BisnisMemulai BisnisStartup

6 Cara untuk membangun loyalitas pelanggan

Sangat menggoda untuk berkonsentrasi dalam membuat penjualan baru atau mengejar rekening yang lebih besar. Tetapi perhatikan juga pelanggan yang sudah ada, tidak peduli seberapa kecil mereka, karena hal ini penting untuk menjaga bisnis Anda terus berkembang.

Rahasia untuk menjalankan bisnis adalah menindaklanjuti segala sesuatu yang dapat memberikan efek positif bagi pelanggan.

Follow up yang efektif dapat dilakukan setelah terjadi penjualan, ketika Anda menelepon pelanggan Anda untuk mengucapkan “terima kasih ” dan mencari tahu apakah dia senang dengan produk atau jasa Anda.

Di luar ini, ada beberapa cara efektif untuk follow up yang memastikan bisnis Anda selalu berada dalam pikiran pelanggan :

Biarkan pelanggan tahu apa yang Anda lakukan untuk mereka. Ini bisa dalam bentuk newsletter yang dikirimkan kepada pelanggan yang sudah ada, atau bisa lebih informal, seperti panggilan telepon. Apapun metode yang Anda gunakan, kuncinya adalah untuk secara dramatis menunjukkan kepada pelanggan Anda pelayanan yang terbaik yang dapat Anda berikan kepada mereka. Jika Anda tidak pernah menyebutkan semua hal yang Anda lakukan untuk mereka, pelanggan Anda mungkin tidak akan mengetahuinya. Anda tidak menjadi sombong ketika berbicara dengan pelanggan mengenai semua pekerjaan yang telah Anda lakukan untuk menyenangkan mereka. Telepon mereka, biarkan mereka tahu bahwa mereka tidak perlu khawatir karena Anda menangani dokumen, memanggil pengacara atau melakukan 2 kali pengecekan dalam pengiriman – satu hal yang yang dapat mengurangi pekerjaan mereka.

Baca juga:  Cara pintar dan mudah untuk mendapatkan pelanggan

Tulis kebutuhan pribadi pelanggan lama Anda dengan catatan. “Saya hanya duduk di meja saya, dan nama Anda muncul di kepala saya. Apakah Anda masih sering melakukan penerbangan ke luar negeri? Beritahukan saya jika Anda membutuhkan satu set koper. Saya bisa mengantarkannya dengan model terbaru kami kapan saja. ” Atau, jika Anda bertemu dengan pelanggan lama Anda di sebuah acara, follow up dengan catatan : “Senang melihat Anda di pesta Natal, saya akan menghubungi Anda di awal tahun baru untuk jadwal makan siang”.

Baca juga:  Mengapa bermain aman akan membunuh startup Anda

Jaga hubungan pribadi. Voice mail dan email akan memudahkan Anda untuk berkomunikasi, namun dengan melakukan hal tersebut maka sentuhan pribadi akan menghilang. Jangan menghitung ini sebagai follow up yang sah. Jika Anda mengalami kesulitan untuk menemui pelanggan Anda, tinggalkan pesan voice-mail dan katakan jika Anda ingin berbicara dengan pelanggan Anda secara langsung atau akan mampir ke kantornya pada waktu yang ditentukan.

Ingat acara-acara khusus. Kirimkan kartu ulang tahun kepada pelanggan Anda secara berkala, kartu ucapan untuk perayaan pernikahan, kartu liburan – Apa saja. Hadiah adalah alat follow-up yang sangat baik. Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menunjukkan Anda peduli. Gunakan kreatifitas Anda dengan ide-ide hadiah yang menarik yang berhubungan ke dalam bisnis Anda atau bisnis pelanggan Anda.

Baca juga:  Untuk menemukan klien ideal, mulailah mempelajari diri Anda sendiri

Berikan informasi. Jika Anda membaca artikel, melihat sebuah buku baru, atau mendengar tentang sebuah organisasi yang mungkin dapat membuat pelanggan Anda tertarik, kirimkan catatan atau telepon mereka agar mereka mengetahuinya.

Pertimbangkan follow up untuk mengembangkan jaringan. Ketika Anda berbicara dengan atau mengunjungi klien atau pelanggan Anda yang sudah ada, Anda akan menemukan bahwa mereka memiliki referensi yang dapat diberikan kepada Anda, yang mana akan dapat menyebabkan bisnis baru.

Dengan semua yang dapat dilakukan pelanggan untuk Anda, Anda akan memiliki alasan yang cukup untuk terus mengembangkan hubungan pribadi dengan pelanggan atau calon pelanggan Anda. Gunakan imajinasi Anda, dan Anda akan menemukan banyak ide-ide lain yang dapat membantu Anda mengembangkan hubungan jangka panjang.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

3 thoughts on “6 Cara untuk membangun loyalitas pelanggan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *