anda berada di jalur yang tepat untuk menuju kesuksesan.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *