Inspirasi

Bagaimana menemukan dan mengetahui passion Anda?

Minggu kemarin saya punya keinginan untuk menulis tentang passion lagi.

Namun dari semua pembahasan perihal passion, kebanyakan artikel bilang bahwa untuk menemukan passion prosesnya bisa cepat dan bisa lambat berbeda-beda untuk setiap orangnya.

Masa iya begitu ya? Untuk tahu apa dan dimana passion Anda, kebutuhan waktunya bisa berbeda-beda bagi setiap orang?

Bisa saja memang demikian adanya, tetapi saya tercerahkan kembali ketika membaca ulang pembahasan dari Abah Rama, sang penemu talent mapping, perihal passion.

Dimana tercerahkannya?

Menurut Abah Rama, passion adalah suatu keadaan dimana Anda bisa melakukan suatu aktifitas dengan Enjoy, Easy dan Excellent (Anda senang melakukannya, Anda mudah melakukannya dan Anda baik dalam melakukannya). Kita sebut saja 3-E.

Passion akan muncul bila Anda melakukan aktivitas sesuai dengan karakteristik tertentu yang melekat dan telah ada pada diri Anda yakni bakat.

Bukankah Anda diciptakan oleh Sang Pencipta untuk melakukan tugas-tugas tertentu di dunia? Dan, untuk melakukan tugas tersebut Anda telah dilengkapi dengan karakteristik tertentu dan unik yang kita kenal sebagai bakat?

Baca juga:  10 Hal yang dilakukan orang – orang kreatif agar sukses

Jadi, bukan passion-nya yang Anda cari-cari.

Passion akan muncul bila Anda melakukan apapun sesuai dengan bakat Anda. Bila bakat Anda kemudian diasah dengan baik maka bakat akan memberikan hasil yang baik untuk Anda.

Oke jelas sudah, berarti yang seharusnya Anda temukan terlebih dahulu adalah bakat atau kumpulan bakat Anda. Itulah potensi kekuatan Anda dan dari sanalah passion Anda akan muncul.

So, bagaimana menemukan bakat dengan cepat? Paling tidak 3 cara berikut bisa Anda lakukan:

1. Perluas Aktivitas

Anda perluas aktivitas Anda agar pengalaman dan wawasan Anda pun bertambah.

Dulu waktu kecil kita begitu aktif bukan? Masih ingat kegiatan pramuka disekolah? Disitu kita dilatih untuk bisa melakukan semua aktivitas dengan mandiri.

Bahkan bila Anda tersesat pun Anda harus tahu bagaimana untuk bisa survive dan mencari jalan pulang. Tidak itu saja, bagaimana lebih berempati juga diajarkan karena bagaimana melakukan pertolongan pertama kepada teman yang terluka menjadi salah satu aktivitas yang juga diajarkan.

Baca juga:  Cara menciptakan tempat kerja yang produktif

Banyak lagi cara untuk memperluas aktivitas misalkan, ikut kegiatan sosial, ikut seminar dan training, ikut pelatihan dan lain sebagainya.

Dengan banyak kegiatan dan aktivitas semoga Anda mulai menemukan dimana ada bisa merasakan 3-E tersebut sehingga bisa diidentifikasi disitulah bakat atau potensi diri Anda.

2. Pelajari Banyak Keahlian Baru

Mempelajari keahlian baru menjadi sangat menantang untuk dilakukan karena dengan kemauan yang kuat dan latihan intensif Anda bisa memiliki suatu keahlian baru.

Nikmati prosesnya sehingga Anda bisa lebih peka dan Anda bisa tahu apa sesungguhnya kekuatan Anda yang paling dominan.

3. Lakukan Test Bakat

Hal terakhir ini sebenarnya penemuan luar biasa dari Abah Rama. Anda bisa mengetahui dimana bakat dan potensi Anda lewat suatu test yang bisa Anda lakukan sekarang juga.

Baca juga:  Kapan waktunya Anda keluar dari pekerjaan dan memulai bisnis Anda sendiri

Anda bisa melakukan tes gratis di temubakat.com atau melakukan investasi dengan melakukan online assessment di leadpro.temubakat.com.

Nah, terus apa selanjutnya bila Anda sudah tahu dimana bakat Anda? Kalau sudah mulai dari kecil sangat baik, tetapi kalau baru tahu sekarang gimana?

Tinggal ambil keputusan dan tetapkan target kapan Anda mau mulai. Bila Anda sudah memulai sesuatu dengan kekuatan Anda maka passion Anda akan muncul.

Kemudian teruslah untuk tekun, kerja keras, disiplin, rajin, bertanggung jawab serta beretika. Hal ini merupakan Karakter Kinerja (Performance Character) yang merupakan syarat agar Anda bisa memperoleh hasil sesuai dengan yang Anda inginkan, begitu tambahan dari Abah Rama.

Kemudian jangan lupa, Anda juga harus selalu baik hati, ramah, berjiwa sosial, memiliki keperdulian terhadap orang lain, jujur, dermawan, dan berempati. Inilah yang dinamakan dengan Karakter Moral (Moral Character) agar Anda menjadi pribadi yang membawa manfaat untuk orang lain dan lingkungan Anda.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *