Entrepreneur

Ingin menjadi entrepreneur? Ini 3 tips untuk memulainya

Sebagai seorang murid dari Universitas San Diego, saya telah mempelajari ilmu bisnis fundamental, kata Will Caldwell Co-founder dan CEO dari Rivolix. Meskipun berguna, hal ini tidak berlaku ketika saya mulai menjual aplikasi mobile dari pintu-ke-pintu untuk perusahaan real estate tech startup saya. Pada saat itu, saya belajar arti kata entrepreneurship yang sebenarnya. Sinonim dari kata tersebut adalah orang yang melakukan perjuangan yang sulit, orang yang bersemangat, seseorang yang mengambil keuntungan dari sesuatu yang ditinggalkan oleh orang lain, karena memang seperti itulah Anda sampai Anda berhasil.

Namun, pada saat saya memasarkan produk, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga. Saya menjadi paham permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan saya, yang akhirnya membawa saya menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pengetahuan ini tidak akan bisa didapat dari sekolah atau melalui bisnis plan.

Apakah Anda sudah siap untuk menjadi entrepreneur? Berikut ini tiga tips untuk memulainya.

Baca juga:  6 Cara menciptakan kesan pertama yang baik

Keluar dan pasarkan pintu-ke-pintu

Ya, saya menggunakan kata pintu-ke-pintu. Kebanyakan orang bersembunyi di belakang komputer dan email, padahal dengan bertemu pelanggan secara langsung dapat membuat Anda menjadi seorang pebisnis yang kuat.

Penjualan pintu-ke-pintu merupakan pengalaman yang buruk. Orang – orang tidak ingin berbicara kepada Anda, bahkan kadang – kadang mereka bersikap kasar. Namun, apabila Anda mampu bertahan dan tidak merasa down, Anda akan mengetahui apa yang diinginkan oleh pelanggan. Selain itu, penjualan pintu-ke-pintu juga mengajarkan Anda untuk lebih kreatif dalam menarik perhatian orang.

Mulai bergegas

Entrepreneurship adalah bergegas, terutama bagi mereka yang baru memulai. Anda tidak memiliki uang, Anda belum melakukan apapun dan orang tidak menanggapi Anda secara serius. Anda harus bergegas untuk bertahan dan sukses.

Hal ini juga akan mengajarkan Anda untuk meninggalkan ego Anda. Orang – orang tidak akan membeli produk Anda jika Anda memiliki ego yang besar setiap saat. Ada waktu dan tempat untuk melakukan hal itu, namun ketika Anda berhadapan dengan pelanggan yang berpotensial Anda harus rendah hati dan bekerja keras. Orang – orang akan meresponnya secara positif.

Baca juga:  Panduan membuat kartu nama yang baik

Yang membantu saya sukses dalam membuat ketenaran adalah dengan menciptakan cerita mengenai bisnis saya. Orang – orang akan lebih mudah menerima cerita daripada brosur produk yang membosankan.

Jangan bergantung pada satu pendapatan saja

Mungkin Anda ingin terjun langsung ke bisnis yang baru saja Anda mulai dan maju dengan seluruh kekuatan Anda, namun saya tidak merekomendasikan hal tersebut. Bergantung pada satu pendapatan dari startup dapat membuat perusahaan Anda hancur bahkan sebelum perusahaan tersebut berjalan stabil. Ketika Anda pertama kali meluncurkannya, Anda bahkan tidak memiliki uang dan pendapatan kecil yang sudah Anda hasilkan harus dapat diinvestasikan kembali pada startup Anda, bukan masuk ke kantung Anda.

Jika Anda berpikir investor akan menyelamatkan Anda, pikirkan kembali. Kebanyakan startup menggunakan sumber daya mereka sendiri dan Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk mencari investor ajaib ini.

Baca juga:  Perbedaan antara pemimpin dan bos

Sebagai entrepreneur, saya menyarankan Anda membutuhkan setidaknya lima cara untuk menghasilkan uang. Memang hal ini terdengar gila, tetapi jika Anda menjalaninya hal ini akan membantu Anda mengurangi resiko bangkrut.

Selain itu, hal ini akan membuat Anda fokus pada passion Anda daripada pekerjaan membosankan yang Anda kerjakan secara rutin. Mengembangkan beberapa skill dapat membuat Anda lebih memiliki nilai pada perusahaan. Sebagai contoh, saya memaksa diri saya untuk belajar Photoshop untuk menghemat uang perusahaan, dan sekarang skill tersebut menjadi tak ternilai.

Keuntungan lain dengan tidak menggantungkan diri pada satu pendapatan saja adalah jaringan Anda menjadi tambah luas. Anda akan bertemu dengan orang – orang yang berbeda latar belakang, namun pada akhirnya, semua ini bergantung kepada siapa yang Anda kenal.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *