5 Alasan Mahasiswa Harus Berada di Organisasi Profesional

By -

“Peminatan mahasiswa adalah hasil dari motivasi dan belajar aktif. yaitu hasil, lain dengan jumlah karena tidak akan terjadi jika salah satu elemen hilang” tertulis oleh Elizabeth F. Barkley, mahasiswa jurusan teknik: sebuah buku pedoman untuk fakultas perguruan tinggi. Saya adalah mahasiswa, dan saya sangat akrab dengan pernyataan ini — dan seberapa rendah lulusan di suatu saat nanti.

Sebagai contoh, asosiasi yang sudah berpengalaman. Pada dasarnya mereka hadir di setiap bidang, dan sebagian besar menawarkan potongan harga khusus untuk mahasiswa. Pengalaman saya, tidak banyak mahasiswa yang cukup termotivasi untuk terlibat disana. Haruskah mereka?

Berikut ada 5 alasan mengapa mahasiswa harus aktif di perkumpulan yang sejajar dengan jalan karir mereka.

1. Mencoba dulu

Sangatlah normal dan masuk akal bagi mahasiswa untuk mengubah jurusan di universitas setidaknya sekali atau dua kali. Tapi, ini juga menjadi bunga di saldo anda untuk berubah pikiran lebih awal daripada nanti. Pada saat graduasi dalam waktu 4-5 tahun, ini akan menjadi sulit jika anda memutuskan untuk beralih dari kesenangan menjadi percobaan di tengah jalan di awal masuk kuliah.

Baca juga:  Panduan membuat kartu nama yang baik

Jika anda pernah menghadiri suatu pertemuan atau acara yang di selenggarakan oleh National Recreation and Park Association(NRPA) pada saat penerimaan mahasiswa baru, anda mungkin menyadari secepatnya kalau ini tidak benar. Jika anda tidak positif suka dengan jurusan anda, bagaimana cara untuk mengetahuinya, daripada keluar kampus dan melihat bagaimana dunia ini seperti apa?

2. Sebagai tambahan untuk Pembelajaran anda

Pada saat perayaan, diskusi bersama, atau tamu pembicara berpresentasi, organisasi profesional menyediakan banyak cara untuk belajar lebih mudah tentang industri. Mengapa anda berpikir kalau sudah banyak yang didirikan, dan sukese ketika bergabung dengannya? Mereka sangat jeli dan mengikuti tren saat ini, ide baru beda pendekatan yang berbeda.

Meskipun kurang resmi di jaringan luar sana, masih banyak hal yang bisa dipelajari dengan berbicara dari yang terbik di industri manapun. Dengarkan baik-baik bahasa yang mereka pakai untuk berdiskusi tentang kerjaan mereka, dan hal-hal yang di anggap penting bagi mereka. Peluangnya, informasi seperti ini akan lebih bernilai diabanding dengan yang anda baca di buku cetak sehari sebelum ujian tengah semester.

Baca juga:  6 Elemen persuasi

3. Coba merasakan pergi ke tempat berbeda.

Jika anda memilih area kampus yang tidak pernah anda tinggali sebelumnya, sangatlah penting untuk keluar kampus dan merasakan area istirahatnya juga. Tidak peduli kampusnya sebagus apa, anda akan graduasi suatu hari nanti, dan tidak bisa kesana lagi untuk berkumpul di asrama.

Meskipun anda memilih kampus yang dekat dengan tempat tinggal anda, seperti saya, anda masih bisa melihat dan merasakan hal yang berbeda dari biasanya jika anda tidak hadir di acara lokal organisasi. Dari restoran dan bar baru menjadi auditorium dari kampus yang dekat, semua ini adalah bagian dari mempelajari budaya dari area yang anda temukan sendiri.

4. Membangun portofolio

Jika anda yakin dengan jalan karir yang anda pilih, dan telah menghadiri seminar dari suatu organisasi, mungkin sudah saatnya untuk mencari keuntungan lebih. Asosiasi profesional dibuat untuk sukarelawan — sebagian besar dari mereka memiliki kerja harian, keluarga, dan kehidupan sosial juga. Dengan kata lain, pemimpinnya mungkin terbuka untuk mandapatkan bantuan lebih.

Ada banyak hal yang anda bisa lakukan untuk terlibat di dalam asosiasi, dan secara tidak langsung mengembangkan pengalaman dan portofolio anda. Sebagai contoh, menawarkan live-tweet untuk acara selanjutnya, menulis di blog untuk mempromosikan atau membagikan pertanyaan survei setelah acara untuk meningkatkan orang yang hadir.

Baca juga:  10 Hal yang dilakukan orang – orang kreatif agar sukses

5. Jaringan

Yang paling penting, asosiasi profesional dibentuk seperti bos masa depan, manajer bagian perekrutan, dan rekan kerja anda. Di dalam pasaran pekerjaan kompetitif yang muda dan berpengalaman hadapi hari ini, bukan rahasia lagi kalau kata pepatah “Bukan apa yang anda tahu tetapi siapa yang anda tahu” benar.

Pada zaman ini, kita memiliki keuntungan digital dan media sosial untuk meningkatkan dan kemudahan menggunakan jaringan. Dalam setiap acara, sangat penting kalau kita bertemu setidaknya tiga sampai 5 kontak baru. Sesudah itu, hubungkan LinkedLn dengan mereka, termasuk catatan personal sehingga mereka ingat siapa anda. Follow mereka di twitter, dan tidak perlu takut untuk bicara dengan mereka tentang topik profesional. Tidak hanya anda yang ada di radar mereka, anda juga bisa membangun hubungan anda, dimana terbukti sangat berguna untuk mencari pekerjaan anda.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *