BisnisInspirasiStartup

7 Tips untuk membuat tempat kerja sosial

Jika anda memiliki karyawan yang pasif, stress, lamban, atau tidak puas, mungkin ini saatnya untuk membuat tempat kerja lebih sosial.

Setiap tahun, terdapat banyak laporan yang mengacu kepada masalah di tempat kerja yang membuat karyawan merasa stress dan kurang dihargai. Menurut survei dari American Psychological Association, ketidakpuasan karyawan biasanya terkait pada masalah-masalah tempat dia bekerja. 43% mengatakan kurangnya kesempatan berkembang dan maju. 43% mengarah ke jumlah pekerjaan yang banyak. 40% menunjuk ke tuntutan pekerjaan yang berlebih. 39% jam kerja yang panjang.

Hanya setengah lebih dari karyawan — 52% — yang merasa dihargai dalam pekerjaan.

Dari tahun ke tahun, statistik ketidakpuasan karyawan ini mulai berubah. Banyak karyawan merasa bahwa mereka menyelesaikan tugas karena mereka harus; mereka tidak melihat tugas mereka sebagai tujuan perusahaan.

Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah membuat tempat kerja sosial. Kesempatan untuk berkerjasama dan kolaborasi dapat membuat karyawan berhenti melihat diri sebagai pekerja-individual dan mulai melihat diri mereka masing-masing sebagai anggota tim yang berharga, hal ini akan meningkatkan moral karyawan dan  terutama, motivasi dan produktifitas.

Berikut adalah tujuh tips untuk menghilangkan ketidakpuasan karyawan dan menciptakan tempat kerja yang lebih sosial.

Baca juga:  Mulai dengan rencana bisnis yang sederhana dan kembangkan sesuai dengan yang dibutuhkan

1. Sediakan keuntungan untuk karyawan ditempat kerja

Perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Facebook, Twitter dan LinkedIn memfokuskan pada keuntungan para karyawannya agar mereka tetap aktif. Fasilitas seperti on-site gym, jam kerja yang fleksibel, waktu cuti tak terbatas, servis laundry, pijat refleksi atau bahkan meja billiard dapat meningkatkan kebahagiaan karyawan. Jadikan perusahaan-perusahaan ini acuan, dan sediakan keuntungan perusahaan anda sesusai dengan budget perusahaan anda.

2. Beri kesempatan untuk kolaborasi

Jika tempat kerja anda terbagi menjadi tingkatan seperti atasan, manajer, dan karyawan, mungkin ini saatnya untuk menghilangkan hierarki itu. Bentuk tim yang terdiri atas karyawan, perbolehkan mereka untuk bertemu secara teratur di dalam ruang meeting atau diluar kantor untuk membahas proyek-proyek dan berkolaborasi. Hal ini akan membuka kesempatan untuk bersosialisasi serta memberi kesempatan untuk mereka dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kreatif.

3. Bentuk Komunitas Online

Sekitar 45% para eksekutif berkata bahwa media sosial baik untuk budaya perusahaan. Memberi karyawan kesempatan untuk ikut serta dalam proses mempekerjakan dan merekrut dengan membentuk komunitas online. Buat grup Facebook perusahaan yang diperuntukan dalam merekrut karyawan baru atau intern, dan perbolehkan para karyawan untuk ikut serta dalam pemilihan kandidat. Anda juga dapat membuat grup untuk alumni perusahaan dan karyawan untuk menjaga hubungan dan informasi mengenai pengembangan karir dan topik-topik lain. Beri penghargaan kepada karyawan yang membuat kontak jaringan menjadi pekerja. Anda juga dapat menggunakan software kolaborasi internal seperti Jive untuk mendorong interaksi dan sosialisasi.

Baca juga:  Anda menganggur. Lalu apa yang harus dilakukan? Coba 5 langkah berikut ini

4. Beri kesempatan untuk pengembangan diri

Jika karyawan-karyawan merasa terikat dengan peran mereka atau posisi tanpa ada kemajuan yang terlihat, mereka akan kehilangan motivasi untuk bekerja dengan baik. Walaupun anda tidak dapat mempromosi karyawan dengan cepat, pastikan karyawan anda untuk tetap aktif dengan secara teratur mengganti alih tanggung jawab mereka, memberi mereka kesempatan untuk menasihati dan melatih satu sama lain, atau mencari ide untuk proyek baru. Ketika anda berhasil mengeliminasi monotonitas dan perulangan, karyawan akan merasa lebih memahami peran dan dapat mengembangkan kreativitas mereka.

5. Kenali semua orang

Tidak ada salahnya memberi karyawan yang menjadi bintang perusahaan pengakuan dan penghargaan, tetapi jika anda mengabaikan beberapa karyawan, anda akan menciptakan perasaan negatif lebih banyak daripada perasaan positif. Sisihkan hari untuk penghargaan dan hargai tiap departemen, tim atau individu, dan jangan tinggalkan siapapun. Komitmen anda kepada kebahagiaan dan pengakuan karyawan akan terlihat, dan dapat menciptakan perasaan positif.

Baca juga:  5 Cara sederhana untuk membuat pelanggan mendengarkan Anda

6. Fokus dalam pelayanan di luar perusahaan

Terkadang, anda akan kehilangan karyawan. Mungkin mereka berperforma kurang baik, atau mereka ingin mencari kesempatan kemajuan karir di tempat lain. Daripada menciptakan perasaan negatif, fokus pada memberikan pelayanan terbaik padanya untuk menunjukkan bahwa perusahaan anda peduli pada karyawan yang sekarang atau yang sudah lalu. Sediakan software pencarian kerja, pelatihan ulang skill, kesempatan edukasi atau informasi untuk pameran karir yang akan datang untuk menunjukkan komitmen anda untuk kemajuan karir karyawan.

7. Tetap berhubungan dengan kebutuhan karyawan

Secara teratur lakukan wawancara secara empat mata atau grup, ini adalah salah satu cara untuk memeriksa karyawan dan memastikan tidak ada masalah yang terlewatkan. Jika karyawan melihat kesempatan untuk memberi saran mereka, mereka akan lebih nyaman untuk memberi tahu isu dan menawarkan penyelesaian ketika masalah muncul.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *