Startup

Kapan saatnya Anda menggaji diri Anda sendiri?

Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada pemilik bisnis kecil atau startup adalah mereka tidak menggaji diri mereka sendiri. Seorang entrepreneur seharusnya memberikan kompensasi terhadap diri mereka sendiri setelah bisnis yang mereka bangun mampu untuk menggaji diri mereka.

Banyak pemilik bisnis kecil yang membutuhkan pendapatan untuk membiayai kehidupan mereka sehari – hari. Selain itu, sangat penting bagi entrepreneur untuk memahami kapan bisnis mereka sudah mendapatkan profit. Perusahaan baru seringkali berjuang untuk menemukan model bisnis mereka dan pada umumnya perusahaan tidak seharusnya melakukan ekspansi hingga mereka menemukan model bisnis yang menguntungkan.

Baca juga:  4 Strategi untuk menangani tim kecil

Jika Anda menghabiskan biaya sebesar Rp 100.000 untuk membuat sebuah produk yang Anda jual sebesar Rp 80.000, maka Anda tidak akan bisa mendapatkan keuntungan dari kuantitas. Jika seorang pemilik bisnis tidak memberikan kompensasi bagi diri mereka sendiri, maka akan sulit bagi mereka untuk mengetahui kapan model bisnis mereka memberikan keuntungan.

Jika seorang pemilik bisnis menerima kompensasi (gaji), maka bisnis mereka akan lebih mudah melakukan ekspansi. Banyak perusahaan kecil yang kesulitan untuk merekrut pegawai baru karena mereka tidak memiliki cash flow untuk melakukan itu. Jika seorang pemilik bisnis menerima kompensasi, maka kompensasi mereka dapat dikurangi dalam periode waktu tertentu. Mereka dapat menggunakan kompensasi tersebut untuk membayar gaji pegawai baru untuk melakukan pekerjaan yang sebelumnya mereka lakukan dan si pemilik bisnis kini memiliki waktu untuk mengembangkan perusahaannya dan mencari pengganti untuk kompensasi mereka.

Baca juga:  Tujuh tips untuk membangun kesetiaan pelanggan

Sebuah bisnis dapat memberikan kompensasi kepada pemilik bisnis ketika perusahaan mereka masih memiliki uang kas setelah mengurangi semua beban biaya operasional bisnis mereka. Kompensasi untuk pemilik bisnis harus disesuaikan dengan harga pasaran untuk pekerjaan yang mereka lakukan tersebut. Karena jika si pemilik bisnis ingin merekrut orang untuk melakukan pekerjaan mereka, berapa kira – kira gaji yang harus diberikan kepada karyawan baru tersebut?

Baca juga:  Apakah partner bisnis Anda membantu atau malah menghancurkan bisnis Anda?

Ketika semua biaya operasional bisnis sudah berhasil tertutupi dan pemilik bisnis memiliki gaji sesuai dengan harga pasaran, maka jika perusahaan Anda masih memiliki kas, itu adalah keuntungan perusahaan. Tentu saja, selanjutnya terserah Anda apakah uang kas tersebut tetap berada pada bisnis Anda atau dibagikan sebagai deviden untuk pemilik bisnis. Profit merupakan bonus bagi pemilik bisnis karena mereka mau mengambil resiko dalam bisnis.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *